Lompat ke isi

Sudetan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29416401; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sudetan''' atau '''Sodetan''' adalah metode [[rekayasa sungai]] berupa saluran air atau [[sungai]] buatan untuk mencegah terjadinya [[banjir]]. Sudetan merupakan gabungan dari beberapa teknik yang bertujuan untuk memperlancar aliran air. Pertama adalah dengan memperbaiki aliran sungai yang secara alami berbentuk [[kelokan]] (''meander'') menjadi lebih lurus sehingga mempercepat aliran dan menghindari luapan air. Kemudian yang kedua adalah membagi aliran sungai yang debitnya besar. Ketika sungai tidak mampu lagi untuk menampung air, maka sebagian kecilnya akan dialirkan ke sudetan dan mengalir ke tempat lain. Metode sudetan sudah banyak diaplikasikan di Indonesia untuk mencegah terjadinya banjir.
'''Sudetan''' atau '''Sodetan''' adalah metode [[rekayasa sungai]] berupa saluran air atau [[sungai]] buatan untuk mencegah terjadinya [[banjir]]. Sudetan merupakan gabungan dari beberapa teknik yang bertujuan untuk memperlancar aliran air. Pertama adalah dengan memperbaiki aliran sungai yang secara alami berbentuk [[kelokan]] (''meander'') menjadi lebih lurus sehingga mempercepat aliran dan menghindari luapan air. Kemudian yang kedua adalah membagi aliran sungai yang debitnya besar. Ketika sungai tidak mampu lagi untuk menampung air, maka sebagian kecilnya akan dialirkan ke sudetan dan mengalir ke tempat lain. Metode sudetan sudah banyak diaplikasikan di Indonesia untuk mencegah terjadinya banjir.<ref>Fuad Halim. [https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jime/article/view/4209/3738 APLIKASI METODE KONSEP REGIME PADA PERENCANAAN SUDETAN DI SUNGAI SARIO]. ''Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING''. Universitas Sam Ratulangi. 2011. Vol. 1 (1).</ref><ref>Fatoni. [https://tagar.co/sudetan-pelangwot-dari-proyek-banjir-ke-wisata-kuliner-rakyat/ Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat]. ''TAGAR.co''. 2026-01-18.</ref>


Beberapa contoh sudetan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:
Beberapa contoh sudetan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:


* [[Kali Jagir]] - sungai buatan di [[Surabaya]] yang dibuat pada zaman kolonial Belanda. Kali Jagir dimulai dari [[Pintu Air Jagir]] di [[Wonokromo, Surabaya|Wonokromo]] dan berakhir di pesisir timur. Pintu Air Jagir dibangun untuk mengatur aliran air dari [[Kali Mas]] (anak [[Sungai Brantas]]). Proyek ini memiliki banyak fungsi karena selain dapat mengendalikan banjir, juga dapat mencegah [[intrusi air asin]] dari [[Selat Madura]], serta penyedia air baku bagi IPAM Ngagel.
* [[Kali Jagir]] - sungai buatan di [[Surabaya]] yang dibuat pada zaman kolonial Belanda. Kali Jagir dimulai dari [[Pintu Air Jagir]] di [[Wonokromo, Surabaya|Wonokromo]] dan berakhir di pesisir timur. Pintu Air Jagir dibangun untuk mengatur aliran air dari [[Kali Mas]] (anak [[Sungai Brantas]]). Proyek ini memiliki banyak fungsi karena selain dapat mengendalikan banjir, juga dapat mencegah [[intrusi air asin]] dari [[Selat Madura]], serta penyedia air baku bagi IPAM Ngagel.<ref>Mus Purmadani. [https://radarsurabaya.jawapos.com/kota-lama/2502170032/menelusuri-sejarah-pembangunan-saluran-air-di-surabaya-pembangunan-pintu-air-hingga-penjernihan-air Menelusuri Sejarah Pembangunan Saluran Air di Surabaya, Pembangunan Pintu Air hingga Penjernihan Air]. ''RADAR SURABAYA''. 2025-02-17.</ref>


* Sudetan Kali Ciliwung - sudetan di [[Jakarta]] yang menghubungkan [[Sungai Ciliwung]] dengan [[Kanal Banjir Jakarta|Kanal Banjir Timur]] (KBT).
* Sudetan Kali Ciliwung - sudetan di [[Jakarta]] yang menghubungkan [[Sungai Ciliwung]] dengan [[Kanal Banjir Jakarta|Kanal Banjir Timur]] (KBT).<ref>[https://sda.pu.go.id/post/detail/sudetan_kali_ciliwung_ke_kanal_banjir_timur_dioperasikan_tahun_2017 Sudetan Kali Ciliwung Ke Kanal Banjir Timur Dioperasikan Tahun 2017]. ''Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian Pekerjaan Umum''. 2015-10-12.</ref>


* Sudetan Pelangwot - sudetan di [[Kabupaten Lamongan]] yang mengalirkan sebagian debit air dari [[Bengawan Solo]] ke [[Laut Jawa]]. Sudetan ini dimulai dari Pintu Air Pelangwot di [[Laren, Lamongan|Kecamatan Laren]] dan berakhir di Sedayu Lawas di [[Brondong, Lamongan|Kecamatan Brondong]].
* Sudetan Pelangwot - sudetan di [[Kabupaten Lamongan]] yang mengalirkan sebagian debit air dari [[Bengawan Solo]] ke [[Laut Jawa]]. Sudetan ini dimulai dari Pintu Air Pelangwot di [[Laren, Lamongan|Kecamatan Laren]] dan berakhir di Sedayu Lawas di [[Brondong, Lamongan|Kecamatan Brondong]].<ref>Fatoni. [https://tagar.co/sudetan-pelangwot-dari-proyek-banjir-ke-wisata-kuliner-rakyat/ Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat]. ''TAGAR.co''. 2026-01-18.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sudetan&oldid=29416401 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29416401 (2026-07-03T17:10:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sudetan&oldid=29416401 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29416401 (2026-07-03T17:10:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.16

Sudetan atau Sodetan adalah metode rekayasa sungai berupa saluran air atau sungai buatan untuk mencegah terjadinya banjir. Sudetan merupakan gabungan dari beberapa teknik yang bertujuan untuk memperlancar aliran air. Pertama adalah dengan memperbaiki aliran sungai yang secara alami berbentuk kelokan (meander) menjadi lebih lurus sehingga mempercepat aliran dan menghindari luapan air. Kemudian yang kedua adalah membagi aliran sungai yang debitnya besar. Ketika sungai tidak mampu lagi untuk menampung air, maka sebagian kecilnya akan dialirkan ke sudetan dan mengalir ke tempat lain. Metode sudetan sudah banyak diaplikasikan di Indonesia untuk mencegah terjadinya banjir.[1][2]

Beberapa contoh sudetan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:

Referensi

  1. Fuad Halim. APLIKASI METODE KONSEP REGIME PADA PERENCANAAN SUDETAN DI SUNGAI SARIO. Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING. Universitas Sam Ratulangi. 2011. Vol. 1 (1).
  2. Fatoni. Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat. TAGAR.co. 2026-01-18.
  3. Mus Purmadani. Menelusuri Sejarah Pembangunan Saluran Air di Surabaya, Pembangunan Pintu Air hingga Penjernihan Air. RADAR SURABAYA. 2025-02-17.
  4. Sudetan Kali Ciliwung Ke Kanal Banjir Timur Dioperasikan Tahun 2017. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian Pekerjaan Umum. 2015-10-12.
  5. Fatoni. Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat. TAGAR.co. 2026-01-18.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29416401 (2026-07-03T17:10:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.