Siklus asam sitrat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28078213; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Siklus asam sitrat''' atau '''siklus Krebs''' () adalah sederetan jenjang reaksi metabolisme [[pernapasan]] seluler yang terpacu [[enzim]] yang terjadi setelah proses [[glikolisis]], dan bersama-sama merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di dalam [[sel (tubuh)|sel]]. Lintasan [[katabolisme]] akan menuju pada lintasan ini dengan membawa [[molekul kecil]] untuk diiris guna menghasilkan [[energi]], sedangkan lintasan [[anabolisme]] merupakan lintasan yang bercabang keluar dari lintasan ini dengan penyediaan [[substrat]] [[senyawa organik|senyawa]] [[karbon]] untuk keperluan biosintesis. | [[File:Citric_acid_cycle_with_aconitate_2_id.svg|thumb|right|280px|Citric acid cycle with aconitate 2 id]] | ||
'''Siklus asam sitrat'''<ref>Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf/br.fcgi?book=mboc4&part=A287#A307 Molecular Biology of the Cell - How Cells Obtain Energy from Food]. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.</ref> atau '''siklus Krebs''' () adalah sederetan jenjang reaksi metabolisme [[pernapasan]] seluler yang terpacu [[enzim]] yang terjadi setelah proses [[glikolisis]], dan bersama-sama merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di dalam [[sel (tubuh)|sel]].<ref>Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf/br.fcgi?book=mboc4&part=A287&rendertype=figure&id=A320 Molecular Biology of the Cell - How Cells Obtain Energy from Food : Fig. 2-88. Glycolysis and the citric acid cycle are at the center of metabolism]. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.</ref> Lintasan [[katabolisme]] akan menuju pada lintasan ini dengan membawa [[molekul kecil]] untuk diiris guna menghasilkan [[energi]], sedangkan lintasan [[anabolisme]] merupakan lintasan yang bercabang keluar dari lintasan ini dengan penyediaan [[substrat]] [[senyawa organik|senyawa]] [[karbon]] untuk keperluan biosintesis. | |||
[[Metabolom]] dan jenjang reaksi pada siklus ini merupakan hasil karya [[Albert Szent-Györgyi]] and [[Hans Krebs]]. | [[Metabolom]] dan jenjang reaksi pada siklus ini merupakan hasil karya [[Albert Szent-Györgyi]] and [[Hans Krebs]]. | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
Pada sel eukariota, siklus asam sitrat terjadi pada [[mitokondria]], sedangkan pada [[organisme]] [[aerob]], siklus ini merupakan bagian dari lintasan [[metabolisme]] yang berperan dalam konversi kimiawi terhadap [[karbohidrat]], [[lemak]] dan [[protein]] - menjadi [[karbon dioksida]], [[air]], dalam rangka menghasilkan suatu bentuk [[energi]] yang dapat digunakan. Reaksi lain pada lintasan [[katabolisme]] yang sama, antara lain [[glikolisis]], [[oksidasi asam piruvat]] dan [[fosforilasi oksidatif]]. | Pada sel eukariota, siklus asam sitrat terjadi pada [[mitokondria]], sedangkan pada [[organisme]] [[aerob]], siklus ini merupakan bagian dari lintasan [[metabolisme]] yang berperan dalam konversi kimiawi terhadap [[karbohidrat]], [[lemak]] dan [[protein]] - menjadi [[karbon dioksida]], [[air]], dalam rangka menghasilkan suatu bentuk [[energi]] yang dapat digunakan. Reaksi lain pada lintasan [[katabolisme]] yang sama, antara lain [[glikolisis]], [[oksidasi asam piruvat]] dan [[fosforilasi oksidatif]]. | ||
Produk dari siklus asam sitrat adalah prekursor bagi berbagai jenis [[senyawa organik]]. [[Asam sitrat]] merupakan prekursor dari [[kolesterol]] dan [[asam lemak]], [[asam ketoglutarat-alfa]] merupakan prekursor dari [[asam glutamat]], [[purina]] dan beberapa [[asam amino]], [[suksinil-KoA]] merupakan prekursor dari [[heme]] dan [[klorofil]], [[asam oksaloasetat]] merupakan prekursor dari [[asam aspartat]], [[purina]], [[pirimidina]] dan beberapa asam amino. | Produk dari siklus asam sitrat adalah prekursor bagi berbagai jenis [[senyawa organik]]. [[Asam sitrat]] merupakan prekursor dari [[kolesterol]] dan [[asam lemak]], [[asam ketoglutarat-alfa]] merupakan prekursor dari [[asam glutamat]], [[purina]] dan beberapa [[asam amino]], [[suksinil-KoA]] merupakan prekursor dari [[heme]] dan [[klorofil]], [[asam oksaloasetat]] merupakan prekursor dari [[asam aspartat]], [[purina]], [[pirimidina]] dan beberapa asam amino.<ref>Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf/br.fcgi?book=mboc4&part=A287&rendertype=figure&id=A318 Molecular Biology of the Cell - Fig. 2-87. Glycolysis and the citric acid cycle provide the precursors needed to synthesize many important biological molecules]. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.</ref> | ||
== Sekilas proses == | == Sekilas proses == | ||
Siklus asam sitrat dimulai dengan satu [[molekul]] [[asetil-KoA]] bereaksi dengan satu molekul H<sub>2</sub>O, melepaskan [[gugus fungsional|gugus]] [[koenzim-A]], dan mendonorkan dua [[atom]] [[karbon]] yang tersisa dalam bentuk gugus [[asetil]] kepada [[asam oksaloasetat]] yang memiliki [[molekul]] dengan empat atom karbon, hingga menghasilkan [[asam sitrat]] dengan enam atom karbon. | Siklus asam sitrat dimulai dengan satu [[molekul]] [[asetil-KoA]] bereaksi dengan satu molekul H<sub>2</sub>O, melepaskan [[gugus fungsional|gugus]] [[koenzim-A]], dan mendonorkan dua [[atom]] [[karbon]] yang tersisa dalam bentuk gugus [[asetil]] kepada [[asam oksaloasetat]] yang memiliki [[molekul]] dengan empat atom karbon, hingga menghasilkan [[asam sitrat]] dengan enam atom karbon.<ref>Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf/br.fcgi?book=mboc4&part=A287&rendertype=figure&id=A305 Molecular Biology of the Cell - Simple overview of the citric acid cycle]. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.</ref><ref>Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. [http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf/br.fcgi?book=mboc4&part=A287&rendertype=box&id=A307 Molecular Biology of the Cell - Panel 2-9 The Complete Citric Acid Cycle]. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.</ref> | ||
{| class="wikitable" | |||
! | |||
![[Substrat]] | |||
!Produk | |||
![[Enzim]] | |||
!Reaksi | |||
!Keterangan | |||
|- | |||
|1 | |||
|[[Asam oksaloasetat|Oksaloasetat]]<br />+ [[Asetil-KoA]] | |||
|[[Asam sitrat]]<br />+ [[Koenzim A|CoA-SH]]<br />+ H<sup>+</sup> | |||
|[[Sitrat sintase]] | |||
|[[Hidrolisis]] | |||
|Setelah [[enzim]] sitrat sintase melepaskan satu ion H<sup>+</sup> dari molekul CH<sub>3</sub> gugus asetil dari asetil-KoA, molekul CH<sub>2</sub><sup>-</sup> pada gugus asetil tersebut akan bereaksi dengan asam oksaloasetat membentuk [[metabolit]] [[S-sitril-KoA]]. Reaksi [[hidrolisis]] yang terjadi selanjutnya pada gugus [[koenzim-A]] akan mendorong reaksi hingga menghasilkan tiga jenis produk. | |||
|- | |||
|2 | |||
|[[Asam sitrat]] | |||
|[[Isomerisme cis-trans|cis]]-[[Asam asonitat|Asonitat]]<br />+ H<sub>2</sub>O | |||
|rowspan=2|[[Asonitase]] | |||
|[[Reaksi dehidrasi|Dehidrasi]] | |||
| rowspan="2" |Reaksi [[isomerisasi]] terjadi dengan dua tahap, enzim asonitase akan melepaskan gugus air dari asam sitrat membentuk metabolit [[Asam asonitat|cis-Asonitat]], kemudian terjadi penambahan kembali molekul air dengan pergeseran lokasi gugus [[hidroksil]] dan menghasilkan [[isomer]] [[asam sitrat]]. | |||
|- | |||
|3 | |||
|[[Asam asonitat|cis-Asonitat]]<br />+ H<sub>2</sub>O | |||
|[[Asam isositrat|Isositrat]] | |||
|[[Reaksi hidrasi|Hidrasi]] | |||
|- | |||
|4 | |||
|[[Asam isositrat|Isositrat]]<br />+ [[Nikotinamida adenina dinukleotida|NAD]]<sup>+</sup> | |||
|[[Asam oksalosuksinat|Oksalosuksinat]]<br />+ [[Nikotinamida adenina dinukleotida|NADH + H <sup>+</sup>]] | |||
|rowspan=2|[[Isositrat dehidrogenase]] | |||
|[[Oksidasi]] | |||
|rowspan=2|[[Enzim]] isositrat dehidrogenase bersama dengan [[koenzim]] NAD<sup>+</sup> akan mengubah gugus [[karboksil]] menjadi gugus [[karbonil]], membentuk [[asam organik|senyawa]] [[intermediat]] yang disebut [[asam oksalosuksinat|oksalosuksinat]]. Eksitasi oleh ion H<sup>+</sup> akan menyebabkan oksalosuksinat melepaskan gugus COO<sup>-</sup> yang tidak stabil dan membentuk senyawa [[karbondioksida|CO<sub>2</sub>]]. | |||
|- | |||
|5 | |||
|[[Asam oksalosuksinat|Oksalosuksinat]] | |||
|[[Asam ketoglutarat-alfa|Ketoglutarat-α]]<br />+ CO<sub>2</sub> | |||
|[[Dekarboksilasi]] | |||
|- | |||
|6 | |||
|[[Asam ketoglutarat-alfa|Ketoglutarat-α]]<br />+ NAD<sup>+</sup><br />+ [[Koenzim A|CoA-SH]] | |||
|[[Suksinil-KoA]]<br />+ NADH + H<sup>+</sup><br />+ CO<sub>2</sub> | |||
|[[Kompleks dehidrogenase ketoglutarat-alfa|Ketoglutarat-α dehidrogenase]] | |||
|[[Dekarboksilasi]] | |||
|Kompleks dehidrogenase ketoglutarat-alfa mirip [[kompleks piruvat dehidrogenase]] yang menjadi [[enzim]] pada transformasi [[asam piruvat]] menjadi [[asetil-KoA]]. Bersama dengan koenzim NAD<sup>+</sup> akan mempercepat oksidasi yang membentuk koenzim baru, disebut [[suksinil-KoA]], yang memiliki ikatan [[tio]][[ester]] antara [[koenzim-A]] dengan gugus [[suksinil]]. | |||
|- | |||
|7 | |||
|[[Suksinil-KoA]]<br />+ [[Guanosina difosfat|GDP]] + [[Fosfat inorganik|P<sub>i</sub>]]<br />+ H<sub>2</sub>O | |||
|[[Asam suksinat|Suksinat]]<br />+ [[Koenzim-A|CoA-SH]]<br />+ [[Guanosina trifosfat|GTP]] | |||
|[[Suksinil koenzim-A sintetase|Suksinil-KoA sintetase]] | |||
|[[fosforilasi]] [[substrat]] | |||
|Senyawa [[Fosfat inorganik|Pi]] akan menggantikan gugus [[CoA]] pada [[asam suksinat|suksinat]], kemudian didonorkan ke GDP untuk membentuk GTP. Pada [[bakteri]] dan [[tumbuhan]], gugus Pi akan didonorkan ke ADP guna menghasilkan ATP. | |||
|- | |||
|8 | |||
|[[Asam suksinat|Suksinat]] <br />+ FAD | |||
|[[Asam fumarat|Fumarat]] <br />+ FADH<sub>2</sub> | |||
|[[Suksinat dehidrogenase]] | |||
|[[Oksidasi]] | |||
|Koenzim FAD akan menarik dua atom hidrogen dari [[asam suksinat|suksinat]]. Reaksi ini tidak terjadi di dalam matriks mitokondria, tetapi terjadi pada antarmuka antara matriks mitokondria dan rantai transpor elektron yang disebut [[suksinat dehidrogenase]] yang melintang pada membran mitokondria bagian dalam, enzim ini sering juga disebut "kompleks II". | |||
|- | |||
|9 | |||
|[[Asam Fumarat|Fumarat]] <br />+ H<sub>2</sub>O | |||
|[[Asam malat|Malat]] | |||
|[[Fumarase]] | |||
|[[Hidrasi]] | |||
|Reaksi penambahan molekul air pada [[asam fumarat|fumarat]] akan menjadi gugus [[hidroksil]] pada senyawa baru. | |||
|- | |||
|10 | |||
|[[Asam malat|Malat]]<br />+ NAD<sup>+</sup> | |||
|[[Asam oksaloasetat|Oksaloasetat]]<br />+ NADH + H<sup>+</sup> | |||
|[[Malat dehidrogenase]] | |||
|[[Oksidasi]] | |||
|Reaksi oksidasi yang terakhir akan mengubah gugus [[hidroksil]] menjadi [[karbonil]] dan menghasilkan senyawa pertama siklus sitrat, yaitu asam oksaloasetat. | |||
|} | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 18: | Baris 94: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklus+asam+sitrat&oldid=28078213 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078213 (2025-10-17T18:17:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 13.58

Siklus asam sitrat[1] atau siklus Krebs () adalah sederetan jenjang reaksi metabolisme pernapasan seluler yang terpacu enzim yang terjadi setelah proses glikolisis, dan bersama-sama merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di dalam sel.[2] Lintasan katabolisme akan menuju pada lintasan ini dengan membawa molekul kecil untuk diiris guna menghasilkan energi, sedangkan lintasan anabolisme merupakan lintasan yang bercabang keluar dari lintasan ini dengan penyediaan substrat senyawa karbon untuk keperluan biosintesis.
Metabolom dan jenjang reaksi pada siklus ini merupakan hasil karya Albert Szent-Györgyi and Hans Krebs.
Pada sel eukariota, siklus asam sitrat terjadi pada mitokondria, sedangkan pada organisme aerob, siklus ini merupakan bagian dari lintasan metabolisme yang berperan dalam konversi kimiawi terhadap karbohidrat, lemak dan protein - menjadi karbon dioksida, air, dalam rangka menghasilkan suatu bentuk energi yang dapat digunakan. Reaksi lain pada lintasan katabolisme yang sama, antara lain glikolisis, oksidasi asam piruvat dan fosforilasi oksidatif.
Produk dari siklus asam sitrat adalah prekursor bagi berbagai jenis senyawa organik. Asam sitrat merupakan prekursor dari kolesterol dan asam lemak, asam ketoglutarat-alfa merupakan prekursor dari asam glutamat, purina dan beberapa asam amino, suksinil-KoA merupakan prekursor dari heme dan klorofil, asam oksaloasetat merupakan prekursor dari asam aspartat, purina, pirimidina dan beberapa asam amino.[3]
Sekilas proses
Siklus asam sitrat dimulai dengan satu molekul asetil-KoA bereaksi dengan satu molekul H2O, melepaskan gugus koenzim-A, dan mendonorkan dua atom karbon yang tersisa dalam bentuk gugus asetil kepada asam oksaloasetat yang memiliki molekul dengan empat atom karbon, hingga menghasilkan asam sitrat dengan enam atom karbon.[4][5]
| Substrat | Produk | Enzim | Reaksi | Keterangan | |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Oksaloasetat + Asetil-KoA |
Asam sitrat + CoA-SH + H+ |
Sitrat sintase | Hidrolisis | Setelah enzim sitrat sintase melepaskan satu ion H+ dari molekul CH3 gugus asetil dari asetil-KoA, molekul CH2- pada gugus asetil tersebut akan bereaksi dengan asam oksaloasetat membentuk metabolit S-sitril-KoA. Reaksi hidrolisis yang terjadi selanjutnya pada gugus koenzim-A akan mendorong reaksi hingga menghasilkan tiga jenis produk. |
| 2 | Asam sitrat | cis-Asonitat + H2O |
Asonitase | Dehidrasi | Reaksi isomerisasi terjadi dengan dua tahap, enzim asonitase akan melepaskan gugus air dari asam sitrat membentuk metabolit cis-Asonitat, kemudian terjadi penambahan kembali molekul air dengan pergeseran lokasi gugus hidroksil dan menghasilkan isomer asam sitrat. |
| 3 | cis-Asonitat + H2O |
Isositrat | Hidrasi | ||
| 4 | Isositrat + NAD+ |
Oksalosuksinat + NADH + H + |
Isositrat dehidrogenase | Oksidasi | Enzim isositrat dehidrogenase bersama dengan koenzim NAD+ akan mengubah gugus karboksil menjadi gugus karbonil, membentuk senyawa intermediat yang disebut oksalosuksinat. Eksitasi oleh ion H+ akan menyebabkan oksalosuksinat melepaskan gugus COO- yang tidak stabil dan membentuk senyawa CO2. |
| 5 | Oksalosuksinat | Ketoglutarat-α + CO2 |
Dekarboksilasi | ||
| 6 | Ketoglutarat-α + NAD+ + CoA-SH |
Suksinil-KoA + NADH + H+ + CO2 |
Ketoglutarat-α dehidrogenase | Dekarboksilasi | Kompleks dehidrogenase ketoglutarat-alfa mirip kompleks piruvat dehidrogenase yang menjadi enzim pada transformasi asam piruvat menjadi asetil-KoA. Bersama dengan koenzim NAD+ akan mempercepat oksidasi yang membentuk koenzim baru, disebut suksinil-KoA, yang memiliki ikatan tioester antara koenzim-A dengan gugus suksinil. |
| 7 | Suksinil-KoA + GDP + Pi + H2O |
Suksinat + CoA-SH + GTP |
Suksinil-KoA sintetase | fosforilasi substrat | Senyawa Pi akan menggantikan gugus CoA pada suksinat, kemudian didonorkan ke GDP untuk membentuk GTP. Pada bakteri dan tumbuhan, gugus Pi akan didonorkan ke ADP guna menghasilkan ATP. |
| 8 | Suksinat + FAD |
Fumarat + FADH2 |
Suksinat dehidrogenase | Oksidasi | Koenzim FAD akan menarik dua atom hidrogen dari suksinat. Reaksi ini tidak terjadi di dalam matriks mitokondria, tetapi terjadi pada antarmuka antara matriks mitokondria dan rantai transpor elektron yang disebut suksinat dehidrogenase yang melintang pada membran mitokondria bagian dalam, enzim ini sering juga disebut "kompleks II". |
| 9 | Fumarat + H2O |
Malat | Fumarase | Hidrasi | Reaksi penambahan molekul air pada fumarat akan menjadi gugus hidroksil pada senyawa baru. |
| 10 | Malat + NAD+ |
Oksaloasetat + NADH + H+ |
Malat dehidrogenase | Oksidasi | Reaksi oksidasi yang terakhir akan mengubah gugus hidroksil menjadi karbonil dan menghasilkan senyawa pertama siklus sitrat, yaitu asam oksaloasetat. |
Lihat pula
Referensi
- ↑ Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. Molecular Biology of the Cell - How Cells Obtain Energy from Food. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.
- ↑ Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. Molecular Biology of the Cell - How Cells Obtain Energy from Food : Fig. 2-88. Glycolysis and the citric acid cycle are at the center of metabolism. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.
- ↑ Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. Molecular Biology of the Cell - Fig. 2-87. Glycolysis and the citric acid cycle provide the precursors needed to synthesize many important biological molecules. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.
- ↑ Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. Molecular Biology of the Cell - Simple overview of the citric acid cycle. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.
- ↑ Bruce Alberts, Alexander Johnson, Julian Lewis, Martin Raff, Keith Roberts, and Peter Walter. Molecular Biology of the Cell - Panel 2-9 The Complete Citric Acid Cycle. Garland Science. 2002. ISBN 0-8153-3218-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078213 (2025-10-17T18:17:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.