Lompat ke isi

Sapi laut steller: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28571179; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Hydrodamalis_gigas_skeleton_-_Finnish_Museum_of_Natural_History_-_DSC04529.JPG|thumb|right|280px|Hydrodamalis gigas skeleton - Finnish Museum of Natural History - DSC04529]]
'''Sapi laut steller''' (''Hydrodamalis gigas'') adalah [[mamalia]] [[sirenia]] besar yang telah [[punah]] dan sebelumnya dapat ditemukan di pantai [[laut Bering]] di Asia. Sapi laut steller ditemukan di kepulauan Komander tahun [[1741]] oleh penyelidik alam [[Georg Steller]], yang melakukan perjalanan dengan penjelajah [[Vitus Bering]]. Populasi kecil hidup di perairan [[samudera Arktik|Arktik]] di sekitar [[pulau Bering]] dan didekat [[pulau Medny]]. Namun, karena kedatangan manusia mereka hidup di pantai [[Pasifik utara]].
'''Sapi laut steller''' (''Hydrodamalis gigas'') adalah [[mamalia]] [[sirenia]] besar yang telah [[punah]] dan sebelumnya dapat ditemukan di pantai [[laut Bering]] di Asia. Sapi laut steller ditemukan di kepulauan Komander tahun [[1741]] oleh penyelidik alam [[Georg Steller]], yang melakukan perjalanan dengan penjelajah [[Vitus Bering]]. Populasi kecil hidup di perairan [[samudera Arktik|Arktik]] di sekitar [[pulau Bering]] dan didekat [[pulau Medny]]. Namun, karena kedatangan manusia mereka hidup di pantai [[Pasifik utara]].


Populasi sapi laut ada dalam jumlah yang kecil dan terbatas ketika Steller mendeskripsikan mereka. Steller mengatakan bahwa mereka ditemukan berkelompok, tetapi Stejneger memperkirakan terdapat lebih sedikit dari 1500 yang tersisa dan terancam punah karena diburu manusia. Mereka dihabisi oleh pelaut, pemburu [[anjing laut]], dan pedagang bulu yang mengikuti rute Bering ke [[Alaska]], yang memburu mereka untuk makanan dan kulitnya yang digunakan untuk membuat kapal. Mereka juga diburu untuk lemaknya yang tidak hanya digunakan untuk makanan, tetapi juga sebagai lampu minyak karena tidak mengeluarkan asap atau bau dan dapat disimpan dalam waktu yang lama pada udara hangat. Pada tahun [[1768]], kurang dari 30 tahun sapi laut ini ditemukan, sapi laut Steller telah punah.
Populasi sapi laut ada dalam jumlah yang kecil dan terbatas ketika Steller mendeskripsikan mereka. Steller mengatakan bahwa mereka ditemukan berkelompok, tetapi Stejneger memperkirakan terdapat lebih sedikit dari 1500 yang tersisa dan terancam punah karena diburu manusia.<ref>Caryn Self-Sullivan. [http://www.sirenian.org/sirenianevolution.pdf Evolution of the Sirenia]. Sirenian International. 2007.</ref> Mereka dihabisi oleh pelaut, pemburu [[anjing laut]], dan pedagang bulu yang mengikuti rute Bering ke [[Alaska]], yang memburu mereka untuk makanan dan kulitnya yang digunakan untuk membuat kapal. Mereka juga diburu untuk lemaknya yang tidak hanya digunakan untuk makanan, tetapi juga sebagai lampu minyak karena tidak mengeluarkan asap atau bau dan dapat disimpan dalam waktu yang lama pada udara hangat. Pada tahun [[1768]], kurang dari 30 tahun sapi laut ini ditemukan, sapi laut Steller telah punah.


[[Fosil]] menandakan sapi laut Steller sebelumnya menyebar di pantai Pasifik utara, mencapai [[Jepang]] selatan dan [[California]]. Tibanya manusia merupakan salah satu akibat kepunahan sapi laut Steller.
[[Fosil]] menandakan sapi laut Steller sebelumnya menyebar di pantai Pasifik utara, mencapai [[Jepang]] selatan dan [[California]]. Tibanya manusia merupakan salah satu akibat kepunahan sapi laut Steller.
== Catatan kaki ==


== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==
* Anderson, P. 1995. Competition, predation, and the evolution and extinction of Steller's sea cow, Hydrodamalis gigas. Marine Mammal Science, 11: 391-394.
* Anderson, P. 1995. Competition, predation, and the evolution and extinction of Steller's sea cow, Hydrodamalis gigas. Marine Mammal Science, 11: 391-394.
*  Database entry includes a brief justification of why this species is listed as extinct
*  Database entry includes a brief justification of why this species is listed as extinct
*
*  


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Hydrodamalis_gigas.html Animal Diversity Web]
* [http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Hydrodamalis_gigas.html Animal Diversity Web]
* [http://www.amiq.org/galleries/seacow/seacow.html Steller's Sea Cow information from the AMIQ Institute]
* [http://www.amiq.org/galleries/seacow/seacow.html Steller's Sea Cow information from the AMIQ Institute]
Baris 22: Baris 19:
* [http://devon.freepgs.com/2006/09/extinctions-in-recent-history.php Illustration of a sea cow skeleton and an extract from Steller's description]
* [http://devon.freepgs.com/2006/09/extinctions-in-recent-history.php Illustration of a sea cow skeleton and an extract from Steller's description]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sapi+laut+steller&oldid=28571179 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28571179 (2025-11-20T15:43:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sapi+laut+steller&oldid=28571179 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28571179 (2025-11-20T15:43:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.10

Berkas:Hydrodamalis gigas skeleton - Finnish Museum of Natural History - DSC04529.JPG
Hydrodamalis gigas skeleton - Finnish Museum of Natural History - DSC04529

Sapi laut steller (Hydrodamalis gigas) adalah mamalia sirenia besar yang telah punah dan sebelumnya dapat ditemukan di pantai laut Bering di Asia. Sapi laut steller ditemukan di kepulauan Komander tahun 1741 oleh penyelidik alam Georg Steller, yang melakukan perjalanan dengan penjelajah Vitus Bering. Populasi kecil hidup di perairan Arktik di sekitar pulau Bering dan didekat pulau Medny. Namun, karena kedatangan manusia mereka hidup di pantai Pasifik utara.

Populasi sapi laut ada dalam jumlah yang kecil dan terbatas ketika Steller mendeskripsikan mereka. Steller mengatakan bahwa mereka ditemukan berkelompok, tetapi Stejneger memperkirakan terdapat lebih sedikit dari 1500 yang tersisa dan terancam punah karena diburu manusia.[1] Mereka dihabisi oleh pelaut, pemburu anjing laut, dan pedagang bulu yang mengikuti rute Bering ke Alaska, yang memburu mereka untuk makanan dan kulitnya yang digunakan untuk membuat kapal. Mereka juga diburu untuk lemaknya yang tidak hanya digunakan untuk makanan, tetapi juga sebagai lampu minyak karena tidak mengeluarkan asap atau bau dan dapat disimpan dalam waktu yang lama pada udara hangat. Pada tahun 1768, kurang dari 30 tahun sapi laut ini ditemukan, sapi laut Steller telah punah.

Fosil menandakan sapi laut Steller sebelumnya menyebar di pantai Pasifik utara, mencapai Jepang selatan dan California. Tibanya manusia merupakan salah satu akibat kepunahan sapi laut Steller.

Daftar pustaka

  • Anderson, P. 1995. Competition, predation, and the evolution and extinction of Steller's sea cow, Hydrodamalis gigas. Marine Mammal Science, 11: 391-394.
  • Database entry includes a brief justification of why this species is listed as extinct

Pranala luar

Referensi

  1. Caryn Self-Sullivan. Evolution of the Sirenia. Sirenian International. 2007.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28571179 (2025-11-20T15:43:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.