Banjir Thailand 2011: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27869631; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Banjir Thailand 2011''' adalah sebuah [[banjir]] besar yang melanda beberapa provinsi di [[Thailand]]. Banjir ini diakibatkan oleh [[musim hujan]] yang terjadi pada tahun [[2011]] di [[Thailand]]. Diperkirakan 2,3 juta orang terkena dampak dari banjir ini dan 813 orang tewas. Banjir ini diperkirakan menyebabkan kerugian sampai 156.700.000.000 baht (5,1 miliar USD) pada 18 Oktober. Banjir telah menggenangi sekitar enam juta hektare lahan, lebih dari 300.000 hektare lahan adalah lahan pertanian. Banjir ini terjadi di 58 provinsi, dari [[Provinsi Chiang Mai]] di Utara sampai ibu kota Bangkok di dekat muara [[sungai Chao Phraya]]. Tujuh kawasan industri utama telah terendam setinggi 3 meter (10 kaki) dan terjadi selama 40 hari. | [[File:US_Navy_111022-N-WW409-445_An_SH-60F_Sea_Hawk_helicopter_assigned_to_Helicopter_Anti-Submarine_Squadron_(HS)_14,_flies_around_the_Bangkok_area_with.jpg|thumb|right|280px|US Navy 111022-N-WW409-445 An SH-60F Sea Hawk helicopter assigned to Helicopter Anti-Submarine Squadron (HS) 14, flies around the Bangkok area with]] | ||
'''Banjir Thailand 2011''' adalah sebuah [[banjir]] besar yang melanda beberapa provinsi di [[Thailand]]. Banjir ini diakibatkan oleh [[musim hujan]] yang terjadi pada tahun [[2011]] di [[Thailand]]. Diperkirakan 2,3 juta orang terkena dampak dari banjir ini dan 813 orang tewas. Banjir ini diperkirakan menyebabkan kerugian sampai 156.700.000.000 baht (5,1 miliar USD) pada 18 Oktober. Banjir telah menggenangi sekitar enam juta hektare lahan, lebih dari 300.000 hektare lahan adalah lahan pertanian. Banjir ini terjadi di 58 provinsi, dari [[Provinsi Chiang Mai]] di Utara sampai ibu kota Bangkok di dekat muara [[sungai Chao Phraya]]. Tujuh kawasan industri utama telah terendam setinggi 3 meter (10 kaki) dan terjadi selama 40 hari.<ref>[http://www.nytimes.com/2011/10/22/world/asia/bangkok-opens-floodgates-as-government-response-is-criticized.html?_r=1&partner=rss&emc=rss Bangkok Opens Floodgates as Government Response Is Criticized]. 21 October 2011.</ref> | |||
[[Bank Dunia]] memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi akibat banjir mencapai 1.425 triliun baht ([[USD]]$46,5 miliar) per 1 Desember 2011. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh industri manufaktur, karena tujuh kawasan industri besar terendam air sedalam 3 meter (9,8 kaki) saat banjir terjadi. Gangguan pada rantai pasokan manufaktur memengaruhi produksi mobil regional dan menyebabkan kekurangan hard disk drive secara global yang berlangsung sepanjang tahun 2012. | [[Bank Dunia]] memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi akibat banjir mencapai 1.425 triliun baht ([[USD]]$46,5 miliar) per 1 Desember 2011. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh industri manufaktur, karena tujuh kawasan industri besar terendam air sedalam 3 meter (9,8 kaki) saat banjir terjadi. Gangguan pada rantai pasokan manufaktur memengaruhi produksi mobil regional dan menyebabkan kekurangan hard disk drive secara global yang berlangsung sepanjang tahun 2012. | ||
| Baris 6: | Baris 8: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Banjir+Thailand+2011&oldid=27869631 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27869631 (2025-09-22T09:44:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.12

Banjir Thailand 2011 adalah sebuah banjir besar yang melanda beberapa provinsi di Thailand. Banjir ini diakibatkan oleh musim hujan yang terjadi pada tahun 2011 di Thailand. Diperkirakan 2,3 juta orang terkena dampak dari banjir ini dan 813 orang tewas. Banjir ini diperkirakan menyebabkan kerugian sampai 156.700.000.000 baht (5,1 miliar USD) pada 18 Oktober. Banjir telah menggenangi sekitar enam juta hektare lahan, lebih dari 300.000 hektare lahan adalah lahan pertanian. Banjir ini terjadi di 58 provinsi, dari Provinsi Chiang Mai di Utara sampai ibu kota Bangkok di dekat muara sungai Chao Phraya. Tujuh kawasan industri utama telah terendam setinggi 3 meter (10 kaki) dan terjadi selama 40 hari.[1]
Bank Dunia memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi akibat banjir mencapai 1.425 triliun baht (USD$46,5 miliar) per 1 Desember 2011. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh industri manufaktur, karena tujuh kawasan industri besar terendam air sedalam 3 meter (9,8 kaki) saat banjir terjadi. Gangguan pada rantai pasokan manufaktur memengaruhi produksi mobil regional dan menyebabkan kekurangan hard disk drive secara global yang berlangsung sepanjang tahun 2012.
Perkiraan Bank Dunia untuk bencana ini berarti bencana ini menempati peringkat keempat bencana paling merugikan di dunia pada tahun 2011 hanya dilampaui oleh gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011 di Jepang, gempa bumi besar Hanshin, dan Badai Katrina pada tahun 2005. Sebuah studi pada tahun 2015 menunjukkan peningkatan kemungkinan terjadinya potensi banjir serupa dengan intensitas banjir tahun 2011 di masa depan.
Referensi
- ↑ Bangkok Opens Floodgates as Government Response Is Criticized. 21 October 2011.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27869631 (2025-09-22T09:44:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.