Lompat ke isi

Jorga Ibrahim: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28449378; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Jorga Ibrahim''' () merupakan seorang [[astronom]] dan [[matematikawan]] dari Indonesia. Ibrahim terkenal karena berjasa mengenalkan studi [[Astronomi teoretis|astronomi teoritis]]. Ibrahim menjabat sebagai dosen di Jurusan [[Astronomi]] [[Institut Teknologi Bandung]] dan [[Rektor]] di [[Institut Teknologi Indonesia Serpong]] dari tahun 1996 sampai tahun 2000. Dia mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007.
'''Jorga Ibrahim''' () merupakan seorang [[astronom]] dan [[matematikawan]] dari Indonesia. Ibrahim terkenal karena berjasa mengenalkan studi [[Astronomi teoretis|astronomi teoritis]]. Ibrahim menjabat sebagai dosen di Jurusan [[Astronomi]] [[Institut Teknologi Bandung]] dan [[Rektor]] di [[Institut Teknologi Indonesia Serpong]] dari tahun 1996 sampai tahun 2000.<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakprestasi&1213973294 Jorga Ibrahim, Dr]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''.</ref> Dia mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007.


== Kehidupan pribadi dan pendidikan ==
== Kehidupan pribadi dan pendidikan ==
Ibrahim lahir di Pangkal Pinang, Pulau Bangka pada tanggal 10 Maret 1936 sebagai anak pertama dari empat bersaudara dari orang tua R Ibrahim dan R Siti Ibrahim. Sejak kecil, ayah ibrahim menekankan untuk mencari alasan atas segala peristiwa dengan melakukan analisis. Ketertarikannya kepada ilmu matematika dimulai sejak [[sekolah menengah pertama]] (SMP) kelas dua ketika mulai mempelajari tentang [[Teorema Pythagoras]] yang tidak diajarkan gurunya, tetapi langsung dibuktikan dalam perhitungan. Hal inilah yang membuatnya terus tertarik dengan matematika, meskipun awalnya mengalami penolakan dari orang tuanya.
Ibrahim lahir di Pangkal Pinang, Pulau Bangka pada tanggal 10 Maret 1936 sebagai anak pertama dari empat bersaudara<ref>[https://tokoh.id/biografi/5-wiki-tokoh/keterbukaan-jorga-ibrahim/ Keterbukaan Jorga Ibrahim]. ''TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id''. 23 Februari 2011.</ref> dari orang tua R Ibrahim dan R Siti Ibrahim.<ref>Ninok Leksono. [https://rumahpengetahuan.web.id/jorga-ibrahim-kembali-ke-matematika-alam-semesta/ Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta]. ''Rumah Pengetahuan''. 3 Mei 2001.</ref> Sejak kecil, ayah ibrahim menekankan untuk mencari alasan atas segala peristiwa dengan melakukan analisis.<ref>[https://tokoh.id/biografi/5-wiki-tokoh/keterbukaan-jorga-ibrahim/ Keterbukaan Jorga Ibrahim]. ''TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id''. 23 Februari 2011.</ref> Ketertarikannya kepada ilmu matematika dimulai sejak [[sekolah menengah pertama]] (SMP) kelas dua ketika mulai mempelajari tentang [[Teorema Pythagoras]] yang tidak diajarkan gurunya, tetapi langsung dibuktikan dalam perhitungan.<ref>Kahar Muzakkir. [https://www.merdeka.com/jorga-ibrahim/profil/ Profil - Jorga Ibrahim]. ''merdeka.com''.</ref> Hal inilah yang membuatnya terus tertarik dengan matematika, meskipun awalnya mengalami penolakan dari orang tuanya.<ref>[https://tokoh.id/biografi/5-wiki-tokoh/keterbukaan-jorga-ibrahim/ Keterbukaan Jorga Ibrahim]. ''TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id''. 23 Februari 2011.</ref>


Setelah lulus dari [[SMA Negeri 3 Bandung|Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Bagian B Bandung]] pada tahun 1956, Ibrahim melanjutkan ketertarikannya terhadap [[matematika]] dengan mengambil pendidikan [[sarjana]] di Jurusan Matematika dan Astronomi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam [[Universitas Indonesia]] (sekarang menjadi program studi  Astronomi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam [[Institut Teknologi Bandung]]) dan lulus pada tahun 1963 di bawah bimbingan [[Profesor]] [[The PIk Sin]] dan mengajar disana setelah lulus. Ibrahim melanjutkan studi [[magister]] dengan menerima beasiswa pascasarjana di jurusan [[matematika murni]] [[Universitas Kentucky]] yang berlokasi di [[Lexington, Kentucky|Lexington]], [[Amerika Serikat]] pada tahun 1965 setelah menunggu selama dua tahun jurusan astronomi terbentuk di universitas ini karena pada awalnya, dia berniat mendalami ilmu [[kosmologi]].
Setelah lulus dari [[SMA Negeri 3 Bandung|Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Bagian B Bandung]] pada tahun 1956, Ibrahim melanjutkan ketertarikannya terhadap [[matematika]] dengan mengambil pendidikan [[sarjana]] di Jurusan Matematika dan Astronomi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam [[Universitas Indonesia]] (sekarang menjadi program studi  Astronomi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam [[Institut Teknologi Bandung]]) dan lulus pada tahun 1963 di bawah bimbingan [[Profesor]] [[The PIk Sin]] dan mengajar disana setelah lulus.<ref>[https://www.as.itb.ac.id/obituari-dr-jorga-ibrahim-ilmuwan-brilian-yang-bersuara-lembut/ Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut]. ''as.itb.ac.id''. 15 Januari 2020.</ref><ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1213974148&42 Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''. 13 Agustus 2007.</ref> Ibrahim melanjutkan studi [[magister]] dengan menerima beasiswa pascasarjana di jurusan [[matematika murni]] [[Universitas Kentucky]] yang berlokasi di [[Lexington, Kentucky|Lexington]], [[Amerika Serikat]] pada tahun 1965 setelah menunggu selama dua tahun jurusan astronomi terbentuk di universitas ini karena pada awalnya, dia berniat mendalami ilmu [[kosmologi]].<ref>Nugroho Dewanto. [https://majalah.tempo.co/read/sosok/125018/kerja-sunyi-sang-peniup-seruling Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling]. ''Tempo''. 17 September 2007.</ref>


Sebelum melanjutkan pendidikan [[doktor]]al, Ibrahim menikahi dr. Sri Setiasih dan memiliki dua orang anak. Dia melanjutkan studinya di [[Universitas Pierre dan Marie Curie|Universitas Pierre and Marie Curie]] dengan mengambil jurusan matematika murni dengan spesialisasi [[geometri diferensial]] di bawah bimbingan [[Andre Lichnerowicz,]] dan [[Yvonne Choquet-Bruhat]]. Dia lulus pada tahun 1974 dengan gelar [[Doktor Sains|Docteur d’Etat ès Sciences]] dibimbing oleh Lichnerowicz dengan disertasi berjudul ''Tenseurs holomorphes sur une variété kählerienne compacte.''
Sebelum melanjutkan pendidikan [[doktor]]al, Ibrahim menikahi dr. Sri Setiasih dan memiliki dua orang anak.<ref>Ninok Leksono. [https://rumahpengetahuan.web.id/jorga-ibrahim-kembali-ke-matematika-alam-semesta/ Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta]. ''Rumah Pengetahuan''. 3 Mei 2001.</ref> Dia melanjutkan studinya di [[Universitas Pierre dan Marie Curie|Universitas Pierre and Marie Curie]] dengan mengambil jurusan matematika murni dengan spesialisasi [[geometri diferensial]] di bawah bimbingan [[Andre Lichnerowicz,]] dan [[Yvonne Choquet-Bruhat]].<ref>Nugroho Dewanto. [https://majalah.tempo.co/read/sosok/125018/kerja-sunyi-sang-peniup-seruling Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling]. ''Tempo''. 17 September 2007.</ref> Dia lulus pada tahun 1974 dengan gelar [[Doktor Sains|Docteur d’Etat ès Sciences]] dibimbing oleh Lichnerowicz<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1213974148&42 Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''. 13 Agustus 2007.</ref> dengan disertasi berjudul ''Tenseurs holomorphes sur une variété kählerienne compacte.<ref>R. Jorga Ibrahim. [https://zbmath.org/?q=an%3A0283.53047 Tenseurs holomorphes sur une variété kählerienne compacte]. ''Comptes Rendus Hebdomadaires des Séances de l'Académie des Sciences, Série A''. 1973. Vol. 277. hlm. 801–805.</ref>''


Ibrahim meninggal pada tanggal 10 Januari 2020 di usia 84 tahun.
Ibrahim meninggal pada tanggal 10 Januari 2020 di usia 84 tahun.<ref>[https://www.as.itb.ac.id/obituari-dr-jorga-ibrahim-ilmuwan-brilian-yang-bersuara-lembut/ Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut]. ''as.itb.ac.id''. 15 Januari 2020.</ref>


== Karier dan kontribusi di bidang astronomi ==
== Karier dan kontribusi di bidang astronomi ==
Jorga bekerja menjadi peneliti senior di [[Collège de France]] pada tahun 1976 sampai tahun 1979 karena kembali ke Indonesia untuk mengajar di Astronomi ITB, namun namanya  masih tercatat sebagai peneliti sampai tahun 1984. Tempat ini merupakan lembaga yang dulunya hanya bisa dimasukki oleh anggota dari [[Akademi Sains Prancis]]. Setelah pulang ke Indonesia, Ibrahim merintis mata kuliah kosmologi modern. Dia diangkat sebagai staf ahli rektor dan pembantu rektor bidang akademis pada tahun 1975. Dia juga sempat menjadi [[lektor kepala]] di [[Universitas Kyoto]] dan [[Universitas Hiroshima]], [[Jepang]]. Dia pensiun pada tahun 2001.
Jorga bekerja menjadi peneliti senior di [[Collège de France]] pada tahun 1976 sampai tahun 1979 karena kembali ke Indonesia untuk mengajar di Astronomi ITB, namun namanya  masih tercatat sebagai peneliti sampai tahun 1984. Tempat ini merupakan lembaga yang dulunya hanya bisa dimasukki oleh anggota dari [[Akademi Sains Prancis]]. Setelah pulang ke Indonesia, Ibrahim merintis mata kuliah kosmologi modern. Dia diangkat sebagai staf ahli rektor dan pembantu rektor bidang akademis pada tahun 1975. Dia juga sempat menjadi [[lektor kepala]] di [[Universitas Kyoto]] dan [[Universitas Hiroshima]], [[Jepang]]. Dia pensiun pada tahun 2001.<ref>[https://www.as.itb.ac.id/obituari-dr-jorga-ibrahim-ilmuwan-brilian-yang-bersuara-lembut/ Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut]. ''as.itb.ac.id''. 15 Januari 2020.</ref><ref>Nugroho Dewanto. [https://majalah.tempo.co/read/sosok/125018/kerja-sunyi-sang-peniup-seruling Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling]. ''Tempo''. 17 September 2007.</ref>


Ibrahim membimbing dua astronom yang terkenal di Indonesia, yaitu [[Hans Wospakrik|Hans Jacobus Wospakarik]] dan [[Karlina Supelli]].
Ibrahim membimbing dua astronom yang terkenal di Indonesia, yaitu [[Hans Wospakrik|Hans Jacobus Wospakarik]] dan [[Karlina Supelli]].<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1213974148&42 Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''. 13 Agustus 2007.</ref>


== Penghargaan ==
== Penghargaan ==
Jorga mendapatkan penghargaan medali [[Ordre national du Mérite]] dari Pemerintah Prancis oleh Presiden [[François Maurice Adrien Marie Mitterrand|Francois Mitterand]] pada tahun 1985. Penghargaan ini dida dapatkan atas kontribusinya  dalam kerjasama budaya antara indonesia-Prancis pada periode 1979-1983 yang melibatkan hingga 3000 staf di seluruh Indonesia. Pada tahun 2007, Ibrahim mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007 dalam bidang sains karena merupakan astronom dan matematikawan yang berhasil pengetahuannya dalam rumpun ilmu geometri diferensial, terutama [[Geometri kompleks|sensor holomorfik]], [[Lipatan Kahler|ruang kahler]], dan [[Deformasi (matematika)|deformasi]] [[aljabar]].
Jorga mendapatkan penghargaan medali [[Ordre national du Mérite]] dari Pemerintah Prancis oleh Presiden [[François Maurice Adrien Marie Mitterrand|Francois Mitterand]] pada tahun 1985. Penghargaan ini dida dapatkan atas kontribusinya  dalam kerjasama budaya antara indonesia-Prancis pada periode 1979-1983 yang melibatkan hingga 3000 staf di seluruh Indonesia.<ref>Ninok Leksono. [https://rumahpengetahuan.web.id/jorga-ibrahim-kembali-ke-matematika-alam-semesta/ Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta]. ''Rumah Pengetahuan''. 3 Mei 2001.</ref> Pada tahun 2007, Ibrahim mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007 dalam bidang sains karena merupakan astronom dan matematikawan yang berhasil pengetahuannya dalam rumpun ilmu geometri diferensial, terutama [[Geometri kompleks|sensor holomorfik]], [[Lipatan Kahler|ruang kahler]], dan [[Deformasi (matematika)|deformasi]] [[aljabar]].<ref>[https://www.antarafoto.com:443/peristiwa/v1187148115/achmad-bakrie-award-2007 Achmad Bakrie Award 2007]. ''www.antarafoto.com''. 15 Agustus 2007.</ref><ref>[https://nasional.tempo.co/read/105585/achmad-bakrie-award-tanpa-romo-magnis Achmad Bakrie Award Tanpa Romo Magnis]. ''Tempo''. 14 Agustus 2007.</ref>


== Publikasi ==
== Publikasi ==
 
* ''Sur les zeros des vecteurs holomorphes des certaines varietes kählériennes'' (1972).<ref>[http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1213974148&42 Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim]. ''www.fisikanet.lipi.go.id''. 13 Agustus 2007.</ref>
* ''Sur les zeros des vecteurs holomorphes des certaines varietes kählériennes'' (1972).
* ''Schouten bracket of holomorphic tensors of a Kahlerian manifold'' (1974).<ref>IBRAHIM JORGA. [https://pascal-francis.inist.fr/vibad/index.php?action=getRecordDetail&idt=PASCAL7630112300 SCHOUTEN BRACKET OF HOLOMORPHIC TENSORS OF A KAHLERIAN MANIFOLD]. ''Proceedings ITB''. 1974. Vol. 8 (3). hlm. 109-123.</ref>
* ''Schouten bracket of holomorphic tensors of a Kahlerian manifold'' (1974).
* ''Fibr´es vectoriels holomorphe, structures symplectiques ou modulaires complexes exactes. (1976)''.<ref>Jorga Ibrahim. ''Fibr´es vectoriels holomorphe, structures symplectiques ou modulaires complexes exactes''. ''C. R. Acad. Sci. I-Math''. 1976. Vol. 283 (1976). hlm. 713-717.</ref>
* ''Fibr´es vectoriels holomorphe, structures symplectiques ou modulaires complexes exactes. (1976)''.


== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jorga+Ibrahim&oldid=28449378 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28449378 (2025-11-13T06:42:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jorga+Ibrahim&oldid=28449378 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28449378 (2025-11-13T06:42:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.03

Jorga Ibrahim () merupakan seorang astronom dan matematikawan dari Indonesia. Ibrahim terkenal karena berjasa mengenalkan studi astronomi teoritis. Ibrahim menjabat sebagai dosen di Jurusan Astronomi Institut Teknologi Bandung dan Rektor di Institut Teknologi Indonesia Serpong dari tahun 1996 sampai tahun 2000.[1] Dia mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007.

Kehidupan pribadi dan pendidikan

Ibrahim lahir di Pangkal Pinang, Pulau Bangka pada tanggal 10 Maret 1936 sebagai anak pertama dari empat bersaudara[2] dari orang tua R Ibrahim dan R Siti Ibrahim.[3] Sejak kecil, ayah ibrahim menekankan untuk mencari alasan atas segala peristiwa dengan melakukan analisis.[4] Ketertarikannya kepada ilmu matematika dimulai sejak sekolah menengah pertama (SMP) kelas dua ketika mulai mempelajari tentang Teorema Pythagoras yang tidak diajarkan gurunya, tetapi langsung dibuktikan dalam perhitungan.[5] Hal inilah yang membuatnya terus tertarik dengan matematika, meskipun awalnya mengalami penolakan dari orang tuanya.[6]

Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Bagian B Bandung pada tahun 1956, Ibrahim melanjutkan ketertarikannya terhadap matematika dengan mengambil pendidikan sarjana di Jurusan Matematika dan Astronomi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia (sekarang menjadi program studi Astronomi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung) dan lulus pada tahun 1963 di bawah bimbingan Profesor The PIk Sin dan mengajar disana setelah lulus.[7][8] Ibrahim melanjutkan studi magister dengan menerima beasiswa pascasarjana di jurusan matematika murni Universitas Kentucky yang berlokasi di Lexington, Amerika Serikat pada tahun 1965 setelah menunggu selama dua tahun jurusan astronomi terbentuk di universitas ini karena pada awalnya, dia berniat mendalami ilmu kosmologi.[9]

Sebelum melanjutkan pendidikan doktoral, Ibrahim menikahi dr. Sri Setiasih dan memiliki dua orang anak.[10] Dia melanjutkan studinya di Universitas Pierre and Marie Curie dengan mengambil jurusan matematika murni dengan spesialisasi geometri diferensial di bawah bimbingan Andre Lichnerowicz, dan Yvonne Choquet-Bruhat.[11] Dia lulus pada tahun 1974 dengan gelar Docteur d’Etat ès Sciences dibimbing oleh Lichnerowicz[12] dengan disertasi berjudul Tenseurs holomorphes sur une variété kählerienne compacte.[13]

Ibrahim meninggal pada tanggal 10 Januari 2020 di usia 84 tahun.[14]

Karier dan kontribusi di bidang astronomi

Jorga bekerja menjadi peneliti senior di Collège de France pada tahun 1976 sampai tahun 1979 karena kembali ke Indonesia untuk mengajar di Astronomi ITB, namun namanya masih tercatat sebagai peneliti sampai tahun 1984. Tempat ini merupakan lembaga yang dulunya hanya bisa dimasukki oleh anggota dari Akademi Sains Prancis. Setelah pulang ke Indonesia, Ibrahim merintis mata kuliah kosmologi modern. Dia diangkat sebagai staf ahli rektor dan pembantu rektor bidang akademis pada tahun 1975. Dia juga sempat menjadi lektor kepala di Universitas Kyoto dan Universitas Hiroshima, Jepang. Dia pensiun pada tahun 2001.[15][16]

Ibrahim membimbing dua astronom yang terkenal di Indonesia, yaitu Hans Jacobus Wospakarik dan Karlina Supelli.[17]

Penghargaan

Jorga mendapatkan penghargaan medali Ordre national du Mérite dari Pemerintah Prancis oleh Presiden Francois Mitterand pada tahun 1985. Penghargaan ini dida dapatkan atas kontribusinya dalam kerjasama budaya antara indonesia-Prancis pada periode 1979-1983 yang melibatkan hingga 3000 staf di seluruh Indonesia.[18] Pada tahun 2007, Ibrahim mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie Award pada tahun 2007 dalam bidang sains karena merupakan astronom dan matematikawan yang berhasil pengetahuannya dalam rumpun ilmu geometri diferensial, terutama sensor holomorfik, ruang kahler, dan deformasi aljabar.[19][20]

Publikasi

  • Sur les zeros des vecteurs holomorphes des certaines varietes kählériennes (1972).[21]
  • Schouten bracket of holomorphic tensors of a Kahlerian manifold (1974).[22]
  • Fibr´es vectoriels holomorphe, structures symplectiques ou modulaires complexes exactes. (1976).[23]

Daftar pustaka

Referensi

  1. Jorga Ibrahim, Dr. www.fisikanet.lipi.go.id.
  2. Keterbukaan Jorga Ibrahim. TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id. 23 Februari 2011.
  3. Ninok Leksono. Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta. Rumah Pengetahuan. 3 Mei 2001.
  4. Keterbukaan Jorga Ibrahim. TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id. 23 Februari 2011.
  5. Kahar Muzakkir. Profil - Jorga Ibrahim. merdeka.com.
  6. Keterbukaan Jorga Ibrahim. TOKOH INDONESIA TokohIndonesia.com Tokoh.id. 23 Februari 2011.
  7. Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut. as.itb.ac.id. 15 Januari 2020.
  8. Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim. www.fisikanet.lipi.go.id. 13 Agustus 2007.
  9. Nugroho Dewanto. Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling. Tempo. 17 September 2007.
  10. Ninok Leksono. Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta. Rumah Pengetahuan. 3 Mei 2001.
  11. Nugroho Dewanto. Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling. Tempo. 17 September 2007.
  12. Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim. www.fisikanet.lipi.go.id. 13 Agustus 2007.
  13. R. Jorga Ibrahim. Tenseurs holomorphes sur une variété kählerienne compacte. Comptes Rendus Hebdomadaires des Séances de l'Académie des Sciences, Série A. 1973. Vol. 277. hlm. 801–805.
  14. Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut. as.itb.ac.id. 15 Januari 2020.
  15. Obituari Dr. Jorga Ibrahim: Ilmuwan Brilian Yang Bersuara Lembut. as.itb.ac.id. 15 Januari 2020.
  16. Nugroho Dewanto. Kerja Sunyi Sang Peniup Seruling. Tempo. 17 September 2007.
  17. Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim. www.fisikanet.lipi.go.id. 13 Agustus 2007.
  18. Ninok Leksono. Jorga Ibrahim Kembali ke Matematika Alam Semesta. Rumah Pengetahuan. 3 Mei 2001.
  19. Achmad Bakrie Award 2007. www.antarafoto.com. 15 Agustus 2007.
  20. Achmad Bakrie Award Tanpa Romo Magnis. Tempo. 14 Agustus 2007.
  21. Penghargaan Achmad Bakrie 2007 : Jorga Ibrahim. www.fisikanet.lipi.go.id. 13 Agustus 2007.
  22. IBRAHIM JORGA. SCHOUTEN BRACKET OF HOLOMORPHIC TENSORS OF A KAHLERIAN MANIFOLD. Proceedings ITB. 1974. Vol. 8 (3). hlm. 109-123.
  23. Jorga Ibrahim. Fibr´es vectoriels holomorphe, structures symplectiques ou modulaires complexes exactes. C. R. Acad. Sci. I-Math. 1976. Vol. 283 (1976). hlm. 713-717.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28449378 (2025-11-13T06:42:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.