Bikarbonat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26673601; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Bicarbonate_resonance.svg|thumb|right|280px|Bicarbonate resonance]] | |||
Dalam [[kimia anorganik]], '''bikarbonat''' (tatanama yang direkomendasikan oleh [[International Union of Pure and Applied Chemistry|IUPAC]]: '''hidrogen karbonat'''<ref>[http://old.iupac.org/publications/books/rbook/Red_Book_2005.pdf Nomenclature of Inorganic Chemistry IUPAC Recommendations 2005]. IUPAC. hlm. 137.</ref>) adalah bentuk antara dari [[deprotonasi]] [[asam karbonat]]. Ia merupakan [[anion]] [[Ion poliatomik|poliatomik]] dengan rumus kimia . | |||
Istilah "bikarbonat" diberikan pada tahun 1814 oleh kimiawan Inggris [[William Hyde Wollaston]]. Awalan "bi" dalam "bikarbonat berasal dari sistem penamaan kuno dan berdasarkan pengamatan bahwa terdapat dua [[karbonat]] () per ion natrium dalam [[natrium bikarbonat]] (NaHCO<sub>3</sub>) dan bikarbonat lain kecuali dalam [[natrium karbonat]] () dan karbonat lainnya. Nama tersebut masih lestari sebagai [[nama trivial]]. | Bikarbonat mempunyai peran biokimia penting dalam sistem [[larutan dapar|pendaparan]] [[pH]] fisiologis.<ref>[http://www.biology.arizona.edu/biochemistry/problem_sets/medph/intro.html Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer]. Biology.arizona.edu. October 2006.</ref> | ||
Istilah "bikarbonat" diberikan pada tahun 1814 oleh kimiawan Inggris [[William Hyde Wollaston]].<ref>William Hyde Wollaston (1814) "A synoptic scale of chemical equivalents," ''Philosophical Transactions of the Royal Society'', '''104''': 1-22. [https://books.google.com/books?id=uYdJAAAAYAAJ&pg=PA11#v=onepage&q&f=false On page 11], Wollaston coins the term "bicarbonate": "The next question that occurs relates to the composition of this crystallized carbonate of potash, which I am induced to call bi-carbonate of potash, for the purpose of marking more decidedly the distinction between this salt and that which is commonly called a subcarbonate, and in order to refer at once to the double dose of carbonic acid contained in it."</ref> Awalan "bi" dalam "bikarbonat berasal dari sistem penamaan kuno dan berdasarkan pengamatan bahwa terdapat dua [[karbonat]] () per ion natrium dalam [[natrium bikarbonat]] (NaHCO<sub>3</sub>) dan bikarbonat lain kecuali dalam [[natrium karbonat]] () dan karbonat lainnya.<ref>[http://www.newton.dep.anl.gov/askasci/chem99/chem99492.htm Salinan arsip].</ref> Nama tersebut masih lestari sebagai [[nama trivial]]. | |||
== Sifat kimia == | == Sifat kimia == | ||
| Baris 15: | Baris 17: | ||
== Peran fisiologis == | == Peran fisiologis == | ||
Bikarbonat () bersifat [[alkalis]], dan merupakan komponen vital pada [[larutan dapar|sistem pendaparan]] [[pH]]<ref>[http://www.biology.arizona.edu/biochemistry/problem_sets/medph/intro.html Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer]. Biology.arizona.edu. October 2006.</ref> tubuh manusia (mempertahankan [[homeostatis asam-basa]]). Sebanyak 70–75% dalam tubuh dikonversi menjadi [[asam karbonat]] (), yang dapat diubah dengan cepat menjadi bikarbonat. | |||
Dengan asam karbonat sebagai [[spesies kimia|spesies]] [[zat antara|intermediat pusat]], bikarbonat - yang berkonjugasi dengan air, [[hidronium|ion hidrogen]], dan [[karbon dioksida]] - membentuk sitem dapar, yang dijaga pada kesetimbangan volatil<ref>[http://www.biology.arizona.edu/biochemistry/problem_sets/medph/intro.html Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer]. Biology.arizona.edu. October 2006.</ref> yang diperlukan untuk menjaga resistensi perubahan pH ke kedua arah, baik menuju asam dan [[basa]]. Hal ini penting untuk melindungi [[jaringan]] [[sistem saraf pusat]]. JIka pH berubah terlalu jauh dari kisaran normal akan menghasilkan bencana (lihat [[asidosis]] atau [[alkalosis]]). | |||
Bikarbonat juga bertindak mengatur pH dalam usus kecil. Ia dibebaskan dari [[pankreas]] sebagai tanggapan terhadap hormon [[sekretin]] untuk menetralkan [[bubur lambung]] (''chyme'') yang masuk ke kusus besar dari lambung.<ref>Berne & Levy, ''Principles of Physiology''</ref> | |||
Bikarbonat juga bertindak mengatur pH dalam usus kecil. Ia dibebaskan dari [[pankreas]] sebagai tanggapan terhadap hormon [[sekretin]] untuk menetralkan [[bubur lambung]] (''chyme'') yang masuk ke kusus besar dari lambung. | |||
== Bikarbonat di lingkungan == | == Bikarbonat di lingkungan == | ||
Bikarbonat merupakan bentuk dominan dari [[Karbon anorganik total|karbon anorganik terlarut]] dalam air laut, dan dalam sebagian besar air tawar. Dengan demikian, ia adalah penyerap penting dalam [[siklus karbon]]. | Bikarbonat merupakan bentuk dominan dari [[Karbon anorganik total|karbon anorganik terlarut]] dalam air laut,<ref>[http://www.whoi.edu/OCB-OA/page.do?pid=112136 The chemistry of ocean acidification : OCB-OA]. ''www.whoi.edu''. Woods Hole Oceanographic Institution. 24 September 2012.</ref> dan dalam sebagian besar air tawar. Dengan demikian, ia adalah penyerap penting dalam [[siklus karbon]]. | ||
Dalam ekologi air tawar, aktivitas [[fotosintesis]] yang kuat oleh tanaman air tawar di siang hari melepaskan gas [[oksigen]] ke dalam air dan pada saat bersamaan menghasilkan ion bikarbonat. Ini menggeser pH ke atas sampai dalam keadaan tertentu tingkat alkalinitas bisa menjadi racun bagi beberapa organisme atau dapat membuat unsur kimia lainnya, seperti [[amonia]], menjadi beracun. Dalam kegelapan, ketika tidak terjadi fotosintesis, proses respirasi melepaskan karbon dioksida, dan tidak ada ion bikarbonat baru yang dihasilkan, yang mengakibatkan penurunan pH yang cepat. | Dalam ekologi air tawar, aktivitas [[fotosintesis]] yang kuat oleh tanaman air tawar di siang hari melepaskan gas [[oksigen]] ke dalam air dan pada saat bersamaan menghasilkan ion bikarbonat. Ini menggeser pH ke atas sampai dalam keadaan tertentu tingkat alkalinitas bisa menjadi racun bagi beberapa organisme atau dapat membuat unsur kimia lainnya, seperti [[amonia]], menjadi beracun. Dalam kegelapan, ketika tidak terjadi fotosintesis, proses respirasi melepaskan karbon dioksida, dan tidak ada ion bikarbonat baru yang dihasilkan, yang mengakibatkan penurunan pH yang cepat. | ||
| Baris 38: | Baris 38: | ||
Dalam [[diagnosis medis|kedokteran diagnostik]], [[nilai darah]] bikarbonat adalah salah satu dari beberapa indikator keadaan [[fisiologi asam-basa]] dalam tubuh. Ia diukur, bersama dengan [[karbon dioksida]], [[klorida]], [[kalium]], dan [[natrium]], untuk menilai tingkat [[elektrolit]] dalam uji [[panel elektrolit]] (yang memiliki [[Current Procedural Terminology]], CPT, kode 80051). | Dalam [[diagnosis medis|kedokteran diagnostik]], [[nilai darah]] bikarbonat adalah salah satu dari beberapa indikator keadaan [[fisiologi asam-basa]] dalam tubuh. Ia diukur, bersama dengan [[karbon dioksida]], [[klorida]], [[kalium]], dan [[natrium]], untuk menilai tingkat [[elektrolit]] dalam uji [[panel elektrolit]] (yang memiliki [[Current Procedural Terminology]], CPT, kode 80051). | ||
Parameter ''konsentrasi bikarbonat standard'' (SBC) adalah konsentrasi bikarbonat dalam darah pada [[PaCO2|PCO]] sebesar , saturasi oksigen penuh dan 36 °C. | Parameter ''konsentrasi bikarbonat standard'' (SBC) adalah konsentrasi bikarbonat dalam darah pada [[PaCO2|PCO]] sebesar , saturasi oksigen penuh dan 36 °C.<ref>[http://www.nda.ox.ac.uk/wfsa/html/u13/u1312_03.htm Acid Base Balance (page 3)]</ref> | ||
== Senyawa bikarbonat == | == Senyawa bikarbonat == | ||
* [[Natrium bikarbonat]] | * [[Natrium bikarbonat]] | ||
* [[Kalium bikarbonat]] | * [[Kalium bikarbonat]] | ||
| Baris 52: | Baris 50: | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Karbon dioksida]] | * [[Karbon dioksida]] | ||
* [[Karbonat]] | * [[Karbonat]] | ||
| Baris 58: | Baris 55: | ||
* [[Air sadah]] | * [[Air sadah]] | ||
* [[Gas darah arteri]] | * [[Gas darah arteri]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bikarbonat&oldid=26673601 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26673601 (2024-12-21T13:51:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.00
Dalam kimia anorganik, bikarbonat (tatanama yang direkomendasikan oleh IUPAC: hidrogen karbonat[1]) adalah bentuk antara dari deprotonasi asam karbonat. Ia merupakan anion poliatomik dengan rumus kimia .
Bikarbonat mempunyai peran biokimia penting dalam sistem pendaparan pH fisiologis.[2]
Istilah "bikarbonat" diberikan pada tahun 1814 oleh kimiawan Inggris William Hyde Wollaston.[3] Awalan "bi" dalam "bikarbonat berasal dari sistem penamaan kuno dan berdasarkan pengamatan bahwa terdapat dua karbonat () per ion natrium dalam natrium bikarbonat (NaHCO3) dan bikarbonat lain kecuali dalam natrium karbonat () dan karbonat lainnya.[4] Nama tersebut masih lestari sebagai nama trivial.
Sifat kimia
Ion bikarbonat (ion hidrogenkarbonat) adalah suatu anion dengan rumus empiris dan massa molekul 61,01 dalton; ia terdiri dari satu atom karbon sebagai pusat yang dikelilingi oleh tiga atom oksigen dalam penataan trigonal planar; dengan atom hidrogen terikat pada salah satu atom oksigen. Ion karbonat isoelektronik dengan asam nitrat . Ion bikarbonat membawa muatan formal negatif satu dan merupakan basa konjugat dari asam karbonat ; sekaligus, merupakan asam konjugat dari , ion karbonat, seperti ditunjukkan dalam reaksi kesetimbangan berikut:
Garam bikarbonat terbentuk ketika ion bermuatan positif terikat pada atom oksigen bermuatan negatif dari bikarbonat, membentuk senyawa ionik. Banyak bikarbonat mudah larut dalam air pada suhu dan tekanan standar; secara khusus, natrium bikarbonat memberi kontribusi pada , sebuah parameter umum untuk menguji kualitas air.
Peran fisiologis
Bikarbonat () bersifat alkalis, dan merupakan komponen vital pada sistem pendaparan pH[5] tubuh manusia (mempertahankan homeostatis asam-basa). Sebanyak 70–75% dalam tubuh dikonversi menjadi asam karbonat (), yang dapat diubah dengan cepat menjadi bikarbonat.
Dengan asam karbonat sebagai spesies intermediat pusat, bikarbonat - yang berkonjugasi dengan air, ion hidrogen, dan karbon dioksida - membentuk sitem dapar, yang dijaga pada kesetimbangan volatil[6] yang diperlukan untuk menjaga resistensi perubahan pH ke kedua arah, baik menuju asam dan basa. Hal ini penting untuk melindungi jaringan sistem saraf pusat. JIka pH berubah terlalu jauh dari kisaran normal akan menghasilkan bencana (lihat asidosis atau alkalosis).
Bikarbonat juga bertindak mengatur pH dalam usus kecil. Ia dibebaskan dari pankreas sebagai tanggapan terhadap hormon sekretin untuk menetralkan bubur lambung (chyme) yang masuk ke kusus besar dari lambung.[7]
Bikarbonat di lingkungan
Bikarbonat merupakan bentuk dominan dari karbon anorganik terlarut dalam air laut,[8] dan dalam sebagian besar air tawar. Dengan demikian, ia adalah penyerap penting dalam siklus karbon.
Dalam ekologi air tawar, aktivitas fotosintesis yang kuat oleh tanaman air tawar di siang hari melepaskan gas oksigen ke dalam air dan pada saat bersamaan menghasilkan ion bikarbonat. Ini menggeser pH ke atas sampai dalam keadaan tertentu tingkat alkalinitas bisa menjadi racun bagi beberapa organisme atau dapat membuat unsur kimia lainnya, seperti amonia, menjadi beracun. Dalam kegelapan, ketika tidak terjadi fotosintesis, proses respirasi melepaskan karbon dioksida, dan tidak ada ion bikarbonat baru yang dihasilkan, yang mengakibatkan penurunan pH yang cepat.
Kegunaan lain
Garam ion bikarbonat yang paling umum adalah natrium bikarbonat, NaHCO3, yang biasa dikenal sebagai soda kue. Bila dipanaskan atau terkena asam seperti asam asetat (cuka), natrium bikarbonat membebaskan karbon dioksida. Ini digunakan sebagai bahan pengembang dalam baking.
Aliran ion bikarbonat dari batuan yang disebabkan oleh asam karbonat dalam air hujan merupakan bagian penting dari siklus karbon.
Bikarbonat juga banyak berperan dalam sistem pencernaan. Ia meningkatkan pH internal lambung, setelah cairan pencernaan yang sangat asam selesai mencerna makanan. Amonium bikarbonat digunakan dalam pembuatan .
Diagnostika
Dalam kedokteran diagnostik, nilai darah bikarbonat adalah salah satu dari beberapa indikator keadaan fisiologi asam-basa dalam tubuh. Ia diukur, bersama dengan karbon dioksida, klorida, kalium, dan natrium, untuk menilai tingkat elektrolit dalam uji panel elektrolit (yang memiliki Current Procedural Terminology, CPT, kode 80051).
Parameter konsentrasi bikarbonat standard (SBC) adalah konsentrasi bikarbonat dalam darah pada PCO sebesar , saturasi oksigen penuh dan 36 °C.[9]
Senyawa bikarbonat
- Natrium bikarbonat
- Kalium bikarbonat
- Sesium bikarbonat
- Magnesium bikarbonat
- Kalsium bikarbonat
- Amonium bikarbonat
- Asam karbonat
Lihat juga
Pranala luar
Referensi
- ↑ Nomenclature of Inorganic Chemistry IUPAC Recommendations 2005. IUPAC. hlm. 137.
- ↑ Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer. Biology.arizona.edu. October 2006.
- ↑ William Hyde Wollaston (1814) "A synoptic scale of chemical equivalents," Philosophical Transactions of the Royal Society, 104: 1-22. On page 11, Wollaston coins the term "bicarbonate": "The next question that occurs relates to the composition of this crystallized carbonate of potash, which I am induced to call bi-carbonate of potash, for the purpose of marking more decidedly the distinction between this salt and that which is commonly called a subcarbonate, and in order to refer at once to the double dose of carbonic acid contained in it."
- ↑ Salinan arsip.
- ↑ Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer. Biology.arizona.edu. October 2006.
- ↑ Clinical correlates of pH levels: bicarbonate as a buffer. Biology.arizona.edu. October 2006.
- ↑ Berne & Levy, Principles of Physiology
- ↑ The chemistry of ocean acidification : OCB-OA. www.whoi.edu. Woods Hole Oceanographic Institution. 24 September 2012.
- ↑ Acid Base Balance (page 3)
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26673601 (2024-12-21T13:51:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.