Lompat ke isi

Klasifikasi Dana: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29220886; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Klasifikasi Dana''' adalah sebuah sistem klasifikasi mineral yang dikembangkan oleh [[James Dwight Dana]]. Sistem ini didasarkan pada [[komposisi kimia]] dan struktur mineral. Utamanya digunakan di negara-negara berbahasa Inggris, khususnya di Amerika Serikat.
[[File:James_Dwight_Dana_by_Daniel_Huntington_1858.jpeg|thumb|right|280px|James Dwight Dana by Daniel Huntington 1858]]


[[Asosiasi Mineralogi Internasional]] (IMA) menggunakan [[Klasifikasi Nickel–Strunz]] sebagai salah satu sistem klasifikasi mineral yang diakui secara luas. Sistem ini mengelompokkan mineral berdasarkan kombinasi komposisi kimia dan struktur kristalnya, yang direpresentasikan dalam kode alfanumerik. Pendekatan ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan mineral secara sistematis, baik untuk keperluan penelitian geologi, kristalografi, maupun ilmu material.
'''Klasifikasi Dana'''<ref>[https://www.webmineral.com/danaclass.shtml Klasifikasi Dana]. ''www.webmineral.com''.</ref><ref>J. D. Dana. [https://books.google.com/books?id=m0U7LckegaYC&pg=PR7 Manual of Mineralogy]. Durrie & Peck. 2022. ISBN 9781418159153.</ref> adalah sebuah sistem klasifikasi mineral yang dikembangkan oleh [[James Dwight Dana]]. Sistem ini didasarkan pada [[komposisi kimia]] dan struktur mineral. Utamanya digunakan di negara-negara berbahasa Inggris, khususnya di Amerika Serikat.
 
[[Asosiasi Mineralogi Internasional]] (IMA) menggunakan [[Klasifikasi Nickel–Strunz]] sebagai salah satu sistem klasifikasi mineral yang diakui secara luas. Sistem ini mengelompokkan mineral berdasarkan kombinasi komposisi kimia dan struktur kristalnya, yang direpresentasikan dalam kode alfanumerik. Pendekatan ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan mineral secara sistematis, baik untuk keperluan penelitian geologi, kristalografi, maupun ilmu material.<ref>Allan Pring. [https://pubs.geoscienceworld.org/geolmag/article-abstract/140/3/368/65453/Strunz-H-amp-Nickel-E-H-2002-Strunz-Mineralogical Strunz Mineralogical Tables. Chemical Structural Mineral Classification System]. ''Geological Magazine''. May 2003. Vol. 140 (3). hlm. 368–369. doi:10.1017/S0016756803418025.</ref><ref>Hugo Strunz. [https://books.google.com/books?id=Ik4SAQAAIAAJ Strunz Mineralogical Tables: Chemical-structural Mineral Classification System]. Schweizerbart. 2001. ISBN 978-3-510-65188-7.</ref>


==Sejarah==
==Sejarah==
Klasifikasi mineral berdasarkan komposisi kimia pertama kali diperkenalkan oleh Dana dalam edisi keempat (1854, dalam dua jilid) bukunya System of Mineralogy. Untuk abad ke-20, klasifikasi ini disempurnakan berkat kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang [[kristalografi]]. Pada tahun 1941, [[Karl Hugo Strunz]] menggunakannya untuk menyusun klasifikasinya. Klasifikasi asli Dana kemudian dikembangkan lebih lanjut, dan sebuah klasifikasi baru diterbitkan pada tahun 1997.
Klasifikasi mineral berdasarkan komposisi kimia pertama kali diperkenalkan oleh Dana dalam edisi keempat (1854, dalam dua jilid) bukunya System of Mineralogy.<ref>James Dwight Dana. [https://books.google.com/books?id=_U8JAAAAIAAJ&q=%22System+of+Mineralogy%22+Dana+1837 A System of Mineralogy: Including an Extended Treatise on Crystallography: with an Appendix, Containing the Application of Mathematics to Crystallographic Investigation, and a Mineralogical Bibliography]. Durrie & Peck and Herrick & Noyes. 1837.</ref><ref>James Dwight Dana. [https://books.google.com/books?id=8pANFuAKq5cC&pg=PR12 A System of Mineralogy: Descriptive Mineralogy, Comprising the Most Recent Discoveries]. J. Wiley & Son. 1868.</ref> Untuk abad ke-20, klasifikasi ini disempurnakan berkat kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang [[kristalografi]]. Pada tahun 1941, [[Karl Hugo Strunz]] menggunakannya untuk menyusun klasifikasinya. Klasifikasi asli Dana kemudian dikembangkan lebih lanjut, dan sebuah klasifikasi baru diterbitkan pada tahun 1997.<ref>[https://archive.org/details/danasnewmineralo0000dana Dana's new mineralogy]. Wiley. 1997. ISBN 978-0-471-19310-4.</ref>


==Struktur klasifikasi==
==Struktur klasifikasi==
Mineral-mineral disusun dalam sistem hierarkis. Setiap mineral memiliki nomor klasifikasi, yang terdiri dari empat angka yang dipisahkan oleh titik, memungkinkan identifikasi yang tidak ambigu bahkan ketika mineral dikenal dengan beberapa nama (sinonim). Angka pertama mewakili kelas mineral. Angka kedua mewakili tipe mineral, dalam beberapa kasus mempertimbangkan struktur atomnya. Angka ketiga mewakili sekelompok mineral dengan struktur serupa. Angka keempat memberikan identifikasi mineral yang tidak ambigu.
Mineral-mineral disusun dalam sistem hierarkis. Setiap mineral memiliki nomor klasifikasi, yang terdiri dari empat angka yang dipisahkan oleh titik, memungkinkan identifikasi yang tidak ambigu bahkan ketika mineral dikenal dengan beberapa nama (sinonim). Angka pertama mewakili kelas mineral. Angka kedua mewakili tipe mineral, dalam beberapa kasus mempertimbangkan struktur atomnya. Angka ketiga mewakili sekelompok mineral dengan struktur serupa. Angka keempat memberikan identifikasi mineral yang tidak ambigu.<ref>[http://www.webmineral.com/help/DanaClass.shtml Nomor Klasifikasi Dana Baru]. ''www.webmineral.com''.</ref><ref>[https://sternberg.fhsu.edu/research-collections/geology/mineral-classification-page.html Klasifikasi Mineral - Sternberg Museum of Natureal History]. ''sternberg.fhsu.edu''.</ref>


==Contoh==
==Contoh==
Baris 24: Baris 26:


== Kelas mineral ==
== Kelas mineral ==
 
{| class="wikitable"
|+
!Kelas
!Sub-kelas / Deskripsi
|-
|Unsur
|[[Unsur kimia]]
|-
|'''Sulfida dan sulfosalt'''
|
* [[Sulfida|01. Sulfida]]
* [[Mineral sulfosalt|02. Sulfosalt]]
|-
|'''Oksida dan hidroksida'''
|
* 04. [[Oksida basa]]
* 05. Oksida yang mengandung [[uranium]] dan [[torium]]
* 06. [[Hidroksida]] dan oksida yang mengandung [[hidroksilasi]]
* 07. Oksida ganda
* 08. Oksida ganda yang mengandung [[niobium]], [[tantalum]] dan/atau [[titanium]]
|-
|'''Halida'''
|
* [[Halida|09. Halogenida]]
* 10. Oksihalida dan hidroksihalida<ref>[https://www.mineralienatlas.de/lexikon/index.php/Mineral-Class-Viewer?lang=de Mineralienatlas - Fossilienatlas]. ''www.mineralienatlas.de''.</ref>
* 11. Halida kompleks - alumino[[fluorida]]
* 12. [[Halogenida]] senyawa
|-
|'''Karbonat, nitrat'''
'''dan borat'''
|
* 13. [[Karbonat|Karbonat asam]]
* 14. Karbonat normal tak-terhidrasi
* 15. Karbonat normal terhidrasi
* 16a. Karbonat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 16b. Karbonat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 17. Karbonat senyawa
* 18. [[Nitrat]] sederhana
* 19. Nitrat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 20. Nitrat senyawa
* 21. Iodat tak-terhidrasi dan terhidrasi
* 22. Iodat yang mengandung anion hidroksil atau [[halogen]]
* 23. [[Iodat]] senyawa
* 24. Borat tak-terhidrasi
* 25. Borat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 26. Borat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 27. [[Borat]] senyawa
|-
|'''Sulfat, kromat'''
'''dan molibdat'''
|
* 28. [[Sulfat]] asam dan normal tak-terhidrasi
* 29. Sulfat asam dan normal terhidrasi
* 30. Sulfat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 31. Sulfat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 32. Sulfat senyawa
* 33. [[Selenat]] dan [[telurat]]
* 34. Selenit, telurit dan [[sulfit]]
* 35. [[Kromat dan dikromat|Kromat]] tak-terhidrasi
* 36. Kromat terhidrasi
|-
|'''Fosfat, arsenat'''
'''dan vanadat'''
|
* 37. Fosfat asam tak-terhidrasi
* 38. Fosfat normal tak-terhidrasi
* 39. Fosfat asam, terhidrasi
* 40. Fosfat normal, terhidrasi
* 41. Fosfat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 42. Fosfat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
* 43. [[Fosfat]] senyawa
* 44. [[Antimonit|Antimoniat]]
* 45. Antimonit, arsenit, dan fosfit asam dan normal
* 46. Antimonit, arsenit, dan fosfit basa atau mengandung halogen
* 47. Garam oksi [[vanadium]]
* 48. [[Molibdat]] dan [[tungstat]]
* 49. Molibdat dan tungstat basa dan terhidrasi
|-
|'''Mineral organik'''
|
* 50. [[Mineral organik]]
|-
|'''Silikat dan germanat'''
|
|-
! colspan="2" |Sub-kelas silikat
|-
|
* [[Nesosilikat]]
|
* 51. Nesosilikat yang hanya mengandung gugus tetrahedral [SiO<sub>4</sub>] terisolasi
* 52. Gugus tetrahedral [SiO<sub>4</sub>] dengan O, OH, F, dan H<sub>2</sub>O
* 53. Gugus tetrahedral [SiO<sub>4</sub>] dengan anion lain atau kation kompleks
* 54. Borosilikat dan beberapa berilosilikat dengan [BO<sub>3</sub>]
|-
|
* [[Sorosilikat]]
|
* 55. Gugus Si<sub>2</sub>O<sub>7</sub>, umumnya tanpa anion tambahan
* 56. Gugus Si<sub>2</sub>O<sub>7</sub> dengan O, OH, F, dan H<sub>2</sub>O
* 57. Gugus insular (Si<sub>3</sub>O<sub>10</sub>) dan gugus non-siklik lebih besar dengan Si<sub>3</sub>O<sub>10</sub>
* 58. Gugus tetrahedral insular, campuran, terisolasi, dan lebih besar
|-
|
* [[Siklosilikat]]
|
* 59. Cincin beranggota tiga [Si<sub>3</sub>O<sub>9</sub>]
* 60. Cincin beranggota empat [Si<sub>4</sub>O<sub>12</sub>]
* 61. Cincin beranggota enam [Si<sub>6</sub>O<sub>18</sub>]
* 62. Cincin beranggota delapan [Si<sub>8</sub>O<sub>24</sub>]
* 63. Siklosilikat dengan cincin terkondensasi
* 64. Cincin dengan anion lain dan gugus [SiO<sub>4</sub>] terisolasi
|-
|
* [[Mineral silikat|Inosilikat]]
|
* 65. Rantai tunggal tak bercabang, periodisitas W=1
* 66. Rantai ganda tak bercabang, periodisitas W=2
* 67. Rantai tak bercabang, periodisitas W > 2
* 68. Struktur dengan lebar rantai bervariasi
* 69. Rantai bercabang ke rantai atau loop lain
* 70. Struktur tubular atau kolumnar
|-
|
* [[Mineral silikat|Filosilikat]]
|
* 71. Lapisan cincin beranggota enam
* 72. Lapisan tak terbatas tanpa cincin beranggota enam
* 73. Lapisan tetrahedron terkondensasi
* 74. Lapisan termodulasi
|-
|
* [[Tektofilikat]]
|
* 75. Tektosilikat
* 76. Jaringan aluminium dan silikon
* 77. Grup [[Zeolit]]
|-
|
* Silikat tidak terklasifikasi
|
* 78. Silikat tidak terklasifikasi
|}


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 34: Baris 178:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klasifikasi+Dana&oldid=29220886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29220886 (2026-05-12T19:10:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klasifikasi+Dana&oldid=29220886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29220886 (2026-05-12T19:10:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.00

James Dwight Dana by Daniel Huntington 1858

Klasifikasi Dana[1][2] adalah sebuah sistem klasifikasi mineral yang dikembangkan oleh James Dwight Dana. Sistem ini didasarkan pada komposisi kimia dan struktur mineral. Utamanya digunakan di negara-negara berbahasa Inggris, khususnya di Amerika Serikat.

Asosiasi Mineralogi Internasional (IMA) menggunakan Klasifikasi Nickel–Strunz sebagai salah satu sistem klasifikasi mineral yang diakui secara luas. Sistem ini mengelompokkan mineral berdasarkan kombinasi komposisi kimia dan struktur kristalnya, yang direpresentasikan dalam kode alfanumerik. Pendekatan ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan mineral secara sistematis, baik untuk keperluan penelitian geologi, kristalografi, maupun ilmu material.[3][4]

Sejarah

Klasifikasi mineral berdasarkan komposisi kimia pertama kali diperkenalkan oleh Dana dalam edisi keempat (1854, dalam dua jilid) bukunya System of Mineralogy.[5][6] Untuk abad ke-20, klasifikasi ini disempurnakan berkat kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kristalografi. Pada tahun 1941, Karl Hugo Strunz menggunakannya untuk menyusun klasifikasinya. Klasifikasi asli Dana kemudian dikembangkan lebih lanjut, dan sebuah klasifikasi baru diterbitkan pada tahun 1997.[7]

Struktur klasifikasi

Mineral-mineral disusun dalam sistem hierarkis. Setiap mineral memiliki nomor klasifikasi, yang terdiri dari empat angka yang dipisahkan oleh titik, memungkinkan identifikasi yang tidak ambigu bahkan ketika mineral dikenal dengan beberapa nama (sinonim). Angka pertama mewakili kelas mineral. Angka kedua mewakili tipe mineral, dalam beberapa kasus mempertimbangkan struktur atomnya. Angka ketiga mewakili sekelompok mineral dengan struktur serupa. Angka keempat memberikan identifikasi mineral yang tidak ambigu.[8][9]

Contoh

Berikut adalah contoh hirarkis penulisan dari klasifikasi dana pada mineral Grup Kieserit.

* Sulfat asam dan normal terhidrasi
 ** 29.06.: sulfat asam dan normal terhidrasi dengan rumus AXO4-x(H2O)
  *** 29.06.02.: grup kieserit (monohidrat)
   **** 29.06.02.01.: kieserit MgSO4-(H2O), grup ruang C2/c
   **** 29.06.02.02.: szomolnokit FeSO4-(H2O), grup ruang A2/a
   **** 29.06.02.03.: szmikit MnSO4-(H2O), grup ruang A2/a
   **** 29.06.02.04.: povinit (Cu,Fe,Zn)SO4-(H2O), grup ruang P1
   **** 29.06.02.05.: gunningit (Zn,Mn)SO4-(H2O), grup ruang A2/a
   **** 29.06.02.06.: dwornikit (Ni,Fe)SO4-(H2O), grup ruang C2/c
   **** 29.06.02.07.: kobaltkieserit CoSO4-H2O, grup ruang C2/c

Kelas mineral

Kelas Sub-kelas / Deskripsi
Unsur Unsur kimia
Sulfida dan sulfosalt
Oksida dan hidroksida
Halida
Karbonat, nitrat

dan borat

  • 13. Karbonat asam
  • 14. Karbonat normal tak-terhidrasi
  • 15. Karbonat normal terhidrasi
  • 16a. Karbonat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 16b. Karbonat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 17. Karbonat senyawa
  • 18. Nitrat sederhana
  • 19. Nitrat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 20. Nitrat senyawa
  • 21. Iodat tak-terhidrasi dan terhidrasi
  • 22. Iodat yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 23. Iodat senyawa
  • 24. Borat tak-terhidrasi
  • 25. Borat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 26. Borat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 27. Borat senyawa
Sulfat, kromat

dan molibdat

  • 28. Sulfat asam dan normal tak-terhidrasi
  • 29. Sulfat asam dan normal terhidrasi
  • 30. Sulfat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 31. Sulfat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 32. Sulfat senyawa
  • 33. Selenat dan telurat
  • 34. Selenit, telurit dan sulfit
  • 35. Kromat tak-terhidrasi
  • 36. Kromat terhidrasi
Fosfat, arsenat

dan vanadat

  • 37. Fosfat asam tak-terhidrasi
  • 38. Fosfat normal tak-terhidrasi
  • 39. Fosfat asam, terhidrasi
  • 40. Fosfat normal, terhidrasi
  • 41. Fosfat tak-terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 42. Fosfat terhidrasi yang mengandung anion hidroksil atau halogen
  • 43. Fosfat senyawa
  • 44. Antimoniat
  • 45. Antimonit, arsenit, dan fosfit asam dan normal
  • 46. Antimonit, arsenit, dan fosfit basa atau mengandung halogen
  • 47. Garam oksi vanadium
  • 48. Molibdat dan tungstat
  • 49. Molibdat dan tungstat basa dan terhidrasi
Mineral organik
Silikat dan germanat
Sub-kelas silikat
  • 51. Nesosilikat yang hanya mengandung gugus tetrahedral [SiO4] terisolasi
  • 52. Gugus tetrahedral [SiO4] dengan O, OH, F, dan H2O
  • 53. Gugus tetrahedral [SiO4] dengan anion lain atau kation kompleks
  • 54. Borosilikat dan beberapa berilosilikat dengan [BO3]
  • 55. Gugus Si2O7, umumnya tanpa anion tambahan
  • 56. Gugus Si2O7 dengan O, OH, F, dan H2O
  • 57. Gugus insular (Si3O10) dan gugus non-siklik lebih besar dengan Si3O10
  • 58. Gugus tetrahedral insular, campuran, terisolasi, dan lebih besar
  • 59. Cincin beranggota tiga [Si3O9]
  • 60. Cincin beranggota empat [Si4O12]
  • 61. Cincin beranggota enam [Si6O18]
  • 62. Cincin beranggota delapan [Si8O24]
  • 63. Siklosilikat dengan cincin terkondensasi
  • 64. Cincin dengan anion lain dan gugus [SiO4] terisolasi
  • 65. Rantai tunggal tak bercabang, periodisitas W=1
  • 66. Rantai ganda tak bercabang, periodisitas W=2
  • 67. Rantai tak bercabang, periodisitas W > 2
  • 68. Struktur dengan lebar rantai bervariasi
  • 69. Rantai bercabang ke rantai atau loop lain
  • 70. Struktur tubular atau kolumnar
  • 71. Lapisan cincin beranggota enam
  • 72. Lapisan tak terbatas tanpa cincin beranggota enam
  • 73. Lapisan tetrahedron terkondensasi
  • 74. Lapisan termodulasi
  • 75. Tektosilikat
  • 76. Jaringan aluminium dan silikon
  • 77. Grup Zeolit
  • Silikat tidak terklasifikasi
  • 78. Silikat tidak terklasifikasi

Lihat pula

Referensi

  1. Klasifikasi Dana. www.webmineral.com.
  2. J. D. Dana. Manual of Mineralogy. Durrie & Peck. 2022. ISBN 9781418159153.
  3. Allan Pring. Strunz Mineralogical Tables. Chemical Structural Mineral Classification System. Geological Magazine. May 2003. Vol. 140 (3). hlm. 368–369. doi:10.1017/S0016756803418025.
  4. Hugo Strunz. Strunz Mineralogical Tables: Chemical-structural Mineral Classification System. Schweizerbart. 2001. ISBN 978-3-510-65188-7.
  5. James Dwight Dana. A System of Mineralogy: Including an Extended Treatise on Crystallography: with an Appendix, Containing the Application of Mathematics to Crystallographic Investigation, and a Mineralogical Bibliography. Durrie & Peck and Herrick & Noyes. 1837.
  6. James Dwight Dana. A System of Mineralogy: Descriptive Mineralogy, Comprising the Most Recent Discoveries. J. Wiley & Son. 1868.
  7. Dana's new mineralogy. Wiley. 1997. ISBN 978-0-471-19310-4.
  8. Nomor Klasifikasi Dana Baru. www.webmineral.com.
  9. Klasifikasi Mineral - Sternberg Museum of Natureal History. sternberg.fhsu.edu.
  10. Mineralienatlas - Fossilienatlas. www.mineralienatlas.de.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29220886 (2026-05-12T19:10:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.