Johannes Georg Bednorz: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26628101; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:8th_Silesian_Science_Festival,_Johannes_Georg_Bednorz,_KsP_709,_09.12.2024.jpg|thumb|right|280px|8th Silesian Science Festival, Johannes Georg Bednorz, KsP 709, 09.12.2024]] | |||
'''Johannes Georg Bednorz''' () ialah [[fisikawan]] [[orang Jerman|Jerman]] yang menerima [[Penghargaan Nobel dalam Fisika]] [[1987]] untuk karya dalam [[superkonduktivitas suhu tinggi]]. Ia lahir di [[Neuenkirchen, Westfalen|Neuenkirchen]], [[Nordrhein-Westfalen]], [[Jerman]] dari Anton dan Elisabeth Bednorz. | '''Johannes Georg Bednorz''' () ialah [[fisikawan]] [[orang Jerman|Jerman]] yang menerima [[Penghargaan Nobel dalam Fisika]] [[1987]] untuk karya dalam [[superkonduktivitas suhu tinggi]]. Ia lahir di [[Neuenkirchen, Westfalen|Neuenkirchen]], [[Nordrhein-Westfalen]], [[Jerman]] dari Anton dan Elisabeth Bednorz. | ||
Pada tahun [[1968]], Bednorz memulai studi [[mineralogi]]nya di [[Universitas Münster]]. | Pada tahun [[1968]], Bednorz memulai studi [[mineralogi]]nya di [[Universitas Münster]]. | ||
Pada tahun 1982, Bednorz digaji oleh [[IBM]] untuk bekerja di laboratoriumnya yang di [[Zürich]]. Di sana, ia bergabung dengan penelitian [[superkonduktivitas]] [[K. Alexander Mueller]]. | Pada tahun 1982, Bednorz digaji oleh [[IBM]] untuk bekerja di laboratoriumnya yang di [[Zürich]]. Di sana, ia bergabung dengan penelitian [[superkonduktivitas]] [[K. Alexander Mueller]].<ref>J. G. Bednorz and K. A. Müller. ''Possible highT c superconductivity in the Ba−La−Cu−O system''. ''Z. Physik, B''. 1986. Vol. 64. hlm. 189-193. doi:10.1007/BF01303701.</ref> | ||
Pada tahun 1983, Bednorz dan [[Alexander Mueller]] memulai studi sistematis atas sifat-sifat listrik [[keramik]] yang terbentuk dari [[logam transisi]] [[oksida]], dan pada tahun 1986, mereka berhasil dalam menginduksi superkonductivitas di sebauh [[barium]] [[lantanum]] [[tembaga oksida]] (BaLaCuO, juga dikenal sebagai LBCO); [[suhu kritis]] oksida itu adalah 35 [[skala Kelvin|K]], melebihi 12 K lebih banyak daripada rekor sebelumnya. | Pada tahun 1983, Bednorz dan [[Alexander Mueller]] memulai studi sistematis atas sifat-sifat listrik [[keramik]] yang terbentuk dari [[logam transisi]] [[oksida]], dan pada tahun 1986, mereka berhasil dalam menginduksi superkonductivitas di sebauh [[barium]] [[lantanum]] [[tembaga oksida]] (BaLaCuO, juga dikenal sebagai LBCO); [[suhu kritis]] oksida itu adalah 35 [[skala Kelvin|K]], melebihi 12 K lebih banyak daripada rekor sebelumnya. | ||
| Baris 9: | Baris 11: | ||
Pada tahun 1987, Bednorz dan Müller bersama-sama dianugerahi [[Hadiah Nobel Fisika]]. | Pada tahun 1987, Bednorz dan Müller bersama-sama dianugerahi [[Hadiah Nobel Fisika]]. | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Johannes+Georg+Bednorz&oldid=26628101 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26628101 (2024-12-10T15:50:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.22

Johannes Georg Bednorz () ialah fisikawan Jerman yang menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika 1987 untuk karya dalam superkonduktivitas suhu tinggi. Ia lahir di Neuenkirchen, Nordrhein-Westfalen, Jerman dari Anton dan Elisabeth Bednorz.
Pada tahun 1968, Bednorz memulai studi mineraloginya di Universitas Münster.
Pada tahun 1982, Bednorz digaji oleh IBM untuk bekerja di laboratoriumnya yang di Zürich. Di sana, ia bergabung dengan penelitian superkonduktivitas K. Alexander Mueller.[1]
Pada tahun 1983, Bednorz dan Alexander Mueller memulai studi sistematis atas sifat-sifat listrik keramik yang terbentuk dari logam transisi oksida, dan pada tahun 1986, mereka berhasil dalam menginduksi superkonductivitas di sebauh barium lantanum tembaga oksida (BaLaCuO, juga dikenal sebagai LBCO); suhu kritis oksida itu adalah 35 K, melebihi 12 K lebih banyak daripada rekor sebelumnya.
Pada tahun 1987, Bednorz dan Müller bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel Fisika.
Referensi
- ↑ J. G. Bednorz and K. A. Müller. Possible highT c superconductivity in the Ba−La−Cu−O system. Z. Physik, B. 1986. Vol. 64. hlm. 189-193. doi:10.1007/BF01303701.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26628101 (2024-12-10T15:50:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.