Yusril Yusuf: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28748130; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Yusril Yusuf''' () merupakan seorang fisikawan di bidang [[fisika material]], seperti [[polimer kristal cair]], [[biomaterial]] dan [[Material komposit|material biokomposit]]. Dia terkenal karena penemuan [[otot buatan]] berbahan [[elastomer kristalin cair]]. Penemuannya ini membuatnya mendapatkan penghargaan Gleen Brown pada tahun 2006 dan diundang di [[Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau]] pada tahun 2011. Saat ini dia menjabat sebagai [[guru besar]] [[Fisika]] di [[Universitas Gadjah Mada]] (UGM). | '''Yusril Yusuf''' () merupakan seorang fisikawan di bidang [[fisika material]], seperti [[polimer kristal cair]], [[biomaterial]] dan [[Material komposit|material biokomposit]].<ref>[https://fisika.fmipa.ugm.ac.id/staf-pendidik-1/yusril-yusuf/ Yusril Yusuf – Departemen Fisika FMIPA]. ''fisika.fmipa.ugm.ac.id''.</ref> Dia terkenal karena penemuan [[otot buatan]] berbahan [[elastomer kristalin cair]]. Penemuannya ini membuatnya mendapatkan penghargaan Gleen Brown pada tahun 2006 dan diundang di [[Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau]] pada tahun 2011. Saat ini dia menjabat sebagai [[guru besar]] [[Fisika]] di [[Universitas Gadjah Mada]] (UGM). | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
=== Kehidupan pribadi dan pendidikan === | === Kehidupan pribadi dan pendidikan === | ||
Yusuf lahir di Pekanbaru pada tanggal 20 September 1971 merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya yang seorang guru yang bekerja di dinas pendidikan menginginkan anak-anaknya menjadi guru atau dosen sehingga orang tuanya sangat mementingkan pendidikan, meskipun mereka hidup dalam kesederhanaan. | Yusuf lahir di Pekanbaru pada tanggal 20 September 1971<ref>[https://www.merdeka.com/yusril-yusuf Yusril Yusuf]. ''Merdeka.com''.</ref> merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya yang seorang guru yang bekerja di dinas pendidikan menginginkan anak-anaknya menjadi guru atau dosen sehingga orang tuanya sangat mementingkan pendidikan, meskipun mereka hidup dalam kesederhanaan.<ref>[https://www.kompas.com/ Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot]. ''Kompas.com''. 26 Juli 2010.</ref> | ||
Yusuf bersekolah di [[Sekolah dasar|Sekolah Dasar]] Teladan Pekanbaru dan melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 4 Pekanbaru. Setelah lulus SMP, Yusuf pindah ke [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] dan sekolah di [[SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta|Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 Yogyakarta]]. Yusuf mendalami ilmu fisika karena dia tertarik dengan peristiwa seperti fenomena [[soliton]] yang terjadi pada gelombang air. | Yusuf bersekolah di [[Sekolah dasar|Sekolah Dasar]] Teladan Pekanbaru dan melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 4 Pekanbaru. Setelah lulus SMP, Yusuf pindah ke [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] dan sekolah di [[SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta|Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 Yogyakarta]].<ref>[https://www.merdeka.com/yusril-yusuf/profil/ Profil - Yusril Yusuf]. ''Merdeka.com''.</ref> Yusuf mendalami ilmu fisika karena dia tertarik dengan peristiwa seperti fenomena [[soliton]] yang terjadi pada gelombang air.<ref>[https://internasional.kompas.com/read/2010/07/26/03363629/yusril.yusuf.dan.penelitian.tentang.otot Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot]. ''Kompas.com''. 26 Juli 2010.</ref> | ||
Dia melanjutkan studi perguruan tinggi di Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan [[Ilmu alam|Ilmu Pengetahuan Alam]] (FMIPA) UGM pada tahun 1990 dan lulus pada tahun 1994 dibawah bimbingan Prof. Muslim. Skripsinya saat itu berjudul ''Quantum Tunneling and Imaginary Time Path.'' Lalu dia melanjutkan studi [[magister]] di jurusan [[fisika teori]] di [[Institut Teknologi Bandung]] pada tahun 1996 dan lulus pada tahun 1999 dengan [[tesis]] berjudul ''Dynamical System Solution of the Non-Linear Schrodinger Equation'' di bawah bimbingan [[Freddy P. Zen|Prof. Freddy Permana Zen, D.Sc]]''.'' Dia kembali mengambil studi magister untuk meraih gelar ''[[Master of engineering]]'' Jurusan [[Fisika Terapan]] di [[Universitas Kyushu]] pada tahun 2000 dan lulus pada tahun 2002 dengan tesis berjudul ''Prewavy Instability in Nematic Liquid Crystal.'' Program [[doktor]] dilakukan di universitas yang sama pada tahun 2002 dan meraih gelar ''[[Doctor of Engineering]]'' pada tahun 2005 yang dibimbing oleh Prof Soichi Kai. Disertasinya berjudul ''Swelling dynamics of liquid crystal elastomers swollen with low molecular weight liquid crystals'' | Dia melanjutkan studi perguruan tinggi di Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan [[Ilmu alam|Ilmu Pengetahuan Alam]] (FMIPA) UGM pada tahun 1990 dan lulus pada tahun 1994 dibawah bimbingan Prof. Muslim. Skripsinya saat itu berjudul ''Quantum Tunneling and Imaginary Time Path.'' Lalu dia melanjutkan studi [[magister]] di jurusan [[fisika teori]] di [[Institut Teknologi Bandung]] pada tahun 1996 dan lulus pada tahun 1999 dengan [[tesis]] berjudul ''Dynamical System Solution of the Non-Linear Schrodinger Equation'' di bawah bimbingan [[Freddy P. Zen|Prof. Freddy Permana Zen, D.Sc]]''.'' Dia kembali mengambil studi magister untuk meraih gelar ''[[Master of engineering]]'' Jurusan [[Fisika Terapan]] di [[Universitas Kyushu]] pada tahun 2000 dan lulus pada tahun 2002 dengan tesis berjudul ''Prewavy Instability in Nematic Liquid Crystal.''<ref>[http://ugmpress.ugm.ac.id/id/writer/detail/yusril-yusuf Yusril Yusuf]. ''UGM Press''.</ref><ref>[https://acadstaff.ugm.ac.id/yusrilyusuf Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng., D.Eng]. ''acadstaff.ugm.ac.id''.</ref> Program [[doktor]] dilakukan di universitas yang sama pada tahun 2002 dan meraih gelar ''[[Doctor of Engineering]]'' pada tahun 2005 yang dibimbing oleh Prof Soichi Kai.<ref>Rinto Anugraha. [http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?bacaforum&berita&1145877651&4 2006 Glenn H. Brown Prize for Dr. Yusril Yusuf]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''. 24 April 2006.</ref> Disertasinya berjudul ''Swelling dynamics of liquid crystal elastomers swollen with low molecular weight liquid crystals'' <ref>Yusril Yusuf. [https://www.researchgate.net/publication/8681060_Swelling_dynamics_of_liquid_crystal_elastomers_swollen_with_low_molecular_weight_liquid_crystals Swelling dynamics of liquid crystal elastomers swollen with low molecular weight liquid crystals]. ''Physical Review E''. 2004. Vol. 69 (2). hlm. 02171-01-10. doi:10.1103/PhysRevE.69.021710.</ref> | ||
Yusuf menikah dengan Khusnul Solikhah dan memiliki tiga orang anak. | Yusuf menikah dengan Khusnul Solikhah dan memiliki tiga orang anak.<ref>[https://internasional.kompas.com/read/2010/07/26/03363629/yusril.yusuf.dan.penelitian.tentang.otot Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot]. ''Kompas.com''. 26 Juli 2010.</ref> | ||
== Karier dan penghargaan == | == Karier dan penghargaan == | ||
Pada tahun 2001, Yusuf mendirikan kelompok riset bernama Liquid Crystal Elastomers (LCE) Group. Pada tahun 2006, disertasinya terpilih sebagai penelitian baru dan mendapatkan penghargaan Glenn H. Brown Prize dari International Liquid Crystal Society ketika dia melaksanakan penelitian [[pascadoktoral]] di Universitas [[Kyūshū|Kyushu]] selama periode program [[Japan Society for the Promotion of Science]]. Penemuannya ini terus berkembang dan dinamai " Lengan Gatot kaca" dan akhirnya membuatnya diundang dalam [[Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau]] pada tahun 2010 yang berlokasi di [[Lindau]], [[Bayern]], [[Jerman]]. Penelitannya menciptakan bahan baku otot buatan yang menurutnya "lebih responsif, tahan lama dan murah". | Pada tahun 2001, Yusuf mendirikan kelompok riset bernama Liquid Crystal Elastomers (LCE) Group.<ref>[https://www.merdeka.com/yusril-yusuf/profil/ Profil - Yusril Yusuf]. ''Merdeka.com''.</ref> Pada tahun 2006, disertasinya terpilih sebagai penelitian baru dan mendapatkan penghargaan Glenn H. Brown Prize dari International Liquid Crystal Society ketika dia melaksanakan penelitian [[pascadoktoral]] di Universitas [[Kyūshū|Kyushu]] selama periode program [[Japan Society for the Promotion of Science]].<ref>[https://www.ugm.ac.id/id/berita/1786-dosen-ugm-terima-gh-brown-prize-2006 DOSEN UGM TERIMA GH BROWN PRIZE 2006]. ''ugm.ac.id''. 25 April 2006.</ref><ref>[http://www.e.ap.kyushu-u.ac.jp/ap/research/Elastomer/GHBrown%20Prize1.htm Yusril Yusuf awarded 2006 Glenn H]. ''www.e.ap.kyushu-u.ac.jp''.</ref> Penemuannya ini terus berkembang dan dinamai " Lengan Gatot kaca" dan akhirnya membuatnya diundang dalam [[Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau]] pada tahun 2010 yang berlokasi di [[Lindau]], [[Bayern]], [[Jerman]]. Penelitannya menciptakan bahan baku otot buatan yang menurutnya "lebih responsif, tahan lama dan murah".<ref>[https://www.viva.co.id/berita/nasional/158858-dosen-ugm-diundang-rapat-peraih-nobel Dosen UGM Diundang Pertemuan Peraih Nobel]. ''VIVA.co.id''. 19 Juni 2010.</ref><ref>[https://news.detik.com/berita/d-1381532/lengan-gatotkaca-antar-dosen-ugm-ke-pertemuan-peraih-nobel-dunia 'Lengan Gatotkaca' Antar Dosen UGM ke Pertemuan Peraih Nobel Dunia]. ''detikcom''. 18 Juni 2010.</ref> | ||
Pada tahun 2021, Yusuf diangkat menjadi Guru Besar Fisika di UGM dengan orasinya yang berjudul "Perkembangan Riset dan Teknologi Material Kristal Cair". | Pada tahun 2021, Yusuf diangkat menjadi Guru Besar Fisika di UGM dengan orasinya yang berjudul "Perkembangan Riset dan Teknologi Material Kristal Cair".<ref>Faisal. [http://jogjakartanews.com/baca/2021/01/28/6674/riset-kristal-cair-masih-jadi-tantangan-bagi-peneliti-di-tanah-air Jogjakartanews.com: Riset Kristal Cair Masih Jadi Tantangan Bagi Peneliti di Tanah Air]. ''Jogjakartanews.com''. 28 Januari 2021.</ref><ref>Ika. [https://ugm.ac.id/id/berita/20681-riset-kristal-cair-indonesia-masih-terbatas Riset Kristal Cair Indonesia Masih Terbatas]. ''ugm.ac.id''. 28 Januari 2021.</ref> | ||
== Daftar Pustaka == | == Daftar Pustaka == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yusril+Yusuf&oldid=28748130 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28748130 (2025-12-27T19:44:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yusril+Yusuf&oldid=28748130 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28748130 (2025-12-27T19:44:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 17.59
Yusril Yusuf () merupakan seorang fisikawan di bidang fisika material, seperti polimer kristal cair, biomaterial dan material biokomposit.[1] Dia terkenal karena penemuan otot buatan berbahan elastomer kristalin cair. Penemuannya ini membuatnya mendapatkan penghargaan Gleen Brown pada tahun 2006 dan diundang di Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau pada tahun 2011. Saat ini dia menjabat sebagai guru besar Fisika di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Riwayat Hidup
Kehidupan pribadi dan pendidikan
Yusuf lahir di Pekanbaru pada tanggal 20 September 1971[2] merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya yang seorang guru yang bekerja di dinas pendidikan menginginkan anak-anaknya menjadi guru atau dosen sehingga orang tuanya sangat mementingkan pendidikan, meskipun mereka hidup dalam kesederhanaan.[3]
Yusuf bersekolah di Sekolah Dasar Teladan Pekanbaru dan melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 4 Pekanbaru. Setelah lulus SMP, Yusuf pindah ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekolah di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 Yogyakarta.[4] Yusuf mendalami ilmu fisika karena dia tertarik dengan peristiwa seperti fenomena soliton yang terjadi pada gelombang air.[5]
Dia melanjutkan studi perguruan tinggi di Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM pada tahun 1990 dan lulus pada tahun 1994 dibawah bimbingan Prof. Muslim. Skripsinya saat itu berjudul Quantum Tunneling and Imaginary Time Path. Lalu dia melanjutkan studi magister di jurusan fisika teori di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1996 dan lulus pada tahun 1999 dengan tesis berjudul Dynamical System Solution of the Non-Linear Schrodinger Equation di bawah bimbingan Prof. Freddy Permana Zen, D.Sc. Dia kembali mengambil studi magister untuk meraih gelar Master of engineering Jurusan Fisika Terapan di Universitas Kyushu pada tahun 2000 dan lulus pada tahun 2002 dengan tesis berjudul Prewavy Instability in Nematic Liquid Crystal.[6][7] Program doktor dilakukan di universitas yang sama pada tahun 2002 dan meraih gelar Doctor of Engineering pada tahun 2005 yang dibimbing oleh Prof Soichi Kai.[8] Disertasinya berjudul Swelling dynamics of liquid crystal elastomers swollen with low molecular weight liquid crystals [9]
Yusuf menikah dengan Khusnul Solikhah dan memiliki tiga orang anak.[10]
Karier dan penghargaan
Pada tahun 2001, Yusuf mendirikan kelompok riset bernama Liquid Crystal Elastomers (LCE) Group.[11] Pada tahun 2006, disertasinya terpilih sebagai penelitian baru dan mendapatkan penghargaan Glenn H. Brown Prize dari International Liquid Crystal Society ketika dia melaksanakan penelitian pascadoktoral di Universitas Kyushu selama periode program Japan Society for the Promotion of Science.[12][13] Penemuannya ini terus berkembang dan dinamai " Lengan Gatot kaca" dan akhirnya membuatnya diundang dalam Pertemuan Pemenang Hadiah Nobel Lindau pada tahun 2010 yang berlokasi di Lindau, Bayern, Jerman. Penelitannya menciptakan bahan baku otot buatan yang menurutnya "lebih responsif, tahan lama dan murah".[14][15]
Pada tahun 2021, Yusuf diangkat menjadi Guru Besar Fisika di UGM dengan orasinya yang berjudul "Perkembangan Riset dan Teknologi Material Kristal Cair".[16][17]
Daftar Pustaka
Referensi
- ↑ Yusril Yusuf – Departemen Fisika FMIPA. fisika.fmipa.ugm.ac.id.
- ↑ Yusril Yusuf. Merdeka.com.
- ↑ Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot. Kompas.com. 26 Juli 2010.
- ↑ Profil - Yusril Yusuf. Merdeka.com.
- ↑ Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot. Kompas.com. 26 Juli 2010.
- ↑ Yusril Yusuf. UGM Press.
- ↑ Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng., D.Eng. acadstaff.ugm.ac.id.
- ↑ Rinto Anugraha. 2006 Glenn H. Brown Prize for Dr. Yusril Yusuf. www.fisikanet.lipi.go.id. 24 April 2006.
- ↑ Yusril Yusuf. Swelling dynamics of liquid crystal elastomers swollen with low molecular weight liquid crystals. Physical Review E. 2004. Vol. 69 (2). hlm. 02171-01-10. doi:10.1103/PhysRevE.69.021710.
- ↑ Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot. Kompas.com. 26 Juli 2010.
- ↑ Profil - Yusril Yusuf. Merdeka.com.
- ↑ DOSEN UGM TERIMA GH BROWN PRIZE 2006. ugm.ac.id. 25 April 2006.
- ↑ Yusril Yusuf awarded 2006 Glenn H. www.e.ap.kyushu-u.ac.jp.
- ↑ Dosen UGM Diundang Pertemuan Peraih Nobel. VIVA.co.id. 19 Juni 2010.
- ↑ 'Lengan Gatotkaca' Antar Dosen UGM ke Pertemuan Peraih Nobel Dunia. detikcom. 18 Juni 2010.
- ↑ Faisal. Jogjakartanews.com: Riset Kristal Cair Masih Jadi Tantangan Bagi Peneliti di Tanah Air. Jogjakartanews.com. 28 Januari 2021.
- ↑ Ika. Riset Kristal Cair Indonesia Masih Terbatas. ugm.ac.id. 28 Januari 2021.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28748130 (2025-12-27T19:44:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.