Lompat ke isi

Relasi ekuivalensi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466418; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Set_partitions_5;_matrices.svg|thumb|right|280px|Set partitions 5; matrices]]
Dalam [[matematika]], '''relasi ekuivalensi''' adalah [[relasi biner]] yang bersifat [[relasi refleksif|refleksif]], [[relasi simetris|simetris]] dan [[relasi transitif|transitif]]. Relasi "[[kesamaan|sama dengan]]" merupakan contoh dasar dari relasi ekuivalensi, di mana untuk sembarang objek , , dan :
Dalam [[matematika]], '''relasi ekuivalensi''' adalah [[relasi biner]] yang bersifat [[relasi refleksif|refleksif]], [[relasi simetris|simetris]] dan [[relasi transitif|transitif]]. Relasi "[[kesamaan|sama dengan]]" merupakan contoh dasar dari relasi ekuivalensi, di mana untuk sembarang objek , , dan :
*  (sifat reflektif),
*  (sifat reflektif),
Baris 18: Baris 20:


== Contoh ==
== Contoh ==
=== Contoh sederhana ===
=== Contoh sederhana ===
Anggap himpunan <math>\{a,\, b, \, c\}</math> memiliki relasi ekuivalensi <math>\{(a,a),\,(b,b),\,(c,c),\,(b,c),\,(c,b)\}</math>. Himpunan <math>[a]=\{a\} </math> dan <math>[b]=[c]=\{b,c\}</math> adalah [[Kelas kesetaraan|kelas ekuivalensi]] dari relasi ini.
Anggap himpunan <math>\{a,\, b, \, c\}</math> memiliki relasi ekuivalensi <math>\{(a,a),\,(b,b),\,(c,c),\,(b,c),\,(c,b)\}</math>. Himpunan <math>[a]=\{a\} </math> dan <math>[b]=[c]=\{b,c\}</math> adalah [[Kelas kesetaraan|kelas ekuivalensi]] dari relasi ini.
Baris 27: Baris 28:
Relasi-relasi berikut adalah contoh lain dari relasi ekuivalensi:
Relasi-relasi berikut adalah contoh lain dari relasi ekuivalensi:


* "sama dengan" pada himpunan bilangan. Sebagai contoh, <math>\tfrac{1}{2}</math> sama dengan <math>\tfrac{4}{8}</math>.
* "sama dengan" pada himpunan bilangan. Sebagai contoh, <math>\tfrac{1}{2}</math> sama dengan <math>\tfrac{4}{8}</math>.<ref>[https://math.libretexts.org/Bookshelves/Mathematical_Logic_and_Proof/Book%3A_Mathematical_Reasoning__Writing_and_Proof_(Sundstrom)/7%3A_Equivalence_Relations/7.3%3A_Equivalence_Classes 7.3: Equivalence Classes]. ''Mathematics LibreTexts''. 2017-09-20.</ref>
* "memiliki tanggal ulang tahun yang sama dengan" pada himpunan orang-orang.
* "memiliki tanggal ulang tahun yang sama dengan" pada himpunan orang-orang.
* "[[kongruen]] dengan" pada himpunan semua [[segitiga]].
* "[[kongruen]] dengan" pada himpunan semua [[segitiga]].
* "[[Operasi modulus|kongruen]] modulo ''n'' dengan" pada [[bilangan bulat]].
* "[[Operasi modulus|kongruen]] modulo ''n'' dengan" pada [[bilangan bulat]].<ref>[https://math.libretexts.org/Bookshelves/Mathematical_Logic_and_Proof/Book%3A_Mathematical_Reasoning__Writing_and_Proof_(Sundstrom)/7%3A_Equivalence_Relations/7.3%3A_Equivalence_Classes 7.3: Equivalence Classes]. ''Mathematics LibreTexts''. 2017-09-20.</ref>
* "Memiliki [[Nilai absolut|nilai mutlak]] yang sama dengan" pada himpunan [[Bilangan riil|bilangan real]].
* "Memiliki [[Nilai absolut|nilai mutlak]] yang sama dengan" pada himpunan [[Bilangan riil|bilangan real]].
* "Memiliki nilai [[kosinus]] yang sama dengan" pada himpunan semua sudut.
* "Memiliki nilai [[kosinus]] yang sama dengan" pada himpunan semua sudut.


=== Relasi yang bukan ekuivalensi ===
=== Relasi yang bukan ekuivalensi ===
* Relasi "≥" antara dua bilangan real bersifat reflektif dan transitif, tetapi tidak simetris. Sebagai contoh, 7 ≥ 5 tidak mengakibatkan 5 ≥ 7.
* Relasi "≥" antara dua bilangan real bersifat reflektif dan transitif, tetapi tidak simetris. Sebagai contoh, 7 ≥ 5 tidak mengakibatkan 5 ≥ 7.
* Relasi "memiliki [[Faktor persekutuan terbesar|faktor pembagi bersama]] yang lebih besar dari 1 dengan" antara dua bilangan bulat yang lebih besar dari 1, bersifat reflektif dan simetris, tetapi tidak transitif. Sebagai contoh, bilangan 2 dan 6 sama-sama memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 2), bilangan 6 dan 3 juga memiliki bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 3), tetapi 2 dan 3 tidak memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1.
* Relasi "memiliki [[Faktor persekutuan terbesar|faktor pembagi bersama]] yang lebih besar dari 1 dengan" antara dua bilangan bulat yang lebih besar dari 1, bersifat reflektif dan simetris, tetapi tidak transitif. Sebagai contoh, bilangan 2 dan 6 sama-sama memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 2), bilangan 6 dan 3 juga memiliki bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 3), tetapi 2 dan 3 tidak memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1.
Baris 43: Baris 43:


=== Kelas ekuivalensi ===
=== Kelas ekuivalensi ===
Sebuah [[Himpunan bagian|subhimpunan]] <math>Y</math> dari <math>X
Sebuah [[Himpunan bagian|subhimpunan]] <math>Y</math> dari <math>X
</math>, dengan <math>a \sim b</math> tetap berlaku untuk semua <math>a,\,b \in Y</math> namun tidak pernah ketika <math>a\in Y \ \ \text{dan} \ \ b\notin Y</math>, disebut sebagai sebuah '''kelas ekuivalensi ''<math>\sim
</math>, dengan <math>a \sim b</math> tetap berlaku untuk semua <math>a,\,b \in Y</math> namun tidak pernah ketika <math>a\in Y \ \ \text{dan} \ \ b\notin Y</math>, disebut sebagai sebuah '''kelas ekuivalensi ''<math>\sim
Baris 52: Baris 51:


=== Himpunan hasil bagi ===
=== Himpunan hasil bagi ===
Himpunan semua kelas ekuivalensi '''''<math>\sim
Himpunan semua kelas ekuivalensi '''''<math>\sim
</math>''''' dari <math>X
</math>''''' dari <math>X
Baris 61: Baris 59:


== Teorema dasar relasi ekuivalensi ==
== Teorema dasar relasi ekuivalensi ==
Salah satu hasil penting yang menghubungkan relasi ekuivalensi dan partisi adalah:
Salah satu hasil penting yang menghubungkan relasi ekuivalensi dan partisi adalah:<ref>D. A. R. Wallace. [https://archive.org/details/groupsringsfield0000wall Groups, Rings and Fields]. Springer-Verlag. 1998. hlm. [https://archive.org/details/groupsringsfield0000wall/page/31 31].</ref><ref>D. S. Dummit. [https://archive.org/details/abstractalgebra0000dumm_k3c6 Abstract Algebra]. John Wiley & Sons. 2004. hlm. [https://archive.org/details/abstractalgebra0000dumm_k3c6/page/3 3].</ref><ref>Karell Hrbacek. ''Introduction to Set Theory''. Marcel Dekker. 1999. hlm. 29-32.</ref>


* Relasi ekuivalensi ''<math>\sim
* Relasi ekuivalensi ''<math>\sim
Baris 88: Baris 86:
</math> dengan himpunan semua partisi dari <math>X
</math> dengan himpunan semua partisi dari <math>X
</math>.
</math>.
== Referensi ==


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*  
* [https://web.archive.org/web/20130509233055/http://planetmath.org/equivalencerelation Equivalence relation] di PlanetMath
* [https://web.archive.org/web/20130509233055/http://planetmath.org/equivalencerelation Equivalence relation] di PlanetMath


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Relasi+ekuivalensi&oldid=29466418 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466418 (2026-07-16T16:58:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Relasi+ekuivalensi&oldid=29466418 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466418 (2026-07-16T16:58:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.03

Set partitions 5; matrices

Dalam matematika, relasi ekuivalensi adalah relasi biner yang bersifat refleksif, simetris dan transitif. Relasi "sama dengan" merupakan contoh dasar dari relasi ekuivalensi, di mana untuk sembarang objek , , dan :

  • (sifat reflektif),
  • jika maka (sifat simetris), dan
  • jika dan maka (sifat transitif).

Sebagai akibat dari sifat refleksif, simetris, dan transitif, semua relasi ekuivalensi dapat menghasilkan partisi dari himpunan pendasar menjadi kelas-kelas ekuivalensi yang saling lepas. Dua anggota dari suatu himpunan disebut ekuivalen jika dan hanya jika mereka merupakan anggota kelas ekuivalensi yang sama.

Notasi

Berbagai notasi digunakan untuk menunjukkan bahwa dua anggota himpunan dan bersifat ekuivalen terhadap relasi ekuivalen ; biasanya "" dan "", yang digunakan ketika bersifat tersirat, dan variasi "", "", atau "" untuk menyebutkan secara tersurat. Sifat tidak ekuivalen bisa ditulis "" atau "a≢b".

Definisi

Suatu relasi biner ~ pada himpunan X disebut merupakan relasi ekuivalensi jika dan hanya jika bersifat reflektif, simetris dan transitif. Artinya, untuk semua a, b dan c dalam X:

X bersama dengan relasi ~ disebut sebuah setoid. Kelas ekuivalensi dari a di bawah ~, dilambangkan dengan [a], didefinisikan sebagai [a]={bXab}.

Contoh

Contoh sederhana

Anggap himpunan {a,b,c} memiliki relasi ekuivalensi {(a,a),(b,b),(c,c),(b,c),(c,b)}. Himpunan [a]={a} dan [b]=[c]={b,c} adalah kelas ekuivalensi dari relasi ini.

Himpunan dari semua kelas ekuivalensi untuk relasi ini adalah {{a},{b,c}}. Himpunan ini adalah partisi dari himpunan {a,b,c}.

Relasi ekuivalensi

Relasi-relasi berikut adalah contoh lain dari relasi ekuivalensi:

  • "sama dengan" pada himpunan bilangan. Sebagai contoh, 12 sama dengan 48.[1]
  • "memiliki tanggal ulang tahun yang sama dengan" pada himpunan orang-orang.
  • "kongruen dengan" pada himpunan semua segitiga.
  • "kongruen modulo n dengan" pada bilangan bulat.[2]
  • "Memiliki nilai mutlak yang sama dengan" pada himpunan bilangan real.
  • "Memiliki nilai kosinus yang sama dengan" pada himpunan semua sudut.

Relasi yang bukan ekuivalensi

  • Relasi "≥" antara dua bilangan real bersifat reflektif dan transitif, tetapi tidak simetris. Sebagai contoh, 7 ≥ 5 tidak mengakibatkan 5 ≥ 7.
  • Relasi "memiliki faktor pembagi bersama yang lebih besar dari 1 dengan" antara dua bilangan bulat yang lebih besar dari 1, bersifat reflektif dan simetris, tetapi tidak transitif. Sebagai contoh, bilangan 2 dan 6 sama-sama memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 2), bilangan 6 dan 3 juga memiliki bersama yang lebih besar dari 1 (yakni angka 3), tetapi 2 dan 3 tidak memiliki faktor bersama yang lebih besar dari 1.

Kelas ekuivalensi, himpunan hasil bagi, dan partisi

Anggap a,bX. Ada beberapa definisi

Kelas ekuivalensi

Sebuah subhimpunan Y dari X, dengan ab tetap berlaku untuk semua a,bY namun tidak pernah ketika aY  dan  bY, disebut sebagai sebuah kelas ekuivalensi dari X. Anggap [a]:={xX|ax} menyatakan kelas ekuivalensi yang berisi elemen a. Semua elemen di X yang saling ekuivalen menjadi anggota pada kelas ekuivalensi yang sama.

Himpunan hasil bagi

Himpunan semua kelas ekuivalensi dari X, yang dinyatakan sebagai X/:={[x]xX} , adalah himpunan hasil bagi dari X. Jika X adalah ruang topologis, ada cara mudah mengubah X/ menjadi ruang topologis. Lihat ruang hasil bagi untuk detailnya.

Teorema dasar relasi ekuivalensi

Salah satu hasil penting yang menghubungkan relasi ekuivalensi dan partisi adalah:[3][4][5]

  • Relasi ekuivalensi pada himpunan X mempartisi himpunan X tersebut.
  • Kebalikannya, untuk setiap partisi himpunan X, terdapat suatu relasi ekuivalensi yang sesuai pada himpunan X.

Anggap Y sebagai partisi dari X. Pada kedua kasus, sebuah himpunan di Y adalah kelas ekuivalensi dari X. Karena setiap elemen di X terletak di tepat satu himpunan di Y, dan karena setiap himpunan di Y identik ke kelas ekuivalensi dari X, maka setiap elemen di X terletak di tepat satu kelas ekuivalensi dari X. Dengan demikian, terdapat bijeksi antara himpunan semua relasi ekuivalensi di X dengan himpunan semua partisi dari X.

Pranala luar

Referensi

  1. 7.3: Equivalence Classes. Mathematics LibreTexts. 2017-09-20.
  2. 7.3: Equivalence Classes. Mathematics LibreTexts. 2017-09-20.
  3. D. A. R. Wallace. Groups, Rings and Fields. Springer-Verlag. 1998. hlm. 31.
  4. D. S. Dummit. Abstract Algebra. John Wiley & Sons. 2004. hlm. 3.
  5. Karell Hrbacek. Introduction to Set Theory. Marcel Dekker. 1999. hlm. 29-32.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29466418 (2026-07-16T16:58:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.