Naftol: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25126138; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:1-Naphthol-3D-balls.png|thumb|right|280px|1-Naftol]] | |||
'''Naftol''' adalah persenyawaan-persenyawaan [[kimia]] jenis [[fenolik]] yang diperoleh dengan menggantikan satu atau lebih [[hidrogen]] dengan [[gugus]]-gugus [[hidroksil]]. | '''Naftol''' adalah persenyawaan-persenyawaan [[kimia]] jenis [[fenolik]] yang diperoleh dengan menggantikan satu atau lebih [[hidrogen]] dengan [[gugus]]-gugus [[hidroksil]]. | ||
<ref>Shaadily, Hassan. ''Ensiklopedia Indonesia Jilid 4''. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.</ref> Persenyawaan-persenyawaan setelah dikopel dengan [[para-nitranilina]] yang telah didiazotasi atau dengan [[basa]] yang lain, menghasilkan zat warna yang dapat digunakan untuk memberi warta pada [[katun]] atau [[krayon]].<ref>Shaadily, Hassan. ''Ensiklopedia Indonesia Jilid 4''. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.</ref> Hasil pewarnaan sangat tahan pencucian, sinar, [[klor]], dan lain-lain.<ref>Shaadily, Hassan. ''Ensiklopedia Indonesia Jilid 4''. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.</ref> Ada dua macam senyawa naftol yakni 1-naftol dan 2-naftol.<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> | |||
1-Naftol termasuk dalam golongan asam organik [[naftalen]] [[alkohol]]. Deskripsi senyawa ini berbentu [[kristal]] [[padat]] berwarna putih dan berbau seperti [[etanol]]. Senyawa ini sangat sedikit larut di dalam air tetapi mudah untuk larut di dalam [[alkohol]]. Memiliki titik lebur antara 94-96 [[derajat]] [[celcius]]. Pada umumnya, fungsi dari 1-naftol digunakan dalam pembuatan [[zat]] warna dan [[sintesis]] [[senyawa]] [[Senyawa organik|organik]]. Namun naftol juga memiliki dampak negatif seperti berbagaya pada kesehatan karena dapat mengiritasi [[mata]] dan [[saluran pernafasan]], berbahaya jika tertelan atau terhirup. Senyawa ini juga dapat menyebabkan tubuh yang abnormal, mengakibatkan kerusakan [[hati]] dan [[ginjal]]. | 1-Naftol termasuk dalam golongan asam organik [[naftalen]] [[alkohol]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Deskripsi senyawa ini berbentu [[kristal]] [[padat]] berwarna putih dan berbau seperti [[etanol]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Senyawa ini sangat sedikit larut di dalam air tetapi mudah untuk larut di dalam [[alkohol]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Memiliki titik lebur antara 94-96 [[derajat]] [[celcius]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Pada umumnya, fungsi dari 1-naftol digunakan dalam pembuatan [[zat]] warna dan [[sintesis]] [[senyawa]] [[Senyawa organik|organik]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Namun naftol juga memiliki dampak negatif seperti berbagaya pada kesehatan karena dapat mengiritasi [[mata]] dan [[saluran pernafasan]], berbahaya jika tertelan atau terhirup.<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> Senyawa ini juga dapat menyebabkan tubuh yang abnormal, mengakibatkan kerusakan [[hati]] dan [[ginjal]].<ref>[http://ik.pom.go.id/v2012/katalog/1-Naftol_upload.pdf 1-Naftol].</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Naftol&oldid=25126138 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25126138 (2024-01-04T17:11:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.53

Naftol adalah persenyawaan-persenyawaan kimia jenis fenolik yang diperoleh dengan menggantikan satu atau lebih hidrogen dengan gugus-gugus hidroksil. [1] Persenyawaan-persenyawaan setelah dikopel dengan para-nitranilina yang telah didiazotasi atau dengan basa yang lain, menghasilkan zat warna yang dapat digunakan untuk memberi warta pada katun atau krayon.[2] Hasil pewarnaan sangat tahan pencucian, sinar, klor, dan lain-lain.[3] Ada dua macam senyawa naftol yakni 1-naftol dan 2-naftol.[4]
1-Naftol termasuk dalam golongan asam organik naftalen alkohol.[5] Deskripsi senyawa ini berbentu kristal padat berwarna putih dan berbau seperti etanol.[6] Senyawa ini sangat sedikit larut di dalam air tetapi mudah untuk larut di dalam alkohol.[7] Memiliki titik lebur antara 94-96 derajat celcius.[8] Pada umumnya, fungsi dari 1-naftol digunakan dalam pembuatan zat warna dan sintesis senyawa organik.[9] Namun naftol juga memiliki dampak negatif seperti berbagaya pada kesehatan karena dapat mengiritasi mata dan saluran pernafasan, berbahaya jika tertelan atau terhirup.[10] Senyawa ini juga dapat menyebabkan tubuh yang abnormal, mengakibatkan kerusakan hati dan ginjal.[11]
Lihat juga
Referensi
- ↑ Shaadily, Hassan. Ensiklopedia Indonesia Jilid 4. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.
- ↑ Shaadily, Hassan. Ensiklopedia Indonesia Jilid 4. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.
- ↑ Shaadily, Hassan. Ensiklopedia Indonesia Jilid 4. Jakarta: Ichtiar Baru dan Van Hoeve.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
- ↑ 1-Naftol.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25126138 (2024-01-04T17:11:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.