Pengemulsi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26302497; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:3_egg_yolks.jpg|thumb|right|280px|3 egg yolks]] | |||
'''Pengemulsi''' atau '''zat pengemulsi''' ([[bahasa Inggris]]: ''Emulsifier'') adalah zat untuk membantu menjaga kestabilan [[emulsi]] antara [[minyak]] dan [[air]].<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Umumnya [[emulsifier|pengemulsi]] merupakan [[senyawa organik]] yang memiliki dua gugus, baik yang [[polar]] maupun [[nonpolar]] sehingga kedua zat tersebut dapat bercampur.<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Gugus nonpolar pengemulsi akan mengikat [[minyak]] (partikel minyak dikelilingi) sedangkan air akan terikat kuat oleh gugus polar pengemulsi tersebut.<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Bagian polar kemudian akan terionisasi menjadi bermuatan negatif, hal ini menyebabkan minyak juga menjadi bermuatan negatif.<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Partikel minyak kemudian akan tolak-menolak sehingga dua zat yang pada awalnya tidak dapat larut tersebut kemudian menjadi stabil.<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> | |||
Salah satu contoh pengemulsi yaitu [[sabun]] yang merupakan garam [[karboksilat]].<ref>[http://www.foodadditivesworld.com/emulsifiers.html. Food Additive. 2008. Emulsifiers.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> [[Molekul]] sabun tersusun atas ekor [[alkil]] yang non-polar (akan mengelilingi molekul minyak) dan kepala karboksilat yang bersifat polar (mengikat air dengan kuat).<ref>[http://www.britania.com/EBchecked/topic/186307/emulsion. Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Pada industri makanan, telur dikenal sebagai pengemulsi tertua yang pernah ada.<ref>[http://www.foodadditivesworld.com/emulsifiers.html. Food Additive. 2008. Emulsifiers.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Di dalam telur (banyak pada kuning telur dan sedikit pada putih telur) terdapat [[lesitin]] yang merupakan suatu pengemulsi.<ref>[http://www.foodadditivesworld.com/emulsifiers.html. Food Additive. 2008. Emulsifiers.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> Contoh bahan yang dibuat dengan cara ini adalah [[mentega]], [[margarin]], dan sebagian besar [[kue]].<ref>[http://www.foodadditivesworld.com/emulsifiers.html. Food Additive. 2008. Emulsifiers.]Diakses pada 10 Juni 2010.</ref> | |||
==Bacaan lanjutan== | ==Bacaan lanjutan== | ||
* | * | ||
* ''Handbook of Nanostructured Materials and Nanotechnology; Nalwa, H.S., Ed.; Academic Press: New York, NY, USA, 2000; Volume 5, pp. 501–575'' | * ''Handbook of Nanostructured Materials and Nanotechnology; Nalwa, H.S., Ed.; Academic Press: New York, NY, USA, 2000; Volume 5, pp. 501–575'' | ||
[[en:Emulsion#Emulsifier]] | [[en:Emulsion#Emulsifier]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengemulsi&oldid=26302497 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26302497 (2024-09-15T23:44:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.58
Pengemulsi atau zat pengemulsi (bahasa Inggris: Emulsifier) adalah zat untuk membantu menjaga kestabilan emulsi antara minyak dan air.[1] Umumnya pengemulsi merupakan senyawa organik yang memiliki dua gugus, baik yang polar maupun nonpolar sehingga kedua zat tersebut dapat bercampur.[2] Gugus nonpolar pengemulsi akan mengikat minyak (partikel minyak dikelilingi) sedangkan air akan terikat kuat oleh gugus polar pengemulsi tersebut.[3] Bagian polar kemudian akan terionisasi menjadi bermuatan negatif, hal ini menyebabkan minyak juga menjadi bermuatan negatif.[4] Partikel minyak kemudian akan tolak-menolak sehingga dua zat yang pada awalnya tidak dapat larut tersebut kemudian menjadi stabil.[5]
Salah satu contoh pengemulsi yaitu sabun yang merupakan garam karboksilat.[6] Molekul sabun tersusun atas ekor alkil yang non-polar (akan mengelilingi molekul minyak) dan kepala karboksilat yang bersifat polar (mengikat air dengan kuat).[7] Pada industri makanan, telur dikenal sebagai pengemulsi tertua yang pernah ada.[8] Di dalam telur (banyak pada kuning telur dan sedikit pada putih telur) terdapat lesitin yang merupakan suatu pengemulsi.[9] Contoh bahan yang dibuat dengan cara ini adalah mentega, margarin, dan sebagian besar kue.[10]
Bacaan lanjutan
- Handbook of Nanostructured Materials and Nanotechnology; Nalwa, H.S., Ed.; Academic Press: New York, NY, USA, 2000; Volume 5, pp. 501–575
Referensi
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Food Additive. 2008. Emulsifiers.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Encyclopedia britania. 2009. Emulsion chemistry.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Food Additive. 2008. Emulsifiers.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Food Additive. 2008. Emulsifiers.Diakses pada 10 Juni 2010.
- ↑ Food Additive. 2008. Emulsifiers.Diakses pada 10 Juni 2010.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26302497 (2024-09-15T23:44:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.