Gelombang raksasa: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28130824; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Gelombang raksasa''', juga dikenal sebagai '''gelombang ekstrem''', '''gelombang pembunuh''', '''gelombang aneh''' atau '''gelombang monster''' adalah [[gelombang]] yang lebih besar dari dua kali ukuran gelombang di sekitarnya, sangat tidak dapat diprediksi, dan sering datang secara tidak terduga dari arah selain [[angin]] dan [[ombak]] yang ada. Gelombang raksasa menimbulkan ancaman besar bagi kapal dan struktur lepas pantai. Gelombang ini berbeda dengan tsunami, yang disebabkan oleh perpindahan air secara tiba-tiba yang terkait dengan peristiwa lain, seperti [[gempa bumi]]. | '''Gelombang raksasa''', juga dikenal sebagai '''gelombang ekstrem''', '''gelombang pembunuh''', '''gelombang aneh''' atau '''gelombang monster''' adalah [[gelombang]] yang lebih besar dari dua kali ukuran gelombang di sekitarnya, sangat tidak dapat diprediksi, dan sering datang secara tidak terduga dari arah selain [[angin]] dan [[ombak]] yang ada.<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/roguewaves.html What is a rogue wave?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> Gelombang raksasa menimbulkan ancaman besar bagi kapal dan struktur lepas pantai.<ref>Ekaterina Didenkulova. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0964569119309457 Catalogue of rogue waves occurred in the World Ocean from 2011 to 2018 reported by mass media sources]. ''Ocean & Coastal Management''. 2020-04-15. Vol. 188. hlm. 105076. doi:10.1016/j.ocecoaman.2019.105076.</ref> Gelombang ini berbeda dengan tsunami, yang disebabkan oleh perpindahan air secara tiba-tiba yang terkait dengan peristiwa lain, seperti [[gempa bumi]]. | ||
Selama berabad-abad, gelombang raksasa adalah bagian dari [[cerita rakyat]] laut, sebelum akhirnya diterima sebagai sah oleh para ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir. Gelombang raksasa resmi pertama terdeteksi di [[Norwegia]] pada tahun 1995 dan dikenal sebagai [[gelombang Draupner]] (setinggi 25,6 meter atau 85 kaki). Sebagian besar laporan tentang gelombang badai ekstrem mengatakan gelombang terlihat seperti "dinding air". Para ilmuwan hanya mempelajari segelintir gelombang raksasa, tetapi mereka memperkirakan bahwa satu gelombang terbentuk setiap dua hari di suatu tempat di lautan dunia. Gelombang raksasa umumnya muncul di kawasan seperti [[Samudra Atlantik]], [[Laut Utara]], hingga lepas pantai tenggara [[Afrika Selatan]]. | Selama berabad-abad, gelombang raksasa adalah bagian dari [[cerita rakyat]] laut, sebelum akhirnya diterima sebagai sah oleh para ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir. Gelombang raksasa resmi pertama terdeteksi di [[Norwegia]] pada tahun 1995 dan dikenal sebagai [[gelombang Draupner]] (setinggi 25,6 meter atau 85 kaki).<ref>Harry Baker published. [https://www.livescience.com/most-extreme-rogue-wave-ever-recorded 4-story rogue wave that randomly appeared in the Pacific Ocean is the 'most extreme' ever detected]. ''livescience.com''. 2022-02-15.</ref> Sebagian besar laporan tentang gelombang badai ekstrem mengatakan gelombang terlihat seperti "dinding air".<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/roguewaves.html What is a rogue wave?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> Para ilmuwan hanya mempelajari segelintir gelombang raksasa, tetapi mereka memperkirakan bahwa satu gelombang terbentuk setiap dua hari di suatu tempat di lautan dunia. Gelombang raksasa umumnya muncul di kawasan seperti [[Samudra Atlantik]], [[Laut Utara]], hingga lepas pantai tenggara [[Afrika Selatan]].<ref>National Geographic Society. [http://www.nationalgeographic.org/article/rogue-waves/ Rogue Waves]. ''National Geographic Society''. 2012-12-03.</ref> | ||
== Karakteristik == | == Karakteristik == | ||
Gelombang raksasa didefinisikan sebagai gelombang dengan ukuran lebih dari dua kali atau 2.2, hingga tiga kali terbesar dari gelombang yang tercatat, kadang mencapai setinggi 30 meter (hampir 100 kaki), dan oleh sifatnya yang tidak dapat diprediksi, biasanya muncul dari arah yang tak terduga berdasarkan [[arah angin]] dan gelombang yang ada. Ini berarti bahwa gelombang semacam ini memiliki ketinggian dan kecuraman yang jauh lebih besar daripada nilai rata-rata gelombang laut lainnya di lingkungan sekitarnya. Gelombang raksasa sangat berbeda dengan tsunami. Gelombang raksasa adalah gelombang terlokasi dalam ruang dan waktu di [[permukaan laut]], sedangkan tsunami disebabkan oleh perpindahan air yang masif. Setelah tahap awal pembentukannya, tsunami menyebar dengan kecepatan tinggi dalam jaruk jauh dengan [[amplitudo]] rendah, biasanya serendah puluhan cm di laut terbuka, di mana umumnya tidak disadari. Tsunami hanya menjadi destruktif ketika naik ke pantai dan tumbuh sangat tinggi saat kedalaman air berkurang. | Gelombang raksasa didefinisikan sebagai gelombang dengan ukuran lebih dari dua kali atau 2.2, hingga tiga kali terbesar dari gelombang yang tercatat, kadang mencapai setinggi 30 meter (hampir 100 kaki), dan oleh sifatnya yang tidak dapat diprediksi, biasanya muncul dari arah yang tak terduga berdasarkan [[arah angin]] dan gelombang yang ada.<ref>Kara Rogers. [https://www.britannica.com/story/how-much-does-earths-atmosphere-weigh How Much Does Earth’s Atmosphere Weigh? Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref><ref>[https://starboardyacht.com/what-are-rogue-waves-and-are-they-dangerous/ What Are Rogue Waves, and Are They Dangerous?]. ''Starboard Yacht Group''. 2018-07-26.</ref> Ini berarti bahwa gelombang semacam ini memiliki ketinggian dan kecuraman yang jauh lebih besar daripada nilai rata-rata gelombang laut lainnya di lingkungan sekitarnya. Gelombang raksasa sangat berbeda dengan tsunami.<ref>2 C. E. Synolakis, ‘Tsunami and seiche’, in ''Earthquake engineering handbook'' (ed. Wai-Fah Chen and Charles Scawthorn), ch. 9, pp. 9-1–9-90 (CRC Press, Boca Raton, 2003).</ref> Gelombang raksasa adalah gelombang terlokasi dalam ruang dan waktu di [[permukaan laut]], sedangkan tsunami disebabkan oleh perpindahan air yang masif. Setelah tahap awal pembentukannya, tsunami menyebar dengan kecepatan tinggi dalam jaruk jauh dengan [[amplitudo]] rendah, biasanya serendah puluhan cm di laut terbuka, di mana umumnya tidak disadari. Tsunami hanya menjadi destruktif ketika naik ke pantai dan tumbuh sangat tinggi saat kedalaman air berkurang. | ||
Dinamika [[tsunami]] dipahami dengan sangat baik: tsunami merambat sebagai gelombang linier di lautan hingga, pada jarak dari pantai sekitar sepersetujuh panjang gelombangnya, beberapa proses nonlinier mungkin berperan. Sebaliknya, konsesus mengenai fisika gelombang laut raksasa baru saja mulai dikembangkan. Gelombang raksasa sekarang umumnya dianggap membentuk kelas gelombang yang berbeda, tetapi tampaknya gelombang raksasa muncul dari berbegai mekanisme fisik yang berbeda. | Dinamika [[tsunami]] dipahami dengan sangat baik: tsunami merambat sebagai gelombang linier di lautan<ref>Constantine Michailides. [http://dx.doi.org/10.17736/ijope.2017.jc672 Wave- and Wind-induced Responses of the Semisubmersible Wind Energy and Flap-type Wave Energy Converter Based on Experiments]. ''International Journal of Offshore and Polar Engineering''. 2017-03-01. Vol. 27 (1). hlm. 54–62. doi:10.17736/ijope.2017.jc672.</ref> hingga, pada jarak dari pantai sekitar sepersetujuh panjang gelombangnya, beberapa proses nonlinier mungkin berperan.<ref>Kinjiro Kajiura. [http://dx.doi.org/10.1007/3540082530_137 Local behaviour of tsunamis]. Springer Berlin Heidelberg. hlm. 72–79. ISBN 978-3-540-08253-8.</ref> Sebaliknya, konsesus mengenai fisika gelombang laut raksasa baru saja mulai dikembangkan. Gelombang raksasa sekarang umumnya dianggap membentuk kelas gelombang yang berbeda, tetapi tampaknya gelombang raksasa muncul dari berbegai mekanisme fisik yang berbeda. | ||
Gelombang raksasa telah lama dilaporkan oleh para [[pelaut]], tetapi seberapa sering peristiwa ekstrem ini terjadi masih menjadi misteri. Analisis citra [[satelit]] telah menunjukkan bahwa mereka terjadi lebih sering dari yang diharapkan, memberikan dukungan untuk sejarah catatan kapal yang dihantam dan ditenggelemkan oleh gelombang besar. Gelombang tinggi dan tak terduga ini sering kali menabrak dengan tekanan pecah yang luar biasa, membuatnya sangat berbahaya dan biasanya melebihi kapasitas [[gelombang pecah]] kebanyakan kapal. Sebagai contoh, kehilangan kapal pertama yang tercatat karena gelombang raksasa adalah [[MS Munchen]], [[kapal kargo]] modern pada tahun 1978. Gelombang raksasa ini terjadi di [[perairan]] terbuka, tidak langsung di dekat [[garis pantai]]. | Gelombang raksasa telah lama dilaporkan oleh para [[pelaut]], tetapi seberapa sering peristiwa ekstrem ini terjadi masih menjadi misteri. Analisis citra [[satelit]] telah menunjukkan bahwa mereka terjadi lebih sering dari yang diharapkan, memberikan dukungan untuk sejarah catatan kapal yang dihantam dan ditenggelemkan oleh gelombang besar.<ref>Kara Rogers. [https://www.britannica.com/story/how-much-does-earths-atmosphere-weigh How Much Does Earth’s Atmosphere Weigh? Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref> Gelombang tinggi dan tak terduga ini sering kali menabrak dengan tekanan pecah yang luar biasa, membuatnya sangat berbahaya dan biasanya melebihi kapasitas [[gelombang pecah]] kebanyakan kapal. Sebagai contoh, kehilangan kapal pertama yang tercatat karena gelombang raksasa adalah [[MS Munchen]], [[kapal kargo]] modern pada tahun 1978. Gelombang raksasa ini terjadi di [[perairan]] terbuka, tidak langsung di dekat [[garis pantai]].<ref>[https://starboardyacht.com/what-are-rogue-waves-and-are-they-dangerous/ What Are Rogue Waves, and Are They Dangerous?]. ''Starboard Yacht Group''. 2018-07-26.</ref> | ||
== Penyebab == | == Penyebab == | ||
Karena gelombang ini jarang terjadi, pengukuran dan analisis fenomena ini sangat jarang. Bagaimana tepatnya dan kapan terbentuknya gelombang raksasa masih dalam penyelidikan, tetapi ada beberapa penyebab yang diketahui: | Karena gelombang ini jarang terjadi, pengukuran dan analisis fenomena ini sangat jarang. Bagaimana tepatnya dan kapan terbentuknya gelombang raksasa masih dalam penyelidikan, tetapi ada beberapa penyebab yang diketahui:<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/roguewaves.html What is a rogue wave?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> | ||
'''Interferensi konstruktif'''. Gelombang ekstrem sering terbentuk karena membengkak, saat melaju melintasi laut, melakukannya dengan kecepatan dan arah yang berbeda. Saat gelombang ini melintasi satu sama lain, puncak, dasar, dan panjangnya terkadang bertepatan dan saling memperkuat. Proses ini dapat membentuk gelombang yang luar biasa besar dan menjulang yang dengan cepat menghilang. Jika gelombang raksasa bergerak ke arah yang sama, gelombang pegunungan ini dapat berlangsung selama beberapa menit sebelum mereda. | '''Interferensi konstruktif'''. Gelombang ekstrem sering terbentuk karena membengkak, saat melaju melintasi laut, melakukannya dengan kecepatan dan arah yang berbeda. Saat gelombang ini melintasi satu sama lain, puncak, dasar, dan panjangnya terkadang bertepatan dan saling memperkuat. Proses ini dapat membentuk gelombang yang luar biasa besar dan menjulang yang dengan cepat menghilang. Jika gelombang raksasa bergerak ke arah yang sama, gelombang pegunungan ini dapat berlangsung selama beberapa menit sebelum mereda. | ||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
'''Pemusatan energi gelombang'''. Ketika gelombang yang dibentuk oleh badai berkembang dalam [[Arus air laut|arus air]] melawan arah gelombang normal, interaksi dapat terjadi yang menghasilkan pemendekan frekuensi gelombang. Hal ini dapat menyebabkan gelombang bergabung secara dinamis, membentuk gelombang raksasa yang sangat besar. Arus dimana ini berada terkadang terlihat adalah [[Arus teluk|Arus Teluk]] dan [[Arus alguhas|Arus Alguhas]]. Gelombang ekstrem yang dikembangkan dengan cara ini cenderung berumur lebih panjang. | '''Pemusatan energi gelombang'''. Ketika gelombang yang dibentuk oleh badai berkembang dalam [[Arus air laut|arus air]] melawan arah gelombang normal, interaksi dapat terjadi yang menghasilkan pemendekan frekuensi gelombang. Hal ini dapat menyebabkan gelombang bergabung secara dinamis, membentuk gelombang raksasa yang sangat besar. Arus dimana ini berada terkadang terlihat adalah [[Arus teluk|Arus Teluk]] dan [[Arus alguhas|Arus Alguhas]]. Gelombang ekstrem yang dikembangkan dengan cara ini cenderung berumur lebih panjang. | ||
[[Perubahan iklim]] dapat memengaruhi intensitas dan frekuensi gelombang raksasa, menurut penelitian sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan di dalam jurnal ''Science Advances'' pada Juni 2020 mengungkapkan bahwa kondisi gelombang raksasa ekstrem telah meningkat antara 5% dan 15% karena angin dan arus yang lebih kuat yang disebabkan oleh kenaikan suhu laut. | [[Perubahan iklim]] dapat memengaruhi intensitas dan frekuensi gelombang raksasa, menurut penelitian sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan di dalam jurnal ''Science Advances'' pada Juni 2020 mengungkapkan bahwa kondisi gelombang raksasa ekstrem telah meningkat antara 5% dan 15% karena angin dan arus yang lebih kuat yang disebabkan oleh kenaikan suhu laut.<ref>Harry Baker published. [https://www.livescience.com/most-extreme-rogue-wave-ever-recorded 4-story rogue wave that randomly appeared in the Pacific Ocean is the 'most extreme' ever detected]. ''livescience.com''. 2022-02-15.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Arus Lingkar Antarktika]] | * [[Arus Lingkar Antarktika]] | ||
* [[Segitiga bermuda]] | * [[Segitiga bermuda]] | ||
| Baris 28: | Baris 27: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gelombang+raksasa&oldid=28130824 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28130824 (2025-10-23T03:33:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gelombang+raksasa&oldid=28130824 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28130824 (2025-10-23T03:33:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.00
Gelombang raksasa, juga dikenal sebagai gelombang ekstrem, gelombang pembunuh, gelombang aneh atau gelombang monster adalah gelombang yang lebih besar dari dua kali ukuran gelombang di sekitarnya, sangat tidak dapat diprediksi, dan sering datang secara tidak terduga dari arah selain angin dan ombak yang ada.[1] Gelombang raksasa menimbulkan ancaman besar bagi kapal dan struktur lepas pantai.[2] Gelombang ini berbeda dengan tsunami, yang disebabkan oleh perpindahan air secara tiba-tiba yang terkait dengan peristiwa lain, seperti gempa bumi.
Selama berabad-abad, gelombang raksasa adalah bagian dari cerita rakyat laut, sebelum akhirnya diterima sebagai sah oleh para ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir. Gelombang raksasa resmi pertama terdeteksi di Norwegia pada tahun 1995 dan dikenal sebagai gelombang Draupner (setinggi 25,6 meter atau 85 kaki).[3] Sebagian besar laporan tentang gelombang badai ekstrem mengatakan gelombang terlihat seperti "dinding air".[4] Para ilmuwan hanya mempelajari segelintir gelombang raksasa, tetapi mereka memperkirakan bahwa satu gelombang terbentuk setiap dua hari di suatu tempat di lautan dunia. Gelombang raksasa umumnya muncul di kawasan seperti Samudra Atlantik, Laut Utara, hingga lepas pantai tenggara Afrika Selatan.[5]
Karakteristik
Gelombang raksasa didefinisikan sebagai gelombang dengan ukuran lebih dari dua kali atau 2.2, hingga tiga kali terbesar dari gelombang yang tercatat, kadang mencapai setinggi 30 meter (hampir 100 kaki), dan oleh sifatnya yang tidak dapat diprediksi, biasanya muncul dari arah yang tak terduga berdasarkan arah angin dan gelombang yang ada.[6][7] Ini berarti bahwa gelombang semacam ini memiliki ketinggian dan kecuraman yang jauh lebih besar daripada nilai rata-rata gelombang laut lainnya di lingkungan sekitarnya. Gelombang raksasa sangat berbeda dengan tsunami.[8] Gelombang raksasa adalah gelombang terlokasi dalam ruang dan waktu di permukaan laut, sedangkan tsunami disebabkan oleh perpindahan air yang masif. Setelah tahap awal pembentukannya, tsunami menyebar dengan kecepatan tinggi dalam jaruk jauh dengan amplitudo rendah, biasanya serendah puluhan cm di laut terbuka, di mana umumnya tidak disadari. Tsunami hanya menjadi destruktif ketika naik ke pantai dan tumbuh sangat tinggi saat kedalaman air berkurang.
Dinamika tsunami dipahami dengan sangat baik: tsunami merambat sebagai gelombang linier di lautan[9] hingga, pada jarak dari pantai sekitar sepersetujuh panjang gelombangnya, beberapa proses nonlinier mungkin berperan.[10] Sebaliknya, konsesus mengenai fisika gelombang laut raksasa baru saja mulai dikembangkan. Gelombang raksasa sekarang umumnya dianggap membentuk kelas gelombang yang berbeda, tetapi tampaknya gelombang raksasa muncul dari berbegai mekanisme fisik yang berbeda.
Gelombang raksasa telah lama dilaporkan oleh para pelaut, tetapi seberapa sering peristiwa ekstrem ini terjadi masih menjadi misteri. Analisis citra satelit telah menunjukkan bahwa mereka terjadi lebih sering dari yang diharapkan, memberikan dukungan untuk sejarah catatan kapal yang dihantam dan ditenggelemkan oleh gelombang besar.[11] Gelombang tinggi dan tak terduga ini sering kali menabrak dengan tekanan pecah yang luar biasa, membuatnya sangat berbahaya dan biasanya melebihi kapasitas gelombang pecah kebanyakan kapal. Sebagai contoh, kehilangan kapal pertama yang tercatat karena gelombang raksasa adalah MS Munchen, kapal kargo modern pada tahun 1978. Gelombang raksasa ini terjadi di perairan terbuka, tidak langsung di dekat garis pantai.[12]
Penyebab
Karena gelombang ini jarang terjadi, pengukuran dan analisis fenomena ini sangat jarang. Bagaimana tepatnya dan kapan terbentuknya gelombang raksasa masih dalam penyelidikan, tetapi ada beberapa penyebab yang diketahui:[13]
Interferensi konstruktif. Gelombang ekstrem sering terbentuk karena membengkak, saat melaju melintasi laut, melakukannya dengan kecepatan dan arah yang berbeda. Saat gelombang ini melintasi satu sama lain, puncak, dasar, dan panjangnya terkadang bertepatan dan saling memperkuat. Proses ini dapat membentuk gelombang yang luar biasa besar dan menjulang yang dengan cepat menghilang. Jika gelombang raksasa bergerak ke arah yang sama, gelombang pegunungan ini dapat berlangsung selama beberapa menit sebelum mereda.
Pemusatan energi gelombang. Ketika gelombang yang dibentuk oleh badai berkembang dalam arus air melawan arah gelombang normal, interaksi dapat terjadi yang menghasilkan pemendekan frekuensi gelombang. Hal ini dapat menyebabkan gelombang bergabung secara dinamis, membentuk gelombang raksasa yang sangat besar. Arus dimana ini berada terkadang terlihat adalah Arus Teluk dan Arus Alguhas. Gelombang ekstrem yang dikembangkan dengan cara ini cenderung berumur lebih panjang.
Perubahan iklim dapat memengaruhi intensitas dan frekuensi gelombang raksasa, menurut penelitian sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan di dalam jurnal Science Advances pada Juni 2020 mengungkapkan bahwa kondisi gelombang raksasa ekstrem telah meningkat antara 5% dan 15% karena angin dan arus yang lebih kuat yang disebabkan oleh kenaikan suhu laut.[14]
Lihat pula
Referensi
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is a rogue wave?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ Ekaterina Didenkulova. Catalogue of rogue waves occurred in the World Ocean from 2011 to 2018 reported by mass media sources. Ocean & Coastal Management. 2020-04-15. Vol. 188. hlm. 105076. doi:10.1016/j.ocecoaman.2019.105076.
- ↑ Harry Baker published. 4-story rogue wave that randomly appeared in the Pacific Ocean is the 'most extreme' ever detected. livescience.com. 2022-02-15.
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is a rogue wave?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ National Geographic Society. Rogue Waves. National Geographic Society. 2012-12-03.
- ↑ Kara Rogers. How Much Does Earth’s Atmosphere Weigh? Britannica. www.britannica.com.
- ↑ What Are Rogue Waves, and Are They Dangerous?. Starboard Yacht Group. 2018-07-26.
- ↑ 2 C. E. Synolakis, ‘Tsunami and seiche’, in Earthquake engineering handbook (ed. Wai-Fah Chen and Charles Scawthorn), ch. 9, pp. 9-1–9-90 (CRC Press, Boca Raton, 2003).
- ↑ Constantine Michailides. Wave- and Wind-induced Responses of the Semisubmersible Wind Energy and Flap-type Wave Energy Converter Based on Experiments. International Journal of Offshore and Polar Engineering. 2017-03-01. Vol. 27 (1). hlm. 54–62. doi:10.17736/ijope.2017.jc672.
- ↑ Kinjiro Kajiura. Local behaviour of tsunamis. Springer Berlin Heidelberg. hlm. 72–79. ISBN 978-3-540-08253-8.
- ↑ Kara Rogers. How Much Does Earth’s Atmosphere Weigh? Britannica. www.britannica.com.
- ↑ What Are Rogue Waves, and Are They Dangerous?. Starboard Yacht Group. 2018-07-26.
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is a rogue wave?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ Harry Baker published. 4-story rogue wave that randomly appeared in the Pacific Ocean is the 'most extreme' ever detected. livescience.com. 2022-02-15.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28130824 (2025-10-23T03:33:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.