Kalium klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29514932; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Potassium_chloride.jpg|thumb|right|280px|Potassium chloride]] | |||
'''Kalium klorida''' (singkatan: '''KCl'''; ) adalah [[senyawa]] [[garam]] [[alkali tanah]] dengan [[halida]] yang terbentuk dari unsur [[kalium]] dan [[klor]]. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa [[asin]] di lidah, serupa [[garam dapur]]. | '''Kalium klorida''' (singkatan: '''KCl'''; ) adalah [[senyawa]] [[garam]] [[alkali tanah]] dengan [[halida]] yang terbentuk dari unsur [[kalium]] dan [[klor]]. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa [[asin]] di lidah, serupa [[garam dapur]]. | ||
Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia, sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi. | Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia,<ref>[http://extension.psu.edu/agronomy-guide/cm/sec2/sec28c Potassium Fertilizers (Penn State Agronomy Guide)]. ''Penn State Agronomy Guide (Penn State Extension)''.</ref> sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi. | ||
Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit. | Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit. | ||
== Pembuatan == | == Pembuatan == | ||
Kalium klorida diekstrak dari mineral [[silvit]], [[karnalit]], dan [[potas]]. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari [[air laut]]. | Kalium klorida diekstrak dari mineral [[silvit]], [[karnalit]], dan [[potas]]. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari [[air laut]]. | ||
Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari [[pelarutan]], [[flotasi]], atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan [[asam nitrat]] melalui reaksi [[kalium nitrat]] dan [[asam klorida]]. | Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari [[pelarutan]], [[flotasi]], atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan [[asam nitrat]] melalui reaksi [[kalium nitrat]] dan [[asam klorida]]. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalium+klorida&oldid=29514932 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29514932 (2026-08-02T06:54:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.06
Kalium klorida (singkatan: KCl; ) adalah senyawa garam alkali tanah dengan halida yang terbentuk dari unsur kalium dan klor. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa asin di lidah, serupa garam dapur.
Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia,[1] sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi.
Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit.
Pembuatan
Kalium klorida diekstrak dari mineral silvit, karnalit, dan potas. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari air laut.
Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari pelarutan, flotasi, atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan asam nitrat melalui reaksi kalium nitrat dan asam klorida.
Pranala luar
Referensi
- ↑ Potassium Fertilizers (Penn State Agronomy Guide). Penn State Agronomy Guide (Penn State Extension).
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29514932 (2026-08-02T06:54:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.