Opalesens: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27587806; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Common_Rough_Opal.jpg|thumb|right|280px|Rough sample of common opal]] | |||
'''Opalesens''' adalah [[fenomena optik]] yang ditampilkan oleh [[mineraloid]] [[batu permata]] [[opal]],<ref>opalescent. 2019. In Noah Webster's 1828 American Dictionary of the English Language. Retrieved January 7, 2019, from https://1828.mshaffer.com/d/word/opalescent</ref> sebuah [[hidrat]] [[silikon dioksida]].<ref>[https://gemselect.com/gem-info/opal/opal-info.php Opal Gemstone Information]. Gemstone Select. 2018.</ref> Namun, masing-masing dari tiga jenis opalberharga, umum, dan api<ref>Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html</ref> menampilkan efek optik yang berbeda; oleh karena itu, makna yang dimaksudkan bervariasi tergantung pada konteksnya. | |||
* Definisi umum dari '' opalesens '' adalah [[permainan warna]] seperti susu yang ditampilkan oleh opal, yang menggambarkan efek visual dari opal yang berharga dengan sangat baik, dan '' opalesens '' umumnya digunakan dalam istilah awam sebagai sinonim untuk ''permainan warna''.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Opalesens&oldid=27587806 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
* Sebaliknya, opal biasa tidak menampilkan permainan warna, tetapi sering menunjukkan kilau cahaya kabur dari dalam batufenomena yang oleh para ahli permata disebut sebagai "opalesens".<ref>[https://gia.edu/opal-description Opal Description]. Gemological Institute of America. 2019.</ref> Kemilau seperti susu yang ditampilkan oleh opal adalah bentuk [[adularesens]].<ref>Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html</ref> | |||
* Opal api adalah batu permata yang relatif transparan dengan warna kuning, oranye, hingga merah cerah dan jarang menampilkan efek kilau warna (play of color).<ref>[https://gemselect.com/gem-info/opal/opal-info.php Opal Gemstone Information]. Gemstone Select. 2018.</ref> | |||
Efek optik yang terlihat pada berbagai jenis opal adalah hasil dari [[pembiasan]] (berharga dan api) atau refleksi (umum) karena pelapisan, jarak, dan ukuran bola silikon dioksida mikroskopis segudang dan termasuk air (atau udara) dalam struktur fisiknya.<ref>[https://gemselect.com/gem-info/opal/opal-info.php Opal Gemstone Information]. Gemstone Select. 2018.</ref><ref>Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html</ref> Ketika ukuran dan jarak bola [[silika]] relatif kecil, warna biru-hijau yang dibiaskan menjadi lazim; ketika relatif lebih besar, warna kuning-oranye-merah yang dibiaskan terlihat; dan ketika lebih besar lagi, refleksi menghasilkan kilau seperti susu.<ref>[https://gemselect.com/gem-info/opal/opal-info.php Opal Gemstone Information]. Gemstone Select. 2018.</ref><ref>Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html</ref> | |||
Secara fisik, beberapa kasus opalescence dapat dikaitkan dengan jenis [[dichroism]] yang terlihat pada [[koloid|sistem terdispersi]] dengan sedikit [[Opacity (optics)|opacity]]. Karena [[hamburan Rayleigh]], material transparan tampak merah kekuningan dalam cahaya putih yang ditransmisikan dan biru dalam cahaya hamburan yang tegak lurus terhadap cahaya yang ditransmisikan. Fenomena yang diilustrasikan pada foto di atas adalah contoh dari [[Efek Tyndall]]. | Secara fisik, beberapa kasus opalescence dapat dikaitkan dengan jenis [[dichroism]] yang terlihat pada [[koloid|sistem terdispersi]] dengan sedikit [[Opacity (optics)|opacity]]. Karena [[hamburan Rayleigh]], material transparan tampak merah kekuningan dalam cahaya putih yang ditransmisikan dan biru dalam cahaya hamburan yang tegak lurus terhadap cahaya yang ditransmisikan.<ref>Douma, M., curator. (2008). Blue and Red. In Cause of Color. Retrieved 2005 from http://www.webexhibits.org/causesofcolor/14B.html</ref> Fenomena yang diilustrasikan pada foto di atas adalah contoh dari [[Efek Tyndall]]. | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Opalesens&oldid=27587806 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27587806 (2025-07-23T08:14:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.04

Opalesens adalah fenomena optik yang ditampilkan oleh mineraloid batu permata opal,[1] sebuah hidrat silikon dioksida.[2] Namun, masing-masing dari tiga jenis opalberharga, umum, dan api[3] menampilkan efek optik yang berbeda; oleh karena itu, makna yang dimaksudkan bervariasi tergantung pada konteksnya.
- Definisi umum dari opalesens adalah permainan warna seperti susu yang ditampilkan oleh opal, yang menggambarkan efek visual dari opal yang berharga dengan sangat baik, dan opalesens umumnya digunakan dalam istilah awam sebagai sinonim untuk permainan warna.[4]
- Sebaliknya, opal biasa tidak menampilkan permainan warna, tetapi sering menunjukkan kilau cahaya kabur dari dalam batufenomena yang oleh para ahli permata disebut sebagai "opalesens".[5] Kemilau seperti susu yang ditampilkan oleh opal adalah bentuk adularesens.[6]
- Opal api adalah batu permata yang relatif transparan dengan warna kuning, oranye, hingga merah cerah dan jarang menampilkan efek kilau warna (play of color).[7]
Efek optik yang terlihat pada berbagai jenis opal adalah hasil dari pembiasan (berharga dan api) atau refleksi (umum) karena pelapisan, jarak, dan ukuran bola silikon dioksida mikroskopis segudang dan termasuk air (atau udara) dalam struktur fisiknya.[8][9] Ketika ukuran dan jarak bola silika relatif kecil, warna biru-hijau yang dibiaskan menjadi lazim; ketika relatif lebih besar, warna kuning-oranye-merah yang dibiaskan terlihat; dan ketika lebih besar lagi, refleksi menghasilkan kilau seperti susu.[10][11]
Secara fisik, beberapa kasus opalescence dapat dikaitkan dengan jenis dichroism yang terlihat pada sistem terdispersi dengan sedikit opacity. Karena hamburan Rayleigh, material transparan tampak merah kekuningan dalam cahaya putih yang ditransmisikan dan biru dalam cahaya hamburan yang tegak lurus terhadap cahaya yang ditransmisikan.[12] Fenomena yang diilustrasikan pada foto di atas adalah contoh dari Efek Tyndall.
Referensi
- ↑ opalescent. 2019. In Noah Webster's 1828 American Dictionary of the English Language. Retrieved January 7, 2019, from https://1828.mshaffer.com/d/word/opalescent
- ↑ Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
- ↑ Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Opal Description. Gemological Institute of America. 2019.
- ↑ Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html
- ↑ Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
- ↑ Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
- ↑ Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html
- ↑ Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
- ↑ Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html
- ↑ Douma, M., curator. (2008). Blue and Red. In Cause of Color. Retrieved 2005 from http://www.webexhibits.org/causesofcolor/14B.html
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27587806 (2025-07-23T08:14:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.