Amonium serium(IV) nitrat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29304385; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Ceric_ammonium_nitrate.jpg|thumb|right|280px|Ceric ammonium nitrate]] | |||
'''Amonium serium(IV) nitrat''', juga dikenal sebagai '''seri amonium nitrat''' ([[bahasa Inggris]]: ''ceric ammonium nitrate'', '''CAN'''), adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dengan [[Rumus kimia|rumus]] . [[Garam (kimia)|Garam]] [[serium]] berwarna oranye kemerahan yang larut dalam air ini adalah [[Redoks|agen pengoksidasi]] khusus dalam [[sintesis organik]] dan oksidan standar dalam [[analisis kuantitatif (kimia)|analisis kuantitatif]]. | '''Amonium serium(IV) nitrat''', juga dikenal sebagai '''seri amonium nitrat''' ([[bahasa Inggris]]: ''ceric ammonium nitrate'', '''CAN'''), adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dengan [[Rumus kimia|rumus]] . [[Garam (kimia)|Garam]] [[serium]] berwarna oranye kemerahan yang larut dalam air ini adalah [[Redoks|agen pengoksidasi]] khusus dalam [[sintesis organik]] dan oksidan standar dalam [[analisis kuantitatif (kimia)|analisis kuantitatif]]. | ||
==Pembuatan, sifat, dan struktur== | ==Pembuatan, sifat, dan struktur== | ||
[[Ion#Anion dan kation|Anion]] dihasilkan dengan melarutkan [[serium(III) oksida|serium(III) oksida]] dalam [[asam nitrat]] () yang panas dan pekat. | [[Ion#Anion dan kation|Anion]] dihasilkan dengan melarutkan [[serium(III) oksida|serium(III) oksida]] dalam [[asam nitrat]] () yang panas dan pekat.<ref>G.Frederick Smith. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/0039914063800934 An improved preparation of ammonium hexanitratocerate(IV) and routine analytical testing procedure to prove primary reference standard purity]. ''Talanta''. June 1963. Vol. 10 (6). hlm. 709–710. doi:10.1016/0039-9140(63)80093-4.</ref> | ||
Garam ini terdiri dari anion heksanitratoserat(IV) () dan sepasang [[Ion#Anion dan kation|kation]] [[amonium]] (). Ion amonium tidak terlibat dalam reaksi pengoksidasian garam ini. Dalam anion , setiap gugus nitrat [[Pengelatan|mengelat]] atom serium dengan cara [[Dentisitas|bidentat]] seperti yang ditunjukkan di bawah ini: | Garam ini terdiri dari anion heksanitratoserat(IV) () dan sepasang [[Ion#Anion dan kation|kation]] [[amonium]] (). Ion amonium tidak terlibat dalam reaksi pengoksidasian garam ini. Dalam anion , setiap gugus nitrat [[Pengelatan|mengelat]] atom serium dengan cara [[Dentisitas|bidentat]] seperti yang ditunjukkan di bawah ini: | ||
Anion memiliki [[simetri molekuler]] T<sub>h</sub> (O<sub>h</sub> yang diidealkan). Inti memiliki bentuk [[ikosahedron]].<ref>Thomas A. Beineke. ''Crystal structure of ceric ammonium nitrate''. ''Inorg. Chem''. 1968. Vol. 7 (4). hlm. 715–721. doi:10.1021/ic50062a020.</ref> | |||
Anion memiliki [[simetri molekuler]] T<sub>h</sub> (O<sub>h</sub> yang diidealkan). Inti memiliki bentuk [[ikosahedron]]. | |||
adalah [[oksidator|agen pengoksidasi]] satu elektron yang kuat. Dalam hal potensial redoksnya ( vs. [[Elektrode hidrogen standar|N.H.E.]]), ia adalah agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada [[klorin|klorin]] (). Beberapa reagen yang stabil di rak adalah oksidan yang lebih kuat. Dalam proses redoks, Ce(IV) diubah menjadi Ce(III), perubahan satu elektron, yang ditandai dengan memudarnya warna larutan dari oranye menjadi kuning pucat (asalkan substrat dan produk tidak berwarna kuat). | adalah [[oksidator|agen pengoksidasi]] satu elektron yang kuat. Dalam hal potensial redoksnya ( vs. [[Elektrode hidrogen standar|N.H.E.]]), ia adalah agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada [[klorin|klorin]] (). Beberapa reagen yang stabil di rak adalah oksidan yang lebih kuat. Dalam proses redoks, Ce(IV) diubah menjadi Ce(III), perubahan satu elektron, yang ditandai dengan memudarnya warna larutan dari oranye menjadi kuning pucat (asalkan substrat dan produk tidak berwarna kuat). | ||
==Aplikasi dalam kimia organik== | ==Aplikasi dalam kimia organik== | ||
Dalam sintesis organik, CAN berguna sebagai oksidan untuk banyak gugus fungsi ([[alkohol]], [[fenol]], dan [[eter]]) serta ikatan C–H, terutama senyawa benzil. [[Alkena]] mengalami dinitroksilasi, meskipun hasilnya bergantung pada pelarut. [[Kuinon]] dihasilkan dari [[katekol]] dan [[hidrokuinon]] dan bahkan [[senyawa nitro|nitroalkana]] teroksidasi. | Dalam sintesis organik, CAN berguna sebagai oksidan untuk banyak gugus fungsi ([[alkohol]], [[fenol]], dan [[eter]]) serta ikatan C–H, terutama senyawa benzil. [[Alkena]] mengalami dinitroksilasi, meskipun hasilnya bergantung pada pelarut. [[Kuinon]] dihasilkan dari [[katekol]] dan [[hidrokuinon]] dan bahkan [[senyawa nitro|nitroalkana]] teroksidasi.<ref>Vijay Nair. ''Cerium(IV) Ammonium NitrateA Versatile Single-Electron Oxidant''. ''Chemical Reviews''. 2007. Vol. 107 (5). hlm. 1862–1891. doi:10.1021/cr068408n.</ref><ref>Vellaisamy Sridharan. ''Cerium(IV) Ammonium Nitrate as a Catalyst in Organic Synthesis''. ''Chemical Reviews''. 2010. Vol. 110 (6). hlm. 3805–3849. doi:10.1021/cr100004p.</ref> | ||
CAN memberikan alternatif untuk [[reaksi Nef]]; misalnya, untuk sintesis [[ketomakrolida]] di mana reaksi samping yang rumit biasanya ditemui saat menggunakan reagen lain. Halogenasi oksidatif dapat dipromosikan oleh CAN sebagai oksidan ''in situ'' untuk brominasi senyawa benzil, serta iodinasi turunan [[urasil]] dan keton. | CAN memberikan alternatif untuk [[reaksi Nef]]; misalnya, untuk sintesis [[ketomakrolida]] di mana reaksi samping yang rumit biasanya ditemui saat menggunakan reagen lain. Halogenasi oksidatif dapat dipromosikan oleh CAN sebagai oksidan ''in situ'' untuk brominasi senyawa benzil, serta iodinasi turunan [[urasil]] dan keton. | ||
| Baris 16: | Baris 17: | ||
Jumlah katalitik dari CAN berair memungkinkan sintesis turunan [[kuinoksalina]] yang efisien. Kuinoksalina dikenal dengan aplikasinya sebagai pewarna, [[semikonduktor organik]], dan agen pembelah DNA. Turunan ini juga merupakan komponen dalam antibiotik seperti [[ekinomisin]] dan [[Daktinomisin|aktinomisin]]. Reaksi tiga komponen yang dikatalisis CAN antara [[anilin]]a dan [[alkil vinil eter]] memberikan jalan masuk yang efisien ke dalam 2-metil-1,2,3,4-tetrahidrokuinolina dan [[kuinolina]] yang sesuai yang diperoleh menurut [[aromatisasi]] mereka. | Jumlah katalitik dari CAN berair memungkinkan sintesis turunan [[kuinoksalina]] yang efisien. Kuinoksalina dikenal dengan aplikasinya sebagai pewarna, [[semikonduktor organik]], dan agen pembelah DNA. Turunan ini juga merupakan komponen dalam antibiotik seperti [[ekinomisin]] dan [[Daktinomisin|aktinomisin]]. Reaksi tiga komponen yang dikatalisis CAN antara [[anilin]]a dan [[alkil vinil eter]] memberikan jalan masuk yang efisien ke dalam 2-metil-1,2,3,4-tetrahidrokuinolina dan [[kuinolina]] yang sesuai yang diperoleh menurut [[aromatisasi]] mereka. | ||
===Sebagai reagen deproteksi=== | ===Sebagai reagen deproteksi=== | ||
CAN secara tradisional digunakan untuk melepaskan ligan organik dari [[karbonil logam]]. Dalam prosesnya, logam dioksidasi, CO berevolusi, dan ligan organik dilepaskan untuk manipulasi lebih lanjut. Sebagai contoh, dengan [[reaksi Wulff–Dötz]], alkuna, karbon monoksida, dan [[karbena]] kromium digabungkan untuk membentuk [[senyawa apit setengah|kompleks apit setengah]] dan ligan fenol dapat diisolasi melalui oksidasi CAN ringan. | CAN secara tradisional digunakan untuk melepaskan ligan organik dari [[karbonil logam]]. Dalam prosesnya, logam dioksidasi, CO berevolusi, dan ligan organik dilepaskan untuk manipulasi lebih lanjut.<ref>L. Brener, J. S. McKennis, and R. Pettit "Cyclobutadiene in Synthesis: ''endo''-Tricyclo[4.4.0.0 2,5 ]deca-3,8-diene-7,10-dione" Org. Synth. 1976, 55, 43.</ref> Sebagai contoh, dengan [[reaksi Wulff–Dötz]], alkuna, karbon monoksida, dan [[karbena]] kromium digabungkan untuk membentuk [[senyawa apit setengah|kompleks apit setengah]]<ref>M. Waters. ''The Synthesis of Phenols and Quinones via Fischer Carbene Complexes''. ''Organic Reactions''. 2008. Vol. 70 (2). hlm. 121–623. doi:10.1002/0471264180.or070.02.</ref><ref>K. H. Dötz. ''Carbon–Carbon Bond Formation via Carbonyl-Carbene Complexes''. ''Pure and Applied Chemistry''. 1983. Vol. 55 (11). hlm. 1689–1706. doi:10.1351/pac198355111689.</ref> dan ligan fenol dapat diisolasi melalui oksidasi CAN ringan. | ||
: | : | ||
CAN digunakan untuk membelah ''para''-metoksibenzil dan 3,4-dimetoksibenzil eter, yang merupakan [[gugus pelindung|gugus proteksi]] untuk alkohol. Diperlukan dua ekuivalen CAN untuk setiap ekuivalen ''para''-metoksibenzil eter. Alkohol dilepaskan, dan ''para''-metoksibenzil eter berubah menjadi ''para''-metoksibenzaldehida. Persamaan setimbangnya adalah sebagai berikut: | CAN digunakan untuk membelah ''para''-metoksibenzil dan 3,4-dimetoksibenzil eter, yang merupakan [[gugus pelindung|gugus proteksi]] untuk alkohol.<ref>Boons, Geert-Jan.; Hale, Karl J. (2000). ''Organic Synthesis with Carbohydrates'' (1st ed.) Sheffield, England: Sheffield Academic Press. pp.33</ref><ref>Kocienski, Phillip J. (1994). ''Protecting Groups'' Stuttgart, New York Georg Thieme Verlag. hlm. 8–9, 52–54</ref> Diperlukan dua ekuivalen CAN untuk setiap ekuivalen ''para''-metoksibenzil eter. Alkohol dilepaskan, dan ''para''-metoksibenzil eter berubah menjadi ''para''-metoksibenzaldehida. Persamaan setimbangnya adalah sebagai berikut: | ||
: | : | ||
==Aplikasi lainnya== | ==Aplikasi lainnya== | ||
CAN juga merupakan komponen [[etsa (mikrofabrikasi)|pengetsa]] [[pelapisan krom|krom]], bahan yang digunakan dalam produksi [[fotolindung]] (''photomask'') dan [[penampil kristal cair]] (LCD). | CAN juga merupakan komponen [[etsa (mikrofabrikasi)|pengetsa]] [[pelapisan krom|krom]],<ref>Perrin Walker. ''CRC Handbook of Metal Etchants''. 1991. hlm. 287–291. ISBN 0-8493-3623-6.</ref> bahan yang digunakan dalam produksi [[fotolindung]] (''photomask'') dan [[penampil kristal cair]] (LCD). | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* [https://www.organic-chemistry.org/chemicals/oxidations/ceriumammoniumnitrate-can.shtm Oxidizing Agents: Cerium Ammonium Nitrate] | * [https://www.organic-chemistry.org/chemicals/oxidations/ceriumammoniumnitrate-can.shtm Oxidizing Agents: Cerium Ammonium Nitrate] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amonium+serium%28IV%29+nitrat&oldid=29304385 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304385 (2026-06-01T14:56:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 03.59
Amonium serium(IV) nitrat, juga dikenal sebagai seri amonium nitrat (bahasa Inggris: ceric ammonium nitrate, CAN), adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus . Garam serium berwarna oranye kemerahan yang larut dalam air ini adalah agen pengoksidasi khusus dalam sintesis organik dan oksidan standar dalam analisis kuantitatif.
Pembuatan, sifat, dan struktur
Anion dihasilkan dengan melarutkan serium(III) oksida dalam asam nitrat () yang panas dan pekat.[1]
Garam ini terdiri dari anion heksanitratoserat(IV) () dan sepasang kation amonium (). Ion amonium tidak terlibat dalam reaksi pengoksidasian garam ini. Dalam anion , setiap gugus nitrat mengelat atom serium dengan cara bidentat seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
Anion memiliki simetri molekuler Th (Oh yang diidealkan). Inti memiliki bentuk ikosahedron.[2]
adalah agen pengoksidasi satu elektron yang kuat. Dalam hal potensial redoksnya ( vs. N.H.E.), ia adalah agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada klorin (). Beberapa reagen yang stabil di rak adalah oksidan yang lebih kuat. Dalam proses redoks, Ce(IV) diubah menjadi Ce(III), perubahan satu elektron, yang ditandai dengan memudarnya warna larutan dari oranye menjadi kuning pucat (asalkan substrat dan produk tidak berwarna kuat).
Aplikasi dalam kimia organik
Dalam sintesis organik, CAN berguna sebagai oksidan untuk banyak gugus fungsi (alkohol, fenol, dan eter) serta ikatan C–H, terutama senyawa benzil. Alkena mengalami dinitroksilasi, meskipun hasilnya bergantung pada pelarut. Kuinon dihasilkan dari katekol dan hidrokuinon dan bahkan nitroalkana teroksidasi.[3][4]
CAN memberikan alternatif untuk reaksi Nef; misalnya, untuk sintesis ketomakrolida di mana reaksi samping yang rumit biasanya ditemui saat menggunakan reagen lain. Halogenasi oksidatif dapat dipromosikan oleh CAN sebagai oksidan in situ untuk brominasi senyawa benzil, serta iodinasi turunan urasil dan keton.
Untuk sintesis senyawa heterosiklik
Jumlah katalitik dari CAN berair memungkinkan sintesis turunan kuinoksalina yang efisien. Kuinoksalina dikenal dengan aplikasinya sebagai pewarna, semikonduktor organik, dan agen pembelah DNA. Turunan ini juga merupakan komponen dalam antibiotik seperti ekinomisin dan aktinomisin. Reaksi tiga komponen yang dikatalisis CAN antara anilina dan alkil vinil eter memberikan jalan masuk yang efisien ke dalam 2-metil-1,2,3,4-tetrahidrokuinolina dan kuinolina yang sesuai yang diperoleh menurut aromatisasi mereka.
Sebagai reagen deproteksi
CAN secara tradisional digunakan untuk melepaskan ligan organik dari karbonil logam. Dalam prosesnya, logam dioksidasi, CO berevolusi, dan ligan organik dilepaskan untuk manipulasi lebih lanjut.[5] Sebagai contoh, dengan reaksi Wulff–Dötz, alkuna, karbon monoksida, dan karbena kromium digabungkan untuk membentuk kompleks apit setengah[6][7] dan ligan fenol dapat diisolasi melalui oksidasi CAN ringan.
CAN digunakan untuk membelah para-metoksibenzil dan 3,4-dimetoksibenzil eter, yang merupakan gugus proteksi untuk alkohol.[8][9] Diperlukan dua ekuivalen CAN untuk setiap ekuivalen para-metoksibenzil eter. Alkohol dilepaskan, dan para-metoksibenzil eter berubah menjadi para-metoksibenzaldehida. Persamaan setimbangnya adalah sebagai berikut:
Aplikasi lainnya
CAN juga merupakan komponen pengetsa krom,[10] bahan yang digunakan dalam produksi fotolindung (photomask) dan penampil kristal cair (LCD).
Pranala luar
Referensi
- ↑ G.Frederick Smith. An improved preparation of ammonium hexanitratocerate(IV) and routine analytical testing procedure to prove primary reference standard purity. Talanta. June 1963. Vol. 10 (6). hlm. 709–710. doi:10.1016/0039-9140(63)80093-4.
- ↑ Thomas A. Beineke. Crystal structure of ceric ammonium nitrate. Inorg. Chem. 1968. Vol. 7 (4). hlm. 715–721. doi:10.1021/ic50062a020.
- ↑ Vijay Nair. Cerium(IV) Ammonium NitrateA Versatile Single-Electron Oxidant. Chemical Reviews. 2007. Vol. 107 (5). hlm. 1862–1891. doi:10.1021/cr068408n.
- ↑ Vellaisamy Sridharan. Cerium(IV) Ammonium Nitrate as a Catalyst in Organic Synthesis. Chemical Reviews. 2010. Vol. 110 (6). hlm. 3805–3849. doi:10.1021/cr100004p.
- ↑ L. Brener, J. S. McKennis, and R. Pettit "Cyclobutadiene in Synthesis: endo-Tricyclo[4.4.0.0 2,5 ]deca-3,8-diene-7,10-dione" Org. Synth. 1976, 55, 43.
- ↑ M. Waters. The Synthesis of Phenols and Quinones via Fischer Carbene Complexes. Organic Reactions. 2008. Vol. 70 (2). hlm. 121–623. doi:10.1002/0471264180.or070.02.
- ↑ K. H. Dötz. Carbon–Carbon Bond Formation via Carbonyl-Carbene Complexes. Pure and Applied Chemistry. 1983. Vol. 55 (11). hlm. 1689–1706. doi:10.1351/pac198355111689.
- ↑ Boons, Geert-Jan.; Hale, Karl J. (2000). Organic Synthesis with Carbohydrates (1st ed.) Sheffield, England: Sheffield Academic Press. pp.33
- ↑ Kocienski, Phillip J. (1994). Protecting Groups Stuttgart, New York Georg Thieme Verlag. hlm. 8–9, 52–54
- ↑ Perrin Walker. CRC Handbook of Metal Etchants. 1991. hlm. 287–291. ISBN 0-8493-3623-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29304385 (2026-06-01T14:56:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.