Lompat ke isi

Tjia May On: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29432577; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 4: Baris 4:


== Penelitian ==
== Penelitian ==
Tjia May On merupakan fisikawan yang mendalami bidang fisika partikel. Penelitian yang dilakukan oleh Tjia May On telah menghasilkan dua buku teks dan lebih dari 200 penelitian yang dipublikasikan di jurnal internasional seperti ''[[Physical Review]]'' dan ''[[Nuclear Physics]]''. Salah satu penelitiannya adalah risetnya bersama fisikawan C.H. Albright dan L. S. Liu yang berjudul "''Quark Model Approach in the Semileptonic Reaction''." Tjia May On pernah terlibat dalam riset di ''International Center of Theoretical Physics''. Pada perkembangannya, Tjia May On mengubah haluan perial penelitiannya dari fisika partikel ke fisika material dengan alasan bahwa fisika material menawarkan banyak manfaat dan berdampak besar bagi kehidupan.
Tjia May On merupakan fisikawan yang mendalami bidang fisika partikel. Penelitian yang dilakukan oleh Tjia May On telah menghasilkan dua buku teks dan lebih dari 200 penelitian yang dipublikasikan di jurnal internasional seperti ''[[Physical Review]]'' dan ''[[Nuclear Physics]]''.<ref>Yunanto Wiji Utomo. [https://sains.kompas.com/read/2016/08/18/16041601/raih.sarwono.awards.tjia.may.on.ungkap.arti.penting.fisika.bagi.indonesia Raih Sarwono Awards, Tjia May On Ungkap Arti Penting Fisika bagi Indonesia]. ''Kompas.com''.</ref> Salah satu penelitiannya adalah risetnya bersama fisikawan C.H. Albright dan L. S. Liu yang berjudul "''Quark Model Approach in the Semileptonic Reaction''."<ref>Pebriansyah Ariefana. [https://www.suara.com/wawancara/2016/12/19/070000/tjia-may-on-fisikawan-partikel-dan-nasib-sedih-di-indonesia Tjia May On: Fisikawan Partikel dan Nasib Sedih di Indonesia]. ''Suara.com''. 2016-12-19.</ref> Tjia May On pernah terlibat dalam riset di ''International Center of Theoretical Physics''.<ref>Yunanto Wiji Utomo. [https://sains.kompas.com/read/2016/08/18/16041601/raih.sarwono.awards.tjia.may.on.ungkap.arti.penting.fisika.bagi.indonesia Raih Sarwono Awards, Tjia May On Ungkap Arti Penting Fisika bagi Indonesia]. ''Kompas.com''.</ref> Pada perkembangannya, Tjia May On mengubah haluan perial penelitiannya dari fisika partikel ke fisika material dengan alasan bahwa fisika material menawarkan banyak manfaat dan berdampak besar bagi kehidupan.<ref>Yunanto Wiji Utomo. [https://sains.kompas.com/read/2016/08/18/16041601/raih.sarwono.awards.tjia.may.on.ungkap.arti.penting.fisika.bagi.indonesia Raih Sarwono Awards, Tjia May On Ungkap Arti Penting Fisika bagi Indonesia]. ''Kompas.com''.</ref>


== Penghargaan ==
== Penghargaan ==
Tjia May On meraih Sarwono Awards yang diberikan oleh [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] pada tanggal 18 Agustus 2016. Selain itu Tjia May On juga pernah menerima penghargaan yakni Anugerah Sewaka Winayaraha 2007 dari pemerintah Indonesia untuk jasanya yang luar biasa di pendidikan tinggi Indonesia, Ganesa Cendikia Widya Adiutama 2009 dari ITB untuk publikasi internasional di bidang fisika material yang memiliki cakupan luar biasa luas, Achmad Bakrie Award 2012 dari Freedom Insititue untuk kontribusi yang luar biasa dalam riset saintifik dan pengembangan budaya riset di Indonesia, dan Sarwono Award 2016 dari LIPI untuk kontribusi yang menonjol sekali untuk riset ilmiah dan dedikasinya dalam mengembangkan budaya riset ilmiah di Indonesia.
Tjia May On meraih Sarwono Awards yang diberikan oleh [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] pada tanggal 18 Agustus 2016.<ref>Yunanto Wiji Utomo. [https://sains.kompas.com/read/2016/08/18/16041601/raih.sarwono.awards.tjia.may.on.ungkap.arti.penting.fisika.bagi.indonesia Raih Sarwono Awards, Tjia May On Ungkap Arti Penting Fisika bagi Indonesia]. ''Kompas.com''.</ref> Selain itu Tjia May On juga pernah menerima penghargaan yakni Anugerah Sewaka Winayaraha 2007 dari pemerintah Indonesia untuk jasanya yang luar biasa di pendidikan tinggi Indonesia, Ganesa Cendikia Widya Adiutama 2009 dari ITB untuk publikasi internasional di bidang fisika material yang memiliki cakupan luar biasa luas, Achmad Bakrie Award 2012 dari Freedom Insititue untuk kontribusi yang luar biasa dalam riset saintifik dan pengembangan budaya riset di Indonesia, dan Sarwono Award 2016 dari LIPI untuk kontribusi yang menonjol sekali untuk riset ilmiah dan dedikasinya dalam mengembangkan budaya riset ilmiah di Indonesia.<ref>Webmaster Team, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi ITB. [https://www.itb.ac.id/news/read/57326/home/obituari-selamat-jalan-prof-tjia-may-on-ahli-fisika-dari-itb Obituari: Selamat Jalan Prof. Tjia May On, Ahli Fisika dari ITB -]. ''Institut Teknologi Bandung''.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
 
* [http://www.tokohindonesia.com/tokoh/article/283-direktori/2060-tjia-may-on Tokohindonesia.com]  
* [http://www.tokohindonesia.com/tokoh/article/283-direktori/2060-tjia-may-on Tokohindonesia.com]
* [http://fismots.fi.itb.ac.id/pmp/?page_id=63 Physics of Magnetism and Photonics Group Institut Teknologi Bandung]  
* [http://fismots.fi.itb.ac.id/pmp/?page_id=63 Physics of Magnetism and Photonics Group Institut Teknologi Bandung]
* [http://www.engineeringtown.com/teenagers/index.php/profil-insinyur/562-prof-tjia-may-on-.html Engineeringtown.com]
* [http://www.engineeringtown.com/teenagers/index.php/profil-insinyur/562-prof-tjia-may-on-.html Engineeringtown.com]
* [http://www.opto.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1017507600 Opto LIPI.go.id]
* [http://www.opto.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1017507600 Opto LIPI.go.id]
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tjia+May+On&oldid=29432577 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29432577 (2026-07-08T08:17:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tjia+May+On&oldid=29432577 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29432577 (2026-07-08T08:17:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.04

Prof. Tjia May On, Ph.D. () adalah guru besar Fisika Institut Teknologi Bandung. Menyelesaikan sarjana fisika tahun 1962 dari Institut Teknologi Bandung, ia kemudian meneruskan pendidikan magister dan doktor di Universitas Northwestern, memperoleh gelar Ph.D pada tahun1969 di bidang Fisika Partikel. Ia menekuni bidang partikel kuantum dan kosmologi relativistik, dan kemudian penelitian polimer, optik nonlinier, superkonduktor. Selain mengajar di jurusan fisika ITB, ia juga mengajar di program Optoelektronika Universitas Indonesia.

Ia menekuni bidang partikel kuantum dan kosmologi relativistik, dan kemudian penelitian polimer, optik nonlinier, superkonduktor. Selain mengajar di jurusan fisika ITB, ia juga mengajar di program Optoelektronika Universitas Indonesia.

Penelitian

Tjia May On merupakan fisikawan yang mendalami bidang fisika partikel. Penelitian yang dilakukan oleh Tjia May On telah menghasilkan dua buku teks dan lebih dari 200 penelitian yang dipublikasikan di jurnal internasional seperti Physical Review dan Nuclear Physics.[1] Salah satu penelitiannya adalah risetnya bersama fisikawan C.H. Albright dan L. S. Liu yang berjudul "Quark Model Approach in the Semileptonic Reaction."[2] Tjia May On pernah terlibat dalam riset di International Center of Theoretical Physics.[3] Pada perkembangannya, Tjia May On mengubah haluan perial penelitiannya dari fisika partikel ke fisika material dengan alasan bahwa fisika material menawarkan banyak manfaat dan berdampak besar bagi kehidupan.[4]

Penghargaan

Tjia May On meraih Sarwono Awards yang diberikan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2016.[5] Selain itu Tjia May On juga pernah menerima penghargaan yakni Anugerah Sewaka Winayaraha 2007 dari pemerintah Indonesia untuk jasanya yang luar biasa di pendidikan tinggi Indonesia, Ganesa Cendikia Widya Adiutama 2009 dari ITB untuk publikasi internasional di bidang fisika material yang memiliki cakupan luar biasa luas, Achmad Bakrie Award 2012 dari Freedom Insititue untuk kontribusi yang luar biasa dalam riset saintifik dan pengembangan budaya riset di Indonesia, dan Sarwono Award 2016 dari LIPI untuk kontribusi yang menonjol sekali untuk riset ilmiah dan dedikasinya dalam mengembangkan budaya riset ilmiah di Indonesia.[6]

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29432577 (2026-07-08T08:17:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.