Lompat ke isi

Ekosistem perairan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28673277; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Ekosistem perairan''' adalah [[lingkungan]] yang terdiri dari [[komponen biotik]] dan [[Komponen abiotik|abiotik]] serta didominasi oleh [[air]] sebagai [[habitat]] dari komponennya. Ada bagian dari [[ekosistem]] ini yang bukan [[perairan]], tapi jumlahnya kecil. Ekosistem ini dihuni oleh beragam [[Makhluk hidup|makhluk]] yang hidupnya di air ataupun di dua [[alam]] (air dan [[Daratan|darat]]). [[Makhluk hidup]] ini bisa berupa [[binatang]] dan [[tumbuhan]]. Pada ekosistem ini [[cahaya matahari]] terbatas. hal ini karena sulitnya cahaya matahari menembus perairan. Sehingga perubahan [[suhu]] tidak ekstrem. Pada ekosistem ini yang bertindak sebagai [[produsen]] adalah [[fitoplankton]]. Sedangkan yang bertindak sebagai [[konsumen]] adalah [[hewan]] dan juga predator air.
'''Ekosistem perairan''' adalah [[lingkungan]] yang terdiri dari [[komponen biotik]] dan [[Komponen abiotik|abiotik]] serta didominasi oleh [[air]] sebagai [[habitat]] dari komponennya. Ada bagian dari [[ekosistem]] ini yang bukan [[perairan]], tapi jumlahnya kecil. Ekosistem ini dihuni oleh beragam [[Makhluk hidup|makhluk]] yang hidupnya di air ataupun di dua [[alam]] (air dan [[Daratan|darat]]). [[Makhluk hidup]] ini bisa berupa [[binatang]] dan [[tumbuhan]]. Pada ekosistem ini [[cahaya matahari]] terbatas. hal ini karena sulitnya cahaya matahari menembus perairan. Sehingga perubahan [[suhu]] tidak ekstrem. Pada ekosistem ini yang bertindak sebagai [[produsen]] adalah [[fitoplankton]]. Sedangkan yang bertindak sebagai [[konsumen]] adalah [[hewan]] dan juga predator air.<ref>[https://bobo.grid.id/read/082434159/pengertian-ekosistem-air-ciri-ciri-komponen-dan-jenisnya Pengertian Ekosistem Air: Ciri-Ciri, Komponen, dan Jenisnya - Bobo]. ''bobo.grid.id''.</ref>


== Macam-macam ==
== Macam-macam ==
=== Ekosistem air tawar ===
=== Ekosistem air tawar ===
Ekosistem [[air tawar]] adalah suatu tatanan yang ada di dalam air tawar dan sekitarnya yang terdiri dari makhluk hidup di dalamnya dan [[lingkungan]] air tawar itu sendiri. Ekosistem ini disebut juga perairan darat. Ciri-ciri ekosistem ini antara lain variasi [[suhu]] tidak mencolok, [[penetrasi]] [[cahaya]] kurang, dan terpengaruh oleh [[iklim]] dan [[cuaca]]. Secara [[fisik]] dan [[Biologi|biologis]] ekosistem ini merupakan perantaraan ekosistem darat dan [[laut]], yang sering disebut sebagai [[air payau]] (lingkungan [[Estuari|estuarin]]), estuarin merupakan lingkungan perairan setengah tertutup di pinggiran [[daratan]] yang terpengaruh oleh [[pasang surut]] [[air laut]]. Jenis tumbuhan yang subur adalah [[ganggang]], sedangkan lainnya [[tumbuhan]] [[biji]]. Hampir semua [[filum hewan]] terdapat dalam air tawar. Ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi ekosistem lentik dan lotik.
Ekosistem [[air tawar]] adalah suatu tatanan yang ada di dalam air tawar dan sekitarnya yang terdiri dari makhluk hidup di dalamnya dan [[lingkungan]] air tawar itu sendiri. Ekosistem ini disebut juga perairan darat. Ciri-ciri ekosistem ini antara lain variasi [[suhu]] tidak mencolok, [[penetrasi]] [[cahaya]] kurang, dan terpengaruh oleh [[iklim]] dan [[cuaca]]. Secara [[fisik]] dan [[Biologi|biologis]] ekosistem ini merupakan perantaraan ekosistem darat dan [[laut]], yang sering disebut sebagai [[air payau]] (lingkungan [[Estuari|estuarin]]), estuarin merupakan lingkungan perairan setengah tertutup di pinggiran [[daratan]] yang terpengaruh oleh [[pasang surut]] [[air laut]]. Jenis tumbuhan yang subur adalah [[ganggang]], sedangkan lainnya [[tumbuhan]] [[biji]]. Hampir semua [[filum hewan]] terdapat dalam air tawar. Ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi ekosistem lentik dan lotik.<ref>Ardian. [https://icema.co.id/ekosistem-air-tawar/ Ekosistem Air Tawar - ICEMA Official]. ''icema.co.id''. 2020-07-18.</ref>
 


==== Lentik ====
==== Lentik ====
Merupakan ekosistem yang airnya tenang. Mengalami [[Stratifikasi (air)|stratifikasi]] vertikal karena suhu dan cahaya berbeda. Organisme yang hidup tidak butuh penyesuaian khusus. [[Substrat (biologi)|Substrat]] berupa lumpur halus. [[Oksigen]] sedikit larut sebab arus yang tenang. Organisme pada ekosistem beragam dan tetap.  [[Alga]] dan [[tumbuhan air]] banyak hidup di sini. [[Danau]], [[rawa]], [[kolam]], [[waduk]] merupakan contoh bentang alamnya.
Merupakan ekosistem yang airnya tenang. Mengalami [[Stratifikasi (air)|stratifikasi]] vertikal karena suhu dan cahaya berbeda. Organisme yang hidup tidak butuh penyesuaian khusus. [[Substrat (biologi)|Substrat]] berupa lumpur halus. [[Oksigen]] sedikit larut sebab arus yang tenang. Organisme pada ekosistem beragam dan tetap.<ref>Eugune P. Odum. [http://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=137460 Fundamentals of ecology]. Gadjah Mada University Press. 1993. hlm. 577. ISBN 9794202843.</ref> [[Alga]] dan [[tumbuhan air]] banyak hidup di sini.<ref>maylina A. R. Khaq. [https://www.academia.edu/23567124/Laporan_Ekologi_Akuatik_Lotik_Lentik_dan_Intertidal_dI_Pantai_Bama_Situbondo Laporan Ekologi Akuatik Lotik Lentik dan Intertidal dI Pantai Bama Situbondo].</ref> [[Danau]], [[rawa]], [[kolam]], [[waduk]] merupakan contoh bentang alamnya.


===== Danau =====
===== Danau =====
Danau merupakan suatu kumpulan air yang menggenang dan memiliki bentang yang luas. Berdasarkan [[produksi]] [[materi]] organiknya, danau dibedakan menjadi oligotropik dan [[Eutrofikasi|eutropik]]. [[Fitoplankton]] tidak [[Produktivitas|produktif]] sehingga danau oligotropik kekurangan dalm suplai makanan untuk organisme di dalamnya. Air penyusunnya jernih, organisme yang tinggal sedikit, banyak oksigen pada kandungan airnya karena kondisi kedalamannya. Eutropik adalah danau yang dangkal dan terdapat kandungan makanan, karena fitoplankton produktif. Ciri-cirinya, airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan oksigen terdapat di daerah dasar danau.
Danau merupakan suatu kumpulan air yang menggenang dan memiliki bentang yang luas. Berdasarkan [[produksi]] [[materi]] organiknya, danau dibedakan menjadi oligotropik dan [[Eutrofikasi|eutropik]]. [[Fitoplankton]] tidak [[Produktivitas|produktif]] sehingga danau oligotropik kekurangan dalm suplai makanan untuk organisme di dalamnya. Air penyusunnya jernih, organisme yang tinggal sedikit, banyak oksigen pada kandungan airnya karena kondisi kedalamannya. Eutropik adalah danau yang dangkal dan terdapat kandungan makanan, karena fitoplankton produktif. Ciri-cirinya, airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan oksigen terdapat di daerah dasar danau.<ref>Haji Dzaki Ramli. [https://opac.perpusnas.go.id/ResultListOpac.aspx?pDataItem=Ekologi%20-%20Studi%20dan%20pengajaran%20&pType=Subject&pLembarkerja=-1&pPilihan=Subject Ekologi]. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. 1989.</ref>


===== Rawa =====
===== Rawa =====
Rawa memiliki [[habitat]] yang digenangi air tawar dengan [[mineral]] [[pH]] [[6]], kondisi permukaan airnya naik atau turun, mengering serta tidak stabil tergantung kondisi cuaca. Merupakan [[lahan basah]], terbentuk dari tatanan alami atau buatan, dengan air yang tidak mengalir. [[Air tawar]], [[Air payau|payau]], [[air asin]]. Lahan rawa merupakan peralihan antara [[sistem]] daratan dan perairan ([[sungai]], danau, atau [[laut]]). Sebelum di buka untuk [[lahan pertanian]], lahan rawa ditumbuhi tumbuhan air, [[rumput]], [[vegetasi]] [[semak]] dan [[kayu]]. Terdapat [[zona]] [[rawa]] [[air payau]], zona rawa air tawar, zona [[Rawa|rawa lebak]].
Rawa memiliki [[habitat]] yang digenangi air tawar dengan [[mineral]] [[pH]] [[6]], kondisi permukaan airnya naik atau turun, mengering serta tidak stabil tergantung kondisi cuaca. Merupakan [[lahan basah]], terbentuk dari tatanan alami atau buatan, dengan air yang tidak mengalir. [[Air tawar]], [[Air payau|payau]], [[air asin]]. Lahan rawa merupakan peralihan antara [[sistem]] daratan dan perairan ([[sungai]], danau, atau [[laut]]). Sebelum di buka untuk [[lahan pertanian]], lahan rawa ditumbuhi tumbuhan air, [[rumput]], [[vegetasi]] [[semak]] dan [[kayu]]. Terdapat [[zona]] [[rawa]] [[air payau]], zona rawa air tawar, zona [[Rawa|rawa lebak]].<ref>Djamal Irwan. [http://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=20236 Prinsip-prinsip ekologi : Ekosistem, lingkungan dan pelestariannya]. Bumi Aksara. 2007. ISBN 9795261649.</ref>


===== Kolam =====
===== Kolam =====
Baris 20: Baris 18:


===== Waduk =====
===== Waduk =====
Waduk adalah perairan menggenang akibat pembendungan sungai secara sengaja untuk kepentingan tertentu.Tujuan dibuat waduk yaitu mencegah [[banjir]], [[pembangkit listrik]], menyuplai air bagi [[irigasi]] [[pertanian]], serta untuk kegiatan [[perikanan]] dan [[pariwisata]]. Waduk menerima air dari sungai yang mengalirinya. Air sungai ini mengandung bahan yang dapat menyuburkan perairan.
Waduk adalah perairan menggenang akibat pembendungan sungai secara sengaja untuk kepentingan tertentu.Tujuan dibuat waduk yaitu mencegah [[banjir]], [[pembangkit listrik]], menyuplai air bagi [[irigasi]] [[pertanian]], serta untuk kegiatan [[perikanan]] dan [[pariwisata]]. Waduk menerima air dari sungai yang mengalirinya. Air sungai ini mengandung bahan yang dapat menyuburkan perairan.<ref>D.G Wiadnya. [https://scholar.google.co.id/citations?user=C0BKatgAAAAJ&hl=en Manajemen Sumberdaya Perairan Dengan Kasus Perikanan Tangkap di Jawa Timur]. Fakultas Perikanan. Universitas Brawijaya. 1993.</ref>


==== Lotik ====
==== Lotik ====
Lotik adalah ekosistem air tawar mengalir. Contoh ekosistem ini adalah sungai. [[Sungai]] mengalir dari [[titik]] yang [[tinggi]] menuju titik lebih rendah. Air sungai mengandung sedikit makanan dan [[Sedimentasi|sedimen]]. Aliran airnya membuat komposisi oksigen di dalamnya lebih tinggi. Jenis aliran pada ekosistem ini menentukan [[komponen biotik]] yang [[hidup]] di dalamnya. Aliran air bergantung pada [[topografi]] dan besarnya tempat air mengalir. Air ekosistem berubah mengikuti perubahan [[musim]].
Lotik adalah ekosistem air tawar mengalir. Contoh ekosistem ini adalah sungai. [[Sungai]] mengalir dari [[titik]] yang [[tinggi]] menuju titik lebih rendah. Air sungai mengandung sedikit makanan dan [[Sedimentasi|sedimen]]. Aliran airnya membuat komposisi oksigen di dalamnya lebih tinggi.<ref>Neil A Campbell. [http://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=126910 Biology : concepts and connections]. Pearsons Benjamin Cummings. 2009. hlm. 2,3,4. ISBN 9780321526502.</ref> Jenis aliran pada ekosistem ini menentukan [[komponen biotik]] yang [[hidup]] di dalamnya. Aliran air bergantung pada [[topografi]] dan besarnya tempat air mengalir. Air ekosistem berubah mengikuti perubahan [[musim]].<ref>Lidia Maslina. [https://materiipa.com/ekosistem-air-tawar Ekosistem Air Tawar Lentik dan Lotik]. ''MateriIPA.com''. 2018-09-11.</ref>


=== Ekosistem air laut ===
=== Ekosistem air laut ===
 
[[Ekosistem laut]] merupakan ekosistem perairan terbesar di [[bumi]]. Memiliki kandungan [[Garam (kimia)|garam]] tinggi. Berbeda dengan ekosistem air tawar, yang memiliki kandungan garam rendah. Perairan [[laut]] menutupi 70% [[Permukaan Bumi|permukaan bumi]] dan menyumbang 97% pasokan air.<ref>[https://www.nationalgeographic.com/environment/article/ocean Find out about the world's ocean habitats and more]. ''Environment''. 2019-03-21.</ref> [[Salinitas]] air laut 35 bagian per seribu air.<ref>[http://www.unesco.org/new/en/natural-sciences/ioc-oceans/focus-areas/rio-20-ocean/blueprint-for-the-future-we-want/marine-biodiversity/facts-and-figures-on-marine-biodiversity/ Facts and figures on marine biodiversity United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization]. ''www.unesco.org''.</ref> Ekosistem laut ini terdiri atas beberapa bagian dilihat dari [[jarak]] [[pantai]] dan kedalamannya. [[Zona pasang surut]], merupakan zona yang paling dangkal dari lautan. Di [[zona]] ini, hidup [[bintang laut]], [[udang]], [[kepiting]], [[bulu babi]], hingga [[cacing laut]]. [[Zona neritik]] dengan kedalaman 200 [[meter]], dapat ditembus oleh cahaya matahari sampai dasar. Merupakan zona yang dihuni tumbuhan [[ganggang]], [[rumput laut]] dan [[ikan]]. [[Zona oseanik]] merupakan ekosistem air laut yang dalam.<ref>[https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/laut/ekosistem-air-laut Ekosistem Air Laut : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya]. ''IlmuGeografi.com''. 2016-05-16.</ref>
[[Ekosistem laut]] merupakan ekosistem perairan terbesar di [[bumi]]. Memiliki kandungan [[Garam (kimia)|garam]] tinggi. Berbeda dengan ekosistem air tawar, yang memiliki kandungan garam rendah. Perairan [[laut]] menutupi 70% [[Permukaan Bumi|permukaan bumi]] dan menyumbang 97% pasokan air. [[Salinitas]] air laut 35 bagian per seribu air. Ekosistem laut ini terdiri atas beberapa bagian dilihat dari [[jarak]] [[pantai]] dan kedalamannya. [[Zona pasang surut]], merupakan zona yang paling dangkal dari lautan. Di [[zona]] ini, hidup [[bintang laut]], [[udang]], [[kepiting]], [[bulu babi]], hingga [[cacing laut]]. [[Zona neritik]] dengan kedalaman 200 [[meter]], dapat ditembus oleh cahaya matahari sampai dasar. Merupakan zona yang dihuni tumbuhan [[ganggang]], [[rumput laut]] dan [[ikan]]. [[Zona oseanik]] merupakan ekosistem air laut yang dalam.


==== Pesisir laut ====
==== Pesisir laut ====
Ekosistem [[pesisir]] adalah peralihan antara ekosistem darat dengan ekosistem laut. Ekosistem ini terdiri dari [[estuaria]], [[hutan mangrove]], [[padang lamun]] dan [[terumbu karang]]. Ekosistem ini sebagai [[sumber daya alam]] [[hayati]], seperti terumbu karang dan rumput laut, non-hayati seperti [[minyak bumi]] dan [[gas alam]].
Ekosistem [[pesisir]] adalah peralihan antara ekosistem darat dengan ekosistem laut. Ekosistem ini terdiri dari [[estuaria]], [[hutan mangrove]], [[padang lamun]] dan [[terumbu karang]]. Ekosistem ini sebagai [[sumber daya alam]] [[hayati]], seperti terumbu karang dan rumput laut, non-hayati seperti [[minyak bumi]] dan [[gas alam]].<ref>[https://ilmugeografi.com/biogeografi/ekosistem-pesisir Ekosistem Pesisir - Ciri-ciri, Komponen dan Fungsinya]. ''IlmuGeografi.com''. 2016-11-04.</ref>


==== Permukaan laut ====
==== Permukaan laut ====
Ekosistem laut terbagi menjadi [[daerah]] litoral, neritik, batial, dan abisal. Berdasarkan [[permukaan]] horizontal dibagi menjadi, Epipelagik daerah permukaan dengan kedalaman air 200 meter. Mesopelagik, daerah kedalaman 200-1000 meter, yang dihuni [[ikan hiu]]. Batiopelagik, daerah lereng [[benua]] kedalaman 200-2500 meter, dihuni [[gurita]]. Abisalpelagik, kedalaman 4000 meter, tidak mampu ditembus [[matahari]]. Hadalpelagik, bagian dasar laut kedalaman 7000 meter. Dihuni [[lele laut]] dan ikan yang mengeluarkan cahaya. [[Bakteri]] [[Simbiosis|bersimbiosis]] dengan [[kerang]] menjadi [[produsen]].
Ekosistem laut terbagi menjadi [[daerah]] litoral, neritik, batial, dan abisal. Berdasarkan [[permukaan]] horizontal dibagi menjadi, Epipelagik daerah permukaan dengan kedalaman air 200 meter. Mesopelagik, daerah kedalaman 200-1000 meter, yang dihuni [[ikan hiu]]. Batiopelagik, daerah lereng [[benua]] kedalaman 200-2500 meter, dihuni [[gurita]]. Abisalpelagik, kedalaman 4000 meter, tidak mampu ditembus [[matahari]]. Hadalpelagik, bagian dasar laut kedalaman 7000 meter. Dihuni [[lele laut]] dan ikan yang mengeluarkan cahaya. [[Bakteri]] [[Simbiosis|bersimbiosis]] dengan [[kerang]] menjadi [[produsen]].<ref>Faqihah Muharroroh Itsnaini. [https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5553479/ekosistem-laut-pembagian-dan-jenis-jenis-makhluk-hidup-di-dalamnya Ekosistem Laut: Pembagian dan Jenis-Jenis Makhluk Hidup di Dalamnya]. ''detikcom''. 2021-05-01.</ref>


== Fungsi ==
== Fungsi ==
Ekosistem perairan memiliki [[fungsi]] penting bagi lingkungan. diantaranya, [[Daur ulang|mendaur ulang]] [[nutrisi]], memurnikan air, mengurangi banjir, mengisi ulang air tanah dan menyediakan [[habitat]] bagi [[satwa liar]]. Ekosistem perairan juga dimanfaatkan untuk [[rekreasi]], dan sebagai [[industri pariwisata]] di [[wilayah pesisir]].
Ekosistem perairan memiliki [[fungsi]] penting bagi lingkungan. diantaranya, [[Daur ulang|mendaur ulang]] [[nutrisi]], memurnikan air, mengurangi banjir, mengisi ulang air tanah dan menyediakan [[habitat]] bagi [[satwa liar]].<ref>L. Loeb Stanford. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/0-87371-910-7 Biological Monitoring of Aquatic Systems]. CRC Press. 1994.</ref> Ekosistem perairan juga dimanfaatkan untuk [[rekreasi]], dan sebagai [[industri pariwisata]] di [[wilayah pesisir]].<ref>Gretchen C Daily. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/1-55963-476-6 Nature's Services]. Island Press. 1997. ISBN 1-55963-476-6.</ref>


== Komponen biotik ==
== Komponen biotik ==
[[Komponen biotik]] pada ekosistem adalah makhluk hidup itu sendiri, ekosistem tidak terbentuk tanpa makhluk hidup di dalamya. Keberadaan makhluk hidup membentuk [[rantai makanan]] di dalamnya. Contohnya [[hewan air]], [[amfibi]], [[zooplankton]], dan tumbuhan di dalam air. Lingkungan perairan memiliki tingkat oksigen rendah, sehingga diperlukan [[adaptasi]] organisme yang hidup di dalamnya. Misalnya, tanaman [[lahan basah]] memiliki rongga untuk membawa oksigen ke [[akar]]. Produsen dan konsumen dalam rantai makanan juga melakukan penyesuaian. [[Siput]], [[angsa]] dan [[mamalia]] menjadi faktor biotik yang dominan.
[[Komponen biotik]] pada ekosistem adalah makhluk hidup itu sendiri, ekosistem tidak terbentuk tanpa makhluk hidup di dalamya. Keberadaan makhluk hidup membentuk [[rantai makanan]] di dalamnya.<ref>atap. [https://www.gramedia.com/literasi/ekosistem/ Ekosistem: Pengertian, Komponen, Macam, Dan Definisi Ahli]. 2020-04-23WIB19:50:06+07:00.</ref> Contohnya [[hewan air]], [[amfibi]], [[zooplankton]], dan tumbuhan di dalam air.<ref>[https://kumparan.com/berita-update/ekosistem-air-pengertian-ciri-ciri-komponen-dan-jenisnya-1wOjX7EtuPL Ekosistem Air: Pengertian, Ciri-ciri, Komponen, dan Jenisnya]. ''kumparan''.</ref> Lingkungan perairan memiliki tingkat oksigen rendah, sehingga diperlukan [[adaptasi]] organisme yang hidup di dalamnya. Misalnya, tanaman [[lahan basah]] memiliki rongga untuk membawa oksigen ke [[akar]]. Produsen dan konsumen dalam rantai makanan juga melakukan penyesuaian. [[Siput]], [[angsa]] dan [[mamalia]] menjadi faktor biotik yang dominan.<ref>Paul A Keddy. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/978-0-521-51940-3 Wetland Ecology. Principles and Conservation]. Cambridge University Press. 2010. hlm. 497. ISBN 978-0-521-51940-3.</ref>


=== Autotrof ===
=== Autotrof ===
[[Autotrof]] adalah organisme yang memiliki kemampuan menghasilkan makanan sendiri. Autotrof membutuhkan [[karbondioksida]] dan [[senyawa]] [[anorganik]] untuk memasak [[makanan]]. Organisme ini juga menghasilkan [[nutrisi]] [[Bahan pangan organik|organik]] dari senyawa anorganik. Yang termasuk organisme autotrof adalah tumbuhan.
[[Autotrof]] adalah organisme yang memiliki kemampuan menghasilkan makanan sendiri. Autotrof membutuhkan [[karbondioksida]] dan [[senyawa]] [[anorganik]] untuk memasak [[makanan]]. Organisme ini juga menghasilkan [[nutrisi]] [[Bahan pangan organik|organik]] dari senyawa anorganik. Yang termasuk organisme autotrof adalah tumbuhan.<ref>[https://www.pusatilmupengetahuan.com/autotrof-dan-heterotrof/ Autotrof dan Heterotrof (Pengertian, Perbedaan, dan Contoh)]. ''Pusat Ilmu Pengetahuan''. 2020-02-29.</ref>


=== Heterotrof ===
=== Heterotrof ===
Organisme [[heterotrof]] memakan organisme autotrof dan menggunakan senyawa organik dalam tubuh untuk [[sumber energi]] dan [[bahan baku]] membuat makanan.
Organisme [[heterotrof]] memakan organisme autotrof dan menggunakan senyawa organik dalam tubuh untuk [[sumber energi]] dan [[bahan baku]] membuat makanan.<ref>Stanley E Manahan. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/1-56670-633-5 Environmental Chemistry]. CRC Press. 2005. ISBN 1-56670-633-5.</ref>


== Komponen abiotik ==
== Komponen abiotik ==
Ekosistem terdiri dari komponen biotik yang terstruktur oleh [[interaksi]] [[biologis]] dan faktor lingkungan [[abiotik]]. Faktor lingkungan abiotik yang penting dari ekosistem perairan adalah [[substrat]], kedalaman air, tingkat nutrisi, suhu, [[salinitas]], dan [[Aliran energi|aliran]]. Fungsi komponen abiotik adalah sebagai faktor kemampuan [[reproduksi]] dan kelangsungan hidup [[spesies]] organisme dalam ekosistem.
Ekosistem terdiri dari komponen biotik yang terstruktur oleh [[interaksi]] [[biologis]] dan faktor lingkungan [[abiotik]]. Faktor lingkungan abiotik yang penting dari ekosistem perairan adalah [[substrat]], kedalaman air, tingkat nutrisi, suhu, [[salinitas]], dan [[Aliran energi|aliran]].<ref>Paul A Keddy. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/978-0-521-51940-3 Wetland Ecology. Principles and Conservation]. Cambridge University Press. 2010. hlm. 497. ISBN 978-0-521-51940-3.</ref><ref>L. Loeb Stanford. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/0-87371-910-7 Biological Monitoring of Aquatic Systems]. CRC Press. 1994.</ref> Fungsi komponen abiotik adalah sebagai faktor kemampuan [[reproduksi]] dan kelangsungan hidup [[spesies]] organisme dalam ekosistem.<ref>[https://rimbakita.com/komponen-abiotik/ Komponen Abiotik - Pengertian, Peran dan Fungsi, serta Contoh]. ''RimbaKita.com''. 2021-10-31.</ref>


== Ancaman ==
== Ancaman ==
[[Perubahan]] secara [[fisika]], [[kimia]] dan [[biologi]] pada lingkungan dapat menurunkan [[kesehatan]] ekosistem perairan. Perubahan suhu air, aliran air dan ketersediaan cahaya secara fisika. Peningkatan [[zat]] [[racun]] yang dapat memakan oksigen secara kimia. [[Populasi manusia]] dan hewan yang berlebih secara biologi.
[[Perubahan]] secara [[fisika]], [[kimia]] dan [[biologi]] pada lingkungan dapat menurunkan [[kesehatan]] ekosistem perairan. Perubahan suhu air, aliran air dan ketersediaan cahaya secara fisika. Peningkatan [[zat]] [[racun]] yang dapat memakan oksigen secara kimia. [[Populasi manusia]] dan hewan yang berlebih secara biologi.<ref>L. Loeb Stanford. [https://en.wikipedia.org/wiki/Special:BookSources/0-87371-910-7 Biological Monitoring of Aquatic Systems]. CRC Press. 1994.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekosistem+perairan&oldid=28673277 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28673277 (2025-12-07T17:41:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekosistem+perairan&oldid=28673277 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28673277 (2025-12-07T17:41:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.00

Ekosistem perairan adalah lingkungan yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik serta didominasi oleh air sebagai habitat dari komponennya. Ada bagian dari ekosistem ini yang bukan perairan, tapi jumlahnya kecil. Ekosistem ini dihuni oleh beragam makhluk yang hidupnya di air ataupun di dua alam (air dan darat). Makhluk hidup ini bisa berupa binatang dan tumbuhan. Pada ekosistem ini cahaya matahari terbatas. hal ini karena sulitnya cahaya matahari menembus perairan. Sehingga perubahan suhu tidak ekstrem. Pada ekosistem ini yang bertindak sebagai produsen adalah fitoplankton. Sedangkan yang bertindak sebagai konsumen adalah hewan dan juga predator air.[1]

Macam-macam

Ekosistem air tawar

Ekosistem air tawar adalah suatu tatanan yang ada di dalam air tawar dan sekitarnya yang terdiri dari makhluk hidup di dalamnya dan lingkungan air tawar itu sendiri. Ekosistem ini disebut juga perairan darat. Ciri-ciri ekosistem ini antara lain variasi suhu tidak mencolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Secara fisik dan biologis ekosistem ini merupakan perantaraan ekosistem darat dan laut, yang sering disebut sebagai air payau (lingkungan estuarin), estuarin merupakan lingkungan perairan setengah tertutup di pinggiran daratan yang terpengaruh oleh pasang surut air laut. Jenis tumbuhan yang subur adalah ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi ekosistem lentik dan lotik.[2]

Lentik

Merupakan ekosistem yang airnya tenang. Mengalami stratifikasi vertikal karena suhu dan cahaya berbeda. Organisme yang hidup tidak butuh penyesuaian khusus. Substrat berupa lumpur halus. Oksigen sedikit larut sebab arus yang tenang. Organisme pada ekosistem beragam dan tetap.[3] Alga dan tumbuhan air banyak hidup di sini.[4] Danau, rawa, kolam, waduk merupakan contoh bentang alamnya.

Danau

Danau merupakan suatu kumpulan air yang menggenang dan memiliki bentang yang luas. Berdasarkan produksi materi organiknya, danau dibedakan menjadi oligotropik dan eutropik. Fitoplankton tidak produktif sehingga danau oligotropik kekurangan dalm suplai makanan untuk organisme di dalamnya. Air penyusunnya jernih, organisme yang tinggal sedikit, banyak oksigen pada kandungan airnya karena kondisi kedalamannya. Eutropik adalah danau yang dangkal dan terdapat kandungan makanan, karena fitoplankton produktif. Ciri-cirinya, airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan oksigen terdapat di daerah dasar danau.[5]

Rawa

Rawa memiliki habitat yang digenangi air tawar dengan mineral pH 6, kondisi permukaan airnya naik atau turun, mengering serta tidak stabil tergantung kondisi cuaca. Merupakan lahan basah, terbentuk dari tatanan alami atau buatan, dengan air yang tidak mengalir. Air tawar, payau, air asin. Lahan rawa merupakan peralihan antara sistem daratan dan perairan (sungai, danau, atau laut). Sebelum di buka untuk lahan pertanian, lahan rawa ditumbuhi tumbuhan air, rumput, vegetasi semak dan kayu. Terdapat zona rawa air payau, zona rawa air tawar, zona rawa lebak.[6]

Kolam

Kolam adalah ekosistem air tergenang yang dangkal dan memiliki banyak vegetasi. Kolam dibedakan menjadi alami dan buatan. Kolam alami dapat ditinggali hewan-hewan filum invertebrata. Kolam buatan hanya ditinggali hewan-hewan yang dikehendaki saja.

Waduk

Waduk adalah perairan menggenang akibat pembendungan sungai secara sengaja untuk kepentingan tertentu.Tujuan dibuat waduk yaitu mencegah banjir, pembangkit listrik, menyuplai air bagi irigasi pertanian, serta untuk kegiatan perikanan dan pariwisata. Waduk menerima air dari sungai yang mengalirinya. Air sungai ini mengandung bahan yang dapat menyuburkan perairan.[7]

Lotik

Lotik adalah ekosistem air tawar mengalir. Contoh ekosistem ini adalah sungai. Sungai mengalir dari titik yang tinggi menuju titik lebih rendah. Air sungai mengandung sedikit makanan dan sedimen. Aliran airnya membuat komposisi oksigen di dalamnya lebih tinggi.[8] Jenis aliran pada ekosistem ini menentukan komponen biotik yang hidup di dalamnya. Aliran air bergantung pada topografi dan besarnya tempat air mengalir. Air ekosistem berubah mengikuti perubahan musim.[9]

Ekosistem air laut

Ekosistem laut merupakan ekosistem perairan terbesar di bumi. Memiliki kandungan garam tinggi. Berbeda dengan ekosistem air tawar, yang memiliki kandungan garam rendah. Perairan laut menutupi 70% permukaan bumi dan menyumbang 97% pasokan air.[10] Salinitas air laut 35 bagian per seribu air.[11] Ekosistem laut ini terdiri atas beberapa bagian dilihat dari jarak pantai dan kedalamannya. Zona pasang surut, merupakan zona yang paling dangkal dari lautan. Di zona ini, hidup bintang laut, udang, kepiting, bulu babi, hingga cacing laut. Zona neritik dengan kedalaman 200 meter, dapat ditembus oleh cahaya matahari sampai dasar. Merupakan zona yang dihuni tumbuhan ganggang, rumput laut dan ikan. Zona oseanik merupakan ekosistem air laut yang dalam.[12]

Pesisir laut

Ekosistem pesisir adalah peralihan antara ekosistem darat dengan ekosistem laut. Ekosistem ini terdiri dari estuaria, hutan mangrove, padang lamun dan terumbu karang. Ekosistem ini sebagai sumber daya alam hayati, seperti terumbu karang dan rumput laut, non-hayati seperti minyak bumi dan gas alam.[13]

Permukaan laut

Ekosistem laut terbagi menjadi daerah litoral, neritik, batial, dan abisal. Berdasarkan permukaan horizontal dibagi menjadi, Epipelagik daerah permukaan dengan kedalaman air 200 meter. Mesopelagik, daerah kedalaman 200-1000 meter, yang dihuni ikan hiu. Batiopelagik, daerah lereng benua kedalaman 200-2500 meter, dihuni gurita. Abisalpelagik, kedalaman 4000 meter, tidak mampu ditembus matahari. Hadalpelagik, bagian dasar laut kedalaman 7000 meter. Dihuni lele laut dan ikan yang mengeluarkan cahaya. Bakteri bersimbiosis dengan kerang menjadi produsen.[14]

Fungsi

Ekosistem perairan memiliki fungsi penting bagi lingkungan. diantaranya, mendaur ulang nutrisi, memurnikan air, mengurangi banjir, mengisi ulang air tanah dan menyediakan habitat bagi satwa liar.[15] Ekosistem perairan juga dimanfaatkan untuk rekreasi, dan sebagai industri pariwisata di wilayah pesisir.[16]

Komponen biotik

Komponen biotik pada ekosistem adalah makhluk hidup itu sendiri, ekosistem tidak terbentuk tanpa makhluk hidup di dalamya. Keberadaan makhluk hidup membentuk rantai makanan di dalamnya.[17] Contohnya hewan air, amfibi, zooplankton, dan tumbuhan di dalam air.[18] Lingkungan perairan memiliki tingkat oksigen rendah, sehingga diperlukan adaptasi organisme yang hidup di dalamnya. Misalnya, tanaman lahan basah memiliki rongga untuk membawa oksigen ke akar. Produsen dan konsumen dalam rantai makanan juga melakukan penyesuaian. Siput, angsa dan mamalia menjadi faktor biotik yang dominan.[19]

Autotrof

Autotrof adalah organisme yang memiliki kemampuan menghasilkan makanan sendiri. Autotrof membutuhkan karbondioksida dan senyawa anorganik untuk memasak makanan. Organisme ini juga menghasilkan nutrisi organik dari senyawa anorganik. Yang termasuk organisme autotrof adalah tumbuhan.[20]

Heterotrof

Organisme heterotrof memakan organisme autotrof dan menggunakan senyawa organik dalam tubuh untuk sumber energi dan bahan baku membuat makanan.[21]

Komponen abiotik

Ekosistem terdiri dari komponen biotik yang terstruktur oleh interaksi biologis dan faktor lingkungan abiotik. Faktor lingkungan abiotik yang penting dari ekosistem perairan adalah substrat, kedalaman air, tingkat nutrisi, suhu, salinitas, dan aliran.[22][23] Fungsi komponen abiotik adalah sebagai faktor kemampuan reproduksi dan kelangsungan hidup spesies organisme dalam ekosistem.[24]

Ancaman

Perubahan secara fisika, kimia dan biologi pada lingkungan dapat menurunkan kesehatan ekosistem perairan. Perubahan suhu air, aliran air dan ketersediaan cahaya secara fisika. Peningkatan zat racun yang dapat memakan oksigen secara kimia. Populasi manusia dan hewan yang berlebih secara biologi.[25]

Referensi

  1. Pengertian Ekosistem Air: Ciri-Ciri, Komponen, dan Jenisnya - Bobo. bobo.grid.id.
  2. Ardian. Ekosistem Air Tawar - ICEMA Official. icema.co.id. 2020-07-18.
  3. Eugune P. Odum. Fundamentals of ecology. Gadjah Mada University Press. 1993. hlm. 577. ISBN 9794202843.
  4. maylina A. R. Khaq. Laporan Ekologi Akuatik Lotik Lentik dan Intertidal dI Pantai Bama Situbondo.
  5. Haji Dzaki Ramli. Ekologi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. 1989.
  6. Djamal Irwan. Prinsip-prinsip ekologi : Ekosistem, lingkungan dan pelestariannya. Bumi Aksara. 2007. ISBN 9795261649.
  7. D.G Wiadnya. Manajemen Sumberdaya Perairan Dengan Kasus Perikanan Tangkap di Jawa Timur. Fakultas Perikanan. Universitas Brawijaya. 1993.
  8. Neil A Campbell. Biology : concepts and connections. Pearsons Benjamin Cummings. 2009. hlm. 2,3,4. ISBN 9780321526502.
  9. Lidia Maslina. Ekosistem Air Tawar Lentik dan Lotik. MateriIPA.com. 2018-09-11.
  10. Find out about the world's ocean habitats and more. Environment. 2019-03-21.
  11. Facts and figures on marine biodiversity United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. www.unesco.org.
  12. Ekosistem Air Laut : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya. IlmuGeografi.com. 2016-05-16.
  13. Ekosistem Pesisir - Ciri-ciri, Komponen dan Fungsinya. IlmuGeografi.com. 2016-11-04.
  14. Faqihah Muharroroh Itsnaini. Ekosistem Laut: Pembagian dan Jenis-Jenis Makhluk Hidup di Dalamnya. detikcom. 2021-05-01.
  15. L. Loeb Stanford. Biological Monitoring of Aquatic Systems. CRC Press. 1994.
  16. Gretchen C Daily. Nature's Services. Island Press. 1997. ISBN 1-55963-476-6.
  17. atap. Ekosistem: Pengertian, Komponen, Macam, Dan Definisi Ahli. 2020-04-23WIB19:50:06+07:00.
  18. Ekosistem Air: Pengertian, Ciri-ciri, Komponen, dan Jenisnya. kumparan.
  19. Paul A Keddy. Wetland Ecology. Principles and Conservation. Cambridge University Press. 2010. hlm. 497. ISBN 978-0-521-51940-3.
  20. Autotrof dan Heterotrof (Pengertian, Perbedaan, dan Contoh). Pusat Ilmu Pengetahuan. 2020-02-29.
  21. Stanley E Manahan. Environmental Chemistry. CRC Press. 2005. ISBN 1-56670-633-5.
  22. Paul A Keddy. Wetland Ecology. Principles and Conservation. Cambridge University Press. 2010. hlm. 497. ISBN 978-0-521-51940-3.
  23. L. Loeb Stanford. Biological Monitoring of Aquatic Systems. CRC Press. 1994.
  24. Komponen Abiotik - Pengertian, Peran dan Fungsi, serta Contoh. RimbaKita.com. 2021-10-31.
  25. L. Loeb Stanford. Biological Monitoring of Aquatic Systems. CRC Press. 1994.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28673277 (2025-12-07T17:41:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.