Pengayak molekuler: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29638527; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Molecular_Sieve5.jpg|thumb|right|280px|Molecular Sieve5]] | |||
'''Pengayak molekuler''' atau '''ayakan molekuler''' adalah material dengan [[Porositas|pori-pori]] (lubang yang sangat kecil) berukuran seragam. Diameter pori-pori ini hampir sama ukurannya dengan molekul kecil, dengan demikian maka molekul yang lebih besar tidak bisa masuk atau [[Adsorpsi|teradsorpsi]]. | '''Pengayak molekuler''' atau '''ayakan molekuler''' adalah material dengan [[Porositas|pori-pori]] (lubang yang sangat kecil) berukuran seragam. Diameter pori-pori ini hampir sama ukurannya dengan molekul kecil, dengan demikian maka molekul yang lebih besar tidak bisa masuk atau [[Adsorpsi|teradsorpsi]]. | ||
Beberapa ayakan molekuler digunakan dalam [[kromatografi]], teknik pemisahan yang mengurutkan molekul berdasarkan ukurannya. Ayakan molekuler lainnya digunakan sebagai [[desikan]] (misalnya [[gel silika]] dan [[karbon aktif|arang aktif]]). | Beberapa ayakan molekuler digunakan dalam [[kromatografi]], teknik pemisahan yang mengurutkan molekul berdasarkan ukurannya. Ayakan molekuler lainnya digunakan sebagai [[desikan]] (misalnya [[gel silika]] dan [[karbon aktif|arang aktif]]).<ref>[http://chemistry.about.com/od/chemistryglossary/g/Molecular-Sieve-Definition.htm Molecular Sieve Definition - Definition of Molecular Sieve - What Is a Molecular Sieve?]. Chemistry.about.com. 2013-12-18.</ref> | ||
Diameter ayakan molekuler diukur dalam [[Angstrom]] (Å) atau [[nanometer]] (nm). Menurut notasi [[Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan|IUPAC]], [[material mikropori]] memiliki diameter pori kurang dari 2 nm (20 Å) dan [[makropori|material makropori]] memiliki diameter pori lebih dari 50 nm (500 Å). Dengan demikian maka kategori [[material mesopori]] berada di tengah antara 2 hingga 50 nm (20–500 Å). | Diameter ayakan molekuler diukur dalam [[Angstrom]] (Å) atau [[nanometer]] (nm). Menurut notasi [[Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan|IUPAC]], [[material mikropori]] memiliki diameter pori kurang dari 2 nm (20 Å) dan [[makropori|material makropori]] memiliki diameter pori lebih dari 50 nm (500 Å). Dengan demikian maka kategori [[material mesopori]] berada di tengah antara 2 hingga 50 nm (20–500 Å).<ref>J. Rouquerol. [http://www.iupac.org/publications/pac/66/8/1739/pdf/ Recommendations for the characterization of porous solids (Technical Report)]. ''Pure Appl. Chem''. 1994. Vol. 66 (8). hlm. 1739–1758. doi:10.1351/pac199466081739.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengayak+molekuler&oldid=29638527 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29638527 (2026-08-25T23:42:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.08

Pengayak molekuler atau ayakan molekuler adalah material dengan pori-pori (lubang yang sangat kecil) berukuran seragam. Diameter pori-pori ini hampir sama ukurannya dengan molekul kecil, dengan demikian maka molekul yang lebih besar tidak bisa masuk atau teradsorpsi.
Beberapa ayakan molekuler digunakan dalam kromatografi, teknik pemisahan yang mengurutkan molekul berdasarkan ukurannya. Ayakan molekuler lainnya digunakan sebagai desikan (misalnya gel silika dan arang aktif).[1]
Diameter ayakan molekuler diukur dalam Angstrom (Å) atau nanometer (nm). Menurut notasi IUPAC, material mikropori memiliki diameter pori kurang dari 2 nm (20 Å) dan material makropori memiliki diameter pori lebih dari 50 nm (500 Å). Dengan demikian maka kategori material mesopori berada di tengah antara 2 hingga 50 nm (20–500 Å).[2]
Referensi
- ↑ Molecular Sieve Definition - Definition of Molecular Sieve - What Is a Molecular Sieve?. Chemistry.about.com. 2013-12-18.
- ↑ J. Rouquerol. Recommendations for the characterization of porous solids (Technical Report). Pure Appl. Chem. 1994. Vol. 66 (8). hlm. 1739–1758. doi:10.1351/pac199466081739.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29638527 (2026-08-25T23:42:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.