Posisi (vektor): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27477665; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Posisi (vektor)''' adalah letak benda secara [[Vektor satuan|vektor]] yang ditandai dengan [[Sistem koordinat Kartesius|sumbu]] dalam [[sistem koordinat]]. Syarat yang harus dipenuhi dalam penentuan posisi adalah penetapan sumbu koordinat terlebih dahulu. Posisi suatu benda tidak mengacu pada kesamaan letak melainkan pada sumbu koordinat yang dijadikan sebagai acuan. Dalam [[geometri]], posisi juga dikenal sebagai '''vektor lokasi''' atau '''vektor radius''' (, ''position vector'', ''location vector'' atau ''radius vector''), suatu [[vektor (spasial)|vektor]] yang menunjukkan posisi suatu titik ''P'' dalam [[:en:space#Classical_mechanics|ruang]] dalam kaitan dengan suatu rujukan sembarang [[origin (matematika)|origin]] ''O''. Biasanya dilambangkan dengan '''x''', '''r''', atau '''s''', vektor ini bersangkutan dengan dengan jarak garis lurus dari ''O'' ke ''P'': | [[File:Radius_vector_-_position_vector_-_ortsvektor_-_radijvektor.svg|thumb|right|280px|Radius vector - position vector - ortsvektor - radijvektor]] | ||
'''Posisi (vektor)''' adalah letak benda secara [[Vektor satuan|vektor]] yang ditandai dengan [[Sistem koordinat Kartesius|sumbu]] dalam [[sistem koordinat]]. Syarat yang harus dipenuhi dalam penentuan posisi adalah penetapan sumbu koordinat terlebih dahulu. Posisi suatu benda tidak mengacu pada kesamaan letak melainkan pada sumbu koordinat yang dijadikan sebagai acuan.<ref>Mikrajuddin Abdullah. [https://fmipa.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/7/2017/12/Diktat-Fisika-Dasar-I.pdf Fisika Dasar I]. Institut Teknologi Bandung. 2016. hlm. 83.</ref> Dalam [[geometri]], posisi juga dikenal sebagai '''vektor lokasi''' atau '''vektor radius''' (, ''position vector'', ''location vector'' atau ''radius vector''), suatu [[vektor (spasial)|vektor]] yang menunjukkan posisi suatu titik ''P'' dalam [[:en:space#Classical_mechanics|ruang]] dalam kaitan dengan suatu rujukan sembarang [[origin (matematika)|origin]] ''O''. Biasanya dilambangkan dengan '''x''', '''r''', atau '''s''', vektor ini bersangkutan dengan dengan jarak garis lurus dari ''O'' ke ''P'':<ref>H.D. Young, R.A. Freedman. [https://archive.org/details/searszemanskysun0002youn University Physics]. Addison-Wesley (Pearson International). 2008. ISBN 0-321-50130-6.</ref> | |||
:<math>\bold{r}=\overrightarrow{OP}.</math> | :<math>\bold{r}=\overrightarrow{OP}.</math> | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
Istilah "vektor posisi" kebanyakan digunakan dalam bidang [[geometri diferensial]], mekanika dan kadang-kadang dalam [[kalkulus vektor]]. | Istilah "vektor posisi" kebanyakan digunakan dalam bidang [[geometri diferensial]], mekanika dan kadang-kadang dalam [[kalkulus vektor]]. | ||
Sering kali digunakan dalam [[:en:two-dimensional space|ruang dua dimensi]] atau [[:en:three-dimensional space|ruang tiga dimensi]], tetapi dapat dengan mudah digeneralisasi ke [[Euclidean space]] dalam bilangan [[dimensi]] apapun. | Sering kali digunakan dalam [[:en:two-dimensional space|ruang dua dimensi]] atau [[:en:three-dimensional space|ruang tiga dimensi]], tetapi dapat dengan mudah digeneralisasi ke [[Euclidean space]] dalam bilangan [[dimensi]] apapun.<ref>Keller, F. J, Gettys, W. E. et al. (1993), p 28–29</ref> | ||
== Hubungan dengan vektor perpindahan == | == Hubungan dengan vektor perpindahan == | ||
Suatu [[vektor perpindahan]] dapat didefinisikan sebagai suatu ''aksi'' dari titik spasial yang mengalami translasi uniform pada suatu arah tertentu sejauh jarak tertentu. Jadi penambahan vektor perpindahan mengekspresikan komposisi aksi perpindahan ini dan [[perkalian skalar]] sebagai perhitungan skala jarak. | Suatu [[vektor perpindahan]] dapat didefinisikan sebagai suatu ''aksi'' dari titik spasial yang mengalami translasi uniform pada suatu arah tertentu sejauh jarak tertentu. Jadi penambahan vektor perpindahan mengekspresikan komposisi aksi perpindahan ini dan [[perkalian skalar]] sebagai perhitungan skala jarak. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 17: | Baris 18: | ||
* [[Parametric surface]] | * [[Parametric surface]] | ||
* [[Titik (geometri)]] | * [[Titik (geometri)]] | ||
== Pustaka == | == Pustaka == | ||
# Keller, F. J, Gettys, W. E. et al. (1993). "Physics: Classical and modern" 2nd ed. McGraw Hill Publishing | # Keller, F. J, Gettys, W. E. et al. (1993). "Physics: Classical and modern" 2nd ed. McGraw Hill Publishing | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Posisi+%28vektor%29&oldid=27477665 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27477665 (2025-06-29T10:32:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.10
Posisi (vektor) adalah letak benda secara vektor yang ditandai dengan sumbu dalam sistem koordinat. Syarat yang harus dipenuhi dalam penentuan posisi adalah penetapan sumbu koordinat terlebih dahulu. Posisi suatu benda tidak mengacu pada kesamaan letak melainkan pada sumbu koordinat yang dijadikan sebagai acuan.[1] Dalam geometri, posisi juga dikenal sebagai vektor lokasi atau vektor radius (, position vector, location vector atau radius vector), suatu vektor yang menunjukkan posisi suatu titik P dalam ruang dalam kaitan dengan suatu rujukan sembarang origin O. Biasanya dilambangkan dengan x, r, atau s, vektor ini bersangkutan dengan dengan jarak garis lurus dari O ke P:[2]
Istilah "vektor posisi" kebanyakan digunakan dalam bidang geometri diferensial, mekanika dan kadang-kadang dalam kalkulus vektor.
Sering kali digunakan dalam ruang dua dimensi atau ruang tiga dimensi, tetapi dapat dengan mudah digeneralisasi ke Euclidean space dalam bilangan dimensi apapun.[3]
Hubungan dengan vektor perpindahan
Suatu vektor perpindahan dapat didefinisikan sebagai suatu aksi dari titik spasial yang mengalami translasi uniform pada suatu arah tertentu sejauh jarak tertentu. Jadi penambahan vektor perpindahan mengekspresikan komposisi aksi perpindahan ini dan perkalian skalar sebagai perhitungan skala jarak.
Lihat pula
Pustaka
- Keller, F. J, Gettys, W. E. et al. (1993). "Physics: Classical and modern" 2nd ed. McGraw Hill Publishing
Referensi
- ↑ Mikrajuddin Abdullah. Fisika Dasar I. Institut Teknologi Bandung. 2016. hlm. 83.
- ↑ H.D. Young, R.A. Freedman. University Physics. Addison-Wesley (Pearson International). 2008. ISBN 0-321-50130-6.
- ↑ Keller, F. J, Gettys, W. E. et al. (1993), p 28–29
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27477665 (2025-06-29T10:32:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.