Titanium(III) oksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29589198; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Corundum_struct.png|thumb|right|280px|Corundum struct]] | |||
Ti<sub>2</sub> | '''Titanium(III) oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] [[Titanium|Ti<sub>2</sub>]][[Oksida|O<sub>3</sub>]]. Padatan [[semikonduktor]] berwarna hitam ini dibuat dengan mereduksi [[titanium dioksida|titanium(IV) oksida]] dengan [[Titanium|logam titanium]] pada suhu 1600 °C.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titanium%28III%29+oksida&oldid=29589198 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
Ti<sub>2</sub>O<sub>3</sub> mengadopsi struktur [[Aluminium oksida|Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]] ([[korundum]]).<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titanium%28III%29+oksida&oldid=29589198 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Senyawa ini reaktif terhadap [[oksidator]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titanium%28III%29+oksida&oldid=29589198 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Pada suhu sekitar 200 °C, terjadi transisi dari semikonduktor menjadi [[Penghantar listrik|konduktor]] logam.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titanium%28III%29+oksida&oldid=29589198 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Titanium(III) oksida terjadi secara alami sebagai mineral yang sangat langka dalam bentuk [[tistarit]].<ref>Mindat, http://www.mindat.org/min-38695.html</ref> | |||
= | Titanium(III) oksida lainnya meliputi LiTi<sub>2</sub>O<sub>4</sub> dan LiTiO<sub>2</sub>.<ref>T.A. Hewston. [https://archive.org/details/sim_journal-of-physics-and-chemistry-of-solids_1987_48_2/page/97 A Survey of first-row ternary oxides LiMO2 (M = Sc-Cu)]. ''Journal of Physics and Chemistry of Solids''. 1987. Vol. 48 (2). hlm. 97–108. doi:10.1016/0022-3697(87)90076-X.</ref> | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titanium%28III%29+oksida&oldid=29589198 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29589198 (2026-08-16T15:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.05

Titanium(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Ti2O3. Padatan semikonduktor berwarna hitam ini dibuat dengan mereduksi titanium(IV) oksida dengan logam titanium pada suhu 1600 °C.[1]
Ti2O3 mengadopsi struktur Al2O3 (korundum).[2] Senyawa ini reaktif terhadap oksidator.[3] Pada suhu sekitar 200 °C, terjadi transisi dari semikonduktor menjadi konduktor logam.[4] Titanium(III) oksida terjadi secara alami sebagai mineral yang sangat langka dalam bentuk tistarit.[5]
Titanium(III) oksida lainnya meliputi LiTi2O4 dan LiTiO2.[6]
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Mindat, http://www.mindat.org/min-38695.html
- ↑ T.A. Hewston. A Survey of first-row ternary oxides LiMO2 (M = Sc-Cu). Journal of Physics and Chemistry of Solids. 1987. Vol. 48 (2). hlm. 97–108. doi:10.1016/0022-3697(87)90076-X.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29589198 (2026-08-16T15:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.