Prometium(III) klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25310949; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Prometium(III) klorida''' adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dari [[prometium]] dan [[klorin]] dengan [[Rumus kimia|rumus]] PmCl<sub>3</sub>. Senyawa ini adalah [[Garam (kimia)|garam]] kristalin ionik yang dapat larut dalam air dan bersinar dalam gelap dengan cahaya biru atau hijau pucat karena [[peluruhan radioaktif|radioaktivitas]] prometium yang kuat. | [[File:UCl3_without_caption.png|thumb|right|280px|UCl3 without caption]] | ||
'''Prometium(III) klorida''' adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dari [[prometium]] dan [[klorin]] dengan [[Rumus kimia|rumus]] PmCl<sub>3</sub>. Senyawa ini adalah [[Garam (kimia)|garam]] kristalin ionik yang dapat larut dalam air dan bersinar dalam gelap dengan cahaya biru atau hijau pucat karena [[peluruhan radioaktif|radioaktivitas]] prometium yang kuat. | |||
==Pembuatan== | ==Pembuatan== | ||
Prometium(III) klorida diperoleh dari [[prometium(III) oksida]] dengan memanaskannya dalam aliran HCl kering pada suhu 580 °C. | Prometium(III) klorida diperoleh dari [[prometium(III) oksida]] dengan memanaskannya dalam aliran HCl kering pada suhu 580 °C.<ref>''Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie'', System No. 39, hlm. 61–62.</ref> | ||
==Sifat== | ==Sifat== | ||
Prometium(III) klorida merupakan padatan berwarna lembayung dengan titik lebur 655 °C. Senyawa ini mengkristal dalam [[sistem kristal]] [[keluarga kristal heksagonal|heksagonal]] (jenis [[Neodimium(III) klorida|NdCl<sub>3</sub>]]) dengan [[konstanta kisi|parameter kisi]] ''a'' = 739 pm dan ''c'' = 421 pm dengan dua [[unit formula]] per [[sel unit]] dan memiliki [[Massa jenis|kerapatan]] terhitung sebesar 4,19 g·cm<sup>−3</sup>. Ketika PmCl<sub>3</sub> dipanaskan dengan adanya H<sub>2</sub>O, akan dihasilkan [[prometium(III) oksiklorida]] (PmOCl) yang berwarna pink pucat. | Prometium(III) klorida merupakan padatan berwarna lembayung dengan titik lebur 655 °C.<ref>Egon Wiberg. ''Lehrbuch der anorganischen Chemie''. Walter de Gruyter. 2007. ISBN 978-3-11-017770-1.</ref> Senyawa ini mengkristal dalam [[sistem kristal]] [[keluarga kristal heksagonal|heksagonal]] (jenis [[Neodimium(III) klorida|NdCl<sub>3</sub>]]) dengan [[konstanta kisi|parameter kisi]] ''a'' = 739 pm dan ''c'' = 421 pm dengan dua [[unit formula]] per [[sel unit]] dan memiliki [[Massa jenis|kerapatan]] terhitung sebesar 4,19 g·cm<sup>−3</sup>.<ref>Weigel: ''Die Chemie des Promethiums'', hlm. 588–589.</ref><ref>''Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie'', System No. 39, hlm. 181.</ref> Ketika PmCl<sub>3</sub> dipanaskan dengan adanya H<sub>2</sub>O, akan dihasilkan [[prometium(III) oksiklorida]] (PmOCl) yang berwarna pink pucat.<ref>Weigel: ''Die Chemie des Promethiums'', hlm. 588–589.</ref><ref>''Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie'', System No. 39, hlm. 31.</ref> | ||
==Aplikasi== | ==Aplikasi== | ||
Prometium(III) klorida (dengan [[Isotop prometium#Prometium-147|<sup>147</sup>Pm]]) telah digunakan untuk menghasilkan cahaya yang tahan lama pada tombol dan lampu sinyal. Aplikasi ini mengandalkan sifat prometium yang tidak stabil, yang memancarkan radiasi beta (elektron) dengan [[waktu paruh]] beberapa tahun. Elektron diserap oleh [[fosfor]], menghasilkan cahaya yang terlihat. Tidak seperti kebanyakan [[radionuklida|nuklida radioaktif]] lainnya, prometium-147 tidak memancarkan partikel alfa yang akan mendegradasi fosfor. | Prometium(III) klorida (dengan [[Isotop prometium#Prometium-147|<sup>147</sup>Pm]]) telah digunakan untuk menghasilkan cahaya yang tahan lama pada tombol dan lampu sinyal. Aplikasi ini mengandalkan sifat prometium yang tidak stabil, yang memancarkan radiasi beta (elektron) dengan [[waktu paruh]] beberapa tahun. Elektron diserap oleh [[fosfor]], menghasilkan cahaya yang terlihat.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prometium%28III%29+klorida&oldid=25310949 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Tidak seperti kebanyakan [[radionuklida|nuklida radioaktif]] lainnya, prometium-147 tidak memancarkan partikel alfa yang akan mendegradasi fosfor.<ref>Avgusta Konstantinovna Lavrukhina. ''Аналитическая химия технеция, прометия, астатина и франция [Kimia Analitik dari Teknesium, Prometium, Astatin, dan Fransium]''. Nauka. 1966. hlm. 118.</ref> | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prometium%28III%29+klorida&oldid=25310949 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25310949 (2024-02-15T05:47:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.09
Prometium(III) klorida adalah sebuah senyawa anorganik dari prometium dan klorin dengan rumus PmCl3. Senyawa ini adalah garam kristalin ionik yang dapat larut dalam air dan bersinar dalam gelap dengan cahaya biru atau hijau pucat karena radioaktivitas prometium yang kuat.
Pembuatan
Prometium(III) klorida diperoleh dari prometium(III) oksida dengan memanaskannya dalam aliran HCl kering pada suhu 580 °C.[1]
Sifat
Prometium(III) klorida merupakan padatan berwarna lembayung dengan titik lebur 655 °C.[2] Senyawa ini mengkristal dalam sistem kristal heksagonal (jenis NdCl3) dengan parameter kisi a = 739 pm dan c = 421 pm dengan dua unit formula per sel unit dan memiliki kerapatan terhitung sebesar 4,19 g·cm−3.[3][4] Ketika PmCl3 dipanaskan dengan adanya H2O, akan dihasilkan prometium(III) oksiklorida (PmOCl) yang berwarna pink pucat.[5][6]
Aplikasi
Prometium(III) klorida (dengan 147Pm) telah digunakan untuk menghasilkan cahaya yang tahan lama pada tombol dan lampu sinyal. Aplikasi ini mengandalkan sifat prometium yang tidak stabil, yang memancarkan radiasi beta (elektron) dengan waktu paruh beberapa tahun. Elektron diserap oleh fosfor, menghasilkan cahaya yang terlihat.[7] Tidak seperti kebanyakan nuklida radioaktif lainnya, prometium-147 tidak memancarkan partikel alfa yang akan mendegradasi fosfor.[8]
Referensi
- ↑ Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie, System No. 39, hlm. 61–62.
- ↑ Egon Wiberg. Lehrbuch der anorganischen Chemie. Walter de Gruyter. 2007. ISBN 978-3-11-017770-1.
- ↑ Weigel: Die Chemie des Promethiums, hlm. 588–589.
- ↑ Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie, System No. 39, hlm. 181.
- ↑ Weigel: Die Chemie des Promethiums, hlm. 588–589.
- ↑ Gmelins Handbuch der anorganischen Chemie, System No. 39, hlm. 31.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Avgusta Konstantinovna Lavrukhina. Аналитическая химия технеция, прометия, астатина и франция [Kimia Analitik dari Teknesium, Prometium, Astatin, dan Fransium]. Nauka. 1966. hlm. 118.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25310949 (2024-02-15T05:47:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.