Lompat ke isi

Kehidupan buatan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27954946; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kehidupan buatan''' ('''a''rtificial life''''', sering disebut '''''ALife''''' atau '''''A-Life''''') adalah bidang studi di mana para peneliti meneliti sistem yang terkait dengan kehidupan alam, proses, dan [[evolusi]]nya, melalui penggunaan simulasi dengan model [[komputer]], [[robotika]], dan [[biokimia]]. Disiplin ini dicetuskan oleh [[Christopher Langton]], seorang ahli biologi teoretis Amerika, pada tahun 1986. Pada tahun 1987 Langton menyelenggarakan konferensi lapangan pertama, di [[Los Alamos]], [[New Mexico]]. Ada tiga jenis utama kehidupan buatan, yang dinamai berdasarkan pendekatannya: ''lunak'', dari [[perangkat lunak]]; ''keras'', dari [[perangkat keras]]; dan basah, dari [[biokimia]]. Peneliti kehidupan buatan mempelajari [[biologi]] konvensional dengan mencoba menciptakan ulang berbagai aspek dalam fenomena biologis.
[[File:Braitenberg_vehicle_(simulation_made_with_breve).jpg|thumb|right|280px|Braitenberg vehicle (simulation made with breve)]]
 
==Referensi==


'''Kehidupan buatan''' ('''a''rtificial life''''', sering disebut '''''ALife''''' atau '''''A-Life''''') adalah bidang studi di mana para peneliti meneliti sistem yang terkait dengan kehidupan alam, proses, dan [[evolusi]]nya, melalui penggunaan simulasi dengan model [[komputer]], [[robotika]], dan [[biokimia]].<ref>[http://dictionary.reference.com/browse/artificial%20life Dictionary.com definition].</ref> Disiplin ini dicetuskan oleh [[Christopher Langton]], seorang ahli biologi teoretis Amerika, pada tahun 1986.<ref>[https://books.google.com/books?id=-wt1aZrGXLYC&pg=PA37&cd=1#v=onepage The MIT Encyclopedia of the Cognitive Sciences], The MIT Press, p.37.</ref> Pada tahun 1987 Langton menyelenggarakan konferensi lapangan pertama, di [[Los Alamos]], [[New Mexico]].<ref>''The Game Industry's Dr. Frankenstein''. Imagine Media. November 1997. hlm. 10.</ref> Ada tiga jenis utama kehidupan buatan,<ref>Mark A. Bedau. [http://www.reed.edu/~mab/publications/papers/BedauTICS03.pdf Artificial life: organization, adaptation and complexity from the bottom up]. Trends in Cognitive Sciences. November 2003.</ref> yang dinamai berdasarkan pendekatannya: ''lunak'',<ref>Maciej Komosinski and Andrew Adamatzky. [https://www.springer.com/computer/mathematics/book/978-1-84882-284-9 Artificial Life Models in Software]. Springer. 2009. ISBN 978-1-84882-284-9.</ref> dari [[perangkat lunak]]; ''keras'',<ref>Andrew Adamatzky and Maciej Komosinski. [https://www.springer.com/computer/hardware/book/978-1-84882-529-1 Artificial Life Models in Hardware]. Springer. 2009. ISBN 978-1-84882-529-1.</ref> dari [[perangkat keras]]; dan basah, dari [[biokimia]]. Peneliti kehidupan buatan mempelajari [[biologi]] konvensional dengan mencoba menciptakan ulang berbagai aspek dalam fenomena biologis.<ref>Christopher Langton. [http://zooland.alife.org/ What is Artificial Life?].</ref><ref>Aguilar, W., Santamaría-Bonfil, G., Froese, T., and Gershenson, C. (2014). The past, present, and future of artificial life. Frontiers in Robotics and AI, 1(8). https://dx.doi.org/10.3389/frobt.2014.00008</ref>


==Pranala luar==
==Pranala luar==
Baris 10: Baris 9:
*[https://web.archive.org/web/20161010024824/http://www.envirtech.com/artificial-life-lab.html The Artificial Life Lab], a virtual environment lab
*[https://web.archive.org/web/20161010024824/http://www.envirtech.com/artificial-life-lab.html The Artificial Life Lab], a virtual environment lab


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kehidupan+buatan&oldid=27954946 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27954946 (2025-10-12T01:07:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kehidupan+buatan&oldid=27954946 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27954946 (2025-10-12T01:07:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.00

Braitenberg vehicle (simulation made with breve)

Kehidupan buatan (artificial life, sering disebut ALife atau A-Life) adalah bidang studi di mana para peneliti meneliti sistem yang terkait dengan kehidupan alam, proses, dan evolusinya, melalui penggunaan simulasi dengan model komputer, robotika, dan biokimia.[1] Disiplin ini dicetuskan oleh Christopher Langton, seorang ahli biologi teoretis Amerika, pada tahun 1986.[2] Pada tahun 1987 Langton menyelenggarakan konferensi lapangan pertama, di Los Alamos, New Mexico.[3] Ada tiga jenis utama kehidupan buatan,[4] yang dinamai berdasarkan pendekatannya: lunak,[5] dari perangkat lunak; keras,[6] dari perangkat keras; dan basah, dari biokimia. Peneliti kehidupan buatan mempelajari biologi konvensional dengan mencoba menciptakan ulang berbagai aspek dalam fenomena biologis.[7][8]

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Dictionary.com definition.
  2. ↑ The MIT Encyclopedia of the Cognitive Sciences, The MIT Press, p.37.
  3. ↑ The Game Industry's Dr. Frankenstein. Imagine Media. November 1997. hlm. 10.
  4. ↑ Mark A. Bedau. Artificial life: organization, adaptation and complexity from the bottom up. Trends in Cognitive Sciences. November 2003.
  5. ↑ Maciej Komosinski and Andrew Adamatzky. Artificial Life Models in Software. Springer. 2009. ISBN 978-1-84882-284-9.
  6. ↑ Andrew Adamatzky and Maciej Komosinski. Artificial Life Models in Hardware. Springer. 2009. ISBN 978-1-84882-529-1.
  7. ↑ Christopher Langton. What is Artificial Life?.
  8. ↑ Aguilar, W., Santamaría-Bonfil, G., Froese, T., and Gershenson, C. (2014). The past, present, and future of artificial life. Frontiers in Robotics and AI, 1(8). https://dx.doi.org/10.3389/frobt.2014.00008

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27954946 (2025-10-12T01:07:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.