Film plastik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28006378; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Kodak_Instamatic_X-15_2015-11-28_penultimate_roll_of_126_film.jpg|thumb|right|280px|Kodak Instamatic X-15 2015-11-28 penultimate roll of 126 film]] | |||
'''Film plastik''' adalah material tipis fleksibel yang terbuat dari berbagai jenis [[polimer]] plastik. Material ini banyak digunakan dalam industri [[kemasan]], [[pertanian]], dan aplikasi teknis lainnya karena sifatnya yang ringan, transparan, dan dapat dibuat kedap air. | '''Film plastik''' adalah material tipis fleksibel yang terbuat dari berbagai jenis [[polimer]] plastik. Material ini banyak digunakan dalam industri [[kemasan]], [[pertanian]], dan aplikasi teknis lainnya karena sifatnya yang ringan, transparan, dan dapat dibuat kedap air. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Pengembangan film plastik modern dimulai pada awal abad ke-20 dengan penemuan [[seluloid]]. Pada tahun 1933, [[Imperial Chemical Industries]] (ICI) mengembangkan [[polietilena]] yang menjadi bahan dasar sebagian besar film plastik saat ini. | Pengembangan film plastik modern dimulai pada awal abad ke-20 dengan penemuan [[seluloid]]. Pada tahun 1933, [[Imperial Chemical Industries]] (ICI) mengembangkan [[polietilena]] yang menjadi bahan dasar sebagian besar film plastik saat ini.<ref>Ian McNeil. ''Polyethylene: The Early Years''. ''ACS Symposium Series''. 1989. Vol. 425. hlm. 1–10. doi:10.1021/bk-1989-0425.ch001.</ref> | ||
== Jenis-jenis == | == Jenis-jenis == | ||
| Baris 23: | Baris 25: | ||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
* '''Kemasan makanan''': Kemasan fleksibel untuk produk segar dan olahan<ref>''Handbook of Flexible Packaging''. Springer. 2013. ISBN 978-1-4614-1481-7.</ref> | |||
* '''Kemasan makanan''': Kemasan fleksibel untuk produk segar dan olahan | |||
* '''Pertanian''': [[Mulsa]] plastik, rumah kaca | * '''Pertanian''': [[Mulsa]] plastik, rumah kaca | ||
* '''Kedokteran''': Kemasan steril, alat kesehatan sekali pakai | * '''Kedokteran''': Kemasan steril, alat kesehatan sekali pakai | ||
| Baris 35: | Baris 36: | ||
* Masalah dalam [[daur ulang]] karena sering terkontaminasi | * Masalah dalam [[daur ulang]] karena sering terkontaminasi | ||
Upaya pengurangan dampak termasuk pengembangan film [[bioplastik]] dan program daur ulang khusus. | Upaya pengurangan dampak termasuk pengembangan film [[bioplastik]] dan program daur ulang khusus.<ref>[https://the-art-of-print.com/plastic-film-recycling/ Plastic Film Recycling]. ''Plastic Film Recycling''.</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
| Baris 42: | Baris 43: | ||
* [[Polusi mikroplastik]] | * [[Polusi mikroplastik]] | ||
* [[Bioplastik]] | * [[Bioplastik]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 51: | Baris 49: | ||
* [https://www.wrap.org.uk/resources/guide/plastic-film WRAP: Panduan Daur Ulang Film Plastik] | * [https://www.wrap.org.uk/resources/guide/plastic-film WRAP: Panduan Daur Ulang Film Plastik] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Film+plastik&oldid=28006378 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28006378 (2025-10-16T07:20:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.13

Film plastik adalah material tipis fleksibel yang terbuat dari berbagai jenis polimer plastik. Material ini banyak digunakan dalam industri kemasan, pertanian, dan aplikasi teknis lainnya karena sifatnya yang ringan, transparan, dan dapat dibuat kedap air.
Sejarah
Pengembangan film plastik modern dimulai pada awal abad ke-20 dengan penemuan seluloid. Pada tahun 1933, Imperial Chemical Industries (ICI) mengembangkan polietilena yang menjadi bahan dasar sebagian besar film plastik saat ini.[1]
Jenis-jenis
Film plastik dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan pembuatnya:
Berdasarkan material
- Polietilena (PE)
- Polietilena densitas rendah (LDPE)
- Polietilena linier densitas rendah (LLDPE)
- Polietilena densitas tinggi (HDPE)
- Polipropilena (PP)
- Polivinil klorida (PVC)
- Poliester (PET)
Berdasarkan struktur
Aplikasi
- Kemasan makanan: Kemasan fleksibel untuk produk segar dan olahan[2]
- Pertanian: Mulsa plastik, rumah kaca
- Kedokteran: Kemasan steril, alat kesehatan sekali pakai
- Konstruksi: Lapisan kedap air, insulasi
Dampak lingkungan
Film plastik menjadi perhatian lingkungan karena:
- Sulit terurai secara alami
- Kontribusi terhadap polusi plastik
- Masalah dalam daur ulang karena sering terkontaminasi
Upaya pengurangan dampak termasuk pengembangan film bioplastik dan program daur ulang khusus.[3]
Lihat juga
Pranala luar
- Standar ASTM untuk Film Plastik
- PlasticEurope - Asosiasi Produsen Plastik Eropa
- WRAP: Panduan Daur Ulang Film Plastik
Referensi
- ↑ Ian McNeil. Polyethylene: The Early Years. ACS Symposium Series. 1989. Vol. 425. hlm. 1–10. doi:10.1021/bk-1989-0425.ch001.
- ↑ Handbook of Flexible Packaging. Springer. 2013. ISBN 978-1-4614-1481-7.
- ↑ Plastic Film Recycling. Plastic Film Recycling.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28006378 (2025-10-16T07:20:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.