Imidapril: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28019240; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Imidapril''' adalah [[penghambat enzim pengubah angiotensin]] yang digunakan sebagai obat [[antihipertensi]] dan untuk pengobatan [[gagal jantung]] kronis. Obat ini dipatenkan pada tahun 1982 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1993. | [[File:Imidapril.svg|thumb|right|280px|Imidapril]] | ||
'''Imidapril''' adalah [[penghambat enzim pengubah angiotensin]] yang digunakan sebagai obat [[antihipertensi]] dan untuk pengobatan [[gagal jantung]] kronis.<ref>''Imidapril: a review of its use in essential hypertension, Type 1 diabetic nephropathy and chronic heart failure''. ''Drugs''. 2007. Vol. 67 (9). hlm. 1359–1378. doi:10.2165/00003495-200767090-00008.</ref> Obat ini dipatenkan pada tahun 1982 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1993.<ref>[https://books.google.com/books?id=FjKfqkaKkAAC&pg=PA469 Analogue-based Drug Discovery]. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 469. ISBN 978-3-527-60749-5.</ref> | |||
==Kontraindikasi== | ==Kontraindikasi== | ||
Kontraindikasinya adalah [[hipersensitivitas]] terhadap ''ACE inhibitor'', terutama jika telah mengakibatkan [[edema angioneurotik|angioedema]]; angioedema idiopatik atau herediter; [[gagal ginjal]]; trimester kedua dan ketiga kehamilan; dan kombinasi dengan obat [[aliskiren]] pada penderita [[diabetes melitus]]. | Kontraindikasinya adalah [[hipersensitivitas]] terhadap ''ACE inhibitor'', terutama jika telah mengakibatkan [[edema angioneurotik|angioedema]]; angioedema idiopatik atau herediter; [[gagal ginjal]]; trimester kedua dan ketiga kehamilan; dan kombinasi dengan obat [[aliskiren]] pada penderita [[diabetes melitus]].<ref>''Austria-Codex''. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.</ref><ref>''Arzneistoff-Profile''. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.</ref> | ||
==Efek samping== | ==Efek samping== | ||
Efek samping yang umum terjadi mirip dengan obat antihipertensi lainnya dan meliputi [[sakit kepala]], [[vertigo]], dan [[kantuk]]. Batuk kering umum terjadi seperti pada semua ''ACE inhibitor''. | Efek samping yang umum terjadi mirip dengan obat antihipertensi lainnya dan meliputi [[sakit kepala]], [[vertigo]], dan [[kantuk]]. Batuk kering umum terjadi seperti pada semua ''ACE inhibitor''.<ref>''Austria-Codex''. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.</ref><ref>''Arzneistoff-Profile''. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.</ref> | ||
==Interaksi== | ==Interaksi== | ||
Tidak ada studi interaksi yang telah dilakukan kecuali dengan [[digoksin]], yang sedikit menurunkan kadar imidapril, mungkin karena mengurangi penyerapannya dari usus. Interaksi potensial lainnya tidak dipelajari dengan baik: [[Rifampisin]] mengurangi aktivasi imidapril menjadi metabolit aktifnya (imidaprilat). Seperti ''ACE inhibitor'' lainnya, imidapril meningkatkan kadar [[kalium]] dalam darah dan karena itu dapat menyebabkan [[hiperkalemia]], terutama bila dikombinasikan dengan [[diuretik hemat kalium]] atau substitusi kalium. [[Diuretik]], [[vasodilasi|vasodilator]], [[antidepresan trisiklik]], dan [[antipsikotik]] lainnya dapat menambah efek antihipertensi imidapril. [[Litium (pengobatan)|Litium]] dapat mencapai kadar toksik bila dikombinasikan dengan imidapril. Efek [[obat diabetes|obat antidiabetik]] dapat ditingkatkan, berpotensi menyebabkan [[hipoglikemia]] (kadar glukosa darah rendah). | Tidak ada studi interaksi yang telah dilakukan kecuali dengan [[digoksin]], yang sedikit menurunkan kadar imidapril, mungkin karena mengurangi penyerapannya dari usus. Interaksi potensial lainnya tidak dipelajari dengan baik: [[Rifampisin]] mengurangi aktivasi imidapril menjadi metabolit aktifnya (imidaprilat). Seperti ''ACE inhibitor'' lainnya, imidapril meningkatkan kadar [[kalium]] dalam darah dan karena itu dapat menyebabkan [[hiperkalemia]], terutama bila dikombinasikan dengan [[diuretik hemat kalium]] atau substitusi kalium. [[Diuretik]], [[vasodilasi|vasodilator]], [[antidepresan trisiklik]], dan [[antipsikotik]] lainnya dapat menambah efek antihipertensi imidapril. [[Litium (pengobatan)|Litium]] dapat mencapai kadar toksik bila dikombinasikan dengan imidapril. Efek [[obat diabetes|obat antidiabetik]] dapat ditingkatkan, berpotensi menyebabkan [[hipoglikemia]] (kadar glukosa darah rendah).<ref>''Austria-Codex''. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.</ref><ref>''Arzneistoff-Profile''. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.</ref> | ||
==Farmakologi== | ==Farmakologi== | ||
===Mekanisme kerja=== | ===Mekanisme kerja=== | ||
===Farmakokinetik=== | ===Farmakokinetik=== | ||
Sekitar 70% imidapril yang ditelan diserap dengan cepat dari usus; persentase ini berkurang secara signifikan jika dikonsumsi bersama makanan berlemak. Obat ini mencapai konsentrasi [[plasma darah]] tertinggi setelah dua jam dan memiliki [[waktu paruh biologis]] dua jam. Zat ini merupakan obat awal dan diaktifkan menjadi imidaprilat, yang mencapai konsentrasi plasma tertinggi setelah 7 jam, memiliki waktu paruh awal 7 hingga 9 jam dan waktu paruh terminal lebih dari 24 jam. [[Bioavailabilitas]] absolut imidaprilat adalah 42%. | Sekitar 70% imidapril yang ditelan diserap dengan cepat dari usus; persentase ini berkurang secara signifikan jika dikonsumsi bersama makanan berlemak. Obat ini mencapai konsentrasi [[plasma darah]] tertinggi setelah dua jam dan memiliki [[waktu paruh biologis]] dua jam. Zat ini merupakan obat awal dan diaktifkan menjadi imidaprilat, yang mencapai konsentrasi plasma tertinggi setelah 7 jam, memiliki waktu paruh awal 7 hingga 9 jam dan waktu paruh terminal lebih dari 24 jam. [[Bioavailabilitas]] absolut imidaprilat adalah 42%.<ref>''Austria-Codex''. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.</ref><ref>''Arzneistoff-Profile''. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.</ref> | ||
Sekitar 40% obat diekskresikan melalui urin dan 50% melalui empedu dan feses. | Sekitar 40% obat diekskresikan melalui urin dan 50% melalui empedu dan feses.<ref>''Austria-Codex''. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.</ref><ref>''Arzneistoff-Profile''. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.</ref> | ||
[[File:Imidaprilat.svg|thumb|left|Imidaprilat, metabolit aktif imidapril]] | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Imidapril&oldid=28019240 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28019240 (2025-10-16T13:09:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.01
Imidapril adalah penghambat enzim pengubah angiotensin yang digunakan sebagai obat antihipertensi dan untuk pengobatan gagal jantung kronis.[1] Obat ini dipatenkan pada tahun 1982 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1993.[2]
Kontraindikasi
Kontraindikasinya adalah hipersensitivitas terhadap ACE inhibitor, terutama jika telah mengakibatkan angioedema; angioedema idiopatik atau herediter; gagal ginjal; trimester kedua dan ketiga kehamilan; dan kombinasi dengan obat aliskiren pada penderita diabetes melitus.[3][4]
Efek samping
Efek samping yang umum terjadi mirip dengan obat antihipertensi lainnya dan meliputi sakit kepala, vertigo, dan kantuk. Batuk kering umum terjadi seperti pada semua ACE inhibitor.[5][6]
Interaksi
Tidak ada studi interaksi yang telah dilakukan kecuali dengan digoksin, yang sedikit menurunkan kadar imidapril, mungkin karena mengurangi penyerapannya dari usus. Interaksi potensial lainnya tidak dipelajari dengan baik: Rifampisin mengurangi aktivasi imidapril menjadi metabolit aktifnya (imidaprilat). Seperti ACE inhibitor lainnya, imidapril meningkatkan kadar kalium dalam darah dan karena itu dapat menyebabkan hiperkalemia, terutama bila dikombinasikan dengan diuretik hemat kalium atau substitusi kalium. Diuretik, vasodilator, antidepresan trisiklik, dan antipsikotik lainnya dapat menambah efek antihipertensi imidapril. Litium dapat mencapai kadar toksik bila dikombinasikan dengan imidapril. Efek obat antidiabetik dapat ditingkatkan, berpotensi menyebabkan hipoglikemia (kadar glukosa darah rendah).[7][8]
Farmakologi
Mekanisme kerja
Farmakokinetik
Sekitar 70% imidapril yang ditelan diserap dengan cepat dari usus; persentase ini berkurang secara signifikan jika dikonsumsi bersama makanan berlemak. Obat ini mencapai konsentrasi plasma darah tertinggi setelah dua jam dan memiliki waktu paruh biologis dua jam. Zat ini merupakan obat awal dan diaktifkan menjadi imidaprilat, yang mencapai konsentrasi plasma tertinggi setelah 7 jam, memiliki waktu paruh awal 7 hingga 9 jam dan waktu paruh terminal lebih dari 24 jam. Bioavailabilitas absolut imidaprilat adalah 42%.[9][10]
Sekitar 40% obat diekskresikan melalui urin dan 50% melalui empedu dan feses.[11][12]
Referensi
- ↑ Imidapril: a review of its use in essential hypertension, Type 1 diabetic nephropathy and chronic heart failure. Drugs. 2007. Vol. 67 (9). hlm. 1359–1378. doi:10.2165/00003495-200767090-00008.
- ↑ Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 469. ISBN 978-3-527-60749-5.
- ↑ Austria-Codex. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.
- ↑ Arzneistoff-Profile. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.
- ↑ Austria-Codex. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.
- ↑ Arzneistoff-Profile. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.
- ↑ Austria-Codex. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.
- ↑ Arzneistoff-Profile. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.
- ↑ Austria-Codex. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.
- ↑ Arzneistoff-Profile. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.
- ↑ Austria-Codex. Österreichischer Apothekerverlag. 2019.
- ↑ Arzneistoff-Profile. Govi Pharmazeutischer Verlag. 2003. Vol. 5. ISBN 978-3-7741-9846-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28019240 (2025-10-16T13:09:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.