Transmitansi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29320867; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Atmosfaerisk_spredning.png|thumb|right|280px|Atmosfaerisk spredning]] | |||
[[Radiasi elektromagnetik]] dapat dipengaruhi dalam beberapa cara oleh medium tempat ia merambat. Radiasi dapat [[penyebaran|disebar]], diserap, serta [[persamaan Fresnel|dipantulkan dan dibiaskan]] pada diskontinuitas di medium. Halaman ini merupakan ikhtisar dari 3 yang terakhir. '''Transmitansi''' suatu material dan permukaan apa pun adalah efektivitasnya dalam mentransmisikan [[energi radiasi]]; fraksi radiasi awal (insiden) yang merambat ke lokasi yang diinginkan (seringkali lokasi pengamatan). Hal ini dapat dijelaskan oleh koefisien transmisi. | [[Radiasi elektromagnetik]] dapat dipengaruhi dalam beberapa cara oleh medium tempat ia merambat. Radiasi dapat [[penyebaran|disebar]], diserap, serta [[persamaan Fresnel|dipantulkan dan dibiaskan]] pada diskontinuitas di medium. Halaman ini merupakan ikhtisar dari 3 yang terakhir. '''Transmitansi''' suatu material dan permukaan apa pun adalah efektivitasnya dalam mentransmisikan [[energi radiasi]]; fraksi radiasi awal (insiden) yang merambat ke lokasi yang diinginkan (seringkali lokasi pengamatan). Hal ini dapat dijelaskan oleh koefisien transmisi. | ||
==Transmisi Permukaan== | ==Transmisi Permukaan== | ||
===Transmitansi hemisferikal=== | ===Transmitansi hemisferikal=== | ||
Transmitansi hemisferikal suatu permukaan dilambangkan dengan "T", didefinisikan sebagai | Transmitansi hemisferikal suatu permukaan dilambangkan dengan "T", didefinisikan sebagai<ref>[http://www.iso.org/iso/homehttps://www.iso.org/standard/82088.html/store/catalogue_tc/catalogue_detail.htm?csnumber=16943 Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary]. ''ISO 9288:2022''. ISO catalogue. August 1, 2022.</ref> | ||
:<math>T = \frac{\Phi_\mathrm{e}^\mathrm{t}}{\Phi_\mathrm{e}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T = \frac{\Phi_\mathrm{e}^\mathrm{t}}{\Phi_\mathrm{e}^\mathrm{i}},</math> | ||
| Baris 14: | Baris 16: | ||
===Transmitansi spektral hemisferikal=== | ===Transmitansi spektral hemisferikal=== | ||
Transmitansi spektral hemisferikal dalam frekuensi dan transmitansi spektral hemisferikal dalam [[panjang gelombang]] suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan ''T''<sub>ν</sub> dan ''T''<sub>λ</sub>, didefinisikan sebagai | Transmitansi spektral hemisferikal dalam frekuensi dan transmitansi spektral hemisferikal dalam [[panjang gelombang]] suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan ''T''<sub>ν</sub> dan ''T''<sub>λ</sub>, didefinisikan sebagai<ref>[http://www.iso.org/iso/homehttps://www.iso.org/standard/82088.html/store/catalogue_tc/catalogue_detail.htm?csnumber=16943 Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary]. ''ISO 9288:2022''. ISO catalogue. August 1, 2022.</ref> | ||
:<math>T_\nu = \frac{\Phi_{\mathrm{e},\nu}^\mathrm{t}}{\Phi_{\mathrm{e},\nu}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T_\nu = \frac{\Phi_{\mathrm{e},\nu}^\mathrm{t}}{\Phi_{\mathrm{e},\nu}^\mathrm{i}},</math> | ||
:<math>T_\lambda = \frac{\Phi_{\mathrm{e},\lambda}^\mathrm{t}}{\Phi_{\mathrm{e},\lambda}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T_\lambda = \frac{\Phi_{\mathrm{e},\lambda}^\mathrm{t}}{\Phi_{\mathrm{e},\lambda}^\mathrm{i}},</math> | ||
| Baris 22: | Baris 24: | ||
*Φ<sub>e,ν</sub><sup>t</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang; | *Φ<sub>e,ν</sub><sup>t</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang; | ||
*Φ<sub>e,ν</sub><sup>i</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang diterima oleh permukaan tersebut; | *Φ<sub>e,ν</sub><sup>i</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang diterima oleh permukaan tersebut; | ||
*Φ<sub>e,λ</sub><sup>t</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang; | *Φ<sub>e,λ</sub><sup>t</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang; | ||
*Φ<sub>e,λ</sub><sup>i</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang diterima oleh permukaan tersebut. | *Φ<sub>e,λ</sub><sup>i</sup> adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang diterima oleh permukaan tersebut. | ||
===Transmitansi terarah=== | ===Transmitansi terarah=== | ||
Transmitansi terarah suatu permukaan, dilambangkan dengan ''T''<sub>Ω</sub>, didefinisikan sebagai | Transmitansi terarah suatu permukaan, dilambangkan dengan ''T''<sub>Ω</sub>, didefinisikan sebagai<ref>[http://www.iso.org/iso/homehttps://www.iso.org/standard/82088.html/store/catalogue_tc/catalogue_detail.htm?csnumber=16943 Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary]. ''ISO 9288:2022''. ISO catalogue. August 1, 2022.</ref> | ||
:<math>T_\Omega = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T_\Omega = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega}^\mathrm{i}},</math> | ||
| Baris 35: | Baris 37: | ||
===Transmitansi arah spektral=== | ===Transmitansi arah spektral=== | ||
Transmitansi arah spektral dalam frekuensi dan transmitansi arah spektral dalam panjang gelombang suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan ''T''<sub>ν,Ω</sub> dan ''T''<sub>λ,Ω</sub>; didefinisikan sebagai | Transmitansi arah spektral dalam frekuensi dan transmitansi arah spektral dalam panjang gelombang suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan ''T''<sub>ν,Ω</sub> dan ''T''<sub>λ,Ω</sub>; didefinisikan sebagai<ref>[http://www.iso.org/iso/homehttps://www.iso.org/standard/82088.html/store/catalogue_tc/catalogue_detail.htm?csnumber=16943 Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary]. ''ISO 9288:2022''. ISO catalogue. August 1, 2022.</ref> | ||
:<math>T_{\nu,\Omega} = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega,\nu}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega,\nu}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T_{\nu,\Omega} = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega,\nu}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega,\nu}^\mathrm{i}},</math> | ||
:<math>T_{\lambda,\Omega} = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega,\lambda}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega,\lambda}^\mathrm{i}},</math> | :<math>T_{\lambda,\Omega} = \frac{L_{\mathrm{e},\Omega,\lambda}^\mathrm{t}}{L_{\mathrm{e},\Omega,\lambda}^\mathrm{i}},</math> | ||
| Baris 72: | Baris 74: | ||
===Hukum Beer–Lambert=== | ===Hukum Beer–Lambert=== | ||
[[Hukum Beer–Lambert]] menyatakan bahwa untuk ''N'' spesies atenuasi dalam sampel material: | [[Hukum Beer–Lambert]] menyatakan bahwa untuk ''N'' spesies atenuasi dalam sampel material: | ||
| Baris 96: | Baris 97: | ||
di mana N<sub>A</sub> adalah [[tetapan Avogadro]]. | di mana N<sub>A</sub> adalah [[tetapan Avogadro]]. | ||
Dalam kasus atenuasi "seragam", hubungan ini menjadi | Dalam kasus atenuasi "seragam", hubungan ini menjadi<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Transmitansi&oldid=29320867 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
:<math>\tau = \sum_{i = 1}^N \sigma_i n_i\ell,</math> | :<math>\tau = \sum_{i = 1}^N \sigma_i n_i\ell,</math> | ||
:<math>A = \sum_{i = 1}^N \varepsilon_i c_i\ell.</math> | :<math>A = \sum_{i = 1}^N \varepsilon_i c_i\ell.</math> | ||
| Baris 102: | Baris 103: | ||
Kasus atenuasi "tidak seragam" terjadi dalam aplikasi [[ilmu atmosfer]] dan teori perisai radiasi misalnya. | Kasus atenuasi "tidak seragam" terjadi dalam aplikasi [[ilmu atmosfer]] dan teori perisai radiasi misalnya. | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Transmitansi&oldid=29320867 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29320867 (2026-06-06T08:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.03

Radiasi elektromagnetik dapat dipengaruhi dalam beberapa cara oleh medium tempat ia merambat. Radiasi dapat disebar, diserap, serta dipantulkan dan dibiaskan pada diskontinuitas di medium. Halaman ini merupakan ikhtisar dari 3 yang terakhir. Transmitansi suatu material dan permukaan apa pun adalah efektivitasnya dalam mentransmisikan energi radiasi; fraksi radiasi awal (insiden) yang merambat ke lokasi yang diinginkan (seringkali lokasi pengamatan). Hal ini dapat dijelaskan oleh koefisien transmisi.
Transmisi Permukaan
Transmitansi hemisferikal
Transmitansi hemisferikal suatu permukaan dilambangkan dengan "T", didefinisikan sebagai[1]
di mana:
- Φet adalah fluks radiasi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang;
- Φei adalah fluks radiasi yang diterima oleh permukaan tersebut.
Transmitansi hemisferikal dapat dihitung sebagai integral atas transmitansi terarah yang dijelaskan di bawah ini.
Transmitansi spektral hemisferikal
Transmitansi spektral hemisferikal dalam frekuensi dan transmitansi spektral hemisferikal dalam panjang gelombang suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan Tν dan Tλ, didefinisikan sebagai[2]
di mana:
- Φe,νt adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang;
- Φe,νi adalah fluks radiasi spektral dalam frekuensi yang diterima oleh permukaan tersebut;
- Φe,λt adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke hemisferikal pada sisi yang berlawanan dari radiasi datang;
- Φe,λi adalah fluks radiasi spektral dalam panjang gelombang yang diterima oleh permukaan tersebut.
Transmitansi terarah
Transmitansi terarah suatu permukaan, dilambangkan dengan TΩ, didefinisikan sebagai[3]
di mana:
- Le,Ωt adalah radiansi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut ke dalam sudut pejal Ω;
- Le,Ωi adalah radiansi yang diterima oleh permukaan tersebut.
Transmitansi arah spektral
Transmitansi arah spektral dalam frekuensi dan transmitansi arah spektral dalam panjang gelombang suatu permukaan, masing-masing dilambangkan dengan Tν,Ω dan Tλ,Ω; didefinisikan sebagai[4]
di mana:
- Le,Ω,νt adalah radiansi spektral dalam frekuensi yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut;
- Le,Ω,νi adalah radiansi spektral yang diterima oleh permukaan tersebut;
- Le,Ω,λt adalah radiansi spektral dalam panjang gelombang yang ditransmisikan oleh permukaan tersebut;
- Le,Ω,λi adalah radiansi spektral dalam panjang gelombang yang diterima oleh permukaan tersebut.
Transmitansi luminositas
Dalam bidang fotometri (optika), transmitansi luminositas suatu filter adalah ukuran jumlah fluks luminositas atau intensitas yang ditransmisikan oleh filter optik. Umumnya didefinisikan dalam istilah iluminan standar (misalnya Iluminan A, Iluminan C, atau Iluminan E). Transmitansi luminositas terhadap iluminan standar didefinisikan sebagai:
di mana:
- adalah fluks radiansi spektral atau intensitas iluminan standar (magnitudo tidak ditentukan).
- adalah transmitansi spektral filter
- adalah fungsi efisiensi luminositas
Transmitansi luminositas tidak bergantung pada besarnya fluks atau intensitas iluminan standar yang digunakan untuk mengukurnya, dan merupakan besaran nirdimensi.
Transmitansi Internal
Kedalaman Optik
Secara definisi, transmitansi internal berkaitan dengan kedalaman optik dan absorbansi sebagai:
di mana:
- τadalah kedalaman optik;
- A adalah absorbansi.
Hukum Beer–Lambert
Hukum Beer–Lambert menyatakan bahwa untuk N spesies atenuasi dalam sampel material:
di mana:
- σi adalah penampang atenuasi spesies atenuasi i dalam sampel material;
- ni adalah kerapatan jumlah spesies atenuasi i dalam sampel material;
- εi adalah koefisien atenuasi molar spesies atenuasi i dalam sampel material;
- ci adalah konsentrasi jumlah spesies atenuasi i dalam sampel material;
- ℓ adalah panjang lintasan berkas cahaya melalui sampel material.
Penampang atenuasi dan koefisien atenuasi molar dihubungkan oleh:
dan kerapatan jumlah dan konsentrasi jumlah oleh:
di mana NA adalah tetapan Avogadro.
Dalam kasus atenuasi "seragam", hubungan ini menjadi[5]
Kasus atenuasi "tidak seragam" terjadi dalam aplikasi ilmu atmosfer dan teori perisai radiasi misalnya.
Referensi
- ↑ Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary. ISO 9288:2022. ISO catalogue. August 1, 2022.
- ↑ Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary. ISO 9288:2022. ISO catalogue. August 1, 2022.
- ↑ Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary. ISO 9288:2022. ISO catalogue. August 1, 2022.
- ↑ Thermal insulation — Heat transfer by radiation — Vocabulary. ISO 9288:2022. ISO catalogue. August 1, 2022.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29320867 (2026-06-06T08:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.