Besi(II) klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26736331; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Iron(II)-chloride-xtal-sheet-3D-balls-A.png|thumb|right|280px|Iron(II)-chloride-xtal-sheet-3D-balls-A]] | |||
'''Besi(II) klorida''', atau dikenal pula sebagai '''fero klorida''', adalah [[senyawa kimia]] dengan rumus FeCl<sub>2</sub>. Senyawa ini merupakan padatan [[paramagnetik]] dengan [[Titik lebur|titik leleh]] yang tinggi, berwarna putih, tetapi terkadang agak pucat. FeCl<sub>2</sub> [[kristalisasi|mengkristal]] dari air sebagai padatan hijau [[Air kristal|tetrahidrat]], yang merupakan bentuk umum yang dijumpai di pasaran dan laboratorium. Terdapat pula bentuk dihidratnya. Senyawa ini sangat larut dalam air, menghasilkan larutan berwarna hijau pucat. | '''Besi(II) klorida''', atau dikenal pula sebagai '''fero klorida''', adalah [[senyawa kimia]] dengan rumus FeCl<sub>2</sub>. Senyawa ini merupakan padatan [[paramagnetik]] dengan [[Titik lebur|titik leleh]] yang tinggi, berwarna putih, tetapi terkadang agak pucat. FeCl<sub>2</sub> [[kristalisasi|mengkristal]] dari air sebagai padatan hijau [[Air kristal|tetrahidrat]], yang merupakan bentuk umum yang dijumpai di pasaran dan laboratorium. Terdapat pula bentuk dihidratnya. Senyawa ini sangat larut dalam air, menghasilkan larutan berwarna hijau pucat. | ||
== Produksi == | == Produksi == | ||
Bentuk terhidrasi besi(II) klorida dihasilkan oleh [[pengolahan limbah]] dari produksi [[baja]] dengan [[asam klorida]]. Larutan tersebut disebut "asam bekas", atau "minuman acar" terutama bila asam klorida tidak dikonsumsi seluruhnya: | Bentuk terhidrasi besi(II) klorida dihasilkan oleh [[pengolahan limbah]] dari produksi [[baja]] dengan [[asam klorida]]. Larutan tersebut disebut "asam bekas", atau "minuman acar" terutama bila asam klorida tidak dikonsumsi seluruhnya: | ||
:Fe + 2 HCl → FeCl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub> | :Fe + 2 HCl → FeCl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub> | ||
Asam bekas membutuhkan perlakuan khusus jika dibuang. Besi(II) klorida digunakan dalam pembuatan besi(III) klorida. Besi(II) klorida juga dapat digunakan untuk meregenerasi asam klorida. Senyawa ini juga merupakan produk sampingan dari produksi titanium, karena beberapa bijih [[titanium]] mengandung besi. | Asam bekas membutuhkan perlakuan khusus jika dibuang. Besi(II) klorida digunakan dalam pembuatan besi(III) klorida. Besi(II) klorida juga dapat digunakan untuk meregenerasi asam klorida. Senyawa ini juga merupakan produk sampingan dari produksi titanium, karena beberapa bijih [[titanium]] mengandung besi.<ref>Egon Wildermuth, Hans Stark, Gabriele Friedrich, Franz Ludwig Ebenhöch, Brigitte Kühborth, Jack Silver, Rafael Rituper “Iron Compounds” in ''Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry''. Wiley-VCH, Wienheim, 2005.</ref> | ||
== Reaksi == | == Reaksi == | ||
FeCl<sub>2</sub> dan hidratnya membentuk kompleks dengan berbagai ligan. Misalnya, larutan hidrat senyawa ini bereaksi dengan dua ekuivalen molar [[Tetraetilamonium klorida|[(C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>)<sub>4</sub>N]Cl]] menghasilkan garam [(C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>)<sub>4</sub>N]<sub>2</sub>[FeCl<sub>4</sub>].<ref>N. S. Gill, F. B. Taylor. ''Inorganic Syntheses''. ''Inorg. Synth''. 1967. Vol. 9. hlm. 136–142. doi:10.1002/9780470132401.ch37. ISBN 9780470132401.</ref> | |||
FeCl<sub>2</sub> anhidrat, yang larut dalam THF,<ref>Cotton, F. A.; Luck, R. L.; Son, K.-A. ''New polynuclear compounds of iron(II) chloride with oxygen donor ligands Part I. Fe 4 Cl 8 (THF) 6 : synthesis and a single crystal X-ray structure determination''. ''Inorganica Chimica Acta''. 1991. Vol. 179. hlm. 11–15. doi:10.1016/S0020-1693(00)85366-9.</ref> merupakan prekursor standar dalam sintesis organologam. FeCl<sub>2</sub> digunakan untuk menghasilkan [[kompleks NHC]] [[in situ]] dengan [[reaksi penggandengan silang]].<ref>Bi-Jie Li, Xi-Sha Zhang, Zhang-Jie Shi. ''Cross-Coupling of Alkenyl/Aryl Carboxylates with Grignard Reagents via Fe-Catalyzed C-O Bond Activation''. ''Org. Synth''. 2014. Vol. 91. hlm. 83–92. doi:10.15227/orgsyn.091.0083.</ref> | |||
FeCl<sub>2</sub> | |||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
Berbeda dengan [[besi(II) sulfat]] dan [[besi(III) klorida]] yang terkait, besi(II) klorida memiliki beberapa aplikasi komersial. Selain digunakan dalam sintesis laboratorium kompleks besi, besi(II) klorida berfungsi sebagai koagulasi dan agen [[flokulasi]] dalam [[pengolahan air limbah]], terutama untuk limbah yang mengandung [[kromat dan dikromat|kromat]] atau [[sulfida]]. Senyawa ini digunakan untuk pengendalian bau dalam pengolahan air limbah. Senyawa ini juga digunakan sebagai prekursor untuk membuat berbagai tingkat hematit yang dapat digunakan dalam berbagai pigmen. Besi(II) klorida merupakan prekursor oksida besi(III) terhidrasi yang merupakan pigmen magnetik. FeCl<sub>2</sub> juga digunakan sebagai [[pereaksi]] dalam [[sintesis organik]]. | Berbeda dengan [[besi(II) sulfat]] dan [[besi(III) klorida]] yang terkait, besi(II) klorida memiliki beberapa aplikasi komersial. Selain digunakan dalam sintesis laboratorium kompleks besi, besi(II) klorida berfungsi sebagai koagulasi dan agen [[flokulasi]] dalam [[pengolahan air limbah]], terutama untuk limbah yang mengandung [[kromat dan dikromat|kromat]] atau [[sulfida]].<ref>Pervez Jameel. ''The Use of Ferrous Chloride to Control Dissolved Sulfides in Interceptor Sewers''. ''Journal (Water Pollution Control Federation)''. 1989. Vol. 61 (2). hlm. 230–236.</ref> Senyawa ini digunakan untuk pengendalian bau dalam pengolahan air limbah. Senyawa ini juga digunakan sebagai prekursor untuk membuat berbagai tingkat hematit yang dapat digunakan dalam berbagai pigmen. Besi(II) klorida merupakan prekursor oksida besi(III) terhidrasi yang merupakan pigmen magnetik.<ref>Egon Wildermuth, Hans Stark, Gabriele Friedrich, Franz Ludwig Ebenhöch, Brigitte Kühborth, Jack Silver, Rafael Rituper “Iron Compounds” in ''Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry''. Wiley-VCH, Wienheim, 2005.</ref> FeCl<sub>2</sub> juga digunakan sebagai [[pereaksi]] dalam [[sintesis organik]].<ref>Andrew D. White, David G. Hilmey. ''Iron(II) Chloride''. 2009. doi:10.1002/047084289X.ri055.pub2. ISBN 978-0471936237.</ref> | ||
== Keberadaan di alam == | == Keberadaan di alam == | ||
[[Lawrencite]], (Fe,Ni)Cl<sub>2</sub>, adalah mineral meteorit alami dari senyawa ini, dan khas (meskipun keberadaannya langka). Bentuk alami dari dihidratnya adalah rokühnite - mineral yang sangat langka. Mineral terkait, tetapi kompleks lainnya (umumnya, mengandungi bentuk dasar atau dihidratnya) adalah [[hibbingite]], [[droninoite]] dan [[kuliginite]]. | [[Lawrencite]], (Fe,Ni)Cl<sub>2</sub>, adalah mineral meteorit alami dari senyawa ini, dan khas (meskipun keberadaannya langka).<ref>[https://www.mindat.org/min-2351.html Lawrencite].</ref> Bentuk alami dari dihidratnya adalah rokühnite - mineral yang sangat langka.<ref>[https://www.mindat.org/min-3440.html Rokühnite].</ref> Mineral terkait, tetapi kompleks lainnya (umumnya, mengandungi bentuk dasar atau dihidratnya) adalah [[hibbingite]], [[droninoite]] dan [[kuliginite]]. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 27: | Baris 23: | ||
* [[Besi(II) sulfat]] | * [[Besi(II) sulfat]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Besi%28II%29+klorida&oldid=26736331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26736331 (2025-01-05T02:13:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.01

Besi(II) klorida, atau dikenal pula sebagai fero klorida, adalah senyawa kimia dengan rumus FeCl2. Senyawa ini merupakan padatan paramagnetik dengan titik leleh yang tinggi, berwarna putih, tetapi terkadang agak pucat. FeCl2 mengkristal dari air sebagai padatan hijau tetrahidrat, yang merupakan bentuk umum yang dijumpai di pasaran dan laboratorium. Terdapat pula bentuk dihidratnya. Senyawa ini sangat larut dalam air, menghasilkan larutan berwarna hijau pucat.
Produksi
Bentuk terhidrasi besi(II) klorida dihasilkan oleh pengolahan limbah dari produksi baja dengan asam klorida. Larutan tersebut disebut "asam bekas", atau "minuman acar" terutama bila asam klorida tidak dikonsumsi seluruhnya:
- Fe + 2 HCl → FeCl2 + H2
Asam bekas membutuhkan perlakuan khusus jika dibuang. Besi(II) klorida digunakan dalam pembuatan besi(III) klorida. Besi(II) klorida juga dapat digunakan untuk meregenerasi asam klorida. Senyawa ini juga merupakan produk sampingan dari produksi titanium, karena beberapa bijih titanium mengandung besi.[1]
Reaksi
FeCl2 dan hidratnya membentuk kompleks dengan berbagai ligan. Misalnya, larutan hidrat senyawa ini bereaksi dengan dua ekuivalen molar [(C2H5)4N]Cl menghasilkan garam [(C2H5)4N]2[FeCl4].[2]
FeCl2 anhidrat, yang larut dalam THF,[3] merupakan prekursor standar dalam sintesis organologam. FeCl2 digunakan untuk menghasilkan kompleks NHC in situ dengan reaksi penggandengan silang.[4]
Aplikasi
Berbeda dengan besi(II) sulfat dan besi(III) klorida yang terkait, besi(II) klorida memiliki beberapa aplikasi komersial. Selain digunakan dalam sintesis laboratorium kompleks besi, besi(II) klorida berfungsi sebagai koagulasi dan agen flokulasi dalam pengolahan air limbah, terutama untuk limbah yang mengandung kromat atau sulfida.[5] Senyawa ini digunakan untuk pengendalian bau dalam pengolahan air limbah. Senyawa ini juga digunakan sebagai prekursor untuk membuat berbagai tingkat hematit yang dapat digunakan dalam berbagai pigmen. Besi(II) klorida merupakan prekursor oksida besi(III) terhidrasi yang merupakan pigmen magnetik.[6] FeCl2 juga digunakan sebagai pereaksi dalam sintesis organik.[7]
Keberadaan di alam
Lawrencite, (Fe,Ni)Cl2, adalah mineral meteorit alami dari senyawa ini, dan khas (meskipun keberadaannya langka).[8] Bentuk alami dari dihidratnya adalah rokühnite - mineral yang sangat langka.[9] Mineral terkait, tetapi kompleks lainnya (umumnya, mengandungi bentuk dasar atau dihidratnya) adalah hibbingite, droninoite dan kuliginite.
Lihat pula
Referensi
- ↑ Egon Wildermuth, Hans Stark, Gabriele Friedrich, Franz Ludwig Ebenhöch, Brigitte Kühborth, Jack Silver, Rafael Rituper “Iron Compounds” in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Wienheim, 2005.
- ↑ N. S. Gill, F. B. Taylor. Inorganic Syntheses. Inorg. Synth. 1967. Vol. 9. hlm. 136–142. doi:10.1002/9780470132401.ch37. ISBN 9780470132401.
- ↑ Cotton, F. A.; Luck, R. L.; Son, K.-A. New polynuclear compounds of iron(II) chloride with oxygen donor ligands Part I. Fe 4 Cl 8 (THF) 6 : synthesis and a single crystal X-ray structure determination. Inorganica Chimica Acta. 1991. Vol. 179. hlm. 11–15. doi:10.1016/S0020-1693(00)85366-9.
- ↑ Bi-Jie Li, Xi-Sha Zhang, Zhang-Jie Shi. Cross-Coupling of Alkenyl/Aryl Carboxylates with Grignard Reagents via Fe-Catalyzed C-O Bond Activation. Org. Synth. 2014. Vol. 91. hlm. 83–92. doi:10.15227/orgsyn.091.0083.
- ↑ Pervez Jameel. The Use of Ferrous Chloride to Control Dissolved Sulfides in Interceptor Sewers. Journal (Water Pollution Control Federation). 1989. Vol. 61 (2). hlm. 230–236.
- ↑ Egon Wildermuth, Hans Stark, Gabriele Friedrich, Franz Ludwig Ebenhöch, Brigitte Kühborth, Jack Silver, Rafael Rituper “Iron Compounds” in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Wienheim, 2005.
- ↑ Andrew D. White, David G. Hilmey. Iron(II) Chloride. 2009. doi:10.1002/047084289X.ri055.pub2. ISBN 978-0471936237.
- ↑ Lawrencite.
- ↑ Rokühnite.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26736331 (2025-01-05T02:13:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.