Lompat ke isi

Termoklin: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28745840; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:THERMOCLINE.png|thumb|right|280px|Grafik ini menunjukkan termoklin laut tropis (kedalaman vs temperatur). Perhatikan perubahan temperatur ekstrem pada kedalaman antara 100 hinnga 1000 meter. Temperatur hampir konstan setelah mencapai kedalaman 1500 meter]]
'''Termoklin''' (juga dikenal sebagai '''lapisan termal''' atau '''metalimnion''' di danau) adalah lapisan tipis dalam fluida bervolume besar (seperti laut, danau, atau atmosfer) yang mengalami perubahan temperatur ekstrem seiring dengan perubahan kedalamannya. Di lautan, termoklin membagi lapisan atas (''upper mixed layer'') dengan lapisan air tenang di bawahnya.
'''Termoklin''' (juga dikenal sebagai '''lapisan termal''' atau '''metalimnion''' di danau) adalah lapisan tipis dalam fluida bervolume besar (seperti laut, danau, atau atmosfer) yang mengalami perubahan temperatur ekstrem seiring dengan perubahan kedalamannya. Di lautan, termoklin membagi lapisan atas (''upper mixed layer'') dengan lapisan air tenang di bawahnya.


Baris 4: Baris 6:


== Lautan ==
== Lautan ==
 
Sebagian besar energi kalor dari sinar Matahari diserap oleh lapisan permukaan laut paling atas sedalam beberapa centimeter. [[Ombak|Gelombang]] kemudian mencampur air pada lapisan permukaan dan mendistribusikan panas ke air yang lebih dalam sehingga temperatur pada lautan sedalam kurang dari  relatif seragam. Hal ini tentunya tergantung pada kekuatan gelombang dan keberadaan turbulensi permukaan yang disebabkan oleh arus. Di bawah lapisan campuran (''mixed layer'') ini, suhu relatif stabil baik saat siang/malam hari. Temperatur laut dalam menurun secara bertahap seiring dengan meningkatnya kedalaman. Karena [[Air asin|air garam]] tidak membeku hingga mencapai temperatur , temperatur di bawah permukaan biasanya tidak jauh dari nol derajat.<ref>[http://www.windows.ucar.edu/tour/link=/earth/Water/temp.html Temperature of Ocean Water]. UCAR.</ref>
Sebagian besar energi kalor dari sinar Matahari diserap oleh lapisan permukaan laut paling atas sedalam beberapa centimeter. [[Ombak|Gelombang]] kemudian mencampur air pada lapisan permukaan dan mendistribusikan panas ke air yang lebih dalam sehingga temperatur pada lautan sedalam kurang dari  relatif seragam. Hal ini tentunya tergantung pada kekuatan gelombang dan keberadaan turbulensi permukaan yang disebabkan oleh arus. Di bawah lapisan campuran (''mixed layer'') ini, suhu relatif stabil baik saat siang/malam hari. Temperatur laut dalam menurun secara bertahap seiring dengan meningkatnya kedalaman. Karena [[Air asin|air garam]] tidak membeku hingga mencapai temperatur , temperatur di bawah permukaan biasanya tidak jauh dari nol derajat.


Kedalaman termoklin bervariasi. Lapisan ini merupakan fitur semi-permanen di lautan tropis, berada pada kedalaman variatif di lautan beriklim sedang (berada pada titik terdalam pada musim panas), dan berada pada kedalaman dangkal atau bahkan tidak ditemukan di lautan kutub, di mana temperatur kolom air relatif sama dari permukaan ke dasar. Lapisan [[es laut]] akan bertindak sebagai selimut insulasi.
Kedalaman termoklin bervariasi. Lapisan ini merupakan fitur semi-permanen di lautan tropis, berada pada kedalaman variatif di lautan beriklim sedang (berada pada titik terdalam pada musim panas), dan berada pada kedalaman dangkal atau bahkan tidak ditemukan di lautan kutub, di mana temperatur kolom air relatif sama dari permukaan ke dasar. Lapisan [[es laut]] akan bertindak sebagai selimut insulasi.
Baris 14: Baris 15:


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
 
*    
*
*  
*
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.windows.ucar.edu/tour/link=/earth/Water/temp.html "Temperatur Air Laut", University Corporation for Atmospheric Research, Universitas Michigan.]
* [http://www.windows.ucar.edu/tour/link=/earth/Water/temp.html "Temperatur Air Laut", University Corporation for Atmospheric Research, Universitas Michigan.]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termoklin&oldid=28745840 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28745840 (2025-12-27T05:42:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termoklin&oldid=28745840 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28745840 (2025-12-27T05:42:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.05

Grafik ini menunjukkan termoklin laut tropis (kedalaman vs temperatur). Perhatikan perubahan temperatur ekstrem pada kedalaman antara 100 hinnga 1000 meter. Temperatur hampir konstan setelah mencapai kedalaman 1500 meter

Termoklin (juga dikenal sebagai lapisan termal atau metalimnion di danau) adalah lapisan tipis dalam fluida bervolume besar (seperti laut, danau, atau atmosfer) yang mengalami perubahan temperatur ekstrem seiring dengan perubahan kedalamannya. Di lautan, termoklin membagi lapisan atas (upper mixed layer) dengan lapisan air tenang di bawahnya.

Termoklin bisa jadi adalah fitur semi permanen dalam perairan karena keberadaan lapisan ini sangat bergantung pada musim, lintang, dan pencampuran turbulen oleh angin. Termoklin terbentuk sebagai akibat dari pemanasan/pendinginan radiatif permukaan air pada siang/malam hari. Faktor-faktor yang memengaruhi kedalaman dan ketebalan termoklin meliputi variasi cuaca musiman, garis lintang, dan kondisi lingkungan setempat, seperti pasang surut dan arus fluida.

Lautan

Sebagian besar energi kalor dari sinar Matahari diserap oleh lapisan permukaan laut paling atas sedalam beberapa centimeter. Gelombang kemudian mencampur air pada lapisan permukaan dan mendistribusikan panas ke air yang lebih dalam sehingga temperatur pada lautan sedalam kurang dari relatif seragam. Hal ini tentunya tergantung pada kekuatan gelombang dan keberadaan turbulensi permukaan yang disebabkan oleh arus. Di bawah lapisan campuran (mixed layer) ini, suhu relatif stabil baik saat siang/malam hari. Temperatur laut dalam menurun secara bertahap seiring dengan meningkatnya kedalaman. Karena air garam tidak membeku hingga mencapai temperatur , temperatur di bawah permukaan biasanya tidak jauh dari nol derajat.[1]

Kedalaman termoklin bervariasi. Lapisan ini merupakan fitur semi-permanen di lautan tropis, berada pada kedalaman variatif di lautan beriklim sedang (berada pada titik terdalam pada musim panas), dan berada pada kedalaman dangkal atau bahkan tidak ditemukan di lautan kutub, di mana temperatur kolom air relatif sama dari permukaan ke dasar. Lapisan es laut akan bertindak sebagai selimut insulasi.

Di lautan terbuka, termoklin memiliki gradien kecepatan suara negatif, menjadikannya penting dalam operasi kapal selam karena dapat memantulkan sonar aktif dan sinyal akustik lainnya. Sifat ini berasal dari diskontinuitas impedansi akustik air yang diakibatkan oleh perubahan ekstrem pada kerapatan air.

Dalam aktivitas scuba diving, lapisan termoklin di mana air mengalami penurunan temperatur yang ekstrem sebesar beberapa derajat Celsius terkadang dapat diamati oleh para penyelam. Perubahan indeks bias pada kolom air menyebabkan lapisan ini tampak seperti kaca buram yang sering digunakan pada jendela kamar mandi. Kondisi yang sama dapat teramati ketika udara panas naik dari landasan di bandara atau jalanan.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28745840 (2025-12-27T05:42:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.