2,4-Diklorobenzil alkohol: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27934469; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Dichlorobenzyl_alcohol.png|thumb|right|280px|Dichlorobenzyl alcohol]] | |||
'''2,4-Diklorobenzil alkohol''' adalah antiseptik ringan, yang mampu membunuh bakteri dan virus yang berhubungan dengan [[infeksi]] mulut dan tenggorokan. Senyawa ini adalah bahan umum dalam permen pelega tenggorokan seperti Cofsils, [[Strepsils]], Lorsept, dan Gorpils. Senyawa ini juga merupakan bahan dalam produk Eropa Neo Borocillina.<ref>[https://www.drugs.com/international/neo-borocillina.html Neo Borocillina]. drugs.com.</ref> Permen [[pelega tenggorokan]] pH rendah yang mengandung diklorobenzil alkohol (1,2 mg) dan [[amilmetakresol]] (0,6 mg) telah ditemukan untuk menonaktifkan [[virus sinsitium saluran pernapasan]] dan [[sindrom pernapasan akut berat|SARS]]-Cov, tetapi tidak menonaktifkan [[adenoviridae|adenovirus]] atau [[rhinovirus]].<ref>''A throat lozenge containing amyl meta cresol and dichlorobenzyl alcohol has a direct virucidal effect on respiratory syncytial virus, influenza A and SARS-CoV''. ''Antiviral Chemistry & Chemotherapy''. 2005. Vol. 16 (2). hlm. 129–34. doi:10.1177/095632020501600205.</ref> Pasta gigi yang mengandung 10% [[natrium benzoat]] dan 0,3% diklorobenzil alkohol mempertahankan aktivitas antimikroba selama 5 hingga 10 menit setelah menyikat gigi.<ref>Ostergaard E. ''Evaluation of the antimicrobial effects of sodium benzoate and dichlorobenzyl alcohol against dental plaque microorganisms. An in vitro study''. ''Acta Odontol Scand''. 1994. Vol. 52 (6). hlm. 335–45. doi:10.3109/00016359409029031.</ref> | |||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Diklorobenzil+alkohol&oldid=27934469 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27934469 (2025-10-07T06:28:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.08

2,4-Diklorobenzil alkohol adalah antiseptik ringan, yang mampu membunuh bakteri dan virus yang berhubungan dengan infeksi mulut dan tenggorokan. Senyawa ini adalah bahan umum dalam permen pelega tenggorokan seperti Cofsils, Strepsils, Lorsept, dan Gorpils. Senyawa ini juga merupakan bahan dalam produk Eropa Neo Borocillina.[1] Permen pelega tenggorokan pH rendah yang mengandung diklorobenzil alkohol (1,2 mg) dan amilmetakresol (0,6 mg) telah ditemukan untuk menonaktifkan virus sinsitium saluran pernapasan dan SARS-Cov, tetapi tidak menonaktifkan adenovirus atau rhinovirus.[2] Pasta gigi yang mengandung 10% natrium benzoat dan 0,3% diklorobenzil alkohol mempertahankan aktivitas antimikroba selama 5 hingga 10 menit setelah menyikat gigi.[3]
Pranala luar
Referensi
- ↑ Neo Borocillina. drugs.com.
- ↑ A throat lozenge containing amyl meta cresol and dichlorobenzyl alcohol has a direct virucidal effect on respiratory syncytial virus, influenza A and SARS-CoV. Antiviral Chemistry & Chemotherapy. 2005. Vol. 16 (2). hlm. 129–34. doi:10.1177/095632020501600205.
- ↑ Ostergaard E. Evaluation of the antimicrobial effects of sodium benzoate and dichlorobenzyl alcohol against dental plaque microorganisms. An in vitro study. Acta Odontol Scand. 1994. Vol. 52 (6). hlm. 335–45. doi:10.3109/00016359409029031.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27934469 (2025-10-07T06:28:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.