Lompat ke isi

Waktu India: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25342292; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Waktu Standar India''' (, disingkat '''IST''') adalah [[zona waktu]] yang digunakan di seluruh bagian [[India]], dengan perbedaan waktu sebesar [[UTC|UTC+5:00]]. Tidak ada [[waktu musim panas]] (''daylight saving time'', DST) atau penyesuaian waktu musiman di India, meskipun DST pernah digunakan sebentar pada masa [[Perang Tiongkok-India]] pada tahun [[1962]], [[Perang India-Pakistan (1965)|Perang India-Pakistan]] pada tahun [[1965]], dan [[Perang India-Pakistan (1971)|Perang India-Pakistan]] pada tahun [[1971]]. Dalam sistem waktu militer dan penerbangan, IST masuk dalam zona '''E*''' ("Echo-Star").
'''Waktu Standar India''' (, disingkat '''IST''') adalah [[zona waktu]] yang digunakan di seluruh bagian [[India]], dengan perbedaan waktu sebesar [[UTC|UTC+5:00]]. Tidak ada [[waktu musim panas]] (''daylight saving time'', DST) atau penyesuaian waktu musiman di India, meskipun DST pernah digunakan sebentar pada masa [[Perang Tiongkok-India]] pada tahun [[1962]], [[Perang India-Pakistan (1965)|Perang India-Pakistan]] pada tahun [[1965]], dan [[Perang India-Pakistan (1971)|Perang India-Pakistan]] pada tahun [[1971]].<ref>[http://wwp.india-time.com/indian-time-zones.htm India Time Zones]. ''[http://wwp.greenwichmeantime.com Greenwich Mean Time (GMT)]''.</ref> Dalam sistem waktu militer dan penerbangan, IST masuk dalam zona '''E*''' ("Echo-Star").<ref>[http://wwp.greenwichmeantime.com/info/timezone.htm Military and Civilian Time Designations]. ''[http://wwp.greenwichmeantime.com Greenwich Mean Time (GMT)]''.</ref>


Waktu Standar India dihitung berdasarkan [[bujur]] 82,5° BT, yang terletak di sebelah barat kota [[Mirzapur]], dekat [[Allahabad]] di negara bagian [[Uttar Pradesh]]. Perbedaan bujur antara Mirzapur dan [[Observatorium Kerajaan]] [[Britania Raya]] di [[Greenwich]] sama dengan perbedaan waktu sebesar 5 jam. Waktu setempat diukur dari [[menara jam]] di [[Observatorium Allahabad]] (25,15° LU 82,5° BT) meskipun perangkat-perangkat pengukuran waktu disimpan di [[Laboratorium Fisika Nasional, India|Laboratorium Fisika Nasional]] di [[New Delhi]].
Waktu Standar India dihitung berdasarkan [[bujur]] 82,5° BT, yang terletak di sebelah barat kota [[Mirzapur]], dekat [[Allahabad]] di negara bagian [[Uttar Pradesh]]. Perbedaan bujur antara Mirzapur dan [[Observatorium Kerajaan]] [[Britania Raya]] di [[Greenwich]] sama dengan perbedaan waktu sebesar 5 jam. Waktu setempat diukur dari [[menara jam]] di [[Observatorium Allahabad]] (25,15° LU 82,5° BT) meskipun perangkat-perangkat pengukuran waktu disimpan di [[Laboratorium Fisika Nasional, India|Laboratorium Fisika Nasional]] di [[New Delhi]].<ref>Ayanjit Sen. [http://news.bbc.co.uk/2/hi/south_asia/1501252.stm India investigates different time zones]. ''[http://news.bbc.co.uk BBC News]''. 21 Agustus 2001.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Salah satu penjelasan ''waktu standar'' di India muncul pada [[abad ke-4]] Masehi dalam buku [[astronomi Hindu|astronomi]] ''[[Surya Siddhanta]]''. Dengan asumsi bahwa [[Bumi yang bulat|bumi itu bulat]], buku tersebut mendefinisikan [[meridian utama]] (bujur nol) sebagai garis yang melewati ''Avanti'', nama kuno bagi kota [[Ujjain]] yang bersejarah (23°10′58″LU, 75°46′38″BT), dan ''Rohitaka'', nama kuno bagi kota [[Rohtak]] (), sebuah kota dekat medan perang [[Kurukshetra]]. <blockquote>Terletak pada garis yang melewati tempat para setan berkumpul ([[katulistiwa]] dan 76° BT) dan gunung yang merupakan takhta para dewa ([[Kutub Utara]]), adalah Rohitaka dan Avanti...</blockquote>
Salah satu penjelasan ''waktu standar'' di India muncul pada [[abad ke-4]] Masehi dalam buku [[astronomi Hindu|astronomi]] ''[[Surya Siddhanta]]''. Dengan asumsi bahwa [[Bumi yang bulat|bumi itu bulat]], buku tersebut mendefinisikan [[meridian utama]] (bujur nol) sebagai garis yang melewati ''Avanti'', nama kuno bagi kota [[Ujjain]] yang bersejarah (23°10′58″LU, 75°46′38″BT), dan ''Rohitaka'', nama kuno bagi kota [[Rohtak]] (), sebuah kota dekat medan perang [[Kurukshetra]].<ref>Olaf H. Schmidt. [http://www.jstor.org/view/00211753/ap020353/02a00020/0 The Computation of the Length of Daylight in Hindu Astronomy]. ''Isis, '''35'''(3):205-211''. The University of Chicago Press. 1944.</ref> <blockquote>Terletak pada garis yang melewati tempat para setan berkumpul ([[katulistiwa]] dan 76° BT) dan gunung yang merupakan takhta para dewa ([[Kutub Utara]]), adalah Rohitaka dan Avanti...<ref>Burgess, Ebenezer. 1858-1860. [http://www.jstor.org/view/00030279/ap020003/02a00030/0 "Translation of the Surya-Sikddhanta, A Text-Book of Hindu Astronomy; With Notes, and an Appendix."] ''Journal of the American Oriental Society'', '''6''':141-498. (hal. 183-186).</ref></blockquote>


Para ahli astronomi kuno India menentukan awal hari berdasarkan terbitnya matahari pada meridian utama di Ujjain, dan membagi hari kepada satuan-satuan yang lebih kecil sesuai dengan cara berikut ini: <blockquote> Waktu yang dapat diukur adalah waktu yang digunakan pada umumnya, dimulai dengan ''prāṇa'' (panjang suatu napas). ''Pala'' terdiri dari enam '''', ''ghalikā'' terdiri dari 60 ''pala'', dan '''' (satu hari penuh), terdiri dari 60 ''ghalikā''. Satu '''', atau [[bulan (waktu)|satu bulan penuh]], terdiri dari 30 hari.</blockquote>
Para ahli astronomi kuno India menentukan awal hari berdasarkan terbitnya matahari pada meridian utama di Ujjain,<ref>Swerdlow, N. 1973. [http://www.jstor.org/view/00211753/ap010172/01a00100/0 "A Lost Monument of Indian Astronomy."] ''Isis''. '''64'''(2):239-243.</ref> dan membagi hari kepada satuan-satuan yang lebih kecil sesuai dengan cara berikut ini:<ref>Das, Sukumar Ranjan. 1928. [http://www.jstor.org/view/00029890/di991110/99p1463g/0 "The Equation of Time in Hindu Astronomy", ''The American Mathematical Monthly''], '''35'''(10):540-543. URL diakses pada 1 Desember 2006.</ref> <blockquote> Waktu yang dapat diukur adalah waktu yang digunakan pada umumnya, dimulai dengan ''prāṇa'' (panjang suatu napas). ''Pala'' terdiri dari enam '''', ''ghalikā'' terdiri dari 60 ''pala'', dan '''' (satu hari penuh), terdiri dari 60 ''ghalikā''. Satu '''', atau [[bulan (waktu)|satu bulan penuh]], terdiri dari 30 hari.</blockquote>


Jika satu hari dibagi kepada 24 jam, maka ''prāṇa'' (atau satu siklus respirasi), satuan terkecil tersebut, sama dengan 4 detik, nilai yang konsisten dengan ''frekuensi pernapasan normal'' sebesar 15 napas/menit yang digunakan dalam penelitian kodekteran modern. ''Surya Siddhanta'' juga menjelaskan sebuah metode untuk mengkonversi waktu setempat kepada waktu standar Ujjain. Meskipun begitu, waktu standar Ujjain tidak lazim digunakan oleh orang-orang awam di luar bidang tersebut. Hampir sepanjang sebagian besar [[sejarah India]], kerajaan-kerajaan yang berkuasa menggunakan waktu setempat mereka, yang biasanya ditentukan berdasarkan [[kalender Hindu]] dalam satuan [[waktu sidereal|bulan]] dan [[waktu surya|surya]]. Sebagai contoh, observatorium [[Jantar Mantar (Jaipur)|Jantar Mantar]] yang dibangun [[Jai Singh II dari Amber|Maharaja Sawai Jai Singh]] di [[Jaipur]] pada tahun 1733 terdiri dari berbagai [[jam matahari]] yang tingginya mencapai 27 meter yang digunakan untuk menentukan waktu setempat dengan tepat.
Jika satu hari dibagi kepada 24 jam, maka ''prāṇa'' (atau satu siklus respirasi), satuan terkecil tersebut, sama dengan 4 detik, nilai yang konsisten dengan ''frekuensi pernapasan normal'' sebesar 15 napas/menit yang digunakan dalam penelitian kodekteran modern.<ref>Piepoli, M. 1997. [http://circ.ahajournals.org/cgi/content/full/95/7/1813 "Origin of Respiratory Sinus Arrhythmia in Conscious Humans."] ''Circulation''. '''95''':1813-1821. URL diakses pada 1 Desember 2006.</ref> ''Surya Siddhanta'' juga menjelaskan sebuah metode untuk mengkonversi waktu setempat kepada waktu standar Ujjain.<ref>Burgess, Ebenezer. 1858-1860. [http://www.jstor.org/view/00030279/ap020003/02a00030/0 "Translation of the Surya-Sikddhanta, A Text-Book of Hindu Astronomy; With Notes, and an Appendix."] ''Journal of the American Oriental Society'', '''6''':141-498. (hal. 183-186).</ref> Meskipun begitu, waktu standar Ujjain tidak lazim digunakan oleh orang-orang awam di luar bidang tersebut. Hampir sepanjang sebagian besar [[sejarah India]], kerajaan-kerajaan yang berkuasa menggunakan waktu setempat mereka, yang biasanya ditentukan berdasarkan [[kalender Hindu]] dalam satuan [[waktu sidereal|bulan]] dan [[waktu surya|surya]].<ref>Matthias Tomczak. [http://www.es.flinders.edu.au/~mattom/science+society/lecture7.html Lecture 7: Living with the seasons—the calendar problem]. Lectures on Science, civilization and society, Flinders University, Australia. 15 Juli 2004.</ref> Sebagai contoh, observatorium [[Jantar Mantar (Jaipur)|Jantar Mantar]] yang dibangun [[Jai Singh II dari Amber|Maharaja Sawai Jai Singh]] di [[Jaipur]] pada tahun 1733 terdiri dari berbagai [[jam matahari]] yang tingginya mencapai 27 meter yang digunakan untuk menentukan waktu setempat dengan tepat.


Pada tahun 1792, [[Perusahaan Hindia Timur Britania]] (BEIC) mendirikan [[Observatorium Madras]] di [[Chennai]] (dahulu bernama Madras) berkat usaha [[Michael Topping]], seorang astronom dan pelaut Britania. Pada tahun 1802, [[John Goldingham]] yang dilantik sebagai astronom resmi BEIC, menentukan garis bujur Madras () sebagai sama dengan 5 jam 30 menit di hadapan [[Waktu Greenwich]] dan merupakan [[waktu standar]] setempat. Peristiwa ini menandai penggunaan zona waktu tersebut untuk pertama kalinya, serta perubahan awal hari dari saat matahari terbit menjadi tengah malam. Jam di observatorium terpasang kepada sebuah senjata yang ditembakkan pada jam 8 malam untuk mengumumkan bahwa IST berhasil "berjalan dengan baik".<ref>[http://wwp.greenwichmeantime.com/time-zone/asia/india/time/history-indian-time.htm History of Indian Time (IST)]. ''[http://wwp.greenwichmeantime.com/ Greenwich Mean Time (GMT)]''.</ref> Penentuan waktu untuk kepentingan pelayaran di [[Pelabuhan Mumbai|Pelabuhan Bombay]] dilakukan Observatorium Colaba di Bombay yang didirikan pada tahun 1826.<ref>[http://iigs.iigm.res.in/history.htm History of Indian Institute of Geomagnetism]. National Informatics Centre. 10 Oktober 2006.</ref>


Pada tahun 1792, [[Perusahaan Hindia Timur Britania]] (BEIC) mendirikan [[Observatorium Madras]] di [[Chennai]] (dahulu bernama Madras) berkat usaha [[Michael Topping]], seorang astronom dan pelaut Britania. Pada tahun 1802, [[John Goldingham]] yang dilantik sebagai astronom resmi BEIC, menentukan garis bujur Madras () sebagai sama dengan 5 jam 30 menit di hadapan [[Waktu Greenwich]] dan merupakan [[waktu standar]] setempat. Peristiwa ini menandai penggunaan zona waktu tersebut untuk pertama kalinya, serta perubahan awal hari dari saat matahari terbit menjadi tengah malam. Jam di observatorium terpasang kepada sebuah senjata yang ditembakkan pada jam 8 malam untuk mengumumkan bahwa IST berhasil "berjalan dengan baik". Penentuan waktu untuk kepentingan pelayaran di [[Pelabuhan Mumbai|Pelabuhan Bombay]] dilakukan Observatorium Colaba di Bombay yang didirikan pada tahun 1826.
Sebagian besar kota-kota di India mempertahankan waktu setempat mereka hingga beberapa tahun setelah diperkenalkannya [[Transportasi rel di India|kereta api]] pada tahun [[1850-an]], di mana perlunya sebuah zona waktu yang seragam menjadi penting. Waktu setempat di Bombay dan [[Kalkuta]], sebagai pusat dua [[Kota Presidensi|Presidensi India Britania]] terbesar, mempunyai kepentingan yang khusus, dan perlahan-lahan diadopsi oleh provinsi-provinsi dan negeri-negeri kepangeranan (''princely state'') di sekitarnya. Pada abad ke-19, jam disinkronisasikan menggunakan [[telegraf]] – jam yang dipakai kereta api, misalnya, disinkronisasikan melalui sebuah sinyal waktu yang dikirim dari kantor pusat atau kantor wilayah pada waktu tertentu setiap hari.<ref>[http://www.irfca.org/faq/faq-misc.html Odds and Ends]. ''[http://www.irfca.org Indian Railways Fan Club]''.</ref>


Sebagian besar kota-kota di India mempertahankan waktu setempat mereka hingga beberapa tahun setelah diperkenalkannya [[Transportasi rel di India|kereta api]] pada tahun [[1850-an]], di mana perlunya sebuah zona waktu yang seragam menjadi penting. Waktu setempat di Bombay dan [[Kalkuta]], sebagai pusat dua [[Kota Presidensi|Presidensi India Britania]] terbesar, mempunyai kepentingan yang khusus, dan perlahan-lahan diadopsi oleh provinsi-provinsi dan negeri-negeri kepangeranan (''princely state'') di sekitarnya. Pada abad ke-19, jam disinkronisasikan menggunakan [[telegraf]] – jam yang dipakai kereta api, misalnya, disinkronisasikan melalui sebuah sinyal waktu yang dikirim dari kantor pusat atau kantor wilayah pada waktu tertentu setiap hari.
Pada tahun 1884, [[Konferensi Meridian Internasional]] di [[Washington, DC]] menentukan zona waktu yang seragam di sepanjang dunia. India diputuskan mempunyai dua zona waktu, di mana Kalkuta menggunakan meridian timur ke-90 dan Bombay meridian 75°BT. [[Waktu Kalkuta]] ditetapkan sebagai 5 jam 30 menit 21 detik lebih cepat daripada GMT, sementara [[waktu Bombay]] ditetapkan sebagai 4 jam 51 menit lebih cepat dari GMT.<ref>[http://www.gutenberg.org/files/17759/17759-h/17759-h.htm Indian Time Zones (IST)]. ''[http://www.gutenberg.org/ Project Gutenberg]''. International Conference Held at Washington for the Purpose of Fixing a Prime Meridian and a Universal Day. October, 1884 Protocols of the Proceedings.</ref> Pada akhir 1880-an, banyak perusahaan kereta api mulai memakai [[waktu Madras]] (dikenal sebagai "waktu kereta api") sebagai waktu penengah antara kedua zona waktu di atas. Zona waktu lain, [[waktu rata-rata Port Blair]], diterapkan di [[Port Blair]], ibu kota [[Kepulauan Andaman dan Nikobar]] di [[Teluk Benggala]]. Waktu rata-rata Port Blair ditetapkan sebagai 49 menit 51 detik lebih cepat daripada waktu Madras.<ref>[http://cires.colorado.edu/~bilham/Oldham1881account.htm Note on the earthquake of 31 December 1881, Records of the Geological Survey of India,, XVII(2), 47–53, 1884]. ''Cooperative Institute for Research in Environmental Sciences (CIRES)''.</ref>


Pada tahun 1884, [[Konferensi Meridian Internasional]] di [[Washington, DC]] menentukan zona waktu yang seragam di sepanjang dunia. India diputuskan mempunyai dua zona waktu, di mana Kalkuta menggunakan meridian timur ke-90 dan Bombay meridian 75°BT. [[Waktu Kalkuta]] ditetapkan sebagai 5 jam 30 menit 21 detik lebih cepat daripada GMT, sementara [[waktu Bombay]] ditetapkan sebagai 4 jam 51 menit lebih cepat dari GMT. Pada akhir 1880-an, banyak perusahaan kereta api mulai memakai [[waktu Madras]] (dikenal sebagai "waktu kereta api") sebagai waktu penengah antara kedua zona waktu di atas. Zona waktu lain, [[waktu rata-rata Port Blair]], diterapkan di [[Port Blair]], ibu kota [[Kepulauan Andaman dan Nikobar]] di [[Teluk Benggala]]. Waktu rata-rata Port Blair ditetapkan sebagai 49 menit 51 detik lebih cepat daripada waktu Madras.
[[Kemaharajaan Britania|India Britania]] tidak secara resmi mengadopsi zona waktu standar hingga tahun 1905, saat meridian di sebelah timur Allahabad pada garis bujur 82,5° BT dipilih sebagai meridian pusat bagi India, dan satu zona waktu tunggal bagi seluruh India ditentukan. Hal ini mulai berlaku pada [[1 Januari]] [[1906]] dan juga diterapkan di [[Sri Lanka]] (kala itu bernama [[Ceylon]]). Walaupun begitu, waktu Kalkuta masih resmi dipertahankan sebagai zona waktu terpisah hingga tahun 1948<ref>[http://www.irfca.org/faq/faq-misc.html Odds and Ends]. ''[http://www.irfca.org Indian Railways Fan Club]''.</ref>


[[Kemaharajaan Britania|India Britania]] tidak secara resmi mengadopsi zona waktu standar hingga tahun 1905, saat meridian di sebelah timur Allahabad pada garis bujur 82,5° BT dipilih sebagai meridian pusat bagi India, dan satu zona waktu tunggal bagi seluruh India ditentukan. Hal ini mulai berlaku pada [[1 Januari]] [[1906]] dan juga diterapkan di [[Sri Lanka]] (kala itu bernama [[Ceylon]]). Walaupun begitu, waktu Kalkuta masih resmi dipertahankan sebagai zona waktu terpisah hingga tahun 1948
Pada tahun 1925, sinkronisasi waktu mulai dikabarkan melalui sistem telepon omnibus dan sirkuit-sirkuit kontrol kepada organisasi yang memerlukan waktu yang tepat. Hal ini berlangsung hingga tahun 1940-an, ketika sinyal waktu mulai disiarkan menggunakan radio oleh pemerintah.<ref>[http://www.irfca.org/faq/faq-misc.html Odds and Ends]. ''[http://www.irfca.org Indian Railways Fan Club]''.</ref>


Setelah kemerdekaan pada tahun 1947, [[pemerintah India]] menetapkan IST sebagai waktu resmi bagi seluruh India, meskipun Kalkuta dan Bombay mempertahankan waktu setempat mereka selama beberapa tahun kemudian.<ref>[http://www.irfca.org/faq/faq-misc.html Odds and Ends]. ''[http://www.irfca.org Indian Railways Fan Club]''.</ref> Observatorium Pusat dipindahkan dari Chennai ke sebuah tempat dekat Mirzapur agar dapat sedekat mungkin dengan UTC+5:30.


Pada tahun 1925, sinkronisasi waktu mulai dikabarkan melalui sistem telepon omnibus dan sirkuit-sirkuit kontrol kepada organisasi yang memerlukan waktu yang tepat. Hal ini berlangsung hingga tahun 1940-an, ketika sinyal waktu mulai disiarkan menggunakan radio oleh pemerintah.
Pada masa Perang Tiongkok-India pada tahun 1962, Perang India-Pakistan pada tahun 1965, dan Perang India-Pakistan pada tahun 1971, waktu musim panas digunakan untuk sementara waktu untuk mengurangi konsumsi energi masyarakat.<ref>[http://wwp.india-time.com/indian-time-zones.htm India Time Zones]. ''[http://wwp.greenwichmeantime.com Greenwich Mean Time (GMT)]''.</ref>
 
Setelah kemerdekaan pada tahun 1947, [[pemerintah India]] menetapkan IST sebagai waktu resmi bagi seluruh India, meskipun Kalkuta dan Bombay mempertahankan waktu setempat mereka selama beberapa tahun kemudian. Observatorium Pusat dipindahkan dari Chennai ke sebuah tempat dekat Mirzapur agar dapat sedekat mungkin dengan UTC+5:30.
 
Pada masa Perang Tiongkok-India pada tahun 1962, Perang India-Pakistan pada tahun 1965, dan Perang India-Pakistan pada tahun 1971, waktu musim panas digunakan untuk sementara waktu untuk mengurangi konsumsi energi masyarakat.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Astrologi Hindu]]
* [[Astrologi Hindu]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 36: Baris 31:
*  [http://www.nplindia.ernet.in/time.php Laboratorium Fisika Nasional]
*  [http://www.nplindia.ernet.in/time.php Laboratorium Fisika Nasional]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Waktu+India&oldid=25342292 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25342292 (2024-02-21T15:15:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Waktu+India&oldid=25342292 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25342292 (2024-02-21T15:15:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 26 Agustus 2026 23.14

Waktu Standar India (, disingkat IST) adalah zona waktu yang digunakan di seluruh bagian India, dengan perbedaan waktu sebesar UTC+5:00. Tidak ada waktu musim panas (daylight saving time, DST) atau penyesuaian waktu musiman di India, meskipun DST pernah digunakan sebentar pada masa Perang Tiongkok-India pada tahun 1962, Perang India-Pakistan pada tahun 1965, dan Perang India-Pakistan pada tahun 1971.[1] Dalam sistem waktu militer dan penerbangan, IST masuk dalam zona E* ("Echo-Star").[2]

Waktu Standar India dihitung berdasarkan bujur 82,5° BT, yang terletak di sebelah barat kota Mirzapur, dekat Allahabad di negara bagian Uttar Pradesh. Perbedaan bujur antara Mirzapur dan Observatorium Kerajaan Britania Raya di Greenwich sama dengan perbedaan waktu sebesar 5 jam. Waktu setempat diukur dari menara jam di Observatorium Allahabad (25,15° LU 82,5° BT) meskipun perangkat-perangkat pengukuran waktu disimpan di Laboratorium Fisika Nasional di New Delhi.[3]

Sejarah

Salah satu penjelasan waktu standar di India muncul pada abad ke-4 Masehi dalam buku astronomi Surya Siddhanta. Dengan asumsi bahwa bumi itu bulat, buku tersebut mendefinisikan meridian utama (bujur nol) sebagai garis yang melewati Avanti, nama kuno bagi kota Ujjain yang bersejarah (23°10′58″LU, 75°46′38″BT), dan Rohitaka, nama kuno bagi kota Rohtak (), sebuah kota dekat medan perang Kurukshetra.[4]

Terletak pada garis yang melewati tempat para setan berkumpul (katulistiwa dan 76° BT) dan gunung yang merupakan takhta para dewa (Kutub Utara), adalah Rohitaka dan Avanti...[5]

Para ahli astronomi kuno India menentukan awal hari berdasarkan terbitnya matahari pada meridian utama di Ujjain,[6] dan membagi hari kepada satuan-satuan yang lebih kecil sesuai dengan cara berikut ini:[7]

Waktu yang dapat diukur adalah waktu yang digunakan pada umumnya, dimulai dengan prāṇa (panjang suatu napas). Pala terdiri dari enam ', ghalikā terdiri dari 60 pala, dan ' (satu hari penuh), terdiri dari 60 ghalikā. Satu ', atau satu bulan penuh, terdiri dari 30 hari.

Jika satu hari dibagi kepada 24 jam, maka prāṇa (atau satu siklus respirasi), satuan terkecil tersebut, sama dengan 4 detik, nilai yang konsisten dengan frekuensi pernapasan normal sebesar 15 napas/menit yang digunakan dalam penelitian kodekteran modern.[8] Surya Siddhanta juga menjelaskan sebuah metode untuk mengkonversi waktu setempat kepada waktu standar Ujjain.[9] Meskipun begitu, waktu standar Ujjain tidak lazim digunakan oleh orang-orang awam di luar bidang tersebut. Hampir sepanjang sebagian besar sejarah India, kerajaan-kerajaan yang berkuasa menggunakan waktu setempat mereka, yang biasanya ditentukan berdasarkan kalender Hindu dalam satuan bulan dan surya.[10] Sebagai contoh, observatorium Jantar Mantar yang dibangun Maharaja Sawai Jai Singh di Jaipur pada tahun 1733 terdiri dari berbagai jam matahari yang tingginya mencapai 27 meter yang digunakan untuk menentukan waktu setempat dengan tepat.

Pada tahun 1792, Perusahaan Hindia Timur Britania (BEIC) mendirikan Observatorium Madras di Chennai (dahulu bernama Madras) berkat usaha Michael Topping, seorang astronom dan pelaut Britania. Pada tahun 1802, John Goldingham yang dilantik sebagai astronom resmi BEIC, menentukan garis bujur Madras () sebagai sama dengan 5 jam 30 menit di hadapan Waktu Greenwich dan merupakan waktu standar setempat. Peristiwa ini menandai penggunaan zona waktu tersebut untuk pertama kalinya, serta perubahan awal hari dari saat matahari terbit menjadi tengah malam. Jam di observatorium terpasang kepada sebuah senjata yang ditembakkan pada jam 8 malam untuk mengumumkan bahwa IST berhasil "berjalan dengan baik".[11] Penentuan waktu untuk kepentingan pelayaran di Pelabuhan Bombay dilakukan Observatorium Colaba di Bombay yang didirikan pada tahun 1826.[12]

Sebagian besar kota-kota di India mempertahankan waktu setempat mereka hingga beberapa tahun setelah diperkenalkannya kereta api pada tahun 1850-an, di mana perlunya sebuah zona waktu yang seragam menjadi penting. Waktu setempat di Bombay dan Kalkuta, sebagai pusat dua Presidensi India Britania terbesar, mempunyai kepentingan yang khusus, dan perlahan-lahan diadopsi oleh provinsi-provinsi dan negeri-negeri kepangeranan (princely state) di sekitarnya. Pada abad ke-19, jam disinkronisasikan menggunakan telegraf – jam yang dipakai kereta api, misalnya, disinkronisasikan melalui sebuah sinyal waktu yang dikirim dari kantor pusat atau kantor wilayah pada waktu tertentu setiap hari.[13]

Pada tahun 1884, Konferensi Meridian Internasional di Washington, DC menentukan zona waktu yang seragam di sepanjang dunia. India diputuskan mempunyai dua zona waktu, di mana Kalkuta menggunakan meridian timur ke-90 dan Bombay meridian 75°BT. Waktu Kalkuta ditetapkan sebagai 5 jam 30 menit 21 detik lebih cepat daripada GMT, sementara waktu Bombay ditetapkan sebagai 4 jam 51 menit lebih cepat dari GMT.[14] Pada akhir 1880-an, banyak perusahaan kereta api mulai memakai waktu Madras (dikenal sebagai "waktu kereta api") sebagai waktu penengah antara kedua zona waktu di atas. Zona waktu lain, waktu rata-rata Port Blair, diterapkan di Port Blair, ibu kota Kepulauan Andaman dan Nikobar di Teluk Benggala. Waktu rata-rata Port Blair ditetapkan sebagai 49 menit 51 detik lebih cepat daripada waktu Madras.[15]

India Britania tidak secara resmi mengadopsi zona waktu standar hingga tahun 1905, saat meridian di sebelah timur Allahabad pada garis bujur 82,5° BT dipilih sebagai meridian pusat bagi India, dan satu zona waktu tunggal bagi seluruh India ditentukan. Hal ini mulai berlaku pada 1 Januari 1906 dan juga diterapkan di Sri Lanka (kala itu bernama Ceylon). Walaupun begitu, waktu Kalkuta masih resmi dipertahankan sebagai zona waktu terpisah hingga tahun 1948[16]

Pada tahun 1925, sinkronisasi waktu mulai dikabarkan melalui sistem telepon omnibus dan sirkuit-sirkuit kontrol kepada organisasi yang memerlukan waktu yang tepat. Hal ini berlangsung hingga tahun 1940-an, ketika sinyal waktu mulai disiarkan menggunakan radio oleh pemerintah.[17]

Setelah kemerdekaan pada tahun 1947, pemerintah India menetapkan IST sebagai waktu resmi bagi seluruh India, meskipun Kalkuta dan Bombay mempertahankan waktu setempat mereka selama beberapa tahun kemudian.[18] Observatorium Pusat dipindahkan dari Chennai ke sebuah tempat dekat Mirzapur agar dapat sedekat mungkin dengan UTC+5:30.

Pada masa Perang Tiongkok-India pada tahun 1962, Perang India-Pakistan pada tahun 1965, dan Perang India-Pakistan pada tahun 1971, waktu musim panas digunakan untuk sementara waktu untuk mengurangi konsumsi energi masyarakat.[19]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. India Time Zones. Greenwich Mean Time (GMT).
  2. Military and Civilian Time Designations. Greenwich Mean Time (GMT).
  3. Ayanjit Sen. India investigates different time zones. BBC News. 21 Agustus 2001.
  4. Olaf H. Schmidt. The Computation of the Length of Daylight in Hindu Astronomy. Isis, 35(3):205-211. The University of Chicago Press. 1944.
  5. Burgess, Ebenezer. 1858-1860. "Translation of the Surya-Sikddhanta, A Text-Book of Hindu Astronomy; With Notes, and an Appendix." Journal of the American Oriental Society, 6:141-498. (hal. 183-186).
  6. Swerdlow, N. 1973. "A Lost Monument of Indian Astronomy." Isis. 64(2):239-243.
  7. Das, Sukumar Ranjan. 1928. "The Equation of Time in Hindu Astronomy", The American Mathematical Monthly, 35(10):540-543. URL diakses pada 1 Desember 2006.
  8. Piepoli, M. 1997. "Origin of Respiratory Sinus Arrhythmia in Conscious Humans." Circulation. 95:1813-1821. URL diakses pada 1 Desember 2006.
  9. Burgess, Ebenezer. 1858-1860. "Translation of the Surya-Sikddhanta, A Text-Book of Hindu Astronomy; With Notes, and an Appendix." Journal of the American Oriental Society, 6:141-498. (hal. 183-186).
  10. Matthias Tomczak. Lecture 7: Living with the seasons—the calendar problem. Lectures on Science, civilization and society, Flinders University, Australia. 15 Juli 2004.
  11. History of Indian Time (IST). Greenwich Mean Time (GMT).
  12. History of Indian Institute of Geomagnetism. National Informatics Centre. 10 Oktober 2006.
  13. Odds and Ends. Indian Railways Fan Club.
  14. Indian Time Zones (IST). Project Gutenberg. International Conference Held at Washington for the Purpose of Fixing a Prime Meridian and a Universal Day. October, 1884 Protocols of the Proceedings.
  15. Note on the earthquake of 31 December 1881, Records of the Geological Survey of India,, XVII(2), 47–53, 1884. Cooperative Institute for Research in Environmental Sciences (CIRES).
  16. Odds and Ends. Indian Railways Fan Club.
  17. Odds and Ends. Indian Railways Fan Club.
  18. Odds and Ends. Indian Railways Fan Club.
  19. India Time Zones. Greenwich Mean Time (GMT).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25342292 (2024-02-21T15:15:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.