Lompat ke isi

Indikator redoks: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28422348; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Indikator redoks''' (juga disebut '''indikator reduksi–oksidasi''') adalah indikator yang mengalami perubahan warna tertentu pada [[Potensial elektrode|potensial elektroda]] tertentu.
'''Indikator redoks''' (juga disebut '''indikator reduksi–oksidasi''') adalah indikator yang mengalami perubahan warna tertentu pada [[Potensial elektrode|potensial elektroda]] tertentu.


Persyaratan untuk perubahan warna yang cepat dan reversibel berarti bahwa [[kesetimbangan kimia|kesetimbangan]] reduksi–oksidasi untuk indikator [[redoks|sistem redoks]] perlu dicapai dengan sangat cepat. Oleh karena itu, hanya beberapa kelas sistem redoks organik yang dapat digunakan sebagai indikator.
Persyaratan untuk perubahan warna yang cepat dan reversibel berarti bahwa [[kesetimbangan kimia|kesetimbangan]] reduksi–oksidasi untuk indikator [[redoks|sistem redoks]] perlu dicapai dengan sangat cepat. Oleh karena itu, hanya beberapa kelas sistem redoks organik yang dapat digunakan sebagai indikator.<ref>Ram W. Sabnis. ''Indicator Reagents''. Wiley-VCH. 2009. doi:10.1002/14356007.a14_127.pub2. ISBN 978-3-527-30673-2.</ref>


Terdapat dua kelas indikator redoks yang umum:
Terdapat dua kelas indikator redoks yang umum:
Baris 9: Baris 9:
Indikator redoks yang paling umum adalah [[senyawa organik]]. Contoh indikator redoks: Molekul 2,2'-Bipiridina adalah indikator redoks. Dalam larutan, ia berubah warna dari biru muda menjadi merah pada potensial elektrode 0,97&nbsp;V.
Indikator redoks yang paling umum adalah [[senyawa organik]]. Contoh indikator redoks: Molekul 2,2'-Bipiridina adalah indikator redoks. Dalam larutan, ia berubah warna dari biru muda menjadi merah pada potensial elektrode 0,97&nbsp;V.
==Tidak bergantung pada pH==
==Tidak bergantung pada pH==
 
{| border="1"
!Indikator
!E<sup>0</sup>, V
!Warna bentuk teroksidasi
!Warna bentuk tereduksi
|-
|[[2,2'-Bipiridina]] (kompleks Ru)
|align=center| +1,33
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|align=center bgcolor=yellow|kuning
|-
|Nitro[[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]] (kompleks Fe)
|align=center| +1,25
|align=center bgcolor=cyan|sian
|align=center bgcolor=red|merah
|-
|[[Asam fenamat|Asam n-fenilantranilat]]
|align=center| +1,08
|align=center bgcolor=violet|ungu-merah
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|Kompleks 1,10-Fenantrolina besi(II) sulfat ([[Feroin]])
|align=center| +1,06
|align=center bgcolor=cyan|sian
|align=center bgcolor=red|merah
|-
|N-[[Etoksikrisoidina]]
|align=center| +1,00
|align=center bgcolor=red|merah
|align=center bgcolor=yellow|kuning
|-
|2,2`-[[Bipiridina]] (kompleks Fe)
|align=center| +0,97
|align=center bgcolor=cyan|sian
|align=center bgcolor=red|merah
|-
|5,6-Dimetil[[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]] (kompleks Fe)
| +0,97
|align=center bgcolor=#CCFF00|kuning-hijau
|align=center bgcolor=cyan|sian
|-
|[[o-Dianisidina]]
|align=center| +0,85
|align=center bgcolor=red|merah
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|Natrium [[difenilamina sulfonat]]
|align=center| +0,84
|align=center bgcolor=#E41B9E|merah-ungu
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Difenilbenzidina]]
| +0,76
|align=center bgcolor=violet|ungu
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Difenilamina]]
|align=center| +0,76
|align=center bgcolor=violet|ungu
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Viologen]]
|align=center| −0,43
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|align=center bgcolor=blue|biru
|}
==Bergantung pada pH==
==Bergantung pada pH==
 
{| border="1"
!Indikator
!E<sup>0</sup>, V (pada pH=0)
!E, V (pada pH=7)
!Warna bentuk teroksidasi
!Warna bentuk tereduksi
|-
|Natrium 2,6-Dibromofenol-indofenol
atau Natrium [[Diklorofenolindofenol|2,6-Diklorofenol-indofenol]]
|align=center bgcolor=white| +0,64
|align=center bgcolor=white| +0,22
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|Natrium o-Kresol [[indofenol]]
|align=center bgcolor=white| +0,62
|align=center bgcolor=white| +0,19
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Tionina]] (sin. [[Tionina|ungu Lauth]])
|align=center bgcolor=white| +0,56
|align=center bgcolor=white| +0,06
|align=center bgcolor=violet|ungu
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Metilena biru]]
|align=center bgcolor=white| +0,53
|align=center bgcolor=white| +0,01<ref>HEWITT, LF. "Oxidation-Reduction Potentials in Bacteriology and Biochemistry." Oxidation-Reduction Potentials in Bacteriology and Biochemistry. Edn 6 (1950).</ref>
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Asam sulfonat|Asam indigotetrasulfonat]]
|align=center bgcolor=white| +0,37
|align=center bgcolor=white| −0,05
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Asam sulfonat|Asam indigotrisulfonat]]
|align=center bgcolor=white| +0,33
|align=center bgcolor=white| −0,08
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Indigo karmina]]
(sin. [[Asam sulfonat|Asam indigodisulfonat]]
|align=center bgcolor=white| +0,29
|align=center bgcolor=white| −0,13
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|Asam [[indigo]]mono sulfonat
|align=center bgcolor=white| +0,26
|align=center bgcolor=white| −0,16
|align=center bgcolor=blue|biru
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Fenosafranin]]
|align=center bgcolor=white| +0,28
|align=center bgcolor=white| −0,25
|align=center bgcolor=red|merah
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Safranin|Safranin '''T''']]
|align=center bgcolor=white| +0,24
|align=center bgcolor=white| −0,29
|align=center bgcolor=#E41B9E|merah-ungu
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|[[Merah netral]]
|align=center bgcolor=white| +0,24
|align=center bgcolor=white| −0,33
|align=center bgcolor=red|merah
|align=center bgcolor=white|nirwarna
|-
|}
==Lihat pula==
==Lihat pula==
*[[Kimia analisis|Analisis kimia]]
*[[Kimia analisis|Analisis kimia]]
*[[Indikator pH|Indikator asam–basa]]
*[[Indikator pH|Indikator asam–basa]]
*[[Indikator kompleksometri]]
*[[Indikator kompleksometri]]
==Referensi==
==Pranala luar==
==Pranala luar==
*  [http://old.iupac.org/publications/pac/1978/pdf/5005x0463.pdf Indikator Redoks. Karakteristik dan Aplikasi]
*  [http://old.iupac.org/publications/pac/1978/pdf/5005x0463.pdf Indikator Redoks. Karakteristik dan Aplikasi]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikator+redoks&oldid=28422348 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422348 (2025-11-12T07:26:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikator+redoks&oldid=28422348 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422348 (2025-11-12T07:26:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.02

Indikator redoks (juga disebut indikator reduksi–oksidasi) adalah indikator yang mengalami perubahan warna tertentu pada potensial elektroda tertentu.

Persyaratan untuk perubahan warna yang cepat dan reversibel berarti bahwa kesetimbangan reduksi–oksidasi untuk indikator sistem redoks perlu dicapai dengan sangat cepat. Oleh karena itu, hanya beberapa kelas sistem redoks organik yang dapat digunakan sebagai indikator.[1]

Terdapat dua kelas indikator redoks yang umum:

Indikator redoks yang paling umum adalah senyawa organik. Contoh indikator redoks: Molekul 2,2'-Bipiridina adalah indikator redoks. Dalam larutan, ia berubah warna dari biru muda menjadi merah pada potensial elektrode 0,97 V.

Tidak bergantung pada pH

Indikator E0, V Warna bentuk teroksidasi Warna bentuk tereduksi
2,2'-Bipiridina (kompleks Ru) +1,33 nirwarna kuning
Nitrofenantrolina (kompleks Fe) +1,25 sian merah
Asam n-fenilantranilat +1,08 ungu-merah nirwarna
Kompleks 1,10-Fenantrolina besi(II) sulfat (Feroin) +1,06 sian merah
N-Etoksikrisoidina +1,00 merah kuning
2,2`-Bipiridina (kompleks Fe) +0,97 sian merah
5,6-Dimetilfenantrolina (kompleks Fe) +0,97 kuning-hijau sian
o-Dianisidina +0,85 merah nirwarna
Natrium difenilamina sulfonat +0,84 merah-ungu nirwarna
Difenilbenzidina +0,76 ungu nirwarna
Difenilamina +0,76 ungu nirwarna
Viologen −0,43 nirwarna biru

Bergantung pada pH

Indikator E0, V (pada pH=0) E, V (pada pH=7) Warna bentuk teroksidasi Warna bentuk tereduksi
Natrium 2,6-Dibromofenol-indofenol

atau Natrium 2,6-Diklorofenol-indofenol

+0,64 +0,22 biru nirwarna
Natrium o-Kresol indofenol +0,62 +0,19 biru nirwarna
Tionina (sin. ungu Lauth) +0,56 +0,06 ungu nirwarna
Metilena biru +0,53 +0,01[2] biru nirwarna
Asam indigotetrasulfonat +0,37 −0,05 biru nirwarna
Asam indigotrisulfonat +0,33 −0,08 biru nirwarna
Indigo karmina

(sin. Asam indigodisulfonat

+0,29 −0,13 biru nirwarna
Asam indigomono sulfonat +0,26 −0,16 biru nirwarna
Fenosafranin +0,28 −0,25 merah nirwarna
Safranin T +0,24 −0,29 merah-ungu nirwarna
Merah netral +0,24 −0,33 merah nirwarna

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Ram W. Sabnis. Indicator Reagents. Wiley-VCH. 2009. doi:10.1002/14356007.a14_127.pub2. ISBN 978-3-527-30673-2.
  2. HEWITT, LF. "Oxidation-Reduction Potentials in Bacteriology and Biochemistry." Oxidation-Reduction Potentials in Bacteriology and Biochemistry. Edn 6 (1950).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422348 (2025-11-12T07:26:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.