Lompat ke isi

6 (angka): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 200: Baris 200:


== Penggunaan ==
== Penggunaan ==
* Jumlah [[agama]] yang diakui secara sah di [[Indonesia]] ([[Islam]], [[Protestan]], [[Katolik]], [[Hindu]], [[Buddha]], dan [[Kong Hu Cu]]).
* Jumlah [[kaki]] pada [[makhluk hidup]] [[hexapoda]].
* Jumlah [[kaki]] pada [[makhluk hidup]] [[hexapoda]].
* [[Kilometer]] posisi [[Gerbang tol Meruya]] di [[Jalan Tol Jakarta-Merak]] (gerbang keluar ke [[Meruya Ilir]], [[Kembangan]], dan [[Joglo]]).
* [[Kilometer]] posisi [[Gerbang tol Meruya]] di [[Jalan Tol Jakarta-Merak]] (gerbang keluar ke [[Meruya Ilir]], [[Kembangan]], dan [[Joglo]]).

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.28

6 (enam) adalah bilangan asli setelah 5 dan sebelum 7. Angka ini merupakan bilangan komposit dan bilangan sempurna terkecil.[1]

Dalam matematika

Enam adalah bilangan bulat yang mana bukan merupakan bilangan persegi ataupun bilangan prima. Angka ini merupakan bilangan komposit terkecil kedua setelah empat, sama dengan jumlah dan hasilkali dari tiga pembagi-habisnya (, dan ).[2] Dengan demikian, 6 adalah satu-satunya angka yang merupakan kedua-dua jumlah dan hasilkali dari tiga bilangan positif berurutan. Angka ini merupakan bilangan sempurna terkecil, yang mana merupakan bilangan-bilangan yang sama dengan , atau jumlah dari tiga pembagi-habisnya.[3][4] Angka ini juga merupakan yang terbesar dari empat (1, 2, 4, dan 6).[5]

6 adalah dan satu-satunya yang juga merupakan bilangan pronik.[6] Angka ini adalah bilangan semiprima diskrit pertama (2 × 3)[7] yang mana menjadikannya anggota pertama dari rumpun bilangan semiprima diskrit (2 × q), di mana q adalah bilangan prima yang lebih besar. Semua bilangan prima di atas 3 merupakan bentuk 6n ± 1 untuk n ≥ 1.

Sebagai bilangan sempurna:

  • 6 berhubungan dengan bilangan prima Mersenne 3, karena . (Bilangan sempurna selanjutnya adalah 28.)
  • 6 adalah satu-satunya bilangan sempurna genap yang bukan merupakan jumlah bilangan kubik ganjil berurutan.[8]
  • 6 adalah akar dari pohon alikot-6, dan dengan sendirinya merupakan dari hanya satu angka lain; bilangan persegi, .

Enam adalah ' pertama, karena angka ini merupakan jumlah dari positifnya, tanpa menyertakan dirinya sendiri. Hanya lima bilangan sempurna uniter yang diketahui keberadaannya; enam puluh (10 × 6) dan sembilan puluh (15 × 6) adalah dua bilangan berikutnya.[9]

Daftar kalkulasi-kalkulasi dasar

Perkalian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 25 50 100 1000
6 × x 6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 66 72 78 84 90 96 102 108 114 120 150 300 600 6000
Pembagian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
6 ÷ x 6 3 2 1.5 1.2 1 0. 0.75 0. 0.6 0. 0.5 0. 0. 0.4
x ÷ 6 0.1 0. 0.5 0. 0.8 1 1.1 1. 1.5 1. 1.8 2 2.1 2. 2.5
Eksponensiasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
6 6 36 216 1296 7776 46656 279936 1679616 10077696 60466176 362797056 2176782336 13060694016
x 1 64 729 4096 15625 46656 117649 262144 531441 1000000 1771561 2985984 4826809

Bagian kata dalam bahasa Yunani dan Latin

'

''''' adalah Bahasa Yunani klasik untuk "enam".[10] Dengan demikian:

Awalan seks-

Seks- adalah prefiks bahasa Latin yang berarti "enam".[14] Dengan demikian:

  • Senaryadalah kata sifat ordinal yang berarti "keenam"[15]
  • Orang-orang dengan seksdaktili memiliki enam jari pada tiap tangan
  • Instrumen pengukur yang disebut mendapat namanya karena bentuknya berupa seperenam lingkaran utuh
  • Sebuah grup enam musisi disebut
  • Enam bayi yang dilahirkan dalam satu kelahiran adalah
  • Pasangan-pasangan – Pasangan-pasangan bilangan prima dengan selisih enam adalah seksi, karena seks adalah kata bahasa Latin untuk enam.[16][17]

Awalan SI untuk 10006 adalah eksa- (E), dan kebalikannya ato- (a).

Penggunaan

Pranala luar

Referensi

  1. Eric W. Weisstein. 6. mathworld.wolfram.com.
  2. Eric W. Weisstein. 6. mathworld.wolfram.com.
  3. Eric W. Weisstein. 6. mathworld.wolfram.com.
  4. Peter Higgins. Number Story: From Counting to Cryptography. Copernicus. 2008. hlm. 11. ISBN 978-1-84800-000-1.
  5. Eric W. Weisstein. Harshad Number. mathworld.wolfram.com.
  6. Sloane's A002378: Pronic numbers. The On-Line Encyclopedia of Integer Sequences. OEIS Foundation.
  7. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  8. David Wells, The Penguin Dictionary of Curious and Interesting Numbers. London: Penguin Books (1987): 67
  9. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  10. Eric W. Weisstein. 6. mathworld.wolfram.com.
  11. Eric W. Weisstein. Hexadecimal. mathworld.wolfram.com.
  12. Eric W. Weisstein. Hexagon. mathworld.wolfram.com.
  13. Eric W. Weisstein. Hexahedron. mathworld.wolfram.com.
  14. Eric W. Weisstein. 6. mathworld.wolfram.com.
  15. Eric W. Weisstein. Base. mathworld.wolfram.com.
  16. Chris K. Caldwell. Prime Curios!: The Dictionary of Prime Number Trivia. CreateSpace Independent Publishing Platform. 2009. hlm. 11. ISBN 978-1-4486-5170-2.
  17. Eric W. Weisstein. Sexy Primes. mathworld.wolfram.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29442270 (2026-07-11T04:00:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.