Lompat ke isi

Barium oksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24979491; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:NaCl_polyhedra.png|thumb|right|280px|NaCl polyhedra]]
'''Barium hidroksida''' (BaO) adalah senyawa [[higroskopik]] putih yang tidak mudah terbakar. Senyawa ini memiliki struktur [[sistem kristal kubik|kubik]]. Senyawa ini digunakan di dalam [[tabung sinar katode]]. Barium hidroksida dapat membahayakan kulit, dan jika ditelan dalam jumlah yang besar dapat mengakibatkan iritasi. Jika ditelan dalam jumlah yang terlalu besar juga dapat mengakibatkan kematian.
'''Barium hidroksida''' (BaO) adalah senyawa [[higroskopik]] putih yang tidak mudah terbakar. Senyawa ini memiliki struktur [[sistem kristal kubik|kubik]]. Senyawa ini digunakan di dalam [[tabung sinar katode]]. Barium hidroksida dapat membahayakan kulit, dan jika ditelan dalam jumlah yang besar dapat mengakibatkan iritasi. Jika ditelan dalam jumlah yang terlalu besar juga dapat mengakibatkan kematian.


== Pembuatan ==
== Pembuatan ==
Barium oksida dibuat dengan memanaskan [[barium karbonat]]. Senyawa ini juga dapat dibuat dengan mendekomposisi [[barium nitrat]]. Senyawa ini sering kali terbentuk dari proses dekomposisi [[senyawa barium|garam barium]] lainnya.
Barium oksida dibuat dengan memanaskan [[barium karbonat]]. Senyawa ini juga dapat dibuat dengan mendekomposisi [[barium nitrat]].<ref>Pradyot Patnaik. ''Handbook of Inorganic Chemicals''. McGraw-Hill, 2002,</ref> Senyawa ini sering kali terbentuk dari proses dekomposisi [[senyawa barium|garam barium]] lainnya.<ref>[http://www.webelements.com/webelements/compounds/text/Ba/Ba1O1-1304285.html Compounds of barium: barium (II) oxide]. ''Web Elements''. The University of Sheffield. 2007-01-26.</ref>
: 2Ba + O<sub>2</sub> → 2BaO
: 2Ba + O<sub>2</sub> → 2BaO
: BaCO<sub>3</sub> → BaO + CO<sub>2</sub>
: BaCO<sub>3</sub> → BaO + CO<sub>2</sub>
Baris 9: Baris 11:
Barium oksida dapat mengakibatkan iritasi. Jika bersentuhan dengan kulit atau mata juga dapat menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan warna merah. Namun, bahan ini lebih berbahaya lagi jika ditelan. Senyawa ini dapat mengakibatkan mual, [[diare]], lumpuh otot, [[aritmia]] kardiak, dan dapat mengakibatkan kematian.
Barium oksida dapat mengakibatkan iritasi. Jika bersentuhan dengan kulit atau mata juga dapat menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan warna merah. Namun, bahan ini lebih berbahaya lagi jika ditelan. Senyawa ini dapat mengakibatkan mual, [[diare]], lumpuh otot, [[aritmia]] kardiak, dan dapat mengakibatkan kematian.


Barium oksida sebaiknya tidak dibuang ke alam karena dapat mengancam organisme di air.
Barium oksida sebaiknya tidak dibuang ke alam karena dapat mengancam organisme di air.<ref>[http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0778.htm Barium Oxide (ICSC)]. IPCS. October 1999.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*[http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0778.htm International Chemical Safety Card 0778]
*[http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0778.htm International Chemical Safety Card 0778]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barium+oksida&oldid=24979491 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24979491 (2023-12-10T15:31:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barium+oksida&oldid=24979491 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24979491 (2023-12-10T15:31:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.05

NaCl polyhedra

Barium hidroksida (BaO) adalah senyawa higroskopik putih yang tidak mudah terbakar. Senyawa ini memiliki struktur kubik. Senyawa ini digunakan di dalam tabung sinar katode. Barium hidroksida dapat membahayakan kulit, dan jika ditelan dalam jumlah yang besar dapat mengakibatkan iritasi. Jika ditelan dalam jumlah yang terlalu besar juga dapat mengakibatkan kematian.

Pembuatan

Barium oksida dibuat dengan memanaskan barium karbonat. Senyawa ini juga dapat dibuat dengan mendekomposisi barium nitrat.[1] Senyawa ini sering kali terbentuk dari proses dekomposisi garam barium lainnya.[2]

2Ba + O2 → 2BaO
BaCO3 → BaO + CO2

Keamanan

Barium oksida dapat mengakibatkan iritasi. Jika bersentuhan dengan kulit atau mata juga dapat menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan warna merah. Namun, bahan ini lebih berbahaya lagi jika ditelan. Senyawa ini dapat mengakibatkan mual, diare, lumpuh otot, aritmia kardiak, dan dapat mengakibatkan kematian.

Barium oksida sebaiknya tidak dibuang ke alam karena dapat mengancam organisme di air.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. Pradyot Patnaik. Handbook of Inorganic Chemicals. McGraw-Hill, 2002,
  2. Compounds of barium: barium (II) oxide. Web Elements. The University of Sheffield. 2007-01-26.
  3. Barium Oxide (ICSC). IPCS. October 1999.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24979491 (2023-12-10T15:31:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.