Lompat ke isi

Isotop gadolinium: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23259900; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''[[Gadolinium]]''' ('''<sub>64</sub>Gd''') yang terbentuk secara alami terdiri dari dua [[isotop]] [[Isotop stabil|stabil]], <sup>154</sup>Gd, <sup>155</sup>Gd, <sup>156</sup>Gd, <sup>157</sup>Gd, <sup>158</sup>Gd, dan <sup>160</sup>Gd, serta 1 [[Radionuklida|radioisotop]], <sup>152</sup>Gd, dengan <sup>158</sup>Gd menjadi yang paling melimpah (24,84% [[Kelimpahan alami unsur|kelimpahan alami]]). [[Peluruhan beta ganda]] yang diprediksi terjadi pada <sup>160</sup>Gd [[Stabil Secara Pengamatan|tidak pernah teramati]]; hanya batas bawah pada [[waktu paruh]]nya, yaitu lebih dari 1,3 tahun, yang telah ditetapkan secara eksperimental.
'''[[Gadolinium]]''' ('''<sub>64</sub>Gd''') yang terbentuk secara alami terdiri dari dua [[isotop]] [[Isotop stabil|stabil]], <sup>154</sup>Gd, <sup>155</sup>Gd, <sup>156</sup>Gd, <sup>157</sup>Gd, <sup>158</sup>Gd, dan <sup>160</sup>Gd, serta 1 [[Radionuklida|radioisotop]], <sup>152</sup>Gd, dengan <sup>158</sup>Gd menjadi yang paling melimpah (24,84% [[Kelimpahan alami unsur|kelimpahan alami]]). [[Peluruhan beta ganda]] yang diprediksi terjadi pada <sup>160</sup>Gd [[Stabil Secara Pengamatan|tidak pernah teramati]]; hanya batas bawah pada [[waktu paruh]]nya, yaitu lebih dari 1,3 tahun, yang telah ditetapkan secara eksperimental.<ref>F. A. Danevich. ''Quest for double beta decay of 160 Gd and Ce isotopes''. ''Nuclear Physics A''. 2001. Vol. 694 (1–2). hlm. 375–391. doi:10.1016/S0375-9474(01)00983-6.</ref>


Tiga puluh radioisotop telah dikarakterisasi, dengan yang paling stabil adalah <sup>152</sup>Gd (terjadi secara alami) yang meluruh melalui [[peluruhan alfa]] dengan [[waktu paruh]] 1,08 tahun, dan <sup>150</sup>Gd dengan waktu paruh 1,79 tahun. Semua isotop radioaktif yang tersisa memiliki waktu paruh kurang dari 74,7 tahun. Sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari 24,6 detik. Isotop gadolinium memiliki 10 [[Isomer nuklir|isomer]] metastabil, dengan yang paling stabil adalah <sup>143m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 110 detik), <sup>145m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 85 detik) dan <sup>141m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 24,5 detik).
Tiga puluh radioisotop telah dikarakterisasi, dengan yang paling stabil adalah <sup>152</sup>Gd (terjadi secara alami) yang meluruh melalui [[peluruhan alfa]] dengan [[waktu paruh]] 1,08 tahun, dan <sup>150</sup>Gd dengan waktu paruh 1,79 tahun. Semua isotop radioaktif yang tersisa memiliki waktu paruh kurang dari 74,7 tahun. Sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari 24,6 detik. Isotop gadolinium memiliki 10 [[Isomer nuklir|isomer]] metastabil, dengan yang paling stabil adalah <sup>143m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 110 detik), <sup>145m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 85 detik) dan <sup>141m</sup>Gd (''t''<sub>1/2</sub> = 24,5 detik).
Baris 5: Baris 5:
[[Mode peluruhan]] utama untuk isotop yang memiliki [[Massa atom relatif|berat atom]] lebih rendah daripada isotop stabil yang paling melimpah, <sup>158</sup>Gd, adalah [[penangkapan elektron]], dan mode utama untuk isotop yang memiliki berat atom lebih tinggi adalah [[peluruhan beta]]. [[Produk peluruhan]] utama untuk isotop yang lebih ringan dari <sup>158</sup>Gd adalah [[isotop europium]] dan produk utama dari isotop yang lebih berat adalah [[isotop terbium]].
[[Mode peluruhan]] utama untuk isotop yang memiliki [[Massa atom relatif|berat atom]] lebih rendah daripada isotop stabil yang paling melimpah, <sup>158</sup>Gd, adalah [[penangkapan elektron]], dan mode utama untuk isotop yang memiliki berat atom lebih tinggi adalah [[peluruhan beta]]. [[Produk peluruhan]] utama untuk isotop yang lebih ringan dari <sup>158</sup>Gd adalah [[isotop europium]] dan produk utama dari isotop yang lebih berat adalah [[isotop terbium]].


Gadolinium-148 akan ideal jika dipakai untuk [[generator termoelektrik radioisotop]] (''radioisotope thermoelectric generator'', RTG) karena waktu paruh 74 tahunnya, kepadatannya yang tinggi, dan mode peluruhan alfanya yang dominan. Namun, <sup>148</sup>Gd tidak dapat disintesis secara ekonomis dalam jumlah yang cukup untuk memberi daya pada RTG.
Gadolinium-148 akan ideal jika dipakai untuk [[generator termoelektrik radioisotop]] (''radioisotope thermoelectric generator'', RTG) karena waktu paruh 74 tahunnya, kepadatannya yang tinggi, dan mode peluruhan alfanya yang dominan. Namun, <sup>148</sup>Gd tidak dapat disintesis secara ekonomis dalam jumlah yang cukup untuk memberi daya pada RTG.<ref>National Research Council. ''Radioisotope Power Systems: An Imperative for Maintaining U.S. Leadership in Space Exploration''. 2009. doi:10.17226/12653. ISBN 978-0-309-13857-4.</ref>
 
Gadolinium-153 memiliki waktu paruh 240,4 ± 10 hari dan memancarkan [[Sinar gama|radiasi gama]] dengan puncak kuat pada 41 [[Elektronvolt|keV]] dan 102 keV. Ia digunakan sebagai sumber sinar gama untuk absorptiometri dan fluoresensi sinar-X, untuk pengukur kepadatan tulang untuk skrining [[osteoporosis]], dan untuk membuat profil radiometrik dalam sistem pencitraan [[sinar-X]] portabel Lixiscope, yang juga dikenal sebagai Lixi Profiler. Dalam [[kedokteran nuklir]], ia berfungsi untuk mengkalibrasi peralatan yang dibutuhkan seperti sistem [[tomografi terkomputasi emisi foton tunggal]] (''single-photon emission computed tomography'', SPECT) untuk membuat sinar-X. Ia memastikan bahwa mesin bekerja dengan benar untuk menghasilkan gambar distribusi radioisotop di dalam pasien. Isotop ini diproduksi dalam reaktor nuklir dari [[europium]] atau gadolinium [[Pemisahan isotop|yang diperkaya]]. Ia juga dapat mendeteksi hilangnya [[kalsium]] pada tulang pinggul dan punggung, memungkinkan kemampuannya untuk mendiagnosis osteoporosis.


Gadolinium-153 memiliki waktu paruh 240,4 ± 10 hari dan memancarkan [[Sinar gama|radiasi gama]] dengan puncak kuat pada 41 [[Elektronvolt|keV]] dan 102 keV. Ia digunakan sebagai sumber sinar gama untuk absorptiometri dan fluoresensi sinar-X, untuk pengukur kepadatan tulang untuk skrining [[osteoporosis]], dan untuk membuat profil radiometrik dalam sistem pencitraan [[sinar-X]] portabel Lixiscope, yang juga dikenal sebagai Lixi Profiler. Dalam [[kedokteran nuklir]], ia berfungsi untuk mengkalibrasi peralatan yang dibutuhkan seperti sistem [[tomografi terkomputasi emisi foton tunggal]] (''single-photon emission computed tomography'', SPECT) untuk membuat sinar-X. Ia memastikan bahwa mesin bekerja dengan benar untuk menghasilkan gambar distribusi radioisotop di dalam pasien. Isotop ini diproduksi dalam reaktor nuklir dari [[europium]] atau gadolinium [[Pemisahan isotop|yang diperkaya]].<ref>[http://radioisotopes.pnl.gov/gadolinium.stm PNNL: Isotope Sciences Program – Gadolinium-153]. ''pnl.gov''.</ref> Ia juga dapat mendeteksi hilangnya [[kalsium]] pada tulang pinggul dan punggung, memungkinkan kemampuannya untuk mendiagnosis osteoporosis.<ref>[http://nobel.scas.bcit.ca/resource/ptable/gd.htm Gadolinium]. ''BCIT Chemistry Resource Center''. British Columbia Institute of Technology.</ref>


==Daftar isotop==
==Daftar isotop==
 
|-
 
| <sup>134</sup>Gd
| <sup>134</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 23: Baris 21:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>135</sup>Gd
| <sup>135</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 34: Baris 32:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>136</sup>Gd
| <sup>136</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 45: Baris 43:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=2|<sup>137</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>137</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 56: Baris 54:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup>, [[Emisi proton|p]] (langka)
| β<sup>+</sup>, [[Emisi proton|p]] (langka)
| <sup>136</sup>Sm
| <sup>136</sup>Sm
 
|-
| <sup>138</sup>Gd
| <sup>138</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 70: Baris 68:
|
|
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>138m</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>138m</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 2232,7(11)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 2232,7(11)&nbsp;keV
Baris 79: Baris 77:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=2|<sup>139</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>139</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 90: Baris 88:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| <sup>138</sup>Sm
| <sup>138</sup>Sm
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>139m</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>139m</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 250(150)#&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 250(150)#&nbsp;keV
Baris 102: Baris 100:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>140</sup>Gd
| <sup>140</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 113: Baris 111:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=2|<sup>141</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>141</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 124: Baris 122:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup>, p (0,03%)
| β<sup>+</sup>, p (0,03%)
| <sup>140</sup>Sm
| <sup>140</sup>Sm
 
|-
| rowspan=2 style="text-indent:1em" | <sup>141m</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-indent:1em" | <sup>141m</sup>Gd
| rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 377,8(2)&nbsp;keV
| rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 377,8(2)&nbsp;keV
Baris 136: Baris 134:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| [[Transisi isomerik|IT]] (11%)
| [[Transisi isomerik|IT]] (11%)
| <sup>141</sup>Gd
| <sup>141</sup>Gd
 
|-
| <sup>142</sup>Gd
| <sup>142</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 150: Baris 148:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=3|<sup>143</sup>Gd
| rowspan=3|<sup>143</sup>Gd
| rowspan=3 style="text-align:right" | 64
| rowspan=3 style="text-align:right" | 64
Baris 161: Baris 159:
| rowspan=3|
| rowspan=3|
| rowspan=3|
| rowspan=3|
 
|-
| β<sup>+</sup>, [[Peluruhan alfa|α]] (langka)
| β<sup>+</sup>, [[Peluruhan alfa|α]] (langka)
| <sup>139</sup>Pm
| <sup>139</sup>Pm
 
|-
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| <sup>142</sup>Sm
| <sup>142</sup>Sm
 
|-
| rowspan=3 style="text-indent:1em" | <sup>143m</sup>Gd
| rowspan=3 style="text-indent:1em" | <sup>143m</sup>Gd
| rowspan=3 colspan="3" style="text-indent:2em" | 152,6(5)&nbsp;keV
| rowspan=3 colspan="3" style="text-indent:2em" | 152,6(5)&nbsp;keV
Baris 176: Baris 174:
| rowspan=3|
| rowspan=3|
| rowspan=3|
| rowspan=3|
 
|-
| β<sup>+</sup>, α (langka)
| β<sup>+</sup>, α (langka)
| <sup>139</sup>Pm
| <sup>139</sup>Pm
 
|-
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| β<sup>+</sup>, p (langka)
| <sup>142</sup>Sm
| <sup>142</sup>Sm
 
|-
| <sup>144</sup>Gd
| <sup>144</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 193: Baris 191:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>145</sup>Gd
| <sup>145</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 204: Baris 202:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=2 style="text-indent:1em" | <sup>145m</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-indent:1em" | <sup>145m</sup>Gd
| rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 749,1(2)&nbsp;keV
| rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 749,1(2)&nbsp;keV
Baris 213: Baris 211:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup> (5,7%)
| β<sup>+</sup> (5,7%)
| <sup>145</sup>Eu
| <sup>145</sup>Eu
 
|-
| <sup>146</sup>Gd
| <sup>146</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 227: Baris 225:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>147</sup>Gd
| <sup>147</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 238: Baris 236:
|
|
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>147m</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>147m</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 8587,8(4)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 8587,8(4)&nbsp;keV
Baris 247: Baris 245:
|
|
|
|
 
|-
| rowspan=2|<sup>148</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>148</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 258: Baris 256:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup>β<sup>+</sup> (langka)
| β<sup>+</sup>β<sup>+</sup> (langka)
| '''''<sup>148</sup>Sm'''''
| '''''<sup>148</sup>Sm'''''
 
|-
| rowspan=2|<sup>149</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>149</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 272: Baris 270:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| α (4,34%)
| α (4,34%)
| <sup>145</sup>Sm
| <sup>145</sup>Sm
 
|-
| rowspan=2|<sup>150</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>150</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 286: Baris 284:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| β<sup>+</sup>β<sup>+</sup> (langka)
| β<sup>+</sup>β<sup>+</sup> (langka)
| '''<sup>150</sup>Sm'''
| '''<sup>150</sup>Sm'''
 
|-
| rowspan=2|<sup>151</sup>Gd
| rowspan=2|<sup>151</sup>Gd
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
| rowspan=2 style="text-align:right" | 64
Baris 300: Baris 298:
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
| rowspan=2|
 
|-
| α (10<sup>−6</sup>%)
| α (10<sup>−6</sup>%)
| '''''<sup>147</sup>Sm'''''
| '''''<sup>147</sup>Sm'''''
 
|-
| <sup>152</sup>Gd
| <sup>152</sup>Gd<ref>Radionuklida primordial</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 88
| style="text-align:right" | 88
| 151,9197910(27)
| 151,9197910(27)
| '''1,08(8) thn'''
| '''1,08(8) thn'''
| α
| α<ref>Diteorikan juga mengalami peluruhan β + β + menjadi 152 Sm</ref>
| '''''<sup>148</sup>Sm'''''
| '''''<sup>148</sup>Sm'''''
| 0+
| 0+
| 0,0020(1)
| 0,0020(1)
|
|
 
|-
| <sup>153</sup>Gd
| <sup>153</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 325: Baris 323:
|
|
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>153m1</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>153m1</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 95,1737(12)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 95,1737(12)&nbsp;keV
Baris 334: Baris 332:
|
|
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>153m2</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>153m2</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 171,189(5)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 171,189(5)&nbsp;keV
Baris 343: Baris 341:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>154</sup>Gd
| <sup>154</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 90
| style="text-align:right" | 90
| 153.9208656(27)
| 153.9208656(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''[[Stabil Secara Pengamatan]]'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''[[Stabil Secara Pengamatan]]'''<ref>Diyakini mengalami peluruhan α menjadi ''' 150 Sm'''</ref>
| 0+
| 0+
| 0,0218(3)
| 0,0218(3)
|
|
 
|-
| <sup>155</sup>Gd
| <sup>155</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 91
| style="text-align:right" | 91
| 154.9226220(27)
| 154.9226220(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil Secara Pengamatan'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil Secara Pengamatan'''<ref>Diyakini mengalami peluruhan α menjadi 151 Sm</ref>
| 3/2−
| 3/2−
| 0,1480(12)
| 0,1480(12)
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>155m</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>155m</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 121,05(19)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 121,05(19)&nbsp;keV
Baris 370: Baris 368:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>156</sup>Gd
| <sup>156</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 92
| style="text-align:right" | 92
| 155,9221227(27)
| 155,9221227(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''<ref>Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan</ref>
| 0+
| 0+
| 0,2047(9)
| 0,2047(9)
|
|
 
|-
| style="text-indent:1em" | <sup>156m</sup>Gd
| style="text-indent:1em" | <sup>156m</sup>Gd
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 2137,60(5)&nbsp;keV
| colspan="3" style="text-indent:2em" | 2137,60(5)&nbsp;keV
Baris 388: Baris 386:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>157</sup>Gd
| <sup>157</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 93
| style="text-align:right" | 93
| 156.9239601(27)
| 156.9239601(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''<ref>Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan</ref>
| 3/2−
| 3/2−
| 0,1565(2)
| 0,1565(2)
|
|
 
|-
| <sup>158</sup>Gd
| <sup>158</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 94
| style="text-align:right" | 94
| 157,9241039(27)
| 157,9241039(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil'''<ref>Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan</ref>
| 0+
| 0+
| 0,2484(7)
| 0,2484(7)
|
|
 
|-
| <sup>159</sup>Gd
| <sup>159</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 95
| style="text-align:right" | 95
Baris 417: Baris 415:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>160</sup>Gd
| <sup>160</sup>Gd<ref>Produk fisi</ref>
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 96
| style="text-align:right" | 96
| 159,9270541(27)
| 159,9270541(27)
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil Secara Pengamatan'''
| colspan="3" style="text-align:center;"|'''Stabil Secara Pengamatan'''<ref>Diyakini mengalami peluruhan β − β − menjadi ''' 160 Dy''' dengan waktu paruh lebih dari 1,3 tahun</ref>
| 0+
| 0+
| 0,2186(19)
| 0,2186(19)
|
|
 
|-
| <sup>161</sup>Gd
| <sup>161</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 437: Baris 435:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>162</sup>Gd
| <sup>162</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 448: Baris 446:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>163</sup>Gd
| <sup>163</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 459: Baris 457:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>164</sup>Gd
| <sup>164</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 470: Baris 468:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>165</sup>Gd
| <sup>165</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 481: Baris 479:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>166</sup>Gd
| <sup>166</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 492: Baris 490:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>167</sup>Gd
| <sup>167</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 503: Baris 501:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>168</sup>Gd
| <sup>168</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 514: Baris 512:
|
|
|
|
 
|-
| <sup>169</sup>Gd
| <sup>169</sup>Gd
| style="text-align:right" | 64
| style="text-align:right" | 64
Baris 526: Baris 524:
|
|


 
== Referensi ==
==Referensi==
<references />
 
* Massa isotop dari:
**
* Komposisi isotop dan massa atom standar dari:
**
**
* Data waktu paruh, spin, dan isomer dipilih dari sumber-sumber berikut.
**
**
**
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isotop+gadolinium&oldid=23259900 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23259900 (2023-04-14T18:23:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isotop+gadolinium&oldid=23259900 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23259900 (2023-04-14T18:23:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 03.57

Gadolinium (64Gd) yang terbentuk secara alami terdiri dari dua isotop stabil, 154Gd, 155Gd, 156Gd, 157Gd, 158Gd, dan 160Gd, serta 1 radioisotop, 152Gd, dengan 158Gd menjadi yang paling melimpah (24,84% kelimpahan alami). Peluruhan beta ganda yang diprediksi terjadi pada 160Gd tidak pernah teramati; hanya batas bawah pada waktu paruhnya, yaitu lebih dari 1,3 tahun, yang telah ditetapkan secara eksperimental.[1]

Tiga puluh radioisotop telah dikarakterisasi, dengan yang paling stabil adalah 152Gd (terjadi secara alami) yang meluruh melalui peluruhan alfa dengan waktu paruh 1,08 tahun, dan 150Gd dengan waktu paruh 1,79 tahun. Semua isotop radioaktif yang tersisa memiliki waktu paruh kurang dari 74,7 tahun. Sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari 24,6 detik. Isotop gadolinium memiliki 10 isomer metastabil, dengan yang paling stabil adalah 143mGd (t1/2 = 110 detik), 145mGd (t1/2 = 85 detik) dan 141mGd (t1/2 = 24,5 detik).

Mode peluruhan utama untuk isotop yang memiliki berat atom lebih rendah daripada isotop stabil yang paling melimpah, 158Gd, adalah penangkapan elektron, dan mode utama untuk isotop yang memiliki berat atom lebih tinggi adalah peluruhan beta. Produk peluruhan utama untuk isotop yang lebih ringan dari 158Gd adalah isotop europium dan produk utama dari isotop yang lebih berat adalah isotop terbium.

Gadolinium-148 akan ideal jika dipakai untuk generator termoelektrik radioisotop (radioisotope thermoelectric generator, RTG) karena waktu paruh 74 tahunnya, kepadatannya yang tinggi, dan mode peluruhan alfanya yang dominan. Namun, 148Gd tidak dapat disintesis secara ekonomis dalam jumlah yang cukup untuk memberi daya pada RTG.[2]

Gadolinium-153 memiliki waktu paruh 240,4 ± 10 hari dan memancarkan radiasi gama dengan puncak kuat pada 41 keV dan 102 keV. Ia digunakan sebagai sumber sinar gama untuk absorptiometri dan fluoresensi sinar-X, untuk pengukur kepadatan tulang untuk skrining osteoporosis, dan untuk membuat profil radiometrik dalam sistem pencitraan sinar-X portabel Lixiscope, yang juga dikenal sebagai Lixi Profiler. Dalam kedokteran nuklir, ia berfungsi untuk mengkalibrasi peralatan yang dibutuhkan seperti sistem tomografi terkomputasi emisi foton tunggal (single-photon emission computed tomography, SPECT) untuk membuat sinar-X. Ia memastikan bahwa mesin bekerja dengan benar untuk menghasilkan gambar distribusi radioisotop di dalam pasien. Isotop ini diproduksi dalam reaktor nuklir dari europium atau gadolinium yang diperkaya.[3] Ia juga dapat mendeteksi hilangnya kalsium pada tulang pinggul dan punggung, memungkinkan kemampuannya untuk mendiagnosis osteoporosis.[4]

Daftar isotop

|- | 134Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 70 | 133,95537(43)# | 0,4# dtk | | | 0+ | | |- | 135Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 71 | 134,95257(54)# | 1,1(2) dtk | | | 3/2− | | |- | 136Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 72 | 135,94734(43)# | 1# dtk [>200 ndtk] | β+ | 136Eu | | | |- | rowspan=2|137Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 73 | rowspan=2|136,94502(43)# | rowspan=2|2,2(2) dtk | β+ | 137Eu | rowspan=2|7/2+# | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+, p (langka) | 136Sm |- | 138Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 74 | 137,94012(21)# | 4,7(9) dtk | β+ | 138Eu | 0+ | | |- | style="text-indent:1em" | 138mGd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 2232,7(11) keV | 6(1) µdtk | | | (8−) | | |- | rowspan=2|139Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 75 | rowspan=2|138,93824(21)# | rowspan=2|5,7(3) dtk | β+ | 139Eu | rowspan=2|9/2−# | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+, p (langka) | 138Sm |- | style="text-indent:1em" | 139mGd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 250(150)# keV | 4,8(9) dtk | | | 1/2+# | | |- | 140Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 76 | 139,93367(3) | 15,8(4) dtk | β+ | 140Eu | 0+ | | |- | rowspan=2|141Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 77 | rowspan=2|140,932126(21) | rowspan=2|14(4) dtk | β+ (99,97%) | 141Eu | rowspan=2|(1/2+) | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+, p (0,03%) | 140Sm |- | rowspan=2 style="text-indent:1em" | 141mGd | rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 377,8(2) keV | rowspan=2|24,5(5) dtk | β+ (89%) | 141Eu | rowspan=2|(11/2−) | rowspan=2| | rowspan=2| |- | IT (11%) | 141Gd |- | 142Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 78 | 141,92812(3) | 70,2(6) dtk | β+ | 142Eu | 0+ | | |- | rowspan=3|143Gd | rowspan=3 style="text-align:right" | 64 | rowspan=3 style="text-align:right" | 79 | rowspan=3|142,92675(22) | rowspan=3|39(2) dtk | β+ | 143Eu | rowspan=3|(1/2)+ | rowspan=3| | rowspan=3| |- | β+, α (langka) | 139Pm |- | β+, p (langka) | 142Sm |- | rowspan=3 style="text-indent:1em" | 143mGd | rowspan=3 colspan="3" style="text-indent:2em" | 152,6(5) keV | rowspan=3|110,0(14) dtk | β+ | 143Eu | rowspan=3|(11/2−) | rowspan=3| | rowspan=3| |- | β+, α (langka) | 139Pm |- | β+, p (langka) | 142Sm |- | 144Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 80 | 143,92296(3) | 4,47(6) mnt | β+ | 144Eu | 0+ | | |- | 145Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 81 | 144,921709(20) | 23,0(4) mnt | β+ | 145Eu | 1/2+ | | |- | rowspan=2 style="text-indent:1em" | 145mGd | rowspan=2 colspan="3" style="text-indent:2em" | 749,1(2) keV | rowspan=2|85(3) dtk | IT (94,3%) | 145Gd | rowspan=2|11/2− | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+ (5,7%) | 145Eu |- | 146Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 82 | 145,918311(5) | 48,27(10) hri | EC | 146Eu | 0+ | | |- | 147Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 83 | 146,919094(3) | 38,06(12) jam | β+ | 147Eu | 7/2− | | |- | style="text-indent:1em" | 147mGd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 8587,8(4) keV | 510(20) ndtk | | | (49/2+) | | |- | rowspan=2|148Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 84 | rowspan=2|147,918115(3) | rowspan=2|74,6(30) thn | α | 144Sm | rowspan=2|0+ | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+β+ (langka) | 148Sm |- | rowspan=2|149Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 85 | rowspan=2|148,919341(4) | rowspan=2|9,28(10) hri | β+ | 149Eu | rowspan=2|7/2− | rowspan=2| | rowspan=2| |- | α (4,34%) | 145Sm |- | rowspan=2|150Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 86 | rowspan=2|149,918659(7) | rowspan=2|1,79(8) thn | α | 146Sm | rowspan=2|0+ | rowspan=2| | rowspan=2| |- | β+β+ (langka) | 150Sm |- | rowspan=2|151Gd | rowspan=2 style="text-align:right" | 64 | rowspan=2 style="text-align:right" | 87 | rowspan=2|150,920348(4) | rowspan=2|124(1) hri | EC | 151Eu | rowspan=2|7/2− | rowspan=2| | rowspan=2| |- | α (10−6%) | 147Sm |- | 152Gd[5] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 88 | 151,9197910(27) | 1,08(8) thn | α[6] | 148Sm | 0+ | 0,0020(1) | |- | 153Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 89 | 152,9217495(27) | 240,4(10) hri | EC | 153Eu | 3/2− | | |- | style="text-indent:1em" | 153m1Gd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 95,1737(12) keV | 3,5(4) µdtk | | | (9/2+) | | |- | style="text-indent:1em" | 153m2Gd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 171,189(5) keV | 76,0(14) µdtk | | | (11/2−) | | |- | 154Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 90 | 153.9208656(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil Secara Pengamatan[7] | 0+ | 0,0218(3) | |- | 155Gd[8] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 91 | 154.9226220(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil Secara Pengamatan[9] | 3/2− | 0,1480(12) | |- | style="text-indent:1em" | 155mGd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 121,05(19) keV | 31,97(27) mdtk | IT | 155Gd | 11/2− | | |- | 156Gd[10] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 92 | 155,9221227(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil[11] | 0+ | 0,2047(9) | |- | style="text-indent:1em" | 156mGd | colspan="3" style="text-indent:2em" | 2137,60(5) keV | 1,3(1) µdtk | | | 7- | | |- | 157Gd[12] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 93 | 156.9239601(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil[13] | 3/2− | 0,1565(2) | |- | 158Gd[14] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 94 | 157,9241039(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil[15] | 0+ | 0,2484(7) | |- | 159Gd[16] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 95 | 158,9263887(27) | 18,479(4) jam | β | 159Tb | 3/2− | | |- | 160Gd[17] | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 96 | 159,9270541(27) | colspan="3" style="text-align:center;"|Stabil Secara Pengamatan[18] | 0+ | 0,2186(19) | |- | 161Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 97 | 160,9296692(29) | 3,646(3) mnt | β | 161Tb | 5/2− | | |- | 162Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 98 | 161,930985(5) | 8,4(2) mnt | β | 162Tb | 0+ | | |- | 163Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 99 | 162,93399(32)# | 68(3) dtk | β | 163Tb | 7/2+# | | |- | 164Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 100 | 163,93586(43)# | 45(3) dtk | β | 164Tb | 0+ | | |- | 165Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 101 | 164,93938(54)# | 10,3(16) dtk | β | 165Tb | 1/2−# | | |- | 166Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 102 | 165,94160(64)# | 4,8(10) dtk | β | 166Tb | 0+ | | |- | 167Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 103 | 166,94557(64)# | 3# dtk | β | 167Tb | 5/2−# | | |- | 168Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 104 | 167,94836(75)# | 300# mdtk | β | 168Tb | 0+ | | |- | 169Gd | style="text-align:right" | 64 | style="text-align:right" | 105 | 168,95287(86)# | 1# dtk | β | 169Tb | 7/2−# | |

Referensi

  1. F. A. Danevich. Quest for double beta decay of 160 Gd and Ce isotopes. Nuclear Physics A. 2001. Vol. 694 (1–2). hlm. 375–391. doi:10.1016/S0375-9474(01)00983-6.
  2. National Research Council. Radioisotope Power Systems: An Imperative for Maintaining U.S. Leadership in Space Exploration. 2009. doi:10.17226/12653. ISBN 978-0-309-13857-4.
  3. PNNL: Isotope Sciences Program – Gadolinium-153. pnl.gov.
  4. Gadolinium. BCIT Chemistry Resource Center. British Columbia Institute of Technology.
  5. Radionuklida primordial
  6. Diteorikan juga mengalami peluruhan β + β + menjadi 152 Sm
  7. Diyakini mengalami peluruhan α menjadi 150 Sm
  8. Produk fisi
  9. Diyakini mengalami peluruhan α menjadi 151 Sm
  10. Produk fisi
  11. Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan
  12. Produk fisi
  13. Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan
  14. Produk fisi
  15. Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan
  16. Produk fisi
  17. Produk fisi
  18. Diyakini mengalami peluruhan β − β − menjadi 160 Dy dengan waktu paruh lebih dari 1,3 tahun

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23259900 (2023-04-14T18:23:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.