Lompat ke isi

Es II: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23182561; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Es II''' adalah bentuk kristal es [[Rombohedron|rombohedral]] dengan struktur yang sangat teratur. Ia terbentuk dari [[es Ih|es I<sub>h</sub>]] dengan memampatkannya pada suhu 198 [[Kelvin|K]] pada tekanan 300 [[Pascal (satuan)|MPa]] atau dengan mendekompresi [[es V]]. Saat dipanaskan, ia mengalami transformasi menjadi [[es III]]. Es [[air]] biasa pada umumnya merupakan [[es Ih|es I<sub>h</sub>]], (berdasarkan tata nama [[Percy Williams Bridgman|Bridgman]]). Berbagai jenis es, mulai dari es II hingga [[es XIX]], telah dibuat di laboratorium pada suhu dan tekanan yang berbeda-beda. Telah diperkirakan bahwa inti dari [[satelit es]], seperti satelit [[Jupiter]] [[Ganymede (satelit)|Ganymede]], terbuat dari es II.
'''Es II''' adalah bentuk kristal es [[Rombohedron|rombohedral]] dengan struktur yang sangat teratur. Ia terbentuk dari [[es Ih|es I<sub>h</sub>]] dengan memampatkannya pada suhu 198 [[Kelvin|K]] pada tekanan 300 [[Pascal (satuan)|MPa]] atau dengan mendekompresi [[es V]]. Saat dipanaskan, ia mengalami transformasi menjadi [[es III]].<ref>Chaplin, Martin. [http://www.lsbu.ac.uk/water/ice_ii.html Ice-two structure]. ''Water Structure and Science''. London South Bank University. 18 Oktober 2014.</ref> Es [[air]] biasa pada umumnya merupakan [[es Ih|es I<sub>h</sub>]], (berdasarkan tata nama [[Percy Williams Bridgman|Bridgman]]). Berbagai jenis es, mulai dari es II hingga [[es XIX]], telah dibuat di laboratorium pada suhu dan tekanan yang berbeda-beda. Telah diperkirakan bahwa inti dari [[satelit es]], seperti satelit [[Jupiter]] [[Ganymede (satelit)|Ganymede]], terbuat dari es II.
==Sejarah==
==Sejarah==
Sifat-sifat es II pertama kali dijelaskan dan dicatat oleh [[Gustav Heinrich Johann Apollon Tammann]] pada tahun 1900 selama eksperimennya dengan es di bawah tekanan tinggi dan suhu rendah. Setelah menghasilkan [[es III]], Tammann kemudian mencoba mengembunkan es tersebut pada suhu antara  di bawah tekanan . Tammann mencatat bahwa dalam keadaan ini, es II lebih padat daripada es III yang dia amati. Dia juga menemukan bahwa kedua jenis es tersebut dapat dipertahankan pada [[tekanan atmosfer]] normal dalam kondisi stabil selama suhunya dipertahankan pada suhu [[udara cair]], yang memperlambat perubahan konformasi kembali menjadi es I<sub>h</sub>.
Sifat-sifat es II pertama kali dijelaskan dan dicatat oleh [[Gustav Heinrich Johann Apollon Tammann]] pada tahun 1900 selama eksperimennya dengan es di bawah tekanan tinggi dan suhu rendah. Setelah menghasilkan [[es III]], Tammann kemudian mencoba mengembunkan es tersebut pada suhu antara  di bawah tekanan . Tammann mencatat bahwa dalam keadaan ini, es II lebih padat daripada es III yang dia amati. Dia juga menemukan bahwa kedua jenis es tersebut dapat dipertahankan pada [[tekanan atmosfer]] normal dalam kondisi stabil selama suhunya dipertahankan pada suhu [[udara cair]], yang memperlambat perubahan konformasi kembali menjadi es I<sub>h</sub>.<ref>Peter V. Hobbs. [https://books.google.com/books?id=7Is6AwAAQBAJ&pg=PA61 Ice Physics]. Oxford University Press. 6 Mei 2010. hlm. 61–70. ISBN 9780199587711.</ref>


Dalam percobaan selanjutnya oleh Bridgman pada tahun 1912, terlihat bahwa perbedaan volume antara es II dan es III berada pada kisaran . Perbedaan ini tidak ditemukan oleh Tammann karena perubahan kecil dan mengapa dia tidak dapat menentukan [[Kesetimbangan uap-cair|kurva kesetimbangan]] antara keduanya. Kurva tersebut menunjukkan bahwa perubahan struktur dari es III menjadi es II lebih mungkin terjadi jika mediumnya sebelumnya telah berada dalam konformasi struktur es II. Namun, jika sampel es III yang tidak pernah berada dalam keadaan es II diperoleh, es tersebut dapat didinginkan bahkan di bawah suhu −70&nbsp;°C tanpa berubah menjadi es II. Sebaliknya, bagaimanapun, pemanasan berlebih es II tidak mungkin terjadi dalam hal mempertahankan bentuk yang sama. Bridgman menemukan bahwa kurva kesetimbangan antara es II dan [[es IV]] hampir sama dengan es III, memiliki sifat stabilitas yang sama dan perubahan volume yang kecil. Namun, kurva antara es II dan [[es V]] sangat berbeda, dengan gelembung kurva pada dasarnya adalah garis lurus dan perbedaan volume hampir selalu .
Dalam percobaan selanjutnya oleh Bridgman pada tahun 1912, terlihat bahwa perbedaan volume antara es II dan es III berada pada kisaran . Perbedaan ini tidak ditemukan oleh Tammann karena perubahan kecil dan mengapa dia tidak dapat menentukan [[Kesetimbangan uap-cair|kurva kesetimbangan]] antara keduanya. Kurva tersebut menunjukkan bahwa perubahan struktur dari es III menjadi es II lebih mungkin terjadi jika mediumnya sebelumnya telah berada dalam konformasi struktur es II. Namun, jika sampel es III yang tidak pernah berada dalam keadaan es II diperoleh, es tersebut dapat didinginkan bahkan di bawah suhu −70&nbsp;°C tanpa berubah menjadi es II. Sebaliknya, bagaimanapun, pemanasan berlebih es II tidak mungkin terjadi dalam hal mempertahankan bentuk yang sama. Bridgman menemukan bahwa kurva kesetimbangan antara es II dan [[es IV]] hampir sama dengan es III, memiliki sifat stabilitas yang sama dan perubahan volume yang kecil. Namun, kurva antara es II dan [[es V]] sangat berbeda, dengan gelembung kurva pada dasarnya adalah garis lurus dan perbedaan volume hampir selalu .<ref>Peter V. Hobbs. [https://books.google.com/books?id=7Is6AwAAQBAJ&pg=PA61 Ice Physics]. Oxford University Press. 6 Mei 2010. hlm. 61–70. ISBN 9780199587711.</ref>
==Pencarian pasangan es II yang tak teratur dengan hidrogen==
==Pencarian pasangan es II yang tak teratur dengan hidrogen==
Karena es II benar-benar teratur dengan hidrogen, keberadaan pasangannya yang tak teratur adalah hal yang sangat menarik. Shephard dkk. menyelidiki batas fase es yang didoping NH<sub>4</sub>F karena NH<sub>4</sub>F telah dilaporkan sebagai pereaksi pengganggu hidrogen. Namun, penambahan 2,5&nbsp;mol% NH<sub>4</sub>F mengakibatkan hilangnya es II alih-alih pembentukan es II yang tak teratur. Menurut perhitungan DFC oleh Nakamura dkk., batas fase antara es II dan pasangannya yang tak teratur diperkirakan berada di wilayah stabilitas air cair.
Karena es II benar-benar teratur dengan hidrogen, keberadaan pasangannya yang tak teratur adalah hal yang sangat menarik. Shephard dkk.<ref>[http://dx.doi.org/10.1038/s41567-018-0094-z Doping-induced disappearance of ice II from water's phase diagram]. ''Nature Physics''. Springer Science and Business Media LLC. 2018. Vol. 14 (6). hlm. 569–572. doi:10.1038/s41567-018-0094-z.</ref> menyelidiki batas fase es yang didoping NH<sub>4</sub>F karena NH<sub>4</sub>F telah dilaporkan sebagai pereaksi pengganggu hidrogen. Namun, penambahan 2,5&nbsp;mol% NH<sub>4</sub>F mengakibatkan hilangnya es II alih-alih pembentukan es II yang tak teratur. Menurut perhitungan DFC oleh Nakamura dkk.,<ref>[http://dx.doi.org/10.1021/acs.jpcb.5b09544 Thermodynamic Stability of Ice II and Its Hydrogen-Disordered Counterpart: Role of Zero-Point Energy]. ''The Journal of Physical Chemistry B''. American Chemical Society (ACS). 2015. Vol. 120 (8). hlm. 1843–1848. doi:10.1021/acs.jpcb.5b09544.</ref> batas fase antara es II dan pasangannya yang tak teratur diperkirakan berada di wilayah stabilitas air cair.
==Lihat pula==
==Lihat pula==
*[[Es]], untuk bentuk es kristal lainnya
*[[Es]], untuk bentuk es kristal lainnya
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Es+II&oldid=23182561 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23182561 (2023-03-28T07:43:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Es+II&oldid=23182561 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23182561 (2023-03-28T07:43:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 03.56

Es II adalah bentuk kristal es rombohedral dengan struktur yang sangat teratur. Ia terbentuk dari es Ih dengan memampatkannya pada suhu 198 K pada tekanan 300 MPa atau dengan mendekompresi es V. Saat dipanaskan, ia mengalami transformasi menjadi es III.[1] Es air biasa pada umumnya merupakan es Ih, (berdasarkan tata nama Bridgman). Berbagai jenis es, mulai dari es II hingga es XIX, telah dibuat di laboratorium pada suhu dan tekanan yang berbeda-beda. Telah diperkirakan bahwa inti dari satelit es, seperti satelit Jupiter Ganymede, terbuat dari es II.

Sejarah

Sifat-sifat es II pertama kali dijelaskan dan dicatat oleh Gustav Heinrich Johann Apollon Tammann pada tahun 1900 selama eksperimennya dengan es di bawah tekanan tinggi dan suhu rendah. Setelah menghasilkan es III, Tammann kemudian mencoba mengembunkan es tersebut pada suhu antara di bawah tekanan . Tammann mencatat bahwa dalam keadaan ini, es II lebih padat daripada es III yang dia amati. Dia juga menemukan bahwa kedua jenis es tersebut dapat dipertahankan pada tekanan atmosfer normal dalam kondisi stabil selama suhunya dipertahankan pada suhu udara cair, yang memperlambat perubahan konformasi kembali menjadi es Ih.[2]

Dalam percobaan selanjutnya oleh Bridgman pada tahun 1912, terlihat bahwa perbedaan volume antara es II dan es III berada pada kisaran . Perbedaan ini tidak ditemukan oleh Tammann karena perubahan kecil dan mengapa dia tidak dapat menentukan kurva kesetimbangan antara keduanya. Kurva tersebut menunjukkan bahwa perubahan struktur dari es III menjadi es II lebih mungkin terjadi jika mediumnya sebelumnya telah berada dalam konformasi struktur es II. Namun, jika sampel es III yang tidak pernah berada dalam keadaan es II diperoleh, es tersebut dapat didinginkan bahkan di bawah suhu −70 °C tanpa berubah menjadi es II. Sebaliknya, bagaimanapun, pemanasan berlebih es II tidak mungkin terjadi dalam hal mempertahankan bentuk yang sama. Bridgman menemukan bahwa kurva kesetimbangan antara es II dan es IV hampir sama dengan es III, memiliki sifat stabilitas yang sama dan perubahan volume yang kecil. Namun, kurva antara es II dan es V sangat berbeda, dengan gelembung kurva pada dasarnya adalah garis lurus dan perbedaan volume hampir selalu .[3]

Pencarian pasangan es II yang tak teratur dengan hidrogen

Karena es II benar-benar teratur dengan hidrogen, keberadaan pasangannya yang tak teratur adalah hal yang sangat menarik. Shephard dkk.[4] menyelidiki batas fase es yang didoping NH4F karena NH4F telah dilaporkan sebagai pereaksi pengganggu hidrogen. Namun, penambahan 2,5 mol% NH4F mengakibatkan hilangnya es II alih-alih pembentukan es II yang tak teratur. Menurut perhitungan DFC oleh Nakamura dkk.,[5] batas fase antara es II dan pasangannya yang tak teratur diperkirakan berada di wilayah stabilitas air cair.

Lihat pula

  • Es, untuk bentuk es kristal lainnya

Referensi

  1. Chaplin, Martin. Ice-two structure. Water Structure and Science. London South Bank University. 18 Oktober 2014.
  2. Peter V. Hobbs. Ice Physics. Oxford University Press. 6 Mei 2010. hlm. 61–70. ISBN 9780199587711.
  3. Peter V. Hobbs. Ice Physics. Oxford University Press. 6 Mei 2010. hlm. 61–70. ISBN 9780199587711.
  4. Doping-induced disappearance of ice II from water's phase diagram. Nature Physics. Springer Science and Business Media LLC. 2018. Vol. 14 (6). hlm. 569–572. doi:10.1038/s41567-018-0094-z.
  5. Thermodynamic Stability of Ice II and Its Hydrogen-Disordered Counterpart: Role of Zero-Point Energy. The Journal of Physical Chemistry B. American Chemical Society (ACS). 2015. Vol. 120 (8). hlm. 1843–1848. doi:10.1021/acs.jpcb.5b09544.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23182561 (2023-03-28T07:43:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.