Androstanadiona: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29562591; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:5alpha-Androstanedione.svg|thumb|right|280px|5alpha-Androstanedione]] | |||
'''Androstanadiona'''; yang juga dikenal sebagai '''5α-androstanadiona''' atau '''5α-androstana-3,17-diona'''; merupakan [[steroid]] [[androstana]] (5α-androstana) [[produk alami|alami]] dan [[metabolit]] [[endogeni (biologi)|endogen]] dari [[androgen]] seperti [[testosteron]], [[dihidrotestosteron]] (DHT), dehidroepiandrosterona (DHEA), dan [[androstenadiona]]. Senyawa ini merupakan [[epimer]] C5 dari etiokolanadiona (5β-androstanadiona).<ref>[http://www.hmdb.ca/metabolites/HMDB0000899 Human Metabolome Database: Showing metabocard for Androstanedione (HMDB0000899)].</ref> Androstanadiona terbentuk dari androstenadiona melalui kerja [[enzim]] [[5α-reduktase]] dan dari DHT melalui kerja enzim [[dehidrogenase 17β-hidroksisteroid]].<ref>Kenneth L. Becker. [https://books.google.com/books?id=FVfzRvaucq8C&pg=PA994 Principles and Practice of Endocrinology and Metabolism]. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. hlm. 994–. ISBN 978-0-7817-1750-2.</ref><ref>Eric S. Orwoll. [https://books.google.com/books?id=nfWNYFdOsCsC&pg=PA296 Osteoporosis in Men: The Effects of Gender on Skeletal Health]. Academic Press. 30 November 2009. hlm. 296–. ISBN 978-0-08-092346-8.</ref> Senyawa ini memiliki aktivitas androgenik tertentu.<ref>Charles D. Kochakian. [https://books.google.com/books?id=3-LrCAAAQBAJ&pg=PA171 Anabolic-Androgenic Steroids]. Springer Science & Business Media. 6 December 2012. hlm. 171–. ISBN 978-3-642-66353-6.</ref> | |||
== | |||
Pada kulit genitalia wanita, konversi androstenadioa menjadi DHT melalui 5α-androstanadiona tampaknya lebih penting daripada konversi langsung testosteron menjadi DHT.<ref>''Diagnosis of hyperandrogenism: biochemical criteria''. ''Best Pract Res Clin Endocrinol Metab''. June 2006. Vol. 20 (2). hlm. 177–91. doi:10.1016/j.beem.2006.03.007.</ref> | |||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* [http://www.hmdb.ca/metabolites/HMDB0000899 Androstanedione (HMDB0000899) - Human Metabolome Database] | * [http://www.hmdb.ca/metabolites/HMDB0000899 Androstanedione (HMDB0000899) - Human Metabolome Database] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Androstanadiona&oldid=29562591 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29562591 (2026-08-12T00:15:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.05
Androstanadiona; yang juga dikenal sebagai 5α-androstanadiona atau 5α-androstana-3,17-diona; merupakan steroid androstana (5α-androstana) alami dan metabolit endogen dari androgen seperti testosteron, dihidrotestosteron (DHT), dehidroepiandrosterona (DHEA), dan androstenadiona. Senyawa ini merupakan epimer C5 dari etiokolanadiona (5β-androstanadiona).[1] Androstanadiona terbentuk dari androstenadiona melalui kerja enzim 5α-reduktase dan dari DHT melalui kerja enzim dehidrogenase 17β-hidroksisteroid.[2][3] Senyawa ini memiliki aktivitas androgenik tertentu.[4]
Pada kulit genitalia wanita, konversi androstenadioa menjadi DHT melalui 5α-androstanadiona tampaknya lebih penting daripada konversi langsung testosteron menjadi DHT.[5]
Pranala luar
Referensi
- ↑ Human Metabolome Database: Showing metabocard for Androstanedione (HMDB0000899).
- ↑ Kenneth L. Becker. Principles and Practice of Endocrinology and Metabolism. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. hlm. 994–. ISBN 978-0-7817-1750-2.
- ↑ Eric S. Orwoll. Osteoporosis in Men: The Effects of Gender on Skeletal Health. Academic Press. 30 November 2009. hlm. 296–. ISBN 978-0-08-092346-8.
- ↑ Charles D. Kochakian. Anabolic-Androgenic Steroids. Springer Science & Business Media. 6 December 2012. hlm. 171–. ISBN 978-3-642-66353-6.
- ↑ Diagnosis of hyperandrogenism: biochemical criteria. Best Pract Res Clin Endocrinol Metab. June 2006. Vol. 20 (2). hlm. 177–91. doi:10.1016/j.beem.2006.03.007.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29562591 (2026-08-12T00:15:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.