Analisis termal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27977637; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Analisis Termal''' merupakan instrument untuk mengukur indikator fisika yang terjadi pada material setelah diberi perlakuan pada [[suhu]] tinggi dan rendah. Variabel [[waktu]] identik dan linear dengan indikator fisik material yang telah diberi perlakuan. Indikator perubahan material berdasarkan perubahan [[berat]], exothermal (pelepasan panas), volatilities, dan kalori sebagai bentuk instrument pengukuran termal material yang akan diuji. Tujuan dari analisis [[termal]] sebagai ukuran dari karakteristik material fisika. | '''Analisis Termal''' merupakan instrument untuk mengukur indikator fisika yang terjadi pada material setelah diberi perlakuan pada [[suhu]] tinggi dan rendah. Variabel [[waktu]] identik dan linear dengan indikator fisik material yang telah diberi perlakuan. Indikator perubahan material berdasarkan perubahan [[berat]], exothermal (pelepasan panas), volatilities, dan kalori sebagai bentuk instrument pengukuran termal material yang akan diuji. Tujuan dari analisis [[termal]] sebagai ukuran dari karakteristik material fisika.<ref>Islamiyati Jahada Haluti. [https://pasca-umi.ac.id/index.php/process/article/view/1547 Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis]. ''Journal of Technology Process''. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.</ref> | ||
== Metode Analisis Termal == | == Metode Analisis Termal == | ||
Metode Analisis Termal Terdiri dari 4 berdasarkan jenis pengukuran yaitu: | Metode Analisis Termal Terdiri dari 4 berdasarkan jenis pengukuran yaitu: | ||
* TGA (''Differential Scanning Calorimetry''): sebagai indikator untuk mengidentifikasi ''volatilities'' material yang seimbang dengan perubahan [[suhu]] dan berat. | * TGA (''Differential Scanning Calorimetry''): sebagai indikator untuk mengidentifikasi ''volatilities'' material yang seimbang dengan perubahan [[suhu]] dan berat.<ref>Islamiyati Jahada Haluti. [https://pasca-umi.ac.id/index.php/process/article/view/1547 Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis]. ''Journal of Technology Process''. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.</ref> | ||
* DTA (''Differential Thermal Analysis''): perbandingan ''exothermal'' yang dihasilkan dari [[suhu]] tinggi dan rendah. | * DTA (''Differential Thermal Analysis''): perbandingan ''exothermal'' yang dihasilkan dari [[suhu]] tinggi dan rendah.<ref>Islamiyati Jahada Haluti. [https://pasca-umi.ac.id/index.php/process/article/view/1547 Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis]. ''Journal of Technology Process''. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.</ref> | ||
* TMA (''Thermomechanical Analysis''): perbandingan dimensi dari hasil ''exothermal'' yang dihasilkan berdasarkan [[suhu]] tinggi dan rendah. | * TMA (''Thermomechanical Analysis''): perbandingan dimensi dari hasil ''exothermal'' yang dihasilkan berdasarkan [[suhu]] tinggi dan rendah. | ||
* DSC (''Differential Scanning Calorimetry''): Mengukur perbandingan kalori material yang memiliki ''volatilities'' yang berbeda. | * DSC (''Differential Scanning Calorimetry''): Mengukur perbandingan kalori material yang memiliki ''volatilities'' yang berbeda. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Analisis+termal&oldid=27977637 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27977637 (2025-10-15T16:51:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Analisis+termal&oldid=27977637 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27977637 (2025-10-15T16:51:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.12
Analisis Termal merupakan instrument untuk mengukur indikator fisika yang terjadi pada material setelah diberi perlakuan pada suhu tinggi dan rendah. Variabel waktu identik dan linear dengan indikator fisik material yang telah diberi perlakuan. Indikator perubahan material berdasarkan perubahan berat, exothermal (pelepasan panas), volatilities, dan kalori sebagai bentuk instrument pengukuran termal material yang akan diuji. Tujuan dari analisis termal sebagai ukuran dari karakteristik material fisika.[1]
Metode Analisis Termal
Metode Analisis Termal Terdiri dari 4 berdasarkan jenis pengukuran yaitu:
- TGA (Differential Scanning Calorimetry): sebagai indikator untuk mengidentifikasi volatilities material yang seimbang dengan perubahan suhu dan berat.[2]
- DTA (Differential Thermal Analysis): perbandingan exothermal yang dihasilkan dari suhu tinggi dan rendah.[3]
- TMA (Thermomechanical Analysis): perbandingan dimensi dari hasil exothermal yang dihasilkan berdasarkan suhu tinggi dan rendah.
- DSC (Differential Scanning Calorimetry): Mengukur perbandingan kalori material yang memiliki volatilities yang berbeda.
Referensi
- ↑ Islamiyati Jahada Haluti. Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis. Journal of Technology Process. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.
- ↑ Islamiyati Jahada Haluti. Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis. Journal of Technology Process. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.
- ↑ Islamiyati Jahada Haluti. Analis TGA dan DTA pada Liquid Smoke dari Daun Angsana dengan Metode Pirolis. Journal of Technology Process. 2023-06-05. Vol. 3 (1). hlm. 1–9.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27977637 (2025-10-15T16:51:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.