Lompat ke isi

Air semiberat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25368089; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Air semiberat''' adalah hasil dari penggantian salah satu [[Isotop hidrogen#Hidrogen-1 (Protium)|protium]] dalam [[Air yang kekurangan deuterium|air ringan]] dengan [[deuterium]]. Air ini eksis setiap kali terdapat air dengan campuran hidrogen ringan ([[Atom hidrogen|protium]], <sup>1</sup>H) dan deuterium (D atau <sup>2</sup>H). Hal ini dikarenakan atom hidrogen (hidrogen-1 dan deuterium) dipertukarkan dengan cepat di antara molekul air. Air yang mengandung 50% H dan 50% D dalam hidrogennya mengandung sekitar 50% HDO dan masing-masing 25% H<sub>2</sub>O dan D<sub>2</sub>O, dalam [[kesetimbangan dinamis]]. Dalam air biasa, sekitar 1 molekul dalam 3.200 adalah HDO (satu hidrogen dalam 6.400 adalah D). Sebagai perbandingan, [[air berat]] D<sub>2</sub>O terjadi pada proporsi sekitar 1 molekul dalam 41 juta (satu dalam 6.400<sup>2</sup>). Hal ini membuat air semiberat jauh lebih umum daripada air berat "biasa".
[[File:Semiheavy-water-3D-vdW.png|thumb|right|280px|Semiheavy-water-3D-vdW]]
 
'''Air semiberat''' adalah hasil dari penggantian salah satu [[Isotop hidrogen#Hidrogen-1 (Protium)|protium]] dalam [[Air yang kekurangan deuterium|air ringan]] dengan [[deuterium]].<ref>''Neutronic Investigation of Semi-Heavy Water Application in Hplwr New Flow Pattern''. ''CNL Nuclear Review''. 28 September 2016. hlm. 1–5. doi:10.12943/CNR.2016.00019.</ref> Air ini eksis setiap kali terdapat air dengan campuran hidrogen ringan ([[Atom hidrogen|protium]], <sup>1</sup>H) dan deuterium (D atau <sup>2</sup>H). Hal ini dikarenakan atom hidrogen (hidrogen-1 dan deuterium) dipertukarkan dengan cepat di antara molekul air. Air yang mengandung 50% H dan 50% D dalam hidrogennya mengandung sekitar 50% HDO dan masing-masing 25% H<sub>2</sub>O dan D<sub>2</sub>O, dalam [[kesetimbangan dinamis]].<ref>''Revealing water's secrets: deuterium depleted water''. ''Chemistry Central Journal''. Juni 2013. Vol. 7 (1). hlm. 103. doi:10.1186/1752-153X-7-103.</ref> Dalam air biasa, sekitar 1 molekul dalam 3.200 adalah HDO (satu hidrogen dalam 6.400 adalah D). Sebagai perbandingan, [[air berat]] D<sub>2</sub>O<ref>[https://www.britannica.com/science/heavy-water Heavy water chemical compound]. ''Encyclopedia Britannica''.</ref> terjadi pada proporsi sekitar 1 molekul dalam 41 juta (satu dalam 6.400<sup>2</sup>). Hal ini membuat air semiberat jauh lebih umum daripada air berat "biasa".


[[Titik beku]] air semiberat mendekati titik beku air berat, yaitu 3,8&nbsp;°C dibandingkan dengan 3,82&nbsp;°C pada air berat.
[[Titik beku]] air semiberat mendekati titik beku air berat, yaitu 3,8&nbsp;°C dibandingkan dengan 3,82&nbsp;°C pada air berat.
==Referensi==
==Bacaan lebih lanjut==
==Bacaan lebih lanjut==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Air+semiberat&oldid=25368089 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25368089 (2024-02-26T04:00:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Air+semiberat&oldid=25368089 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25368089 (2024-02-26T04:00:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.06

Semiheavy-water-3D-vdW

Air semiberat adalah hasil dari penggantian salah satu protium dalam air ringan dengan deuterium.[1] Air ini eksis setiap kali terdapat air dengan campuran hidrogen ringan (protium, 1H) dan deuterium (D atau 2H). Hal ini dikarenakan atom hidrogen (hidrogen-1 dan deuterium) dipertukarkan dengan cepat di antara molekul air. Air yang mengandung 50% H dan 50% D dalam hidrogennya mengandung sekitar 50% HDO dan masing-masing 25% H2O dan D2O, dalam kesetimbangan dinamis.[2] Dalam air biasa, sekitar 1 molekul dalam 3.200 adalah HDO (satu hidrogen dalam 6.400 adalah D). Sebagai perbandingan, air berat D2O[3] terjadi pada proporsi sekitar 1 molekul dalam 41 juta (satu dalam 6.4002). Hal ini membuat air semiberat jauh lebih umum daripada air berat "biasa".

Titik beku air semiberat mendekati titik beku air berat, yaitu 3,8 °C dibandingkan dengan 3,82 °C pada air berat.

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Neutronic Investigation of Semi-Heavy Water Application in Hplwr New Flow Pattern. CNL Nuclear Review. 28 September 2016. hlm. 1–5. doi:10.12943/CNR.2016.00019.
  2. Revealing water's secrets: deuterium depleted water. Chemistry Central Journal. Juni 2013. Vol. 7 (1). hlm. 103. doi:10.1186/1752-153X-7-103.
  3. Heavy water chemical compound. Encyclopedia Britannica.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25368089 (2024-02-26T04:00:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.