Ilusi kedalaman penjelasan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28607989; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Ilusi kedalaman penjelasan''' ([[Bahasa Inggris|Bahasa inggris]]: '''''illusion of explanatory depth''''' ''('''IOED)''''' ) adalah [[bias kognitif]] atau [[ilusi]] di mana orang cenderung percaya bahwa mereka memahami suatu topik lebih baik daripada yang sebenarnya mereka pahami. Istilah ini dicetuskan oleh peneliti [[Universitas Yale|''Yale'']] ''Leonid Rozenblit'' dan ''Frank Keil'' pada tahun 2002. Efeknya hanya diamati dalam satu jenis pengetahuan yang disebut pengetahuan penjelasan, dalam hal ini didefinisikan sebagai "pengetahuan yang melibatkan pola kausal yang kompleks" (lihat ''penalaran kausal'' ). Efeknya belum diamati dalam pengetahuan prosedural, naratif, atau faktual ([[Pengetahuan deskriptif|deskriptif]]). Bukti terjadinya ''IOED'' telah ditemukan dalam perangkat mekanis dan listrik sehari-hari seperti sepeda, selain [[Gangguan jiwa|gangguan mental]], fenomena alam, [[Perdukunan|teori rakyat]], dan [[politik]], dengan efek Ilusi kedalaman penjelasan yang paling banyak dipelajari dalam politik dalam bentuk polarisasi politik . | '''Ilusi kedalaman penjelasan''' ([[Bahasa Inggris|Bahasa inggris]]: '''''illusion of explanatory depth''''' ''('''IOED)''''' ) adalah [[bias kognitif]] atau [[ilusi]] di mana orang cenderung percaya bahwa mereka memahami suatu topik lebih baik daripada yang sebenarnya mereka pahami.<ref>Waytz, Adam. [https://www.edge.org/response-detail/27117 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?]. ''Edge.org''. 26 January 2022.</ref><ref>Leonid Rozenblit. ''The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth''. ''Cognitive Science''. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ilusi+kedalaman+penjelasan&oldid=28607989 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Istilah ini dicetuskan oleh peneliti [[Universitas Yale|''Yale'']] ''Leonid Rozenblit'' dan ''Frank Keil'' pada tahun 2002.<ref>Waytz, Adam. [https://www.edge.org/response-detail/27117 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?]. ''Edge.org''. 26 January 2022.</ref><ref>[https://thedecisionlab.com/biases/the-illusion-of-explanatory-depth/ The Illusion of Explanatory Depth]. ''The Decision Lab''.</ref> Efeknya hanya diamati dalam satu jenis pengetahuan yang disebut pengetahuan penjelasan, dalam hal ini didefinisikan sebagai "pengetahuan yang melibatkan pola kausal yang kompleks" (lihat ''penalaran kausal'' ). Efeknya belum diamati dalam pengetahuan prosedural, naratif, atau faktual ([[Pengetahuan deskriptif|deskriptif]]).<ref>Leonid Rozenblit. ''The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth''. ''Cognitive Science''. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.</ref><ref>Candice M Mills. ''Knowing the limits of one's understanding: The development of an awareness of an illusion of explanatory depth''. ''Journal of Experimental Child Psychology''. Elsevier BV. 2004. Vol. 87 (1). hlm. 1–32. doi:10.1016/j.jecp.2003.09.003.</ref> Bukti terjadinya ''IOED'' telah ditemukan dalam perangkat mekanis dan listrik sehari-hari seperti sepeda, selain [[Gangguan jiwa|gangguan mental]], fenomena alam, [[Perdukunan|teori rakyat]], dan [[politik]], dengan efek Ilusi kedalaman penjelasan yang paling banyak dipelajari dalam politik dalam bentuk polarisasi politik .<ref>Leonid Rozenblit. ''The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth''. ''Cognitive Science''. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.</ref><ref>Andrew, Jessacae Zeveney, Marsh. [https://cogsci.mindmodeling.org/2016/papers/0185/paper0185.pdf The Illusion of Explanatory Depth in a Misunderstood Field: The IOED in Mental Disorders]. ''Cognitive Science Society''. 2016. hlm. 1020.</ref> | ||
Ilusi ini terkait dengan [[efek Dunning–Kruger]], yang berbeda karena ''IOED'' menguji pengetahuan eksplanatif dan bukan kemampuan. Bukti terbatas yang ada menunjukkan bahwa efek ''IOED'' kurang signifikan pada ahli subjek, tetapi diyakini memengaruhi hampir semua orang, dibandingkan dengan efek Dunning–Kruger yang biasanya didefinisikan hanya berlaku untuk mereka yang memiliki kompetensi rendah hingga sedang. ''IOED'' lebih signifikan untuk pengetahuan sejarah, dalam kasus ketika mengetahui tentang topik tersebut dianggap diinginkan secara sosial. | Ilusi ini terkait dengan [[efek Dunning–Kruger]], yang berbeda karena ''IOED'' menguji pengetahuan eksplanatif dan bukan kemampuan.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ilusi+kedalaman+penjelasan&oldid=28607989 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>Waytz, Adam. [https://www.edge.org/response-detail/27117 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?]. ''Edge.org''. 26 January 2022.</ref> Bukti terbatas yang ada menunjukkan bahwa efek ''IOED'' kurang signifikan pada ahli subjek,<ref>Rebecca Lawson. ''The science of cycology: Failures to understand how everyday objects work''. ''Memory & Cognition''. Springer Science and Business Media LLC. 2006. Vol. 34 (8). hlm. 1667–1675. doi:10.3758/bf03195929.</ref> tetapi diyakini memengaruhi hampir semua orang, dibandingkan dengan efek Dunning–Kruger yang biasanya didefinisikan hanya berlaku untuk mereka yang memiliki kompetensi rendah hingga sedang.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ilusi+kedalaman+penjelasan&oldid=28607989 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>Robert D. McIntosh. ''Wise up: Clarifying the role of metacognition in the Dunning-Kruger effect''. ''Journal of Experimental Psychology. General''. November 2019. Vol. 148 (11). hlm. 1882–1897. doi:10.1037/xge0000579.</ref> ''IOED'' lebih signifikan untuk pengetahuan sejarah, dalam kasus ketika mengetahui tentang topik tersebut dianggap diinginkan secara sosial.<ref>Christian Gaviria. ''Illusion of explanatory depth and social desirability of historical knowledge''. ''Metacognition and Learning''. Springer Science and Business Media LLC. 23 June 2021. Vol. 16 (3). hlm. 801–832. doi:10.1007/s11409-021-09267-7.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ilusi+kedalaman+penjelasan&oldid=28607989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28607989 (2025-11-23T00:23:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ilusi+kedalaman+penjelasan&oldid=28607989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28607989 (2025-11-23T00:23:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.10
Ilusi kedalaman penjelasan (Bahasa inggris: illusion of explanatory depth (IOED) ) adalah bias kognitif atau ilusi di mana orang cenderung percaya bahwa mereka memahami suatu topik lebih baik daripada yang sebenarnya mereka pahami.[1][2][3] Istilah ini dicetuskan oleh peneliti Yale Leonid Rozenblit dan Frank Keil pada tahun 2002.[4][5] Efeknya hanya diamati dalam satu jenis pengetahuan yang disebut pengetahuan penjelasan, dalam hal ini didefinisikan sebagai "pengetahuan yang melibatkan pola kausal yang kompleks" (lihat penalaran kausal ). Efeknya belum diamati dalam pengetahuan prosedural, naratif, atau faktual (deskriptif).[6][7] Bukti terjadinya IOED telah ditemukan dalam perangkat mekanis dan listrik sehari-hari seperti sepeda, selain gangguan mental, fenomena alam, teori rakyat, dan politik, dengan efek Ilusi kedalaman penjelasan yang paling banyak dipelajari dalam politik dalam bentuk polarisasi politik .[8][9]
Ilusi ini terkait dengan efek Dunning–Kruger, yang berbeda karena IOED menguji pengetahuan eksplanatif dan bukan kemampuan.[10][11] Bukti terbatas yang ada menunjukkan bahwa efek IOED kurang signifikan pada ahli subjek,[12] tetapi diyakini memengaruhi hampir semua orang, dibandingkan dengan efek Dunning–Kruger yang biasanya didefinisikan hanya berlaku untuk mereka yang memiliki kompetensi rendah hingga sedang.[13][14] IOED lebih signifikan untuk pengetahuan sejarah, dalam kasus ketika mengetahui tentang topik tersebut dianggap diinginkan secara sosial.[15]
Referensi
- ↑ Waytz, Adam. 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?. Edge.org. 26 January 2022.
- ↑ Leonid Rozenblit. The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth. Cognitive Science. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Waytz, Adam. 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?. Edge.org. 26 January 2022.
- ↑ The Illusion of Explanatory Depth. The Decision Lab.
- ↑ Leonid Rozenblit. The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth. Cognitive Science. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.
- ↑ Candice M Mills. Knowing the limits of one's understanding: The development of an awareness of an illusion of explanatory depth. Journal of Experimental Child Psychology. Elsevier BV. 2004. Vol. 87 (1). hlm. 1–32. doi:10.1016/j.jecp.2003.09.003.
- ↑ Leonid Rozenblit. The misunderstood limits of folk science: an illusion of explanatory depth. Cognitive Science. Wiley. 2002. Vol. 26 (5). hlm. 521–562. doi:10.1207/s15516709cog2605_1.
- ↑ Andrew, Jessacae Zeveney, Marsh. The Illusion of Explanatory Depth in a Misunderstood Field: The IOED in Mental Disorders. Cognitive Science Society. 2016. hlm. 1020.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Waytz, Adam. 2017 : What scientific term or concept ought to be more widely known?. Edge.org. 26 January 2022.
- ↑ Rebecca Lawson. The science of cycology: Failures to understand how everyday objects work. Memory & Cognition. Springer Science and Business Media LLC. 2006. Vol. 34 (8). hlm. 1667–1675. doi:10.3758/bf03195929.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Robert D. McIntosh. Wise up: Clarifying the role of metacognition in the Dunning-Kruger effect. Journal of Experimental Psychology. General. November 2019. Vol. 148 (11). hlm. 1882–1897. doi:10.1037/xge0000579.
- ↑ Christian Gaviria. Illusion of explanatory depth and social desirability of historical knowledge. Metacognition and Learning. Springer Science and Business Media LLC. 23 June 2021. Vol. 16 (3). hlm. 801–832. doi:10.1007/s11409-021-09267-7.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28607989 (2025-11-23T00:23:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.