Setilpiridinium klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29132520; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Setilpiridinium klorida''' ('''CPC''') adalah senyawa [[kation amonium kuarterner|amonium kuartener kationik]] yang digunakan dalam beberapa jenis [[obat kumur]], [[pasta gigi]], [[pelega tenggorokan]], semprotan tenggorokan, dan semprotan hidung. Senyawa ini adalah antiseptik yang membunuh bakteri dan mikroorganisme lainnya. Senyawa ini telah terbukti efektif dalam mencegah [[plak gigi]] dan mengurangi [[gingivitis]]. Senyawa ini juga telah digunakan sebagai bahan dalam [[pestisida]] tertentu. Meskipun satu penelitian tampaknya menunjukkan setilpiridinium klorida tidak menyebabkan noda cokelat pada gigi, setidaknya satu obat kumur yang mengandung CPC sebagai bahan aktif memiliki label peringatan "Dalam beberapa kasus, obat kumur antimikroba dapat menyebabkan noda pada permukaan gigi," menyusul gugatan ''class action'' yang gagal diajukan oleh pelanggan yang giginya ternoda. | [[File:Cetylpyridinium_chloride_3D_spacefill.png|thumb|right|280px|Cetylpyridinium chloride 3D spacefill]] | ||
'''Setilpiridinium klorida''' ('''CPC''') adalah senyawa [[kation amonium kuarterner|amonium kuartener kationik]] yang digunakan dalam beberapa jenis [[obat kumur]], [[pasta gigi]], [[pelega tenggorokan]], semprotan tenggorokan, dan semprotan hidung. Senyawa ini adalah antiseptik yang membunuh bakteri dan mikroorganisme lainnya. Senyawa ini telah terbukti efektif dalam mencegah [[plak gigi]] dan mengurangi [[gingivitis]].<ref>Joanna Asadoorian. ''Cetylpyridinium chloride mouth rinse on gingivitis and plaque''. ''Journal of Dental Hygiene''. 2008. Vol. 82 (5).</ref><ref>S. Haps. ''The effect of cetylpyridinium chloride-containing mouth rinses as adjuncts to toothbrushing on plaque and parameters of gingival inflammation: A systematic review''. ''International Journal of Dental Hygiene''. 2008. Vol. 6 (4). hlm. 290–303. doi:10.1111/j.1601-5037.2008.00344.x.</ref> Senyawa ini juga telah digunakan sebagai bahan dalam [[pestisida]] tertentu. Meskipun satu penelitian tampaknya menunjukkan setilpiridinium klorida tidak menyebabkan noda cokelat pada gigi,<ref>B. Rahman. ''Comparative antiplaque and antigingivitis effectiveness of tea tree oil mouthwash and a cetylpyridinium chloride mouthwash: A randomized controlled crossover study''. ''Contemporary Clinical Dentistry''. 2014. Vol. 5 (4). hlm. 466–470. doi:10.4103/0976-237X.142813.</ref> setidaknya satu obat kumur yang mengandung CPC sebagai bahan aktif memiliki label peringatan "Dalam beberapa kasus, obat kumur antimikroba dapat menyebabkan noda pada permukaan gigi,"<ref>Darcy Wintonyk. [http://bc.ctvnews.ca/consumers-spitting-mad-after-mouthwash-turns-teeth-brown-1.993571 Consumers spitting mad after mouthwash turns teeth brown]. CTV British Columbia. 2012-10-12.</ref> menyusul gugatan ''class action'' yang gagal diajukan oleh pelanggan yang giginya ternoda.<ref>Ed White. [http://www.sandiegouniontribune.com/news/2009/aug/06/mi-mouthwash-brown-teeth-080609/ Mich. lawyer sues, claims mouthwash stained teeth]. 2009-08-06.</ref> | |||
Namanya dijabarkan sebagai berikut: | Namanya dijabarkan sebagai berikut: | ||
#"setil"- mengacu pada kelompok setil, dinamai berdasarkan hubungannya dengan [[setil alkohol]], yang pertama kali diisolasi dari [[minyak paus]] (); | #"setil"- mengacu pada kelompok setil, dinamai berdasarkan hubungannya dengan [[setil alkohol]], yang pertama kali diisolasi dari [[minyak paus]] ();<ref>Thomas Nordegren. ''The A-Z Encyclopedia of Alcohol and Drug Abuse''. Universal Publishers. 2002. hlm. 165. ISBN 1-58112-404-X.</ref> | ||
#"piridinium" mengacu pada kation [C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>NH]<sup>+</sup>, [[asam konjugat dan basa konjugat|asam konjugat]] dari [[piridina]]; | #"piridinium" mengacu pada kation [C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>NH]<sup>+</sup>, [[asam konjugat dan basa konjugat|asam konjugat]] dari [[piridina]]; | ||
#"klorida" mengacu pada anion Cl<sup>−</sup>. | #"klorida" mengacu pada anion Cl<sup>−</sup>. | ||
==Kegunaan medis== | ==Kegunaan medis== | ||
Produk OTC (''over the counter'') yang mengandung setilpiridinium klorida meliputi obat kumur, obat bilas mulut oral, dan produk yang dapat ditelan seperti tablet isap dan sirup obat batuk yang dijual bebas. | Produk OTC (''over the counter'') yang mengandung setilpiridinium klorida meliputi obat kumur, obat bilas mulut oral, dan produk yang dapat ditelan seperti tablet isap<ref>[http://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/search.cfm?startswith=CETYLPYRIDINIUM+CHLORIDE&x=20&y=6 at least 125 OTC oral healthcare products containing CPC (as of September 2012)]</ref> dan sirup obat batuk yang dijual bebas.<ref>For example, [http://www.conceptpharmacy.co.uk/kilkof-cough-mixture-150ml Kilcof Cough Mixture]</ref> | ||
Monograf [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] tentang produk obat [[antiseptik]] oral meninjau data mengenai CPC dan membuat kesimpulan berikut: | Monograf [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] tentang produk obat [[antiseptik]] oral meninjau data mengenai CPC dan membuat kesimpulan berikut: | ||
Jaringan Data Toksikologi Perpustakaan Nasional Kedokteran (TOXNET) meninjau rentang toksisitas CPC dan menyatakan "Toksisitas signifikan jarang terjadi setelah terpapar produk dengan konsentrasi rendah yang biasanya tersedia di rumah."<ref>[http://toxnet.nlm.nih.gov/cgi-bin/sis/search/a?dbs+hsdb:@term+@DOCNO+38 National Library of Medicine Toxicology Data Network]</ref> | |||
Dosis fatal pada manusia yang menelan deterjen kationik diperkirakan sebesar 1 hingga 3 g.<ref>[http://toxnet.nlm.nih.gov/cgi-bin/sis/search/a?dbs+hsdb:@term+@DOCNO+38 National Library of Medicine Toxicology Data Network]</ref> Oleh karena itu, seseorang yang menggunakan produk oral yang dapat ditelan yang menyediakan 0,25 mg CPC per dosis perlu mengonsumsi 4.000 dosis sekaligus untuk mencapai kisaran dosis fatal yang diperkirakan. | |||
Sebuah tinjauan menemukan bahwa obat kumur yang mengandung CPC "memberikan manfaat tambahan yang kecil namun signifikan jika dibandingkan dengan menyikat gigi saja atau menyikat gigi yang diikuti dengan pembilasan plasebo" dalam mengurangi plak dan radang gusi.<ref>S. Haps. ''The effect of cetylpyridinium chloride-containing mouth rinses as adjuncts to toothbrushing on plaque and parameters of gingival inflammation: A systematic review''. ''International Journal of Dental Hygiene''. 2008. Vol. 6 (4). hlm. 290–303. doi:10.1111/j.1601-5037.2008.00344.x.</ref> Dalam kombinasi dengan [[klorheksidin]] dan seng laktat, CPC terbukti efektif dalam mengobati [[halitosis]].<ref>E. G. Winkel. ''Clinical effects of a new mouthrinse containing chlorhexidine, cetylpyridinium chloride and zinc-lactate on oral halitosis. A dual-center, double-blind placebo-controlled study''. ''Journal of Clinical Periodontology''. 2003. Vol. 30 (4). hlm. 300–306. doi:10.1034/j.1600-051X.2003.00342.x.</ref> | |||
Obat kumur CPC menonaktifkan virus, termasuk virus penyebab [[COVID-19]], dengan cara merusak lapisan lipidnya.<ref>F. d'Amico. ''Efficacy of Cetylpyridinium Chloride mouthwash against SARS-CoV-2: A systematic review of randomized controlled trials''. ''Molecular Oral Microbiology''. 2023. Vol. 38 (3). hlm. 171–180. doi:10.1111/omi.12408.</ref> | |||
Obat kumur CPC menonaktifkan virus, termasuk virus penyebab [[COVID-19]], dengan cara merusak lapisan lipidnya. | |||
==Efek samping== | ==Efek samping== | ||
===Noda pada gigi=== | ===Noda pada gigi=== | ||
Setilpiridinium klorida diketahui menyebabkan noda pada gigi pada sekitar 3 persen pengguna. Merek Crest telah mencatat bahwa noda ini sebenarnya merupakan indikasi bahwa produk tersebut bekerja sebagaimana mestinya, karena noda tersebut merupakan hasil dari bakteri yang mati pada gigi. Crest menyatakan bahwa karena insiden noda yang rendah, tidak perlu memberi label obat kumur Pro-Health sebagai pewarna gigi yang potensial. Namun setelah banyak keluhan dan gugatan ''class action federal'', yang kemudian dibatalkan, obat kumur tersebut sekarang mencantumkan label yang memperingatkan konsumen tentang potensinya untuk menodai gigi. | Setilpiridinium klorida diketahui menyebabkan noda pada gigi pada sekitar 3 persen pengguna.<ref>Lisa Biank Fasig. [http://www.bizjournals.com/cincinnati/stories/2007/04/09/story3.html?market=cincinnati&year=2007&month=04&day=09&slug=story3.html&module=default&controller=stories&action=render P&G hopes rinse effect won't wash away sales]. Cincinnati Business Courier. 2007-04-09.</ref> Merek Crest telah mencatat bahwa noda ini sebenarnya merupakan indikasi bahwa produk tersebut bekerja sebagaimana mestinya, karena noda tersebut merupakan hasil dari bakteri yang mati pada gigi.<ref>[http://news.crest.com/faq-item/health-rinse/does-crest-pro-health-rinse-stain-teeth-brown Does Crest Pro-Health Rinse stain teeth brown?]. Crest.</ref> Crest menyatakan bahwa karena insiden noda yang rendah, tidak perlu memberi label obat kumur Pro-Health sebagai pewarna gigi yang potensial.<ref>Dan Sewell. [http://abc11.com/archive/6129499/ P&G's Pro-Health rinse draws complaints]. 2008-05-07.</ref> Namun setelah banyak keluhan<ref>[http://usatoday30.usatoday.com/news/health/2008-05-07-crest-rinse_N.htm Crest rinse fights off customer complaints]. ''USA Today''. 2008-05-07.</ref> dan gugatan ''class action federal'',<ref>Ed White. [http://www.sandiegouniontribune.com/news/2009/aug/06/mi-mouthwash-brown-teeth-080609/ Mich. lawyer sues, claims mouthwash stained teeth]. 2009-08-06.</ref> yang kemudian dibatalkan,<ref>[http://www.drbicuspid.com/index.aspx?sec=ser&sub=def&pag=dis&ItemID=305224 Mouthwash staining lawsuit dismissed]. DrBicuspid.com. 2010-07-26.</ref> obat kumur tersebut sekarang mencantumkan label yang memperingatkan konsumen tentang potensinya untuk menodai gigi.<ref>Darcy Wintonyk. [http://bc.ctvnews.ca/consumers-spitting-mad-after-mouthwash-turns-teeth-brown-1.993571 Consumers spitting mad after mouthwash turns teeth brown]. CTV British Columbia. 2012-10-12.</ref> | ||
===Hilangnya rasa untuk sementara=== | ===Hilangnya rasa untuk sementara=== | ||
| Baris 27: | Baris 28: | ||
==Toksikologi dan farmakologi== | ==Toksikologi dan farmakologi== | ||
setilpiridinium klorida telah diukur pada 30 mg/kg pada tikus dan 36 mg/kg pada kelinci ketika zat kimia tersebut [[rute pemberian|diberikan]] melalui infus intravena; tetapi 200 mg/kg pada tikus, 400 mg/kg pada kelinci, dan 108 mg/kg pada mencit ketika diberikan secara oral. | setilpiridinium klorida telah diukur pada 30 mg/kg pada tikus dan 36 mg/kg pada kelinci ketika zat kimia tersebut [[rute pemberian|diberikan]] melalui infus intravena; tetapi 200 mg/kg pada tikus, 400 mg/kg pada kelinci, dan 108 mg/kg pada mencit ketika diberikan secara oral.<ref>Lewis, R.J. ''Sax's Dangerous Properties of Industrial Materials''. Van Nostrand Reinhold. 1996. Vol. 1-3. hlm. 691.</ref> | ||
Ada bukti ''[[in vitro]]'' bahwa setilpiridinium klorida mengganggu fungsi mitokondria pada tingkat "yang mungkin relevan dengan paparan pada manusia." Penelitian tersebut dipublikasikan dalam ''Environmental Health Perspectives'' volume 125 no. 8. | Ada bukti ''[[in vitro]]'' bahwa setilpiridinium klorida mengganggu fungsi mitokondria pada tingkat "yang mungkin relevan dengan paparan pada manusia." Penelitian tersebut dipublikasikan dalam ''Environmental Health Perspectives'' volume 125 no. 8.<ref>Sandipan Datta. ''In Vitro Evaluation of Mitochondrial Function and Estrogen Signaling in Cell Lines Exposed to the Antiseptic Cetylpyridinium Chloride''. ''Environmental Health Perspectives''. 2017. Vol. 125 (8). hlm. 087015. doi:10.1289/ehp1404.</ref> | ||
==Kimia== | ==Kimia== | ||
Rumus molekul setilpiridinium klorida adalah C<sub>21</sub>H<sub>38</sub>NCl. Dalam bentuk murni, setilpiridinium klorida berwujud padat pada [[suhu kamar]]. Setilpiridinium klorida memiliki titik leleh 77 °C dalam bentuk [[anhidrat]], atau 80–83 °C dalam bentuk mono[[hidrat]]. Setilpiridinium klorida larut dalam air; tetapi tidak larut dalam [[aseton]], [[asam asetat]], atau [[etanol]]. Setilpiridinium klorida memiliki bau seperti [[piridina]]. Setilpiridinium klorida mudah terbakar. Larutan pekat setilpiridinium klorida dapat merusak [[membran mukosa]]. Konsentrasi misel kritis (CMC) setilpiridinium klorida adalah ~ 0,0009–0,0011[[molaritas|M]], dan sangat bergantung pada konsentrasi garam dalam larutan. | Rumus molekul setilpiridinium klorida adalah C<sub>21</sub>H<sub>38</sub>NCl. Dalam bentuk murni, setilpiridinium klorida berwujud padat pada [[suhu kamar]]. Setilpiridinium klorida memiliki titik leleh 77 °C dalam bentuk [[anhidrat]], atau 80–83 °C dalam bentuk mono[[hidrat]]. Setilpiridinium klorida larut dalam air; tetapi tidak larut dalam [[aseton]], [[asam asetat]], atau [[etanol]]. Setilpiridinium klorida memiliki bau seperti [[piridina]]. Setilpiridinium klorida mudah terbakar. Larutan pekat setilpiridinium klorida dapat merusak [[membran mukosa]]. Konsentrasi misel kritis (CMC) setilpiridinium klorida adalah ~ 0,0009–0,0011[[molaritas|M]],<ref>[https://apps.webofknowledge.com/full_record.do?locale=en_US&errorKey=&search_mode=FullRecord&excludeEventConfig=ExcludeIfFromFullRecPage&qid=1&mode=FullRecord&log_event=yes&UT=WOS%3A000229556100013&product=WOS&product=WOS&SrcApp=Kopernio&SID=C4N3wXjfljuypCQ8b9E&SID=C4N3wXjfljuypCQ8b9E&viewType=fullRecord&doc=1 Effect of salt on the micelles of cetyl pyridinium chloride].</ref> dan sangat bergantung pada konsentrasi garam dalam larutan. | ||
==Status kompendial== | ==Status kompendial== | ||
* ''[[Food Chemicals Codex]]'' | * ''[[Food Chemicals Codex]]''<ref>The United States Pharmacopeial Convention. [http://www.usp.org/fcc/FCC61SBallotResultsWebPostingReport01.html Revisions to FCC, First Supplement].</ref> | ||
* ''[[United States Pharmacopeia]]'' 31 | * ''[[United States Pharmacopeia]]'' 31<ref>USP 31. [http://www.usp.org/pdf/EN/USPNF/1121Nomenclature.pdf Nomenclature].</ref> | ||
* ''[[British Pharmacopoeia]]'' 1998 | * ''[[British Pharmacopoeia]]'' 1998<ref>Therapeutic Goods Administration. [http://www.tga.gov.au/docs/pdf/aan/aanchem.pdf Chemical Substances].</ref> | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
| Baris 46: | Baris 45: | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Setilpiridinium+klorida&oldid=29132520 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29132520 (2026-04-15T18:35:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 03.57

Setilpiridinium klorida (CPC) adalah senyawa amonium kuartener kationik yang digunakan dalam beberapa jenis obat kumur, pasta gigi, pelega tenggorokan, semprotan tenggorokan, dan semprotan hidung. Senyawa ini adalah antiseptik yang membunuh bakteri dan mikroorganisme lainnya. Senyawa ini telah terbukti efektif dalam mencegah plak gigi dan mengurangi gingivitis.[1][2] Senyawa ini juga telah digunakan sebagai bahan dalam pestisida tertentu. Meskipun satu penelitian tampaknya menunjukkan setilpiridinium klorida tidak menyebabkan noda cokelat pada gigi,[3] setidaknya satu obat kumur yang mengandung CPC sebagai bahan aktif memiliki label peringatan "Dalam beberapa kasus, obat kumur antimikroba dapat menyebabkan noda pada permukaan gigi,"[4] menyusul gugatan class action yang gagal diajukan oleh pelanggan yang giginya ternoda.[5]
Namanya dijabarkan sebagai berikut:
- "setil"- mengacu pada kelompok setil, dinamai berdasarkan hubungannya dengan setil alkohol, yang pertama kali diisolasi dari minyak paus ();[6]
- "piridinium" mengacu pada kation [C5H5NH]+, asam konjugat dari piridina;
- "klorida" mengacu pada anion Cl−.
Kegunaan medis
Produk OTC (over the counter) yang mengandung setilpiridinium klorida meliputi obat kumur, obat bilas mulut oral, dan produk yang dapat ditelan seperti tablet isap[7] dan sirup obat batuk yang dijual bebas.[8]
Monograf Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat tentang produk obat antiseptik oral meninjau data mengenai CPC dan membuat kesimpulan berikut:
Jaringan Data Toksikologi Perpustakaan Nasional Kedokteran (TOXNET) meninjau rentang toksisitas CPC dan menyatakan "Toksisitas signifikan jarang terjadi setelah terpapar produk dengan konsentrasi rendah yang biasanya tersedia di rumah."[9]
Dosis fatal pada manusia yang menelan deterjen kationik diperkirakan sebesar 1 hingga 3 g.[10] Oleh karena itu, seseorang yang menggunakan produk oral yang dapat ditelan yang menyediakan 0,25 mg CPC per dosis perlu mengonsumsi 4.000 dosis sekaligus untuk mencapai kisaran dosis fatal yang diperkirakan.
Sebuah tinjauan menemukan bahwa obat kumur yang mengandung CPC "memberikan manfaat tambahan yang kecil namun signifikan jika dibandingkan dengan menyikat gigi saja atau menyikat gigi yang diikuti dengan pembilasan plasebo" dalam mengurangi plak dan radang gusi.[11] Dalam kombinasi dengan klorheksidin dan seng laktat, CPC terbukti efektif dalam mengobati halitosis.[12]
Obat kumur CPC menonaktifkan virus, termasuk virus penyebab COVID-19, dengan cara merusak lapisan lipidnya.[13]
Efek samping
Noda pada gigi
Setilpiridinium klorida diketahui menyebabkan noda pada gigi pada sekitar 3 persen pengguna.[14] Merek Crest telah mencatat bahwa noda ini sebenarnya merupakan indikasi bahwa produk tersebut bekerja sebagaimana mestinya, karena noda tersebut merupakan hasil dari bakteri yang mati pada gigi.[15] Crest menyatakan bahwa karena insiden noda yang rendah, tidak perlu memberi label obat kumur Pro-Health sebagai pewarna gigi yang potensial.[16] Namun setelah banyak keluhan[17] dan gugatan class action federal,[18] yang kemudian dibatalkan,[19] obat kumur tersebut sekarang mencantumkan label yang memperingatkan konsumen tentang potensinya untuk menodai gigi.[20]
Hilangnya rasa untuk sementara
Pada sebagian kecil populasi, CPC dapat mengubah atau menghilangkan indera perasa. Efeknya umumnya hilang beberapa hari setelah menghentikan penggunaan produk.
Toksikologi dan farmakologi
setilpiridinium klorida telah diukur pada 30 mg/kg pada tikus dan 36 mg/kg pada kelinci ketika zat kimia tersebut diberikan melalui infus intravena; tetapi 200 mg/kg pada tikus, 400 mg/kg pada kelinci, dan 108 mg/kg pada mencit ketika diberikan secara oral.[21]
Ada bukti in vitro bahwa setilpiridinium klorida mengganggu fungsi mitokondria pada tingkat "yang mungkin relevan dengan paparan pada manusia." Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Environmental Health Perspectives volume 125 no. 8.[22]
Kimia
Rumus molekul setilpiridinium klorida adalah C21H38NCl. Dalam bentuk murni, setilpiridinium klorida berwujud padat pada suhu kamar. Setilpiridinium klorida memiliki titik leleh 77 °C dalam bentuk anhidrat, atau 80–83 °C dalam bentuk monohidrat. Setilpiridinium klorida larut dalam air; tetapi tidak larut dalam aseton, asam asetat, atau etanol. Setilpiridinium klorida memiliki bau seperti piridina. Setilpiridinium klorida mudah terbakar. Larutan pekat setilpiridinium klorida dapat merusak membran mukosa. Konsentrasi misel kritis (CMC) setilpiridinium klorida adalah ~ 0,0009–0,0011M,[23] dan sangat bergantung pada konsentrasi garam dalam larutan.
Status kompendial
Pranala luar
Referensi
- ↑ Joanna Asadoorian. Cetylpyridinium chloride mouth rinse on gingivitis and plaque. Journal of Dental Hygiene. 2008. Vol. 82 (5).
- ↑ S. Haps. The effect of cetylpyridinium chloride-containing mouth rinses as adjuncts to toothbrushing on plaque and parameters of gingival inflammation: A systematic review. International Journal of Dental Hygiene. 2008. Vol. 6 (4). hlm. 290–303. doi:10.1111/j.1601-5037.2008.00344.x.
- ↑ B. Rahman. Comparative antiplaque and antigingivitis effectiveness of tea tree oil mouthwash and a cetylpyridinium chloride mouthwash: A randomized controlled crossover study. Contemporary Clinical Dentistry. 2014. Vol. 5 (4). hlm. 466–470. doi:10.4103/0976-237X.142813.
- ↑ Darcy Wintonyk. Consumers spitting mad after mouthwash turns teeth brown. CTV British Columbia. 2012-10-12.
- ↑ Ed White. Mich. lawyer sues, claims mouthwash stained teeth. 2009-08-06.
- ↑ Thomas Nordegren. The A-Z Encyclopedia of Alcohol and Drug Abuse. Universal Publishers. 2002. hlm. 165. ISBN 1-58112-404-X.
- ↑ at least 125 OTC oral healthcare products containing CPC (as of September 2012)
- ↑ For example, Kilcof Cough Mixture
- ↑ National Library of Medicine Toxicology Data Network
- ↑ National Library of Medicine Toxicology Data Network
- ↑ S. Haps. The effect of cetylpyridinium chloride-containing mouth rinses as adjuncts to toothbrushing on plaque and parameters of gingival inflammation: A systematic review. International Journal of Dental Hygiene. 2008. Vol. 6 (4). hlm. 290–303. doi:10.1111/j.1601-5037.2008.00344.x.
- ↑ E. G. Winkel. Clinical effects of a new mouthrinse containing chlorhexidine, cetylpyridinium chloride and zinc-lactate on oral halitosis. A dual-center, double-blind placebo-controlled study. Journal of Clinical Periodontology. 2003. Vol. 30 (4). hlm. 300–306. doi:10.1034/j.1600-051X.2003.00342.x.
- ↑ F. d'Amico. Efficacy of Cetylpyridinium Chloride mouthwash against SARS-CoV-2: A systematic review of randomized controlled trials. Molecular Oral Microbiology. 2023. Vol. 38 (3). hlm. 171–180. doi:10.1111/omi.12408.
- ↑ Lisa Biank Fasig. P&G hopes rinse effect won't wash away sales. Cincinnati Business Courier. 2007-04-09.
- ↑ Does Crest Pro-Health Rinse stain teeth brown?. Crest.
- ↑ Dan Sewell. P&G's Pro-Health rinse draws complaints. 2008-05-07.
- ↑ Crest rinse fights off customer complaints. USA Today. 2008-05-07.
- ↑ Ed White. Mich. lawyer sues, claims mouthwash stained teeth. 2009-08-06.
- ↑ Mouthwash staining lawsuit dismissed. DrBicuspid.com. 2010-07-26.
- ↑ Darcy Wintonyk. Consumers spitting mad after mouthwash turns teeth brown. CTV British Columbia. 2012-10-12.
- ↑ Lewis, R.J. Sax's Dangerous Properties of Industrial Materials. Van Nostrand Reinhold. 1996. Vol. 1-3. hlm. 691.
- ↑ Sandipan Datta. In Vitro Evaluation of Mitochondrial Function and Estrogen Signaling in Cell Lines Exposed to the Antiseptic Cetylpyridinium Chloride. Environmental Health Perspectives. 2017. Vol. 125 (8). hlm. 087015. doi:10.1289/ehp1404.
- ↑ Effect of salt on the micelles of cetyl pyridinium chloride.
- ↑ The United States Pharmacopeial Convention. Revisions to FCC, First Supplement.
- ↑ USP 31. Nomenclature.
- ↑ Therapeutic Goods Administration. Chemical Substances.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29132520 (2026-04-15T18:35:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.