Peti mati: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29461324; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:CoffinShopWarsaw.jpg|thumb|right|280px|Toko peti mati di Polandia]] | |||
'''Peti mati''' atau '''Peti jenazah''' (Bahasa Inggris : ''coffin ; casket ; cist'') adalah kotak pemakaman yang digunakan untuk memajang atau menyimpan [[jenazah|jenazah (mayat)]], baik dalam proses [[penguburan]] maupun [[kremasi|pengabenan]]. Peti mati dapat dikubur di tanah secara langsung, ditempatkan di bilik pemakaman, atau dikremasi. Beberapa negara mempraktikkan satu bentuk peti mati hampir secara eksklusif, sedangkan di negara lain mungkin berbeda-beda tergantung pada preferensi individu. | |||
Budaya yang mempraktikkan penguburan memiliki gaya peti mati yang sangat berbeda. Peti mati ini menggunakan pasak kayu sebagai pengganti paku. Di [[Tiongkok]] dan [[Jepang]], peti mati yang terbuat dari kayu [[perau]], sugi, [[cemara kipas]] dan [[aras-wangi]] yang wangi dan tahan pembusukan sangat diminati. Beberapa kelompok suku [[Pribumi-Australia|Aborigin]] di Australia menggunakan silinder kulit pohon yang dihias dengan rumit yang dijahit dengan serat dan disegel dengan perekat sebagai peti mati. Silinder itu dikemas dengan rumput kering.<ref>[http://www.nma.gov.au/collections-search/display?irn=20473 Bark coffin, National Museum of Australia]. Nma.gov.au.</ref> | |||
| Baris 11: | Baris 9: | ||
* Regula Tschumi: "The Figurative Palanquins of the Ga. History and Significance", in: ''[[African Arts]]'', Vol. 46, Nr. 4, 2013, pp. 60–73. | * Regula Tschumi: "The Figurative Palanquins of the Ga. History and Significance", in: ''[[African Arts]]'', Vol. 46, Nr. 4, 2013, pp. 60–73. | ||
* Roberta Bonetti" Alternate Histories of the Abebuu Adekai". ''African Arts'', Vol. 43, No. 3, 2010, pp. 14–33. | * Roberta Bonetti" Alternate Histories of the Abebuu Adekai". ''African Arts'', Vol. 43, No. 3, 2010, pp. 14–33. | ||
* Thierry Secretan: ''Going into darkness: Fantastic coffins from Africa''. London 1995. | * Thierry Secretan: ''Going into darkness: Fantastic coffins from Africa''. London 1995. | ||
* Regula Tschumi: ''The Buried Treasures of the Ga. Coffin Art in Ghana''. Benteli, 2008. . | * Regula Tschumi: ''The Buried Treasures of the Ga. Coffin Art in Ghana''. Benteli, 2008. . | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* | * | ||
* [http://www.nma.gov.au/collections-search/results?search=adv&type=Coffins National Museum of Australia] Aboriginal bark coffins | * [http://www.nma.gov.au/collections-search/results?search=adv&type=Coffins National Museum of Australia] Aboriginal bark coffins | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peti+mati&oldid=29461324 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29461324 (2026-07-15T09:40:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 07.02

Peti mati atau Peti jenazah (Bahasa Inggris : coffin ; casket ; cist) adalah kotak pemakaman yang digunakan untuk memajang atau menyimpan jenazah (mayat), baik dalam proses penguburan maupun pengabenan. Peti mati dapat dikubur di tanah secara langsung, ditempatkan di bilik pemakaman, atau dikremasi. Beberapa negara mempraktikkan satu bentuk peti mati hampir secara eksklusif, sedangkan di negara lain mungkin berbeda-beda tergantung pada preferensi individu.
Budaya yang mempraktikkan penguburan memiliki gaya peti mati yang sangat berbeda. Peti mati ini menggunakan pasak kayu sebagai pengganti paku. Di Tiongkok dan Jepang, peti mati yang terbuat dari kayu perau, sugi, cemara kipas dan aras-wangi yang wangi dan tahan pembusukan sangat diminati. Beberapa kelompok suku Aborigin di Australia menggunakan silinder kulit pohon yang dihias dengan rumit yang dijahit dengan serat dan disegel dengan perekat sebagai peti mati. Silinder itu dikemas dengan rumput kering.[1]
Daftar pustaka
- Regula Tschumi: "The Figurative Palanquins of the Ga. History and Significance", in: African Arts, Vol. 46, Nr. 4, 2013, pp. 60–73.
- Roberta Bonetti" Alternate Histories of the Abebuu Adekai". African Arts, Vol. 43, No. 3, 2010, pp. 14–33.
- Thierry Secretan: Going into darkness: Fantastic coffins from Africa. London 1995.
- Regula Tschumi: The Buried Treasures of the Ga. Coffin Art in Ghana. Benteli, 2008. .
Pranala luar
- National Museum of Australia Aboriginal bark coffins
Referensi
- ↑ Bark coffin, National Museum of Australia. Nma.gov.au.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29461324 (2026-07-15T09:40:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.