Lompat ke isi

Feroin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Ferroin-cation-3D-balls

Feroin adalah sebuah senyawa kimia dengan rumus [Fe(o-fen)3]SO4, dengan o-fen adalah singkatan dari 1,10-fenantrolina, suatu ligan bidentat. Istilah "feroin" digunakan secara longgar dan mencakup garam dari anion lain seperti klorida.[1]

Struktur

Banyak dari garam [Fe(o-fen)3]2+ telah dikarakterisasi menggunakan kristalografi sinar-X. Struktur [Fe(o-fen)3]2+ dan [Fe(o-fen)3]3+ hampir identik, konsisten dengan keduanya memiliki spin yang rendah. Kedua kation ini berbentuk oktahedral dengan grup simetri D3. Jarak Fe-N adalah 197,3 pm.[2]

Pembuatan dan reaksi

Feroin sulfat dapat dibuat dengan menggabungkan fenantrolina dengan fero sulfat dalam air.

3 fen + Fe2+ → [Fe(fen)3]2+

Reaksi utamanya adalah oksidasi 1-elektron.

[Fe(fen)3]2+ → [Fe(fen)3]3+ + 1 e

Penambahan asam sulfat ke dalam larutan [Fe(fen)3]2+ akan menyebabkan hidrolisis:

[Fe(fen)3]2+ + 3 H2SO4 + 6 H2O → [Fe(OH2)6]2+ + 3 [fenH]HSO4

Indikator redoks

Kompleks ini digunakan sebagai indikator dalam kimia analitik.[3] Bahan aktifnya adalah ion [Fe(o-fen)3]2+, yaitu suatu kromofor yang dapat dioksidasi menjadi turunan feri [Fe(o-fen)3]3+. Potensial perubahan redoks ini memiliki nilai sebesar +1,06 volt dalam 1 M H2SO4. Ia adalah indikator redoks yang populer untuk memvisualisasikan reaksi Belousov–Zhabotinsky berosilasi.

Feroin cocok digunakan sebagai indikator redoks, karena perubahan warnanya bersifat reversibel, sangat nyata dan cepat, serta larutan feroin bersifat stabil hingga suhu 60 °C. Ia adalah indikator utama yang digunakan dalam serimetri.[4]

Nitroferoin, kompleks besi(II) dengan 5-nitro-1,10-fenantrolina, memiliki potensial transisi +1,25 volt. Ia lebih stabil daripada feroin, tetapi dalam asam sulfat dengan ion Ce4+ memerlukan titran berlebih. Namun, ia berguna untuk titrasi dalam larutan asam perklorat atau asam nitrat, di mana potensial redoks serium lebih tinggi.[5]

Potensial redoks kompleks besi–fenantrolina dapat divariasikan antara +0,84 V dan +1,10 V dengan mengatur posisi dan jumlah gugus metil pada inti fenantrolina.[6]

Kompleks terkait

Referensi

  1. Simeen Sattar. A Unified Kinetics and Equilibrium Experiment: Rate Law, Activation Energy, and Equilibrium Constant for the Dissociation of Ferroin. Journal of Chemical Education. 2011. Vol. 88 (4). hlm. 457–460. doi:10.1021/ed100797s.
  2. Joe Baker. Crystal Structure, Electron Spin Resonance, and Magnetism of Tris(o-Phenanthroline)Iron(III) Perchlorate Hydrate. Journal of the Chemical Society, Dalton Transactions. 1975. hlm. 530. doi:10.1039/DT9750000530.
  3. D. C. Harris. Quantitative Chemical Analysis. W. H. Freeman. 1995. ISBN 978-0-7167-2508-4.
  4. Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
  5. Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
  6. Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28421900 (2025-11-12T07:14:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.