Teori kekacauan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26030869; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Teori kekacauan''', dalam [[matematika]] dan [[fisika]], berhadapan dengan sifat dari [[sistem dinamika]] taklinear tertentu yang (dalam kondisi tertentu) menunjukkan fenomena yang dikenal sebagai '''kekacauan''', terkenal dengan sifat sensitivitas pada kondisi awal (lihat [[efek kupu-kupu]]). Contoh sistem ini adalah [[atmosfer Bumi|atmosfer]], [[tata surya]], [[lempeng tektonik]], [[turbulensi]] fluida, ekonomi, dan pertumbuhan populasi. | [[File:Lorenz_system_r28_s10_b2-6666.png|thumb|right|280px|Lorenz system r28 s10 b2-6666]] | ||
'''Teori kekacauan''', dalam [[matematika]] dan [[fisika]], berhadapan dengan sifat dari [[sistem dinamika]] taklinear tertentu yang (dalam kondisi tertentu) menunjukkan fenomena yang dikenal sebagai '''kekacauan''', terkenal dengan sifat sensitivitas pada kondisi awal (lihat [[efek kupu-kupu]]). Contoh sistem ini adalah [[atmosfer Bumi|atmosfer]], [[tata surya]], [[lempeng tektonik]], [[turbulensi]] fluida, ekonomi, dan pertumbuhan populasi.<ref>[https://fractalfoundation.org/resources/what-is-chaos-theory/ What is Chaos Theory? – Fractal Foundation].</ref> | |||
Sistem yang menunjukan kekacauan matematika adalah [[sistem deterministik (filosofi)|deterministik]] dan berurutan dalam arti tertentu; teknik yang menggunakan kata kekacauan yang terdapat keanehan dengan bahasa umumnya, mengusulkan ketiadaan pengurutan keseluruhan. Ketika kita mengatakan teori kekacauan mempelajari sistem deterministik, perlu disebut bidang fisika yang berhubungan disebut teori [[kekacauan kuantum]] yang mempelajari sistem takdeterministik mengikuti hukum [[mekanika kuantum]]. | Sistem yang menunjukan kekacauan matematika adalah [[sistem deterministik (filosofi)|deterministik]] dan berurutan dalam arti tertentu; teknik yang menggunakan kata kekacauan yang terdapat keanehan dengan bahasa umumnya, mengusulkan ketiadaan pengurutan keseluruhan. Ketika kita mengatakan teori kekacauan mempelajari sistem deterministik, perlu disebut bidang fisika yang berhubungan disebut teori [[kekacauan kuantum]] yang mempelajari sistem takdeterministik mengikuti hukum [[mekanika kuantum]]. | ||
| Baris 19: | Baris 21: | ||
* [[Batasan kekacauan]] | * [[Batasan kekacauan]] | ||
* [[AUTODYN]] | * [[AUTODYN]] | ||
== Tinjauan == | == Tinjauan == | ||
| Baris 55: | Baris 46: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* http://www.nbi.dk/ChaosBook/ | * http://www.nbi.dk/ChaosBook/ | ||
* [http://www.libraryreference.org/chaos.html Chaos Theory and Education] | * [http://www.libraryreference.org/chaos.html Chaos Theory and Education] | ||
* [http://www.imho.com/grae/chaos/chaos.html Chaos Theory: A Brief Introduction] | * [http://www.imho.com/grae/chaos/chaos.html Chaos Theory: A Brief Introduction] | ||
* [http://www.duke.edu/~mjd/chaos/chaos.html Manus J. Donahue's Chaos Theory & Fractal Geometry Project] | * [http://www.duke.edu/~mjd/chaos/chaos.html Manus J. Donahue's Chaos Theory & Fractal Geometry Project] | ||
* [http://www.ae.uiuc.edu/lndvl Linear and Nonlinear Dynamics and Vibrations Laboratory at the University of Illinois] | * [http://www.ae.uiuc.edu/lndvl Linear and Nonlinear Dynamics and Vibrations Laboratory at the University of Illinois] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teori+kekacauan&oldid=26030869 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26030869 (2024-07-14T05:12:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.10

Teori kekacauan, dalam matematika dan fisika, berhadapan dengan sifat dari sistem dinamika taklinear tertentu yang (dalam kondisi tertentu) menunjukkan fenomena yang dikenal sebagai kekacauan, terkenal dengan sifat sensitivitas pada kondisi awal (lihat efek kupu-kupu). Contoh sistem ini adalah atmosfer, tata surya, lempeng tektonik, turbulensi fluida, ekonomi, dan pertumbuhan populasi.[1]
Sistem yang menunjukan kekacauan matematika adalah deterministik dan berurutan dalam arti tertentu; teknik yang menggunakan kata kekacauan yang terdapat keanehan dengan bahasa umumnya, mengusulkan ketiadaan pengurutan keseluruhan. Ketika kita mengatakan teori kekacauan mempelajari sistem deterministik, perlu disebut bidang fisika yang berhubungan disebut teori kekacauan kuantum yang mempelajari sistem takdeterministik mengikuti hukum mekanika kuantum.
Di dalam matematika dan fisika, dinamika nonlinier atau teori chaos mendeskripsikan perilaku sistem dinamika nonlinier tertentu yang mungkin menunjukkan dinamika yang sangat sensitif terhadap kondisi awal (secara populer dirujuk sebagai efek kupu-kupu).
Sebagai hasil dari sensitivitas ini, yang mewujudkan diri sebagai pertumbuhan eksponensial usikan (perturbasi) di kondisi awal, perilaku sistem chaotic muncul secara acak (random).
Hal ini terjadi meskipun sistem ini adalah sistem deterministik, yang bermakna bahwa dinamika masa depan secara penuh ditentukan oleh kondisi awal, tanpa elemen acak yang terlibat. Perilaku ini dikenal sebagai chaos deterministik, atau sederhananya chaos.
Lihat pula
- Fraktal
- Sistem dinamika
- Benoit Mandelbrot
- Himpunan Mandelbrot
- Himpunan Julia
- Pemerkiraan
- Mitchell Feigenbaum
- Batasan kekacauan
- AUTODYN
Tinjauan
Perilaku chaotic telah diamati di laboratorium dalam berbagai sistem mencangkup rangkaian listrik, laser, reaksi kimia berosilasi, dinamika fluida, dan perangkat magneto-mekanis dan mekanis.
Pengamatan perilaku chaotic di alam mencangkup dinamika satelit dalam sistem tata surya, evolusi waktu medan magnetik benda langit, dinamika populasi dalam ekologi, dinamika potensial aksi di neuron, dan vibrasi molekuler.
Contoh tiap hari sistem chaotic mencangkup iklim dan cuaca meteorologi.
Semiteknik dan kerja populer
- The Beauty of Fractals, by H.-O. Peitgen and P.H. Richter
- Chance and Chaos, by David Ruelle
- Computers, Pattern, Chaos, and Beauty, by Clifford A. Pickover
- Fractals, by Hans Lauwerier
- Fractals Everywhere, by Michael Barnsley
- Order Out of Chaos, by Ilya Prigogine and Isabelle Stengers
- Chaos and Life, by Richard J Bird
- Does God Play Dice?, by Ian Stewart
- The Science of Fractal Images, by Heinz-Otto Peitgen and Dietmar Saupe, Eds.
- Explaining Chaos, by Peter Smith
- Chaos, by James Gleick
- Complexity, by M. Mitchell Waldrop
- Chaos, Fractals and Self-organisation, by Arvind Kumar
- Chaotic Evolution and Strange Attractors, by David Ruelle
Pranala luar
- http://www.nbi.dk/ChaosBook/
- Chaos Theory and Education
- Chaos Theory: A Brief Introduction
- Manus J. Donahue's Chaos Theory & Fractal Geometry Project
- Linear and Nonlinear Dynamics and Vibrations Laboratory at the University of Illinois
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26030869 (2024-07-14T05:12:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.