Isotop argon: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29345203; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''[[Argon]]''' ('''<sub>18</sub>Ar''') memiliki 26 [[isotop]] yang diketahui, dari <sup>29</sup>Ar hingga <sup>54</sup>Ar dan 1 [[Isomer nuklir|isomer]] (<sup>32m</sup>Ar), tiga di antaranya adalah [[isotop stabil]] (<sup>36</sup>Ar, <sup>38</sup>Ar, dan <sup>40</sup>Ar). Di Bumi, <sup>40</sup>Ar membentuk 99,6% argon alami. [[Radionuklida|Isotop radioaktif]] yang berumur paling panjang adalah <sup>39</sup>Ar dengan [[waktu paruh]] 269 tahun, <sup>42</sup>Ar dengan waktu paruh 32,9 tahun, dan <sup>37</sup>Ar dengan waktu paruh 35,04 hari. Semua isotop lain memiliki waktu paruh kurang dari dua jam, dan sebagian besar kurang dari satu menit. Yang paling tidak stabil adalah <sup>29</sup>Ar dengan waktu paruh sekitar detik. | '''[[Argon]]''' ('''<sub>18</sub>Ar''') memiliki 26 [[isotop]] yang diketahui, dari <sup>29</sup>Ar hingga <sup>54</sup>Ar dan 1 [[Isomer nuklir|isomer]] (<sup>32m</sup>Ar), tiga di antaranya adalah [[isotop stabil]] (<sup>36</sup>Ar, <sup>38</sup>Ar, dan <sup>40</sup>Ar). Di Bumi, <sup>40</sup>Ar membentuk 99,6% argon alami. [[Radionuklida|Isotop radioaktif]] yang berumur paling panjang adalah <sup>39</sup>Ar dengan [[waktu paruh]] 269 tahun, <sup>42</sup>Ar dengan waktu paruh 32,9 tahun, dan <sup>37</sup>Ar dengan waktu paruh 35,04 hari. Semua isotop lain memiliki waktu paruh kurang dari dua jam, dan sebagian besar kurang dari satu menit. Yang paling tidak stabil adalah <sup>29</sup>Ar dengan waktu paruh sekitar detik.<ref>I. Mukha. ''Deep excursion beyond the proton dripline. I. Argon and chlorine isotope chains''. ''Physical Review C''. 2018. Vol. 98 (6). hlm. 064308–1–064308–13. doi:10.1103/PhysRevC.98.064308.</ref> | ||
[[Kalium-40|<sup>40</sup>K]] yang terjadi secara alami, dengan waktu paruh 1,248 tahun, meluruh menjadi <sup>40</sup>Ar yang stabil melalui [[penangkapan elektron]] (10,72%) dan dengan [[emisi positron]] (0,001%), dan juga berubah menjadi [[Kalsium-40|<sup>40</sup>Ca]] melalui [[peluruhan beta]] (89,28%). Sifat dan rasio ini digunakan untuk menentukan umur [[batu]]an melalui [[penanggalan kalium–argon]]. | [[Kalium-40|<sup>40</sup>K]] yang terjadi secara alami, dengan waktu paruh 1,248 tahun, meluruh menjadi <sup>40</sup>Ar yang stabil melalui [[penangkapan elektron]] (10,72%) dan dengan [[emisi positron]] (0,001%), dan juga berubah menjadi [[Kalsium-40|<sup>40</sup>Ca]] melalui [[peluruhan beta]] (89,28%). Sifat dan rasio ini digunakan untuk menentukan umur [[batu]]an melalui [[penanggalan kalium–argon]].<ref>[http://www.geoberg.de/text/geology/07011601.php 40 Ar/ 39 Ar dating and errors].</ref> | ||
Meskipun terperangkapnya <sup>40</sup>Ar di banyak bebatuan, ia dapat dilepaskan dengan cara peleburan, penggilingan, dan difusi. Hampir semua argon di atmosfer Bumi adalah produk peluruhan <sup>40</sup>K, karena 99,6% argon di atmosfer Bumi adalah <sup>40</sup>Ar, sedangkan di Matahari dan mungkin di awan pembentuk bintang primordial, argon terdiri dari < 15% <sup>38</sup>Ar dan sebagian besar (85%) <sup>36</sup>Ar. Demikian pula, rasio tiga isotop <sup>36</sup>Ar:<sup>38</sup>Ar:<sup>40</sup>Ar di atmosfer planet luar diukur menjadi 8400:1600:1. | Meskipun terperangkapnya <sup>40</sup>Ar di banyak bebatuan, ia dapat dilepaskan dengan cara peleburan, penggilingan, dan difusi. Hampir semua argon di atmosfer Bumi adalah produk peluruhan <sup>40</sup>K, karena 99,6% argon di atmosfer Bumi adalah <sup>40</sup>Ar, sedangkan di Matahari dan mungkin di awan pembentuk bintang primordial, argon terdiri dari < 15% <sup>38</sup>Ar dan sebagian besar (85%) <sup>36</sup>Ar. Demikian pula, rasio tiga isotop <sup>36</sup>Ar:<sup>38</sup>Ar:<sup>40</sup>Ar di atmosfer planet luar diukur menjadi 8400:1600:1.<ref>A.G.W. Cameron. [https://archive.org/details/space-science-review_march-may-1973_14_3-4/page/392 Elemental and isotopic abundances of the volatile elements in the outer planets]. ''Space Science Reviews''. 1973. Vol. 14 (3–4). hlm. 392–400. doi:10.1007/BF00214750.</ref> | ||
Di [[atmosfer Bumi]], <sup>39</sup>Ar yang radioaktif (waktu paruh 269 tahun) dibuat oleh aktivitas [[sinar kosmik]], terutama dari <sup>40</sup>Ar. Di lingkungan bawah permukaan, itu juga diproduksi melalui [[penangkapan neutron]] oleh [[Kalium-39|<sup>39</sup>K]] atau [[Peluruhan alfa|emisi alfa]] oleh [[kalsium]]. Kandungan <sup>39</sup>Ar dalam argon alami diukur menjadi (8,0±0,6) g/g, atau (1,01±0,08) Bq/kg dari <sup>36, 38, 40</sup>Ar. Kandungan <sup>42</sup>Ar (waktu paruh 33 tahun) di atmosfer bumi lebih rendah dari 6 bagian per bagian dari <sup>36, 38, 40</sup>Ar. Banyak upaya membutuhkan argon yang terdeplesi dalam isotop kosmogenik, yang dikenal sebagai argon terdeplesi. Isotop radioaktif yang lebih ringan dapat meluruh menjadi unsur yang berbeda (biasanya [[klorin]]) sedangkan yang lebih berat meluruh menjadi [[kalium]]. | Di [[atmosfer Bumi]], <sup>39</sup>Ar yang radioaktif (waktu paruh 269 tahun) dibuat oleh aktivitas [[sinar kosmik]], terutama dari <sup>40</sup>Ar. Di lingkungan bawah permukaan, itu juga diproduksi melalui [[penangkapan neutron]] oleh [[Kalium-39|<sup>39</sup>K]] atau [[Peluruhan alfa|emisi alfa]] oleh [[kalsium]]. Kandungan <sup>39</sup>Ar dalam argon alami diukur menjadi (8,0±0,6) g/g, atau (1,01±0,08) Bq/kg dari <sup>36, 38, 40</sup>Ar.<ref>P. Benetti. [https://archive.org/details/sim_nuclear-instruments-methods-physics-research-a_2007-04-21_574_1/page/83 Measurement of the specific activity of 39 Ar in natural argon]. ''Nuclear Instruments and Methods A''. 2007. Vol. 574 (1). hlm. 83–88. doi:10.1016/j.nima.2007.01.106.</ref> Kandungan <sup>42</sup>Ar (waktu paruh 33 tahun) di atmosfer bumi lebih rendah dari 6 bagian per bagian dari <sup>36, 38, 40</sup>Ar.<ref>V. D. Ashitkov. ''New experimental limit on the 42 Ar content in the Earth's atmosphere''. ''Nuclear Instruments and Methods A''. 1998. Vol. 416 (1). hlm. 179–181. doi:10.1016/S0168-9002(98)00740-2.</ref> Banyak upaya membutuhkan argon yang terdeplesi dalam isotop kosmogenik, yang dikenal sebagai argon terdeplesi.<ref>H. O. Back. ''Depleted Argon from Underground Sources''. ''Physics Procedia''. 2012. Vol. 37. hlm. 1105–1112. doi:10.1016/j.phpro.2012.04.099.</ref> Isotop radioaktif yang lebih ringan dapat meluruh menjadi unsur yang berbeda (biasanya [[klorin]]) sedangkan yang lebih berat meluruh menjadi [[kalium]]. | ||
<sup>36</sup>Ar, dalam bentuk [[argon hidrida]], terdeteksi di [[Sisa-sisa supernova|sisa supernova]] [[Nebula Kepiting]] selama tahun 2013. Ini adalah pertama kalinya sebuah [[Gas mulia|molekul mulia]] terdeteksi di [[luar angkasa]]. | <sup>36</sup>Ar, dalam bentuk [[argon hidrida]], terdeteksi di [[Sisa-sisa supernova|sisa supernova]] [[Nebula Kepiting]] selama tahun 2013.<ref>Douglas Quenqua. [https://www.nytimes.com/2013/12/17/science/space/noble-molecules-found-in-space.html Noble Molecules Found in Space]. ''The New York Times''. 13 Desember 2013.</ref><ref>M. J. Barlow. [https://archive.org/details/sim_science_2013-12-13_342_6164/page/1342 Detection of a Noble Gas Molecular Ion, 36 ArH+, in the Crab Nebula]. ''Science''. 2013. Vol. 342 (6164). hlm. 1343–1345. doi:10.1126/science.1243582.</ref> Ini adalah pertama kalinya sebuah [[Gas mulia|molekul mulia]] terdeteksi di [[luar angkasa]].<ref>Douglas Quenqua. [https://www.nytimes.com/2013/12/17/science/space/noble-molecules-found-in-space.html Noble Molecules Found in Space]. ''The New York Times''. 13 Desember 2013.</ref><ref>M. J. Barlow. [https://archive.org/details/sim_science_2013-12-13_342_6164/page/1342 Detection of a Noble Gas Molecular Ion, 36 ArH+, in the Crab Nebula]. ''Science''. 2013. Vol. 342 (6164). hlm. 1343–1345. doi:10.1126/science.1243582.</ref> | ||
<sup>37</sup>Ar yang radioaktif adalah radionuklida sintetik yang dibuat dari penangkapan neutron oleh <sup>40</sup>Ca diikuti oleh emisi [[partikel alfa]] akibat [[Uji coba nuklir|ledakan nuklir]] di bawah permukaan. Ia memiliki waktu paruh 35 hari. | <sup>37</sup>Ar yang radioaktif adalah radionuklida sintetik yang dibuat dari penangkapan neutron oleh <sup>40</sup>Ca diikuti oleh emisi [[partikel alfa]] akibat [[Uji coba nuklir|ledakan nuklir]] di bawah permukaan. Ia memiliki waktu paruh 35 hari.<ref>[http://www.geoberg.de/text/geology/07011601.php 40 Ar/ 39 Ar dating and errors].</ref> | ||
==Daftar isotop== | ==Daftar isotop== | ||
|- | |||
| <sup>29</sup>Ar<ref>I. Mukha. ''Deep excursion beyond the proton dripline. I. Argon and chlorine isotope chains''. ''Physical Review C''. 2018. Vol. 98 (6). hlm. 064308–1–064308–13. doi:10.1103/PhysRevC.98.064308.</ref> | |||
| <sup>29</sup>Ar | |||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| style="text-align:right" | 11 | | style="text-align:right" | 11 | ||
| Baris 24: | Baris 23: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>30</sup>Ar | | <sup>30</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 35: | Baris 34: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| rowspan=4|<sup>31</sup>Ar | | rowspan=4|<sup>31</sup>Ar | ||
| rowspan=4 style="text-align:right" | 18 | | rowspan=4 style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 46: | Baris 45: | ||
| rowspan=4| | | rowspan=4| | ||
| rowspan=4| | | rowspan=4| | ||
|- | |||
| β<sup>+</sup> (22,63%) | | β<sup>+</sup> (22,63%) | ||
| <sup>31</sup>Cl | | <sup>31</sup>Cl | ||
|- | |||
| β<sup>+</sup>, 2p (9,0%) | | β<sup>+</sup>, 2p (9,0%) | ||
| <sup>29</sup>P | | <sup>29</sup>P | ||
|- | |||
| β<sup>+</sup>, 3p (0,07%) | | β<sup>+</sup>, 3p (0,07%) | ||
| '''<sup>28</sup>Si''' | | '''<sup>28</sup>Si''' | ||
|- | |||
| rowspan=2|<sup>32</sup>Ar | | rowspan=2|<sup>32</sup>Ar | ||
| rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 66: | Baris 65: | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
|- | |||
| β<sup>+</sup>, p (35,58%) | | β<sup>+</sup>, p (35,58%) | ||
| <sup>31</sup>S | | <sup>31</sup>S | ||
|- | |||
| style="text-indent:1em" | <sup>32m</sup>Ar | | style="text-indent:1em" | <sup>32m</sup>Ar | ||
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 5600(100) keV | | colspan="3" style="text-indent:2em" | 5600(100) keV | ||
| Baris 78: | Baris 77: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| rowspan=2|<sup>33</sup>Ar | | rowspan=2|<sup>33</sup>Ar | ||
| rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 89: | Baris 88: | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
|- | |||
| β<sup>+</sup>, p (38,7%) | | β<sup>+</sup>, p (38,7%) | ||
| '''<sup>32</sup>S''' | | '''<sup>32</sup>S''' | ||
|- | |||
| <sup>34</sup>Ar | | <sup>34</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 103: | Baris 102: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>35</sup>Ar | | <sup>35</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 114: | Baris 113: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>36</sup>Ar | | <sup>36</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| 35,967545105(29) | | 35,967545105(29) | ||
| colspan=3 align=center|'''[[Stabil Secara Pengamatan]]''' | | colspan=3 align=center|'''[[Stabil Secara Pengamatan]]'''<ref>Diyakini mengalami penangkapan elektron ganda menjadi ''' 36 S'''. Ia adalah nuklida tidak stabil secara teoritis paling ringan yang tak memiliki bukti radioaktivitas yang teramati)</ref> | ||
| 0+ | | 0+ | ||
| 0,003336(4) | | 0,003336(4) | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>37</sup>Ar | | <sup>37</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 134: | Baris 133: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>38</sup>Ar | | <sup>38</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 143: | Baris 142: | ||
| 0,000629(1) | | 0,000629(1) | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>39</sup>Ar | | <sup>39</sup>Ar<ref>Digunakan dalam penanggalan argon–argon</ref> | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| style="text-align:right" | 21 | | style="text-align:right" | 21 | ||
| Baris 152: | Baris 151: | ||
| '''<sup>39</sup>K''' | | '''<sup>39</sup>K''' | ||
| 7/2− | | 7/2− | ||
| Renik | | Renik<ref>Nuklida kosmogenik</ref> | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>40</sup>Ar | | <sup>40</sup>Ar<ref>Digunakan dalam penanggalan argon–argon dan penanggalan kalium–argon</ref> | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| style="text-align:right" | 22 | | style="text-align:right" | 22 | ||
| Baris 161: | Baris 160: | ||
| colspan=3 align=center|'''Stabil''' | | colspan=3 align=center|'''Stabil''' | ||
| 0+ | | 0+ | ||
| 0,996035(4) | | 0,996035(4)<ref>Dihasilkan dari 40 K di bebatuan. Rasio ini terestrial. Kelimpahan kosmik jauh lebih kecil daripada 36 Ar.</ref> | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>41</sup>Ar | | <sup>41</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 174: | Baris 173: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>42</sup>Ar | | <sup>42</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 185: | Baris 184: | ||
| Renik | | Renik | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>43</sup>Ar | | <sup>43</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 196: | Baris 195: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>44</sup>Ar | | <sup>44</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 207: | Baris 206: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>45</sup>Ar | | <sup>45</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 218: | Baris 217: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>46</sup>Ar | | <sup>46</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 229: | Baris 228: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| rowspan=2|<sup>47</sup>Ar | | rowspan=2|<sup>47</sup>Ar | ||
| rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 240: | Baris 239: | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
|- | |||
| β<sup>−</sup>, [[Emisi neutron|n]] (0,2%) | | β<sup>−</sup>, [[Emisi neutron|n]] (0,2%) | ||
| <sup>46</sup>K | | <sup>46</sup>K | ||
|- | |||
| <sup>48</sup>Ar | | <sup>48</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 254: | Baris 253: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>49</sup>Ar | | <sup>49</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 265: | Baris 264: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>50</sup>Ar | | <sup>50</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 276: | Baris 275: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>51</sup>Ar | | <sup>51</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 287: | Baris 286: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| <sup>52</sup>Ar | | <sup>52</sup>Ar | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 298: | Baris 297: | ||
| | | | ||
| | | | ||
|- | |||
| rowspan=2|<sup>53</sup>Ar | | rowspan=2|<sup>53</sup>Ar | ||
| rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | ||
| Baris 309: | Baris 308: | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
| rowspan=2| | | rowspan=2| | ||
|- | |||
| β<sup>−</sup>, n | | β<sup>−</sup>, n | ||
| <sup>52</sup>K | | <sup>52</sup>K | ||
|- | |||
| <sup>54</sup>Ar | | <sup>54</sup>Ar<ref>L. Neufcourt. ''Neutron drip line in the Ca region from Bayesian model averaging''. ''Physical Review Letters''. 2019. Vol. 122 (6). hlm. 062502–1–062502–6. doi:10.1103/PhysRevLett.122.062502.</ref> | ||
| style="text-align:right" | 18 | | style="text-align:right" | 18 | ||
| style="text-align:right" | 36 | | style="text-align:right" | 36 | ||
| Baris 323: | Baris 322: | ||
| | | | ||
| | | | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
*[https://web.archive.org/web/20070731013637/http://ie.lbl.gov/education/parent/Ar_iso.htm Data isotop argon dari ''The Berkeley Laboratory Isotopes Project's''] | *[https://web.archive.org/web/20070731013637/http://ie.lbl.gov/education/parent/Ar_iso.htm Data isotop argon dari ''The Berkeley Laboratory Isotopes Project's''] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isotop+argon&oldid=29345203 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29345203 (2026-06-14T09:34:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isotop+argon&oldid=29345203 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29345203 (2026-06-14T09:34:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 03.58
Argon (18Ar) memiliki 26 isotop yang diketahui, dari 29Ar hingga 54Ar dan 1 isomer (32mAr), tiga di antaranya adalah isotop stabil (36Ar, 38Ar, dan 40Ar). Di Bumi, 40Ar membentuk 99,6% argon alami. Isotop radioaktif yang berumur paling panjang adalah 39Ar dengan waktu paruh 269 tahun, 42Ar dengan waktu paruh 32,9 tahun, dan 37Ar dengan waktu paruh 35,04 hari. Semua isotop lain memiliki waktu paruh kurang dari dua jam, dan sebagian besar kurang dari satu menit. Yang paling tidak stabil adalah 29Ar dengan waktu paruh sekitar detik.[1]
40K yang terjadi secara alami, dengan waktu paruh 1,248 tahun, meluruh menjadi 40Ar yang stabil melalui penangkapan elektron (10,72%) dan dengan emisi positron (0,001%), dan juga berubah menjadi 40Ca melalui peluruhan beta (89,28%). Sifat dan rasio ini digunakan untuk menentukan umur batuan melalui penanggalan kalium–argon.[2]
Meskipun terperangkapnya 40Ar di banyak bebatuan, ia dapat dilepaskan dengan cara peleburan, penggilingan, dan difusi. Hampir semua argon di atmosfer Bumi adalah produk peluruhan 40K, karena 99,6% argon di atmosfer Bumi adalah 40Ar, sedangkan di Matahari dan mungkin di awan pembentuk bintang primordial, argon terdiri dari < 15% 38Ar dan sebagian besar (85%) 36Ar. Demikian pula, rasio tiga isotop 36Ar:38Ar:40Ar di atmosfer planet luar diukur menjadi 8400:1600:1.[3]
Di atmosfer Bumi, 39Ar yang radioaktif (waktu paruh 269 tahun) dibuat oleh aktivitas sinar kosmik, terutama dari 40Ar. Di lingkungan bawah permukaan, itu juga diproduksi melalui penangkapan neutron oleh 39K atau emisi alfa oleh kalsium. Kandungan 39Ar dalam argon alami diukur menjadi (8,0±0,6) g/g, atau (1,01±0,08) Bq/kg dari 36, 38, 40Ar.[4] Kandungan 42Ar (waktu paruh 33 tahun) di atmosfer bumi lebih rendah dari 6 bagian per bagian dari 36, 38, 40Ar.[5] Banyak upaya membutuhkan argon yang terdeplesi dalam isotop kosmogenik, yang dikenal sebagai argon terdeplesi.[6] Isotop radioaktif yang lebih ringan dapat meluruh menjadi unsur yang berbeda (biasanya klorin) sedangkan yang lebih berat meluruh menjadi kalium.
36Ar, dalam bentuk argon hidrida, terdeteksi di sisa supernova Nebula Kepiting selama tahun 2013.[7][8] Ini adalah pertama kalinya sebuah molekul mulia terdeteksi di luar angkasa.[9][10]
37Ar yang radioaktif adalah radionuklida sintetik yang dibuat dari penangkapan neutron oleh 40Ca diikuti oleh emisi partikel alfa akibat ledakan nuklir di bawah permukaan. Ia memiliki waktu paruh 35 hari.[11]
Daftar isotop
|- | 29Ar[12] | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 11 | | ~ dtk | 2p | 27S | | | |- | 30Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 12 | 30,02247(22) | <10 pdtk | 2p | 28S | 0+ | | |- | rowspan=4|31Ar | rowspan=4 style="text-align:right" | 18 | rowspan=4 style="text-align:right" | 13 | rowspan=4|31,01216(22)# | rowspan=4|15,1(3) mdtk | β+, p (68,3%) | 30S | rowspan=4|5/2+ | rowspan=4| | rowspan=4| |- | β+ (22,63%) | 31Cl |- | β+, 2p (9,0%) | 29P |- | β+, 3p (0,07%) | 28Si |- | rowspan=2|32Ar | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | rowspan=2 style="text-align:right" | 14 | rowspan=2|31,9976378(19) | rowspan=2|98(2) mdtk | β+ (64,42%) | 32Cl | rowspan=2|0+ | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+, p (35,58%) | 31S |- | style="text-indent:1em" | 32mAr | colspan="3" style="text-indent:2em" | 5600(100) keV | tak diketahui | | | 5−# | | |- | rowspan=2|33Ar | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | rowspan=2 style="text-align:right" | 15 | rowspan=2|32,9899255(4) | rowspan=2|173,0(20) mdtk | β+ (61,3%) | 33Cl | rowspan=2|1/2+ | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+, p (38,7%) | 32S |- | 34Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 16 | 33,98027009(8) | 843,8(4) mdtk | β+ | 34Cl | 0+ | | |- | 35Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 17 | 34,9752577(7) | 1,7756(10) dtk | β+ | 35Cl | 3/2+ | | |- | 36Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 18 | 35,967545105(29) | colspan=3 align=center|Stabil Secara Pengamatan[13] | 0+ | 0,003336(4) | |- | 37Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 19 | 36,96677631(22) | 35,011(19) hri | EC | 37Cl | 3/2+ | | |- | 38Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 20 | 37,96273210(21) | colspan=3 align=center|Stabil | 0+ | 0,000629(1) | |- | 39Ar[14] | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 21 | 38,964313(5) | 269(3) thn | β− | 39K | 7/2− | Renik[15] | |- | 40Ar[16] | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 22 | 39,9623831238(24) | colspan=3 align=center|Stabil | 0+ | 0,996035(4)[17] | |- | 41Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 23 | 40,9645006(4) | 109,61(4) mnt | β− | 41K | 7/2− | | |- | 42Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 24 | 41,963046(6) | 32,9(11) thn | β− | 42K | 0+ | Renik | |- | 43Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 25 | 42,965636(6) | 5,37(6) mnt | β− | 43K | 5/2(−) | | |- | 44Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 26 | 43,9649238(17) | 11,87(5) mnt | β− | 44K | 0+ | | |- | 45Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 27 | 44,9680397(6) | 21,48(15) dtk | β− | 45K | (5/2,7/2)− | | |- | 46Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 28 | 45,9680374(12) | 8,4(6) dtk | β− | 46K | 0+ | | |- | rowspan=2|47Ar | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | rowspan=2 style="text-align:right" | 29 | rowspan=2|46,9727681(12) | rowspan=2|1,23(3) dtk | β− (99,8%) | 47K | rowspan=2|(3/2−) | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β−, n (0,2%) | 46K |- | 48Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 30 | 47,97608(33) | 415(15) mdtk | β− | 48K | 0+ | | |- | 49Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 31 | 48,98155(43)# | 236(8) mdtk | β− | 49K | 3/2−# | | |- | 50Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 32 | 49,98569(54)# | 106(6) mdtk | β− | 50K | 0+ | | |- | 51Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 33 | 50,99280(64)# | 60# mdtk [>200 ndtk] | β− | 51K | 3/2−# | | |- | 52Ar | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 34 | 51,99863(64)# | 10# mdtk | β− | 52K | 0+ | | |- | rowspan=2|53Ar | rowspan=2 style="text-align:right" | 18 | rowspan=2 style="text-align:right" | 35 | rowspan=2|53,00729(75)# | rowspan=2|3# mdtk | β− | 53K | rowspan=2|(5/2−)# | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β−, n | 52K |- | 54Ar[18] | style="text-align:right" | 18 | style="text-align:right" | 36 | | | β− | 54K | 0+ | |
Pranala luar
Referensi
- ↑ I. Mukha. Deep excursion beyond the proton dripline. I. Argon and chlorine isotope chains. Physical Review C. 2018. Vol. 98 (6). hlm. 064308–1–064308–13. doi:10.1103/PhysRevC.98.064308.
- ↑ 40 Ar/ 39 Ar dating and errors.
- ↑ A.G.W. Cameron. Elemental and isotopic abundances of the volatile elements in the outer planets. Space Science Reviews. 1973. Vol. 14 (3–4). hlm. 392–400. doi:10.1007/BF00214750.
- ↑ P. Benetti. Measurement of the specific activity of 39 Ar in natural argon. Nuclear Instruments and Methods A. 2007. Vol. 574 (1). hlm. 83–88. doi:10.1016/j.nima.2007.01.106.
- ↑ V. D. Ashitkov. New experimental limit on the 42 Ar content in the Earth's atmosphere. Nuclear Instruments and Methods A. 1998. Vol. 416 (1). hlm. 179–181. doi:10.1016/S0168-9002(98)00740-2.
- ↑ H. O. Back. Depleted Argon from Underground Sources. Physics Procedia. 2012. Vol. 37. hlm. 1105–1112. doi:10.1016/j.phpro.2012.04.099.
- ↑ Douglas Quenqua. Noble Molecules Found in Space. The New York Times. 13 Desember 2013.
- ↑ M. J. Barlow. Detection of a Noble Gas Molecular Ion, 36 ArH+, in the Crab Nebula. Science. 2013. Vol. 342 (6164). hlm. 1343–1345. doi:10.1126/science.1243582.
- ↑ Douglas Quenqua. Noble Molecules Found in Space. The New York Times. 13 Desember 2013.
- ↑ M. J. Barlow. Detection of a Noble Gas Molecular Ion, 36 ArH+, in the Crab Nebula. Science. 2013. Vol. 342 (6164). hlm. 1343–1345. doi:10.1126/science.1243582.
- ↑ 40 Ar/ 39 Ar dating and errors.
- ↑ I. Mukha. Deep excursion beyond the proton dripline. I. Argon and chlorine isotope chains. Physical Review C. 2018. Vol. 98 (6). hlm. 064308–1–064308–13. doi:10.1103/PhysRevC.98.064308.
- ↑ Diyakini mengalami penangkapan elektron ganda menjadi 36 S. Ia adalah nuklida tidak stabil secara teoritis paling ringan yang tak memiliki bukti radioaktivitas yang teramati)
- ↑ Digunakan dalam penanggalan argon–argon
- ↑ Nuklida kosmogenik
- ↑ Digunakan dalam penanggalan argon–argon dan penanggalan kalium–argon
- ↑ Dihasilkan dari 40 K di bebatuan. Rasio ini terestrial. Kelimpahan kosmik jauh lebih kecil daripada 36 Ar.
- ↑ L. Neufcourt. Neutron drip line in the Ca region from Bayesian model averaging. Physical Review Letters. 2019. Vol. 122 (6). hlm. 062502–1–062502–6. doi:10.1103/PhysRevLett.122.062502.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29345203 (2026-06-14T09:34:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.