Lompat ke isi

Spesies oksigen reaktif: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29612463; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Spesi oksigen reaktif''' () adalah [[senyawa organik]] yang memiliki [[gugus fungsional]] dengan [[atom]] [[oksigen]] yang bermuatan [[elektron]] lebih. ROS terbentuk secara alami, terutama pada kompleks I [[rantai transpor elektron|rantai pernapasan]] [[mitokondria]], dalam aktivitas seluler yang normal maupun perkembangan suatu [[patologi]].
'''Spesi oksigen reaktif''' () adalah [[senyawa organik]] yang memiliki [[gugus fungsional]] dengan [[atom]] [[oksigen]] yang bermuatan [[elektron]] lebih. ROS terbentuk secara alami, terutama pada kompleks I [[rantai transpor elektron|rantai pernapasan]] [[mitokondria]], dalam aktivitas seluler yang normal maupun perkembangan suatu [[patologi]].


[[Alkalisasi]] pada matriks mitokondria maupun pada [[sitoplasma]] akan menstabilkan radikal [[semikuinon]] yang merupakan cikal bakal ROS, sedangkan, nilai [[pH]] matriks yang tinggi akan memacu produksi [[radikal bebas]], meskipun [[gradien pH|ΔpH]] = 0 oleh karena stimulasi [[nigerisin]]. Produksi ROS akan menurun tanpa adanya [[ortofosfat]] ketika matriks dipenuhi oleh senyawa [[karbonat]] maupun [[bikarbonat]] sehingga menyebabkan pergeseran [[pH]] ke atas nilai 7.
[[Alkalisasi]] pada matriks mitokondria maupun pada [[sitoplasma]] akan menstabilkan radikal [[semikuinon]] yang merupakan cikal bakal ROS, sedangkan, nilai [[pH]] matriks yang tinggi akan memacu produksi [[radikal bebas]], meskipun [[gradien pH|ΔpH]] = 0 oleh karena stimulasi [[nigerisin]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2570889 The Role of External and Matrix pH in Mitochondrial Reactive Oxygen Species Generation]. ''Department of Biochemistry and Molecular Biology, Associated Unit to Consejo Superior de Investigaciones Científicas, Institute of Biomedicine of the University of Barcelona and Catalan Theoretical and Computational Chemistry Reference Network, Faculty of Biology, A. N. Belozersky Institute of Physico-Chemical Biology, Moscow State University, Department of Pediatrics, University of Pittsburgh School of Medicine and The Children's Hospital of Pittsburgh, Hospital Clínic-Ciberes, Institut d'Investigacions Biomedic August Pi i Sunyer (IDIBAPS), University of Barcelona,Diabetes Institute, Rangos Research Center University of Pittsburgh; Vitaly A. Selivanov, Jennifer A. Zeak, Josep Roca, Marta Cascante, Massimo Trucco, dan Tatyana V. Votyakova''.</ref> Produksi ROS akan menurun tanpa adanya [[ortofosfat]] ketika matriks dipenuhi oleh senyawa [[karbonat]] maupun [[bikarbonat]] sehingga menyebabkan pergeseran [[pH]] ke atas nilai 7.


Tingginya rasio ROS disebut [[stres oksidatif]].
Tingginya rasio ROS disebut [[stres oksidatif]].


== Rujukan ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spesies+oksigen+reaktif&oldid=29612463 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612463 (2026-08-21T23:52:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spesies+oksigen+reaktif&oldid=29612463 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612463 (2026-08-21T23:52:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 17.59

Spesi oksigen reaktif () adalah senyawa organik yang memiliki gugus fungsional dengan atom oksigen yang bermuatan elektron lebih. ROS terbentuk secara alami, terutama pada kompleks I rantai pernapasan mitokondria, dalam aktivitas seluler yang normal maupun perkembangan suatu patologi.

Alkalisasi pada matriks mitokondria maupun pada sitoplasma akan menstabilkan radikal semikuinon yang merupakan cikal bakal ROS, sedangkan, nilai pH matriks yang tinggi akan memacu produksi radikal bebas, meskipun ΔpH = 0 oleh karena stimulasi nigerisin.[1] Produksi ROS akan menurun tanpa adanya ortofosfat ketika matriks dipenuhi oleh senyawa karbonat maupun bikarbonat sehingga menyebabkan pergeseran pH ke atas nilai 7.

Tingginya rasio ROS disebut stres oksidatif.

Referensi

  1. The Role of External and Matrix pH in Mitochondrial Reactive Oxygen Species Generation. Department of Biochemistry and Molecular Biology, Associated Unit to Consejo Superior de Investigaciones Científicas, Institute of Biomedicine of the University of Barcelona and Catalan Theoretical and Computational Chemistry Reference Network, Faculty of Biology, A. N. Belozersky Institute of Physico-Chemical Biology, Moscow State University, Department of Pediatrics, University of Pittsburgh School of Medicine and The Children's Hospital of Pittsburgh, Hospital Clínic-Ciberes, Institut d'Investigacions Biomedic August Pi i Sunyer (IDIBAPS), University of Barcelona,Diabetes Institute, Rangos Research Center University of Pittsburgh; Vitaly A. Selivanov, Jennifer A. Zeak, Josep Roca, Marta Cascante, Massimo Trucco, dan Tatyana V. Votyakova.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29612463 (2026-08-21T23:52:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.