Konsentrasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033990; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam ilmu [[kimia]], '''konsentrasi''' atau '''kepekatan''' adalah ukuran yang menggambarkan banyaknya [[zat]] di dalam suatu campuran yang dibagi dengan "volume total" dari campuran tersebut. Ada empat macam deskripsi kuantitatif konsentrasi, yaitu: | Dalam ilmu [[kimia]], '''konsentrasi''' atau '''kepekatan''' adalah ukuran yang menggambarkan banyaknya [[zat]] di dalam suatu campuran yang dibagi dengan "volume total" dari campuran tersebut. Ada empat macam deskripsi kuantitatif konsentrasi, yaitu: | ||
[[Konsentrasi#Konsentrasi massa|konsentrasi massa]], [[Konsentrasi#Konsentrasi molar|konsentrasi molar]], [[Konsentrasi#Konsentrasi jumlah|konsentrasi jumlah]], dan [[Konsentrasi#Konsentrasi volume|konsentrasi volume]]. Istilah konsentrasi dapat diterapkan untuk semua jenis campuran, tetapi paling sering digunakan untuk menggambarkan jumlah zat yang terlarut di dalam [[larutan]]. Konsentrasi molar mempunyai variasi seperti [[konsentrasi normal]] dan [[konsentrasi osmotik]]. | [[Konsentrasi#Konsentrasi massa|konsentrasi massa]], [[Konsentrasi#Konsentrasi molar|konsentrasi molar]], [[Konsentrasi#Konsentrasi jumlah|konsentrasi jumlah]], dan [[Konsentrasi#Konsentrasi volume|konsentrasi volume]].<ref>IUPAC, ''Compendium of Chemical Terminology'', 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "[http://goldbook.iupac.org/C01222.html concentration]".</ref> Istilah konsentrasi dapat diterapkan untuk semua jenis campuran, tetapi paling sering digunakan untuk menggambarkan jumlah zat yang terlarut di dalam [[larutan]]. Konsentrasi molar mempunyai variasi seperti [[konsentrasi normal]] dan [[konsentrasi osmotik]]. | ||
== Deskripsi kualitatif == | == Deskripsi kualitatif == | ||
Sering kali dalam situasi informal, bahasa non-teknis, konsentrasi dideskripsikan secara [[Data kualitatif|kualitatif]], meskipun penggunaan kata sifat seperti "encer" untuk larutan dengan konsentrasi relatif rendah dan "pekat" untuk konsentrasi yang relatif tinggi. Untuk '''memekatkan''' suatu [[larutan]], harus dilakukan salah satu, yaitu menambahkan zat terlarut lebih banyak (misalnya, alkohol), atau mengurangi jumlah [[pelarut]] (misalnya, air). Sebaliknya, untuk '''mengencerkan''' suatu larutan, harus dilakukan salah satu, yaitu menambah pelarut atau mengurangi jumlah zat terlarut. Terdapat suatu konsentrasi di mana tidak ada zat terlarut yang larut lagi dalam larutan, kecuali kedua zat tersebut sempurna bercampur. Pada titik ini, larutan dikatakan [[Larutan jenuh|jenuh]]. Jika zat terlarut ditambahkan ke dalam larutan jenuh, ia tidak akan larut, kecuali dalam kondisi tertentu, yaitu kondisi [[supersaturasi]]. Dalam kondisi ini [[pemisahan fasa]] tidak terjadi, tetapi yang terjadi adalah pencampuran fasa, baik terpisah sempurna atau bercampur sebagai [[suspensi]]. Titik jenuh bergantung pada banyak variabel seperti temperatur ambien dan natur kimia yang pasti dari pelarut dan zat terlarut. | Sering kali dalam situasi informal, bahasa non-teknis, konsentrasi dideskripsikan secara [[Data kualitatif|kualitatif]], meskipun penggunaan kata sifat seperti "encer" untuk larutan dengan konsentrasi relatif rendah dan "pekat" untuk konsentrasi yang relatif tinggi. Untuk '''memekatkan''' suatu [[larutan]], harus dilakukan salah satu, yaitu menambahkan zat terlarut lebih banyak (misalnya, alkohol), atau mengurangi jumlah [[pelarut]] (misalnya, air). Sebaliknya, untuk '''mengencerkan''' suatu larutan, harus dilakukan salah satu, yaitu menambah pelarut atau mengurangi jumlah zat terlarut. Terdapat suatu konsentrasi di mana tidak ada zat terlarut yang larut lagi dalam larutan, kecuali kedua zat tersebut sempurna bercampur. Pada titik ini, larutan dikatakan [[Larutan jenuh|jenuh]]. Jika zat terlarut ditambahkan ke dalam larutan jenuh, ia tidak akan larut, kecuali dalam kondisi tertentu, yaitu kondisi [[supersaturasi]]. Dalam kondisi ini [[pemisahan fasa]] tidak terjadi, tetapi yang terjadi adalah pencampuran fasa, baik terpisah sempurna atau bercampur sebagai [[suspensi]]. Titik jenuh bergantung pada banyak variabel seperti temperatur ambien dan natur kimia yang pasti dari pelarut dan zat terlarut. | ||
== Notasi kuantitatif == | == Notasi kuantitatif == | ||
Ada empat kuantitas yang menjelaskan konsentrasi: | Ada empat kuantitas yang menjelaskan konsentrasi: | ||
=== Konsentrasi massa === | === Konsentrasi massa === | ||
Konsentrasi massa <math>\rho_i</math> didefinisikan sebagai massa suatu konstituen <math>m_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | Konsentrasi massa <math>\rho_i</math> didefinisikan sebagai massa suatu konstituen <math>m_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | ||
| Baris 22: | Baris 17: | ||
=== Konsentrasi molar === | === Konsentrasi molar === | ||
Konsentrasi molar <math>c_i</math> didefinisikan sebagai [[Jumlah zat|jumlah]] konstituen <math>n_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | Konsentrasi molar <math>c_i</math> didefinisikan sebagai [[Jumlah zat|jumlah]] konstituen <math>n_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | ||
| Baris 31: | Baris 24: | ||
=== Konsentrasi hitung === | === Konsentrasi hitung === | ||
Konsentrasi hitung <math>C_i</math> didefinisikan sebagai jumlah entitas konstituen <math>N_i</math> dalam campuran dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | Konsentrasi hitung <math>C_i</math> didefinisikan sebagai jumlah entitas konstituen <math>N_i</math> dalam campuran dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | ||
| Baris 40: | Baris 31: | ||
=== Konsentrasi volume === | === Konsentrasi volume === | ||
'''Konsentrasi volume''' <math>\phi_i</math> (jangan bingung dengan '''volume fraksi''') didefinisikan<ref>IUPAC, ''Compendium of Chemical Terminology'', 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "[http://goldbook.iupac.org/C01222.html concentration]".</ref> sebagai volume konsetituen <math>V_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | |||
'''Konsentrasi volume''' <math>\phi_i</math> (jangan bingung dengan '''volume fraksi''') didefinisikan sebagai volume konsetituen <math>V_i</math> dibagi dengan volume campuran <math>V</math>: | |||
:<math>\phi_i = \frac {V_i}{V}</math> | :<math>\phi_i = \frac {V_i}{V}</math> | ||
| Baris 49: | Baris 38: | ||
== Kuantitas terkait == | == Kuantitas terkait == | ||
Beberapa kuantitas lain dapat digunakan untuk menjelaskan komposisi campuran. Perlu dicatat bahwa ini tidak bisa disebut konsentrasi.<ref>IUPAC, ''Compendium of Chemical Terminology'', 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "[http://goldbook.iupac.org/C01222.html concentration]".</ref> | |||
Beberapa kuantitas lain dapat digunakan untuk menjelaskan komposisi campuran. Perlu dicatat bahwa ini tidak bisa disebut konsentrasi. | |||
=== Normalitas === | === Normalitas === | ||
Normalitas (kenormalan) didefinisikan sebagai konsentrasi molar <math>c_i</math> dibagi dengan faktor ekivalensi <math>f_{eq}</math>. Karena definisi faktor ekivalensi bergantung pada konteks (bergantung pada reaksi yang diteliti), [[International Union of Pure and Applied Chemistry|IUPAC]] dan [[National Institute of Standards and Technology|NIST]] jarang menggunakan normalitas. | Normalitas (kenormalan) didefinisikan sebagai konsentrasi molar <math>c_i</math> dibagi dengan faktor ekivalensi <math>f_{eq}</math>. Karena definisi faktor ekivalensi bergantung pada konteks (bergantung pada reaksi yang diteliti), [[International Union of Pure and Applied Chemistry|IUPAC]] dan [[National Institute of Standards and Technology|NIST]] jarang menggunakan normalitas. | ||
=== Molalitas === | === Molalitas === | ||
(Jangan bingung dengan [[Molaritas]]) | (Jangan bingung dengan [[Molaritas]]) | ||
| Baris 69: | Baris 53: | ||
=== Fraksi mol === | === Fraksi mol === | ||
Fraksi mol <math>x_i</math> didefinisikan sebagai jumlah konstituen <math>n_i</math> (dalam mol) dibagi dengan jumlah total konstituen dalam campuran <math>n_{tot}</math> (dalam mol): | Fraksi mol <math>x_i</math> didefinisikan sebagai jumlah konstituen <math>n_i</math> (dalam mol) dibagi dengan jumlah total konstituen dalam campuran <math>n_{tot}</math> (dalam mol): | ||
| Baris 78: | Baris 60: | ||
=== Rasio mol === | === Rasio mol === | ||
Rasio mol <math>r_i</math> didefinisikan sebagai jumlah konstituen <math>n_i</math> dibagi dengan jumlah total konstituen ''lainnya'' dalam campuran: | Rasio mol <math>r_i</math> didefinisikan sebagai jumlah konstituen <math>n_i</math> dibagi dengan jumlah total konstituen ''lainnya'' dalam campuran: | ||
| Baris 89: | Baris 69: | ||
=== Fraksi massa === | === Fraksi massa === | ||
Fraksi masa <math>w_i</math> adalah fraksi salah satu zat dengan massa <math>m_i</math> dibagi dengan massa total campuran <math>m_{tot}</math>: | Fraksi masa <math>w_i</math> adalah fraksi salah satu zat dengan massa <math>m_i</math> dibagi dengan massa total campuran <math>m_{tot}</math>: | ||
| Baris 98: | Baris 76: | ||
=== Rasio massa === | === Rasio massa === | ||
Rasio massa <math>\zeta_i</math> didefinisikan sebagai massa konstituen <math>m_i</math> dibagi dengan massa total seluruh konstituen ''lainnya'' dalam campuran: | Rasio massa <math>\zeta_i</math> didefinisikan sebagai massa konstituen <math>m_i</math> dibagi dengan massa total seluruh konstituen ''lainnya'' dalam campuran: | ||
| Baris 109: | Baris 85: | ||
== Pemekatan == | == Pemekatan == | ||
Pemekatan adalah suatu proses untuk menaikkan suatu kadar [[Zat kimia|zat]] tertentu yang ingin dipekatkan. Contoh paling gampang ada pada industri [[sirup]], ekstrak buah (encer) yang terbentuk harus dipekatkan terlebih dulu untuk mencapai skala ekonomis tertentu sebelum layak dijual. Proses ini umumnya memakai medium [[panas]] untuk mengurangi kadar [[air]] yang ada sehingga kandungan ekstrak buah yang ada akan meningkat. | Pemekatan adalah suatu proses untuk menaikkan suatu kadar [[Zat kimia|zat]] tertentu yang ingin dipekatkan. Contoh paling gampang ada pada industri [[sirup]], ekstrak buah (encer) yang terbentuk harus dipekatkan terlebih dulu untuk mencapai skala ekonomis tertentu sebelum layak dijual. Proses ini umumnya memakai medium [[panas]] untuk mengurangi kadar [[air]] yang ada sehingga kandungan ekstrak buah yang ada akan meningkat. | ||
| Baris 116: | Baris 91: | ||
== Tabel konsentrasi dan kuantitas terkait == | == Tabel konsentrasi dan kuantitas terkait == | ||
{| class="wikitable" | |||
|- | |||
! Jenis konsentrasi | |||
! Simbol | |||
! Definisi | |||
! Satuan SI | |||
! satuan lain | |||
|- | |||
| konsentrasi massa | |||
| <math>\rho_i</math> atau <math>\gamma_i</math> | |||
| <math>\frac{m_i}{V}</math> | |||
| kg/m<sup>3</sup> | |||
| g/100mL (=g/dL) | |||
|- | |||
| konsentrasi molar | |||
| <math>c_i</math> | |||
| <math>\frac{n_i}{V}</math> | |||
| mol/m<sup>3</sup> | |||
| M (=mol/L) | |||
|- | |||
| konsentrasi hitung | |||
| <math>C_i</math> | |||
| <math>\frac{N_i}{V}</math> | |||
| 1/m<sup>3</sup> | |||
| 1/cm<sup>3</sup> | |||
|- | |||
| konsentrasi volume | |||
| <math>\phi_i</math> | |||
| <math>V_i/V</math> | |||
| m<sup>3</sup>/m<sup>3</sup> | |||
| | |||
|- | |||
! Kuantitas terkait | |||
! Simbol | |||
! Definisi | |||
! Satuan SI | |||
! satuan lain | |||
|- | |||
| normalitas | |||
| | |||
| <math>\frac{c_i}{f_{eq}}</math> | |||
| mol/m<sup>3</sup> | |||
| N (=mol/L) | |||
|- | |||
| molalitas | |||
| <math>b_i</math> | |||
| <math>\frac{n_i}{m_{pelarut}}</math> | |||
| mol/kg | |||
| | |||
|- | |||
| fraksi mol | |||
| <math>x_i</math> | |||
| <math>\frac{n_i}{n_{tot}}</math> | |||
| mol/mol | |||
| ppm, ppb, ppt | |||
|- | |||
| rasio mol | |||
| <math>r_i</math> | |||
| <math>\frac{n_i}{n_{tot}-n_i}</math> | |||
| mol/mol | |||
| ppm, ppb, ppt | |||
|- | |||
| fraksi massa | |||
| <math>w_i</math> | |||
| <math>\frac{m_i}{m_{tot}}</math> | |||
| kg/kg | |||
| ppm, ppb, ppt | |||
|- | |||
| rasio massa | |||
| <math>\zeta_i</math> | |||
| <math>\frac{m_i}{m_{tot}-m_i}</math> | |||
| kg/kg | |||
| ppm, ppb, ppt | |||
|} | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 125: | Baris 173: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsentrasi&oldid=28033990 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033990 (2025-10-16T20:43:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsentrasi&oldid=28033990 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033990 (2025-10-16T20:43:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.55
Dalam ilmu kimia, konsentrasi atau kepekatan adalah ukuran yang menggambarkan banyaknya zat di dalam suatu campuran yang dibagi dengan "volume total" dari campuran tersebut. Ada empat macam deskripsi kuantitatif konsentrasi, yaitu:
konsentrasi massa, konsentrasi molar, konsentrasi jumlah, dan konsentrasi volume.[1] Istilah konsentrasi dapat diterapkan untuk semua jenis campuran, tetapi paling sering digunakan untuk menggambarkan jumlah zat yang terlarut di dalam larutan. Konsentrasi molar mempunyai variasi seperti konsentrasi normal dan konsentrasi osmotik.
Deskripsi kualitatif
Sering kali dalam situasi informal, bahasa non-teknis, konsentrasi dideskripsikan secara kualitatif, meskipun penggunaan kata sifat seperti "encer" untuk larutan dengan konsentrasi relatif rendah dan "pekat" untuk konsentrasi yang relatif tinggi. Untuk memekatkan suatu larutan, harus dilakukan salah satu, yaitu menambahkan zat terlarut lebih banyak (misalnya, alkohol), atau mengurangi jumlah pelarut (misalnya, air). Sebaliknya, untuk mengencerkan suatu larutan, harus dilakukan salah satu, yaitu menambah pelarut atau mengurangi jumlah zat terlarut. Terdapat suatu konsentrasi di mana tidak ada zat terlarut yang larut lagi dalam larutan, kecuali kedua zat tersebut sempurna bercampur. Pada titik ini, larutan dikatakan jenuh. Jika zat terlarut ditambahkan ke dalam larutan jenuh, ia tidak akan larut, kecuali dalam kondisi tertentu, yaitu kondisi supersaturasi. Dalam kondisi ini pemisahan fasa tidak terjadi, tetapi yang terjadi adalah pencampuran fasa, baik terpisah sempurna atau bercampur sebagai suspensi. Titik jenuh bergantung pada banyak variabel seperti temperatur ambien dan natur kimia yang pasti dari pelarut dan zat terlarut.
Notasi kuantitatif
Ada empat kuantitas yang menjelaskan konsentrasi:
Konsentrasi massa
Konsentrasi massa didefinisikan sebagai massa suatu konstituen dibagi dengan volume campuran :
Satuan internasional: kg/m3.
Konsentrasi molar
Konsentrasi molar didefinisikan sebagai jumlah konstituen dibagi dengan volume campuran :
Satuan internasional: mol/m3. Meskipun demikian, satuan yang lebih umum digunakan adalah mol/L (= mol/dm3).
Konsentrasi hitung
Konsentrasi hitung didefinisikan sebagai jumlah entitas konstituen dalam campuran dibagi dengan volume campuran :
Satuan internasional: 1/m3.
Konsentrasi volume
Konsentrasi volume (jangan bingung dengan volume fraksi) didefinisikan[2] sebagai volume konsetituen dibagi dengan volume campuran :
Satuan internasional: m3/m3.
Kuantitas terkait
Beberapa kuantitas lain dapat digunakan untuk menjelaskan komposisi campuran. Perlu dicatat bahwa ini tidak bisa disebut konsentrasi.[3]
Normalitas
Normalitas (kenormalan) didefinisikan sebagai konsentrasi molar dibagi dengan faktor ekivalensi . Karena definisi faktor ekivalensi bergantung pada konteks (bergantung pada reaksi yang diteliti), IUPAC dan NIST jarang menggunakan normalitas.
Molalitas
(Jangan bingung dengan Molaritas)
Molalitas larutan didefinisikan sebagai jumlah konstituen (dalam mol) dibagi dengan massa pelarut (bukan massa larutan):
Satuan internasional: mol/kg.
Fraksi mol
Fraksi mol didefinisikan sebagai jumlah konstituen (dalam mol) dibagi dengan jumlah total konstituen dalam campuran (dalam mol):
Satuan internasional: mol/mol. Namun, kadang bagian-per notasi sering digunakan untuk menjelaskan fraksi mol kecil.
Rasio mol
Rasio mol didefinisikan sebagai jumlah konstituen dibagi dengan jumlah total konstituen lainnya dalam campuran:
Jika lebih kecil daripada , rasio mol hampir sama dengan fraksi mol.
Satuan internasional: mol/mol. Namun, kadang bagian-per notasi sering digunakan untuk menjelaskan rasio mol kecil.
Fraksi massa
Fraksi masa adalah fraksi salah satu zat dengan massa dibagi dengan massa total campuran :
Satuan internasional: kg/kg. Namun, kadang bagian-per notasi sering digunakan untuk menjelaskan fraksi massa kecil.
Rasio massa
Rasio massa didefinisikan sebagai massa konstituen dibagi dengan massa total seluruh konstituen lainnya dalam campuran:
Jika jauh lebih kecil daripada , rasio massa hampir sama dengan fraksi massa.
Satuan internasional: kg/kg. Namun, kadang bagian-per notasi sering digunakan untuk menjelaskan rasio massa kecil.
Pemekatan
Pemekatan adalah suatu proses untuk menaikkan suatu kadar zat tertentu yang ingin dipekatkan. Contoh paling gampang ada pada industri sirup, ekstrak buah (encer) yang terbentuk harus dipekatkan terlebih dulu untuk mencapai skala ekonomis tertentu sebelum layak dijual. Proses ini umumnya memakai medium panas untuk mengurangi kadar air yang ada sehingga kandungan ekstrak buah yang ada akan meningkat.
Kebergantungan kepada volume
Konsentrasi bergantung pada variasi volume larutan terutama karena ekspansi termalnya.
Tabel konsentrasi dan kuantitas terkait
| Jenis konsentrasi | Simbol | Definisi | Satuan SI | satuan lain |
|---|---|---|---|---|
| konsentrasi massa | atau | kg/m3 | g/100mL (=g/dL) | |
| konsentrasi molar | mol/m3 | M (=mol/L) | ||
| konsentrasi hitung | 1/m3 | 1/cm3 | ||
| konsentrasi volume | m3/m3 | |||
| Kuantitas terkait | Simbol | Definisi | Satuan SI | satuan lain |
| normalitas | mol/m3 | N (=mol/L) | ||
| molalitas | mol/kg | |||
| fraksi mol | mol/mol | ppm, ppb, ppt | ||
| rasio mol | mol/mol | ppm, ppb, ppt | ||
| fraksi massa | kg/kg | ppm, ppb, ppt | ||
| rasio massa | kg/kg | ppm, ppb, ppt |
Lihat pula
Referensi
- ↑ IUPAC, Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "concentration".
- ↑ IUPAC, Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "concentration".
- ↑ IUPAC, Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the "Gold Book") (1997). Online corrected version: (2006–) "concentration".
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28033990 (2025-10-16T20:43:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.