Lompat ke isi

Segitiga merah muda: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28740845; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Segitiga merah muda''' adalah [[simbol]] bagi komunitas [[LGBT|LGBTQ+]]. Awalnya dimaksudkan sebagai [[Lencana penghinaan|tanda penghinaan]], simbol ini kemudian diadopsi kembali sebagai simbol positif untuk identitas diri. Simbol ini berasal dari [[Jerman Nazi]] pada tahun 1930-an dan 1940-an sebagai salah satu [[lencana kamp konsentrasi Nazi]], yang digunakan untuk membedakan tahanan yang diidentifikasi oleh otoritas sebagai [[Gay|pria gay]]. Pada tahun 1970-an, simbol ini dihidupkan kembali sebagai simbol protes terhadap [[homofobia]], dan sejak itu diadopsi oleh komunitas LGBT yang lebih luas sebagai simbol populer [[Kebanggaan LGBT|kebanggaan LGBTQ+]] serta [[Pergerakan sosial LGBT|gerakan LGBTQ+]] dan gerakan [[Pembebasan gay|pembebasan queer]].
[[File:Pink_triangle.svg|thumb|right|280px|Pink triangle]]
 
== Referensi ==


'''Segitiga merah muda''' adalah [[simbol]] bagi komunitas [[LGBT|LGBTQ+]]. Awalnya dimaksudkan sebagai [[Lencana penghinaan|tanda penghinaan]], simbol ini kemudian diadopsi kembali sebagai simbol positif untuk identitas diri. Simbol ini berasal dari [[Jerman Nazi]] pada tahun 1930-an dan 1940-an sebagai salah satu [[lencana kamp konsentrasi Nazi]], yang digunakan untuk membedakan tahanan yang diidentifikasi oleh otoritas sebagai [[Gay|pria gay]].<ref>Richard Plant. [https://books.google.com/books?id=ZKSbQbEzif8C The Pink Triangle: The Nazi War against Homosexuals]. H. Holt. 1988. hlm. 175. ISBN 978-0-8050-0600-1.</ref><ref>Michael Sattler. [https://www.thepinktriangle.com/history/symbol.html History, the symbol]. ''thepinktriangle.com''.</ref> Pada tahun 1970-an, simbol ini dihidupkan kembali sebagai simbol protes terhadap [[homofobia]], dan sejak itu diadopsi oleh komunitas LGBT yang lebih luas sebagai simbol populer [[Kebanggaan LGBT|kebanggaan LGBTQ+]] serta [[Pergerakan sosial LGBT|gerakan LGBTQ+]] dan gerakan [[Pembebasan gay|pembebasan queer]].<ref>Louis Shankar. [https://hiskind.com/how-the-pink-triangle-became-a-symbol-of-queer-resistance/ How the Pink Triangle Became a Symbol of Queer Resistance]. ''HISKIND''. April 19, 2017.</ref><ref>Olivia B. Waxman. [https://time.com/5295476/gay-pride-pink-triangle-history/ How the Nazi Regime's Pink Triangle Symbol Was Repurposed for LGBTQ Pride]. May 31, 2018.</ref>


== Bacaan tambahan ==
== Bacaan tambahan ==
Baris 9: Baris 8:
* ''Liberation Was for Others: Memoirs of a Gay Survivor of the Nazi Holocaust'' (1997) by [[Pierre Seel]] (Perseus Book Group). .
* ''Liberation Was for Others: Memoirs of a Gay Survivor of the Nazi Holocaust'' (1997) by [[Pierre Seel]] (Perseus Book Group). .
* ''I, Pierre Seel, Deported Homosexual: A Memoir of Nazi Terror'' (1995) by [[Pierre Seel]]. .
* ''I, Pierre Seel, Deported Homosexual: A Memoir of Nazi Terror'' (1995) by [[Pierre Seel]]. .
*
*  


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.joerg-hutter.de/auschwitz.htm Auschwitz Concentration Camp: The Pink-Triangle prisoners]
* [http://www.joerg-hutter.de/auschwitz.htm Auschwitz Concentration Camp: The Pink-Triangle prisoners]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Segitiga+merah+muda&oldid=28740845 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28740845 (2025-12-26T03:33:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Segitiga+merah+muda&oldid=28740845 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28740845 (2025-12-26T03:33:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.03

Pink triangle

Segitiga merah muda adalah simbol bagi komunitas LGBTQ+. Awalnya dimaksudkan sebagai tanda penghinaan, simbol ini kemudian diadopsi kembali sebagai simbol positif untuk identitas diri. Simbol ini berasal dari Jerman Nazi pada tahun 1930-an dan 1940-an sebagai salah satu lencana kamp konsentrasi Nazi, yang digunakan untuk membedakan tahanan yang diidentifikasi oleh otoritas sebagai pria gay.[1][2] Pada tahun 1970-an, simbol ini dihidupkan kembali sebagai simbol protes terhadap homofobia, dan sejak itu diadopsi oleh komunitas LGBT yang lebih luas sebagai simbol populer kebanggaan LGBTQ+ serta gerakan LGBTQ+ dan gerakan pembebasan queer.[3][4]

Bacaan tambahan

  • An Underground Life: Memoirs of a Gay Jew in Nazi Berlin (1999) by Gad Beck (University of Wisconsin Press). .
  • The Iron Words (2014) by Michael Fridgen (Dreamlly Publishing). .
  • Liberation Was for Others: Memoirs of a Gay Survivor of the Nazi Holocaust (1997) by Pierre Seel (Perseus Book Group). .
  • I, Pierre Seel, Deported Homosexual: A Memoir of Nazi Terror (1995) by Pierre Seel. .

Pranala luar

Referensi

  1. Richard Plant. The Pink Triangle: The Nazi War against Homosexuals. H. Holt. 1988. hlm. 175. ISBN 978-0-8050-0600-1.
  2. Michael Sattler. History, the symbol. thepinktriangle.com.
  3. Louis Shankar. How the Pink Triangle Became a Symbol of Queer Resistance. HISKIND. April 19, 2017.
  4. Olivia B. Waxman. How the Nazi Regime's Pink Triangle Symbol Was Repurposed for LGBTQ Pride. May 31, 2018.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28740845 (2025-12-26T03:33:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.