Lompat ke isi

Material mikropori: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29493376; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Albupore_surgical_tape.jpg|thumb|right|280px|Material mikropori Pita bedah Albupore]]
'''Material mikropori''' adalah material yang mengandung pori-pori dengan diameter kurang dari 2 [[nanometer|nm]]. Contoh material mikropori misalnya [[zeolit]] dan [[kerangka logam-organik]].
'''Material mikropori''' adalah material yang mengandung pori-pori dengan diameter kurang dari 2 [[nanometer|nm]]. Contoh material mikropori misalnya [[zeolit]] dan [[kerangka logam-organik]].


Material berpori diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ukurannya. Rekomendasi dari panel yang diadakan oleh [[Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan]] (IUPAC) adalah:
Material berpori diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ukurannya. Rekomendasi dari panel yang diadakan oleh [[Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan]] (IUPAC) adalah:<ref>Rouquerol, J. [http://list.iupac.org/publications/pac/1994/pdf/6608x1739.pdf Recommendations for the characterization of porous solids]. ''Pure Appl. Chem''. 1994. Vol. 66. hlm. 1739–1758. doi:10.1351/pac199466081739. See page 1745.</ref>
* Material mikropori, diameternya kurang dari 2 [[nanometer|nm]].
* Material mikropori, diameternya kurang dari 2 [[nanometer|nm]].
*[[Material mesopori]], diameternya antara 2 hingga 50&nbsp;nm.
*[[Material mesopori]], diameternya antara 2 hingga 50&nbsp;nm.
*[[Makropori|Material makropori]], diameternya lebih dari 50&nbsp;nm.
*[[Makropori|Material makropori]], diameternya lebih dari 50&nbsp;nm.


Mikropori dapat didefinisikan secara berbeda dalam konteks lain. Misalnya dalam konteks agregasi berpori seperti tanah, mikropori didefinisikan sebagai rongga dengan ukuran kurang dari 30 [[Mikrometer (satuan)|μm]].
Mikropori dapat didefinisikan secara berbeda dalam konteks lain. Misalnya dalam konteks agregasi berpori seperti tanah, mikropori didefinisikan sebagai rongga dengan ukuran kurang dari 30 [[Mikrometer (satuan)|μm]].<ref>Soil Science Glossary Terms Committee. [https://www.soils.org/publications/soils-glossary# Glossary of Soil Science Terms 2008]. Soil Science Society of America. 2008. ISBN 978-0-89118-851-3.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Material+mikropori&oldid=29493376 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29493376 (2026-07-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Material+mikropori&oldid=29493376 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29493376 (2026-07-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.12

Material mikropori Pita bedah Albupore

Material mikropori adalah material yang mengandung pori-pori dengan diameter kurang dari 2 nm. Contoh material mikropori misalnya zeolit dan kerangka logam-organik.

Material berpori diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ukurannya. Rekomendasi dari panel yang diadakan oleh Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan (IUPAC) adalah:[1]

Mikropori dapat didefinisikan secara berbeda dalam konteks lain. Misalnya dalam konteks agregasi berpori seperti tanah, mikropori didefinisikan sebagai rongga dengan ukuran kurang dari 30 μm.[2]

Referensi

  1. Rouquerol, J. Recommendations for the characterization of porous solids. Pure Appl. Chem. 1994. Vol. 66. hlm. 1739–1758. doi:10.1351/pac199466081739. See page 1745.
  2. Soil Science Glossary Terms Committee. Glossary of Soil Science Terms 2008. Soil Science Society of America. 2008. ISBN 978-0-89118-851-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29493376 (2026-07-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.