Superego: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28083088; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Id_ego_superego.jpg|thumb|right|280px|Id ego superego]] | |||
Kaitan antara Id, ego, superego, Superego dikendalikan oleh prinsip-prinsip moralitas dan [[idealistik]] yang bertentangan dengan prinsip kenikmatan dari id dan prinsip kenyataan dari ego. Superego mencerminkan yang ideal dan bukan yang real, memperjuangkan kesempurnaan dan bukan kenikmatan. Superego tumbuh dari ego dan seperti ego superego tidak memiliki energi dari dirinya sendiri. Namun, superego tidak berhubungan dengan dunia luar dan dengan demikian tuntutannya untuk kesempurnaan tidak realistik. Ada dua bagian superego Superego memiliki dua subsistem, yaitu suara [[hati]] (conscience) dan ego ideal. Suara hati adalah hasil dari pengalaman dengan [[hukuman]] yang diberikan orang tua atas tingkah laku yang tidak tepat dan mengatakan kepada anak apa yang tidak boleh dilakukannya. ego ideal berkembang dari pengalaman dengan hadiah-hadiah tingkah laku yang tepat dan mengatakan kepada [[anak]] apa yang harus dilakukannya. | '''Superego''' adalah bagian [[moral]] atau [[etis]] dari kepribadian.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Menurut referensi lain Superego adalah aspek kepribadian yang menampung semua standar internalisasi moral dan cita-cita yang kita peroleh dari kedua orang tua dan [[masyarakat]], penentuan nilai benar dan salah dalam segala sesuatu.<ref>[http://belajarpsikologi.com/struktur-kepribadian-id-ego-dan-superego-sigmund-freud/ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud].</ref> Superego ini merupakan perwujudan internal dari nilai-nilai dan cita-cita tradisional masyarakat, sebagaimana diterangkan orang tua kepada [[anak]] dan dilaksanakan dengan cara memberinya [[hadiah]] atau [[hukuman]].<ref>[http://belajarpsikologi.com/struktur-kepribadian-id-ego-dan-superego-sigmund-freud/ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud].</ref> Perhatiannya yang utama adalah memutuskankan apakah sesuatu dengan [[norma]]-norma moral yang diakui oleh wakil-wakil [[masyarakat]].<ref>Calvin s hall Gardner lindzey. ''Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis)''. kasinus. 2009. hlm. 67.</ref> | ||
Kaitan antara Id, ego, superego, Superego dikendalikan oleh prinsip-prinsip moralitas dan [[idealistik]] yang bertentangan dengan prinsip kenikmatan dari id dan prinsip kenyataan dari ego.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Superego mencerminkan yang ideal dan bukan yang real, memperjuangkan kesempurnaan dan bukan kenikmatan.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Superego tumbuh dari ego dan seperti ego superego tidak memiliki energi dari dirinya sendiri.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Namun, superego tidak berhubungan dengan dunia luar dan dengan demikian tuntutannya untuk kesempurnaan tidak realistik.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Ada dua bagian superego Superego memiliki dua subsistem, yaitu suara [[hati]] (conscience) dan ego ideal.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> Suara hati adalah hasil dari pengalaman dengan [[hukuman]] yang diberikan orang tua atas tingkah laku yang tidak tepat dan mengatakan kepada anak apa yang tidak boleh dilakukannya.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> ego ideal berkembang dari pengalaman dengan hadiah-hadiah tingkah laku yang tepat dan mengatakan kepada [[anak]] apa yang harus dilakukannya.<ref>Freud Yustinus Semiun. ''Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik''. Kanisius. 2010. hlm. 66.</ref> | |||
== Fungsi pokok superego == | == Fungsi pokok superego == | ||
Dalam superego terdapat beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut: | Dalam superego terdapat beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:<ref>[http://belajarpsikologi.com/struktur-kepribadian-id-ego-dan-superego-sigmund-freud/ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud].</ref> | ||
# Merintangi implus-impuls id, contoh [[impuls]] [[sek]] dan [[agresif]], karena impuls tersebut tidak diterima [[masyarakat]]. | # Merintangi implus-impuls id, contoh [[impuls]] [[sek]] dan [[agresif]], karena impuls tersebut tidak diterima [[masyarakat]].<ref>[http://belajarpsikologi.com/struktur-kepribadian-id-ego-dan-superego-sigmund-freud/ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud].</ref> | ||
# Mendorong [[ego]] untuk menggantikan tujuan-tujuan realistis dengan tujuan moralitas. | # Mendorong [[ego]] untuk menggantikan tujuan-tujuan realistis dengan tujuan moralitas.<ref>Calvin s hall Gardner lindzey. ''Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis)''. kasinus. 2009. hlm. 67.</ref> | ||
# Mengejar kesempurnaan. | # Mengejar kesempurnaan.<ref>Calvin s hall Gardner lindzey. ''Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis)''. kasinus. 2009. hlm. 67.</ref> | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Superego&oldid=28083088 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28083088 (2025-10-17T20:51:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.05
Superego adalah bagian moral atau etis dari kepribadian.[1] Menurut referensi lain Superego adalah aspek kepribadian yang menampung semua standar internalisasi moral dan cita-cita yang kita peroleh dari kedua orang tua dan masyarakat, penentuan nilai benar dan salah dalam segala sesuatu.[2] Superego ini merupakan perwujudan internal dari nilai-nilai dan cita-cita tradisional masyarakat, sebagaimana diterangkan orang tua kepada anak dan dilaksanakan dengan cara memberinya hadiah atau hukuman.[3] Perhatiannya yang utama adalah memutuskankan apakah sesuatu dengan norma-norma moral yang diakui oleh wakil-wakil masyarakat.[4]
Kaitan antara Id, ego, superego, Superego dikendalikan oleh prinsip-prinsip moralitas dan idealistik yang bertentangan dengan prinsip kenikmatan dari id dan prinsip kenyataan dari ego.[5] Superego mencerminkan yang ideal dan bukan yang real, memperjuangkan kesempurnaan dan bukan kenikmatan.[6] Superego tumbuh dari ego dan seperti ego superego tidak memiliki energi dari dirinya sendiri.[7] Namun, superego tidak berhubungan dengan dunia luar dan dengan demikian tuntutannya untuk kesempurnaan tidak realistik.[8] Ada dua bagian superego Superego memiliki dua subsistem, yaitu suara hati (conscience) dan ego ideal.[9] Suara hati adalah hasil dari pengalaman dengan hukuman yang diberikan orang tua atas tingkah laku yang tidak tepat dan mengatakan kepada anak apa yang tidak boleh dilakukannya.[10] ego ideal berkembang dari pengalaman dengan hadiah-hadiah tingkah laku yang tepat dan mengatakan kepada anak apa yang harus dilakukannya.[11]
Fungsi pokok superego
Dalam superego terdapat beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:[12]
- Merintangi implus-impuls id, contoh impuls sek dan agresif, karena impuls tersebut tidak diterima masyarakat.[13]
- Mendorong ego untuk menggantikan tujuan-tujuan realistis dengan tujuan moralitas.[14]
- Mengejar kesempurnaan.[15]
Referensi
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
- ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
- ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Freud Yustinus Semiun. Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik. Kanisius. 2010. hlm. 66.
- ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
- ↑ Struktur kepribadian id ego dan superego Sigmund Freud.
- ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.
- ↑ Calvin s hall Gardner lindzey. Psikologi kepribadian teori-teori psikodinamik (klinis). kasinus. 2009. hlm. 67.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28083088 (2025-10-17T20:51:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.