Lompat ke isi

Unsur identitas: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27474891; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[matematika]], '''unsur identitas''' (), atau '''unsur netral''' () dari [[operasi biner]] yang mengoperasi di [[Himpunan (matematika)|himpunan]] adalah unsur hmpunan yang meninggalkan setiap elemen dari himpunan yang tidak berubah saat diterapkan dengannya. Konsep ini digunakan dalam [[struktur aljabar]] seperti [[grup (matematika)|grup]] dan [[gelanggang (matematika)|gelanggang]]. Istilah ''unsur identitas'' sering disingkat menjadi ''identitas'' (seperti pada kasus identitas penambahan dan identitas perkalian), ketika tidak ada kemungkinan yang membingungkan, tetapi secara implisit, identitas bergantung pada operasi biner yang terkait dengannya.
Dalam [[matematika]], '''unsur identitas''' (), atau '''unsur netral''' () dari [[operasi biner]] yang mengoperasi di [[Himpunan (matematika)|himpunan]] adalah unsur hmpunan yang meninggalkan setiap elemen dari himpunan yang tidak berubah saat diterapkan dengannya.<ref>[https://mathvault.ca/math-glossary/#identity The Definitive Glossary of Higher Mathematical Jargon — Identity]. ''Math Vault''. 2019-08-01.</ref><ref>Eric W. Weisstein. [http://mathworld.wolfram.com/IdentityElement.html Identity Element]. ''mathworld.wolfram.com''.</ref> Konsep ini digunakan dalam [[struktur aljabar]] seperti [[grup (matematika)|grup]] dan [[gelanggang (matematika)|gelanggang]]. Istilah ''unsur identitas'' sering disingkat menjadi ''identitas'' (seperti pada kasus identitas penambahan dan identitas perkalian), ketika tidak ada kemungkinan yang membingungkan, tetapi secara implisit, identitas bergantung pada operasi biner yang terkait dengannya.


== Definisi ==
== Definisi ==
Misalkan  adalah himpunan  yang dilengkapi dengan operasi biner ∗. Maka unsur dari disebut '''identitas''' '''[[Kiri dan kanan (aljabar)|kiri]]''' jika untuk semua di, dan unsur dari disebut '''identitas [[Kiri dan kanan (aljabar)|kanan]]''' jikauntuk semua di. Jika adalah identitas kiri dan juga identitas kanan, maka disebut '''identitas dwipihak''' (), atau cukup disebut '''identitas'''.
Misalkan  adalah himpunan  yang dilengkapi dengan operasi biner ∗. Maka unsur dari disebut '''identitas''' '''[[Kiri dan kanan (aljabar)|kiri]]''' jika untuk semua di, dan unsur dari disebut '''identitas [[Kiri dan kanan (aljabar)|kanan]]''' jikauntuk semua di.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Jika adalah identitas kiri dan juga identitas kanan, maka disebut '''identitas dwipihak''' (), atau cukup disebut '''identitas'''.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://brilliant.org/wiki/identity-element/ Identity Element Brilliant Math & Science Wiki]. ''brilliant.org''.</ref>


Identitas terhadap penjumlahan disebut [[identitas aditif]] (sering kali dilambangkan sebagai 0) dan identitas terhadap perkalian disebut '''identitas perkalian''' (sering kali dilambangkan sebagai 1). Kedua identitas tersebut tidak harus berupa penjumlahan dan perkalian biasa, karena operasi yang mendasarinya dapat menjadi agak sembarangan. Pada kasus, sebagai contoh, di[[Grup (matematika) | grup]], unsur identitas terkadang dilambangkan dengan simbol <math> e </math>. Perbedaan antara identitas aditif dan perkalian paling sering digunakan untuk himpunan yang mendukung kedua operasi biner, seperti [[cincin (matematika) |gelanggang]], [[domain integral]], and [[Lapangan (matematika)|lapangan]]. Identitas multiplikatif sering disebut '''kesatuan''' dalam konteks terakhir (gelanggang dengan persatuan). Hal ini tidak boleh disamakan dengan [[Unit (teori gelanggang)|unit]] dalam teori gelanggang, yang merupakan setiap unsur yang memiliki [[invers perkalian]]. Karena menurut definisinya sendiri, kesatuannya tersendiri merupakan satu kesatuan.
Identitas terhadap penjumlahan disebut [[identitas aditif]] (sering kali dilambangkan sebagai 0) dan identitas terhadap perkalian disebut '''identitas perkalian''' (sering kali dilambangkan sebagai 1). Kedua identitas tersebut tidak harus berupa penjumlahan dan perkalian biasa, karena operasi yang mendasarinya dapat menjadi agak sembarangan. Pada kasus, sebagai contoh, di[[Grup (matematika) | grup]], unsur identitas terkadang dilambangkan dengan simbol <math> e </math>. Perbedaan antara identitas aditif dan perkalian paling sering digunakan untuk himpunan yang mendukung kedua operasi biner, seperti [[cincin (matematika) |gelanggang]], [[domain integral]], and [[Lapangan (matematika)|lapangan]]. Identitas multiplikatif sering disebut '''kesatuan''' dalam konteks terakhir (gelanggang dengan persatuan).<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Hal ini tidak boleh disamakan dengan [[Unit (teori gelanggang)|unit]] dalam teori gelanggang, yang merupakan setiap unsur yang memiliki [[invers perkalian]]. Karena menurut definisinya sendiri, kesatuannya tersendiri merupakan satu kesatuan.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


== Contoh ==
== Contoh ==
{| class="wikitable"
! Himpunan !! Operasi !! Identitas
|-
| [[Bilangan riil|Bilangan real]] || + ([[penambahan]]) || [[0 (angka)|0]]
|-
| Bilangan real || · ([[perkalian]]) || [[1 (angka)|1]]
|-
| [[Bilangan bulat positif]] || [[kelipatan persekutuan terkecil]] || 1
|-
| [[Bilangan bulat taknegatif]]|| [[faktor persekutuan terbesar]]|| 0 (terhadap sebagian besar definisi faktor persekutuan terbesar)
|-


| [[matriks (matematika)|Matriks]] <math>m\!\times\!n</math>|| [[penambahan matriks]]
|-
| Matriks persegi <math>n\!\times\!n</math>|| [[perkalian matriks]]
| ''I''<sub>''n''</sub> ([[matriks identitas]])
|-
| Matriks <math>m\!\times\!n</math>|| ○ ([[Hasil kali Hadamard (matriks)|hasil kali Hadamard]])
|  ([[matriks satuan]])
|-
| Semua [[fungsi (matematika)|fungsi]] dari himpunan,, ke dirinya. || ∘ ([[komposisi fungsi]]) || [[fungsi identitas]]
|-
| Semua [[Distribusi (matematika)|distribusi]] di [[Grup (matematika)|grup]],&nbsp;|| ∗ ([[konvolusi]]) ||  ([[Dirac delta]])
|-
| [[Bilangan real diperluas]]|| [[Minimum]]/infimum || +∞
|-
| Bilangan real diperluas || [[Maksimum]]/supremum || −∞
|-
| Subhimpunan dari [[Himpunan (matematika)|himpunan]]  || ∩ ([[Irisan (teori himpunan)|irisan]]) ||
|-
| Himpunan || ∪ ([[Gabungan (teori himpunan)|union]]) || ∅ ([[himpunan kosong]])
|-
| [[String]], [[Rangkap|daftar]]|| [[Konkatenansi]]|| string kosong, daftar kosong
|-
| [[Aljabar Boole (struktur)|Aljabar Boole]]|| ∧ ([[Logika konjungsi|logika dan]]) || ⊤ (kebenaran)
|-
| Aljabar Boole || ∨ ([[Logika disjungsi|logika atau]]) || ⊥ (kepalsuan)
|-
| Aljabar Boole || ⊕ ([[disjungsi eksklusif]]) || ⊥ (kepalsuan)
|-
| [[Buhul (matematika)|Buhul]]|| [[jumlah buhul]]|| [[takbuhul]]
|-
| [[Permukaan kompak]]|| # ([[jumlah terhubung]]) || [[sphere|''S''<sup>2</sup>]]
|-
| [[Grup (matematika)|Grup]]|| [[darab langsung]]|| [[grup trivial]]
|-
| Dua anggota
| ∗ didefinisikan dengan<br>  dan <br>
|  dan  adalah identitas kiri. Namun pada operasi tersebut, tidak ada identitas kanan dan tidak ada identitas dwipihak.
|-
| [[Relasi homogen]] di himpunan <math>X</math>|| [[darab relatif]]|| [[relasi identitas]]
|}


== Properti ==
== Properti ==
Baris 14: Baris 65:
Untuk memperlihatkannya, perhatikan bahwa jika adalah identitas kiri dan adalah identitas kanan, maka . Secara khusus, persamaan tersebut tidak akan pernah ada lebih dari satu identitas dwipihak: jika ada dua unsur, katakanlah dan , maka  harus sama dengan dan .
Untuk memperlihatkannya, perhatikan bahwa jika adalah identitas kiri dan adalah identitas kanan, maka . Secara khusus, persamaan tersebut tidak akan pernah ada lebih dari satu identitas dwipihak: jika ada dua unsur, katakanlah dan , maka  harus sama dengan dan .


Hal ini mungkin juga ''tidak'' mempunyai elemen identitas, seperti kasus bilangan bulat genap terhadap operasi perkalian. Contoh umum lainnya adalah [[perkalian silang]] dari [[vektor Euklidean |vektor]], dengan ketiadaan elemen identitas terkait dengan fakta bahwa [[Arah (geometri) |arah]] dari setiap perkalian silang taknol selalu [[ortogonal]] terhadap setiap unsur yang dikalikan. Artinya, perkalian tersebut tidak dapat memperoleh vektor taknol searah dengan aslinya. Namun, contoh lain dari grup tanpa unsur identitas melibatkan [[semigrup]] aditif dari [[bilangan asli]] [[Bilangan positif|positif]].
Hal ini mungkin juga ''tidak'' mempunyai elemen identitas,<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> seperti kasus bilangan bulat genap terhadap operasi perkalian.<ref>[https://www.encyclopedia.com/science/encyclopedias-almanacs-transcripts-and-maps/identity-element Identity Element]. ''www.encyclopedia.com''.</ref> Contoh umum lainnya adalah [[perkalian silang]] dari [[vektor Euklidean |vektor]], dengan ketiadaan elemen identitas terkait dengan fakta bahwa [[Arah (geometri) |arah]] dari setiap perkalian silang taknol selalu [[ortogonal]] terhadap setiap unsur yang dikalikan. Artinya, perkalian tersebut tidak dapat memperoleh vektor taknol searah dengan aslinya. Namun, contoh lain dari grup tanpa unsur identitas melibatkan [[semigrup]] aditif dari [[bilangan asli]] [[Bilangan positif|positif]].


== Catatan dan referensi ==
== Catatan dan referensi ==
== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
* M. Kilp, U. Knauer, A.V. Mikhalev, ''Monoids, Acts and Categories with Applications to Wreath Products and Graphs'', De Gruyter Expositions in Mathematics vol.&nbsp;29, Walter de Gruyter, 2000, , p.&nbsp;14–15
* M. Kilp, U. Knauer, A.V. Mikhalev, ''Monoids, Acts and Categories with Applications to Wreath Products and Graphs'', De Gruyter Expositions in Mathematics vol.&nbsp;29, Walter de Gruyter, 2000, , p.&nbsp;14–15


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27474891 (2025-06-28T20:01:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+identitas&oldid=27474891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27474891 (2025-06-28T20:01:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 09.03

Dalam matematika, unsur identitas (), atau unsur netral () dari operasi biner yang mengoperasi di himpunan adalah unsur hmpunan yang meninggalkan setiap elemen dari himpunan yang tidak berubah saat diterapkan dengannya.[1][2] Konsep ini digunakan dalam struktur aljabar seperti grup dan gelanggang. Istilah unsur identitas sering disingkat menjadi identitas (seperti pada kasus identitas penambahan dan identitas perkalian), ketika tidak ada kemungkinan yang membingungkan, tetapi secara implisit, identitas bergantung pada operasi biner yang terkait dengannya.

Definisi

Misalkan adalah himpunan yang dilengkapi dengan operasi biner ∗. Maka unsur dari disebut identitas kiri jika untuk semua di, dan unsur dari disebut identitas kanan jikauntuk semua di.[3] Jika adalah identitas kiri dan juga identitas kanan, maka disebut identitas dwipihak (), atau cukup disebut identitas.[4][5][6][7][8]

Identitas terhadap penjumlahan disebut identitas aditif (sering kali dilambangkan sebagai 0) dan identitas terhadap perkalian disebut identitas perkalian (sering kali dilambangkan sebagai 1). Kedua identitas tersebut tidak harus berupa penjumlahan dan perkalian biasa, karena operasi yang mendasarinya dapat menjadi agak sembarangan. Pada kasus, sebagai contoh, di grup, unsur identitas terkadang dilambangkan dengan simbol e. Perbedaan antara identitas aditif dan perkalian paling sering digunakan untuk himpunan yang mendukung kedua operasi biner, seperti gelanggang, domain integral, and lapangan. Identitas multiplikatif sering disebut kesatuan dalam konteks terakhir (gelanggang dengan persatuan).[9][10][11] Hal ini tidak boleh disamakan dengan unit dalam teori gelanggang, yang merupakan setiap unsur yang memiliki invers perkalian. Karena menurut definisinya sendiri, kesatuannya tersendiri merupakan satu kesatuan.[12][13]

Contoh

Himpunan Operasi Identitas
Bilangan real + (penambahan) 0
Bilangan real · (perkalian) 1
Bilangan bulat positif kelipatan persekutuan terkecil 1
Bilangan bulat taknegatif faktor persekutuan terbesar 0 (terhadap sebagian besar definisi faktor persekutuan terbesar)
Matriks m×n penambahan matriks
Matriks persegi n×n perkalian matriks In (matriks identitas)
Matriks m×n ○ (hasil kali Hadamard) (matriks satuan)
Semua fungsi dari himpunan,, ke dirinya. ∘ (komposisi fungsi) fungsi identitas
Semua distribusi di grup ∗ (konvolusi) (Dirac delta)
Bilangan real diperluas Minimum/infimum +∞
Bilangan real diperluas Maksimum/supremum −∞
Subhimpunan dari himpunan ∩ (irisan)
Himpunan ∪ (union) ∅ (himpunan kosong)
String, daftar Konkatenansi string kosong, daftar kosong
Aljabar Boole ∧ (logika dan) ⊤ (kebenaran)
Aljabar Boole ∨ (logika atau) ⊥ (kepalsuan)
Aljabar Boole ⊕ (disjungsi eksklusif) ⊥ (kepalsuan)
Buhul jumlah buhul takbuhul
Permukaan kompak # (jumlah terhubung) S2
Grup darab langsung grup trivial
Dua anggota ∗ didefinisikan dengan
dan
dan adalah identitas kiri. Namun pada operasi tersebut, tidak ada identitas kanan dan tidak ada identitas dwipihak.
Relasi homogen di himpunan X darab relatif relasi identitas

Properti

Pada contoh , dengan persamaan yang dinyatakan (lihat tabel sebelumnya), merupakan semigrup. Contoh tersebut memperlihatkan kemungkinan untuk yang mempunyai beberapa identitas kiri. Bahkan, setiap elemen bisa dapat identitas kiri. Dengan cara yang sama, kemungkinan untuk yang juga mempunyai beberapa identitas kanan. Namun, jika ada identitas kanan dan identitas kiri, maka kedua identitas tersebut harus ekuivalen, yang menghasilkan identitas dwipihak.

Untuk memperlihatkannya, perhatikan bahwa jika adalah identitas kiri dan adalah identitas kanan, maka . Secara khusus, persamaan tersebut tidak akan pernah ada lebih dari satu identitas dwipihak: jika ada dua unsur, katakanlah dan , maka harus sama dengan dan .

Hal ini mungkin juga tidak mempunyai elemen identitas,[14] seperti kasus bilangan bulat genap terhadap operasi perkalian.[15] Contoh umum lainnya adalah perkalian silang dari vektor, dengan ketiadaan elemen identitas terkait dengan fakta bahwa arah dari setiap perkalian silang taknol selalu ortogonal terhadap setiap unsur yang dikalikan. Artinya, perkalian tersebut tidak dapat memperoleh vektor taknol searah dengan aslinya. Namun, contoh lain dari grup tanpa unsur identitas melibatkan semigrup aditif dari bilangan asli positif.

Catatan dan referensi

Daftar pustaka

Bacaan lebih lanjut

  • M. Kilp, U. Knauer, A.V. Mikhalev, Monoids, Acts and Categories with Applications to Wreath Products and Graphs, De Gruyter Expositions in Mathematics vol. 29, Walter de Gruyter, 2000, , p. 14–15

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27474891 (2025-06-28T20:01:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.